Abstrak
Sayuran merupakan komoditi yang berprospek cerah, karena dibutuhkan sehari-hari dan permintaannya cenderung terus meningkat. Sayuran merupakan bagian dari tanaman hortikultura.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status keberlanjutan usaha tani sayuran di Kecamatan Tarakan Utara ditinjau dari segi dimensi ekologi, dimensi ekonomi, dimensi sosial, dimensi teknologi dan dimensi kelembagaan di Kecamatan Tarakan Utara dan mengetahui atribut apa saja yang sensitive mempengaruhi keberlanjutan usaha tani sayuran di Kecamatan Tarakan Utara . Metode penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Kuota Sampling dengan menggunakan kriteria tertentu, dengan jumlah responden 100 petani. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tarakan Utara Kota Tarakan. Analisis data yang digunakan adalah analisis MDS-RAPS (Multidimensinsional Scalling-Rapid Appraisal for Sustainabilty). Hasil analisis keberlanjutan multidimensi indeks keberlanjutan usaha tani sayuran di Kecamatan Tarakan Utara sebesar 50,58 termasuk kategori cukup berkelanjutan. Sedangkan hasil keberlanjutan untuk lima dimensi adalah dimensi ekologi sebesar 46,07 (kurang berkelanjutan), dimensi ekonomi sebesar 52,01 (cukup berkelanjutan), dimensi sosial-budaya sebesar 57,77 (cukup berkelanjutan), dimensi teknologi sebesar 48,52 (kurang berkelanjutan) dan dimensi kelembagaan sebesar 48,53 (kurang berkelanjutan). Hasil analisis Leverage terdapat 12 atribut yang sensitive dari keseluruhan setiap dimensi.