Abstrak
Penepungan juga dikenal sebagai penggilingan yang mana merupakan suatu proses yang menggunakan prinsip pengecilan ukuran di mana bahan akan dihaluskan menjadi bubuk atau tepung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa performa, beberapa faktor yang mempengaruhi performa, dan perbandingan bahan baku biji kopi dengan bahan baku lainnya terhadap performa mesin penepung disc mill FFC-15. Metode yang digunakan adalah metode experimental yang mana 300 gram biji kopi kering digiling menjadi bubuk kopi dengan 3 variasi saringan yang beberda yakni 3 mm, 1 mm, dan 0,5 mm. Hasil penelitian ini menunjukkan kapasitas aktual tertinggi didapatkan pada saringan 3 mm sebesar 11,49 kg/jam, dan terendah didapatkan pada saringan 0,5 mm sebesar 6,66 kg/jam. Efisiensi penepungan tertinggi diperoleh pada saringan 3 mm sebesar 20,91%, dan terendah diperoleh pada saringan 0,5 mm sebesar 12,11%. Rendemen penepungan diperoleh pada saringan 3 mm sebesar 91,98%, dan terendah diperoleh pada saringan 1 mm sebesar 81,38%. Faktor yang mempengaruhi performa mesin penepung adalah ukuran saringan, bahan baku yang ditepungkan, perawatan mesin, getaran mesin dan pengoperasian mesin penepung. Pada biji kopi diperoleh rata-rata rendemen penepungan sebesar 91,98% dan efisiensi penepungan sebesar 20,91%. Sedangkan biji jagung diperoleh rata-rata rendemen penepungan sebesar 95,58% serta dengan efisiensi penepungan sebesar 53,81%.