Abstrak
Kesehatan remaja harus diperhatikan dan ditingkatkan agar dapat melahirkan generasi yang berkualitas. Penelitian menunjukkan bahwa remaja menghadapi masalah serius selama masa peralihan, terutama dalam hal kesehatan reproduksi seperti perilaku seks bebas. Menurut studi pendahuluan di SMA Negeri 3 Malinau pada tahun 2023 sebanyak 13 siswi yang harus berhenti mencapai cita-cita karena hamil. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku terhadap seks bebas di SMA 3 Kabupaten Malinau Kecamatan Malinau Utara Kabupaten Malinau. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui Tingkat pengetahuan remaja SMA tentang Kesehatan Reproduksi dan perilaku terhadap Seks Bebas. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2024. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 60 orang. Lokasi penelitian di SMAN 3 Malinau. Instrument yang digunakan adalah kuesioner yang sudah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis statistic yang digunakan adalah chi square. Berdasarkan hasil analisis chi square diketahui hasil p value adalah 0.260 > 0.05. hasil ini memberikan interpretasi bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan terhadap kesehatan reproduksi dengan perilaku seks bebas. Hasil odds ratio menunjukan nilai 0.53 yang artinya pengetahuan yang baik (diatas rerata) dapat menurunkan risiko terjadinya perilaku seks bebas hingga 0.5 kali dibanding pengetahuan yang dibawah rerata, namun hasil ini tidak signifika secara statistic.