Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2022Versi 1

ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU KOPI (Coffea) DI KEDAI KOPI TARAKAN BREWING HOUSE

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•AGRIBISNIS•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Bahan baku merupakan salah satu faktor penentu dalam kelancaran proses produksi, sehingga setiap perusahaan harus mempunyai persediaan bahan baku yang mencukupi serta memadai dalam menunjang kegiatan produksi. Apabila pasokan bahan baku tersendat maka kegiatan proses produksi akan terhambat. Terhambatnya proses produksi akan berpengaruh terhadap tingkat output yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sekaligus mendeskripsikan bagaimana kegiatan manajemen pengendalian yang ada pada kedai kopi Tarakan Brewing House dan kemudian menganalisis jumlah pemesanan bahan baku yang optimal dengan menggunakan metode EOQ (Economi Order Quantity). Metode yang digunakan dalam penelitian adalah analisis deskriptif kuantitatif dimana manajemen pengendalian persediaan dideskripsikan sesuai dengan apa yang kedai Tarakan Brewing House lakukan kemudian menganalisis kuantitas pesanan ekonomis dengan metode EOQ (Economi Order Quantity), perhitungan persediaan pengaman (Safety Stock), dan penentuan kapan melakukan pemesanan bahan baku kembali ROP (Reorder Point). Hasil penelitian ini menunjukkan, kedai kopi Tarakan Brewing House selama ini melakukan pemesanan sebanyak 26 kali dengan total pemesanan sebanyak 130 kg, rata-rata pemesanan 10,833 kg. Total biaya pemesanan yang dikeluarkan oleh pemilik kedai kopi Tarakan Brewing House dalam setahun sebesar Rp. 9.750.000 dan total biaya persediannya sebesar Rp. 10.710.000 bila menggunakan metode EOQ (Economi Order Quantity) dihasilkan total biaya pemesanan sebesar Rp. 3.059.412, total biaya penyimpanan Rp. 3.059.412 dan total biaya persediaan sebesar Rp. 6.118.823. Metode EOQ (Economi Order Quantity) juga menyebabkan frekuensi pembelian lebih sedikit yaitu 4 kali, kuantitas pesan optimum sebesar 31,87 kg waktu pemesanan kembali ketika persediaan mencapai 2,333 kg dengan waktu tunggu 3 hari dan persediaan pengaman sebanyak 13 kg perhitungan EOQ (Economi Order Quantity), yang demikian dapat dijadikan alternatif bagi kedai kopi Tarakan Brewing House dalam mengendalikan persediaan bahan baku. Penggunaan metode EOQ (Economi Order Quantity) tersebut dapat menghemat biaya persediaan di kedai kopi Tarakan Brewing House sebesar Rp. 4.591.177 selama setahun.

Kata kunci

Biji Kopi, Tarakan Brewing House, Pengendalian Persediaan

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU KOPI (Coffea) DI KEDAI KOPI TARAKAN BREWING HOUSE2022 · oai:ais:skripsi:1969

Publikasi terkait