Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam meningkatkan motivasi siswa dalam belajar bahasa Inggris di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan dan masalah yang dihadapi guru dalam meningkatkan motivasi siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah seorang guru bahasa Inggris yang mengajar di kelas dua belas dan 10 siswa dari jurusan IPA (ilmu pengetahuan alam) dan IPS (ilmu pengetahuan sosial) yang dipilih sebagai sampel dengan menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumen. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, display data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru melakukan semua peran dengan baik meskipun ada satu peran yang kurang dilakukan oleh guru. Guru sebagai demonstrator, pengelola kelas, motivator, mediator, fasilitator, dan evaluator sudah baik dengan melakukan semua informasi yang berkaitan dengan informasi tentang masing-masing peran. Peran guru yang kurang hanya satu yaitu guru sebagai mediator karena guru jarang menggunakan media pembelajaran dalam proses pembelajaran, guru selalu menggunakan metode ceramah dalam menjelaskan materi di kelas. Ada tiga masalah yang dihadapi guru dalam meningkatkan motivasi siswa yaitu kurangnya minat belajar, kesulitan belajar, dan materi yang sulit dipahami. Kurangnya minat belajar karena siswa merasa malas dan bosan dalam proses pembelajaran, kesulitan dalam belajar karena mereka merasa kesulitan dalam melafalkan kosakata bahasa Inggris dan minimnya kosakata bahasa Inggris, dan yang terakhir materi yang sulit dimengerti karena siswa kurang memahami tata bahasa dan konsep atau topik dari materi.