Abstrak
HUBUNGAN USIA IBU,ANEMIA DAN JENIS PERSALINAN DENGAN PERDARAHAN POST PARTUM DI RUMAH SAKIT UMUM KOTA TARAKAN TAHUN 2022-2023 Abstrak Latar belakang: Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, prevalensi perdarahan Pos Partum di beberapa provinsi di Indonesia antara lain Kalimantan Utara sebesar 11,2%, Papua 10,3%, NTT 9,4%. Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa prevalensi perdarahan dini Postpartum di beberapa provinsi di Indonesia masih berada di atas angka prevalensi perdarahan dini Postpartum di tingkat nasional. Berdasarkan data SDKI 2022/2023, AKI di beberapa Provinsi di Indonesia adalah sebagai berikut: Papua 228 per 100.000 KH, NTT 224 per 100.000 KH. Sedangkan Provinsi Kalimantan Utara sendiri sebanyak 239 per 100.000 KH, dengan data kematian ibu bersalin pada tahun 2021 yaitu sebanyak 18 Kasus dengan penyebab terbesar adalah perdarahan. Sedangkan data dari Dinas Kesehatan Kota Tarakan jumlah Perdarahan Tahun 2022 sebanyak 36 Kasus. Tahun 2023 jumlah kasus perdarahan sebanyak 14 orang dan meninggal karena kasus perdarahan 2 orang . Jumlah perdarahan ini di dapatkan dari laporan Kelurahan, sedangkan 2 orang yang meninggal karena perdarahan didapatkan dari laporan Rumah Sakit Umum Kota tarakan. Data perdarahan postpartum yang didapatkan dari Rumah Sakit Umum Kota Tarakan Tahun 2022 sebanyak 44 orang dan tahun 2023 sebanyak 48 orang, angka ini semakain tahun semakin meningkat. Perdarahan yang terjadi dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain umur ibu, jarak kehamilan, paritas ibu, riwayat kehamilan, riwayat persalinan, penyakit ibu, anemia, pre eklamsi dan gangguan pembekuan darah. Tujuan: Mengetahui hubungan usia ibu, anemia dan jenis persalinan dengan kejadian perdarahan Postpartum di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan Tahun 2022-2023. Metode: Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan kasus Cross Sectional dengan tehnik pengambilan sampel dengan Total Sampling. Sampel penelitian yang digunakan sebanyak 92 ibu post partum dengan perdarahan. Pengambilan sampel dilakukan di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan bulan Mei tahun 2024. Analisis yang digunakan adalah analisis Chi-Square. Hasil: • Hasil uji statistik chi-square didapatkan nilai P-value =0,01 (p0,05) yang artinya terdapat hubungan yang signifikan terhadap usia responden dengan perdarahan postpartum. • Hasil uji statistik chi-square didapatkan nilai P-value =0,26 (p>0,05) yang artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan terhadap anemia dengan perdarahan postpartum • Hasil uji statistik chi square didapatkan nilai P-value =0,00 (p>0,05) yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara jenis persalinan dengan perdarahan postpartum. Kesimpulan: Terdapat hubungan usia dengan perdarahan Post partum dengan nilai P- Value=0,01(p,0,05),tidak terdapat hubungan anemia dengan perdarahan post partum dengan hasil nilai P-value=0,26 ( p>0,05) dan terdapat hubungan jenis persalinan dengan kejadian post partum dengn hasil P-value 0,00 (p>0,05)