Abstrak
Wilayah Kota Tarakan sebagian besar dikelilingi perairan, sehingga banyaknya masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan dengan menggunakan berbagai macam jenis alat tangkap. Salah Satu alat Tangkap yang banyak digunakan adalah jaring insang. Pada penelitian menggunakan perlakuan perendaman 2 jam 3 jam dan 4 jam dimana perlakuan 3 jam merupakan perlakuan ril nelayan, sedangkan 2 jam dan 4 jam perlakuan dalam percobaan untuk mengetahui perbedaan dengan waktu ril nelayan. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan data jenis produksi hasil tangkapan serta mengatahui pengaruh lama perendaman terhadap hasil tangkapan jaring insang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental fishing. Metode eksperimental fishing penelitian ini mengguakan mata jaring (mesh size) 4” (10 cm) sebanyak 3 lembar. Analisa data menggunakan analisa sidik ragam satu jalur. Uji anova pada jumlah satuan ekor diperoleh nilai signifikan 0,687, maka H0 diterima dan Ha ditolah. Maka dapat diasumsikan bahwa lama perendaman yang berbeda tidak memberikan pengaruh yang terhadap jumlah ekor hasil tangkapan. Berdasarkan uji anova pada jumlah satuan berat diperoleh nilai signifikan sebesar 0,399. Maka dapat diasumsikan bahwa lama perendaman yang berbeda tidak memberikan pengaruh terhadap hasil tangkapan baik dalam bentuk jumlah ekor maupun jumlah berat.