Abstrak
Fenomena e-learning fatigue pada mahasiswa pendidikan biologi pada pasca pandemi covid-19 menyebabkan diterapkan nya pembelajaran daring diinstitusi pendidikan, termasuk di Universitas Borneo Tarakan. Perubahan yang terjadi dalam metode pembelajaran secara daring dan bekerja dari rumah bagi para tenaga pendidik, merupakan perubahan yang harus dilakukan oleh dosen untuk tetap mengajar secara daring pada mahasiswa. Menimbulkan permasalahan yang berdampak pada kesehatan fisik dan psikis setiap individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana e-learning fatigue yang terjadi yang terdapat pada mahasiswa jurusan pendidikan biologi angkatan 2020 dan 2021 selama pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Sumber data penelitian atau e-learning fatigue pada mahasiswa jurusan pendidikan biologi angkatan 2020 dan 2021 dengan sampel sebanyak 60 mahasiswa jurusan pendidikan biologi. Teknik mengumpulkan data menggunakan observasi, wawancara, angket dan dokumentasi dan diolah dengan likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa jurusan pendidikan biologi angkatan 2020 mengalami kondisi kelelahan rataan 21,6 kategori sedang, kecemasan dengan rataan 21,6 kategori sedang dan stres dengan rataan 21,9 kategori sedang. Pada angkatan 2021 dengan kondisi kelelahan dengan rataan 21,6 kategori sedang, kecemasan dengan rataan 21,4 kategori sedang, dan stres dengan rataan 21,6 kategori sedang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada mahasiswa angkatan 2020 dan 2021 mengalami kondisi kelelahan dengan rata-rata 21,6 kategori sedang. Terdapat apakah ada analisis lebih lanjut. Antara e-learning fatigue dan pembelajaran daring yang dialami oleh mahasiswa baik dari segi fisik, mental, dan kehidupan sosial.