Abstrak
Benih yang sehat akan menghasilkan tanaman padi yang sehat, sehingga kesehatan benih menjadi perhatian utama dalam pengelolaan budidaya tanaman padi. Salah satu mikroorganisme yang dapat menyebabkan gangguan pada benih padi yakni cendawan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi cendawan patogen terbawa benih padi dan mengetahui perbedaan jenis cendawan terbawa benih yang berasal dari beberapa wilayah sentra budidaya tanaman padi Kabupaten Bulungan. Penelitian ini telah dilaksanakan pada empat wilayah yakni Tanjung palas utara, Tanjung palas, Tanjung selor dan Tanjung palas tengah. serta dilaboratorium perlindungan tanaman Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan, Deteksi keberadaan cendawan terbawa benih padi dilakukan dengan menggunakan metode uji kertas saring (blotter test). dari ke Empat wilayah. Hasil yang didaptkan Ditemukan 14 varietas benih padi yakni, cimalaya, ir, ketan hitam, ketan, semenanjung, padi sawah, padi unggul, padi cina, impari, ciliwung, rajawali, 64, ketan unggul, roti. Dari semua benih padi telah ditemukan empat cendawan terbawa benih, yakni Aspergillus oryzae, Rhizopus oryzae, Mucor, Alternaria. persentase keberadaan Aspergillus oryzae tertinggi pada varietas ketan hitam mencapai 12,50%. Keberadaan Rhizopus oryzae dan Mucor mencapai 9,17% pada varietas semenanjung, sedangkan keberadaan cendawan Alternaria menginfeksi varietas padi roti dengan jumlah 5%