Abstrak
Diabetes Melitus atau DM merupakan sebuah bentuk kelainan bersifat kronik yang ditandai dengan ketidakmampuan tubuh dalam metabolisme karbohidrat, lemak serta protein yang mengakibatkan terjadinya hiperglikemia. Dalam penanganan Diabetes Melitus Tipe II perawat memiliki 3 peran yaitu sebagai pendidik dengan mengidentifikasi kebutuhan, membangun tujuan, memodifikasi, mengatur dan melaksanakan pendidikan kesehatan agar penderita dan keluarganya mampu berperilaku sehat secara mandiri. Kedua, perawat memiliki peran sebagai konselor dengan memberikan kesempatan konseling kepada individu maupun keluarga mengenai penyakit Diabetes Melitus Tipe II. Kemudian yang ketiga, perawat berperan sebagai kolaborator dimana perawat memiliki hak dan kemampuan untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait dalam penyelesaian masalah kesehatan individu maupun keluarga pada kasus Diabetes Melitus Tipe II penelitian deskriptif dengan desain penelitian studi kasus di mulai dari pengkajian, klasifikasi data, analisis data, diagnosis keperawatan, intervensi atau rencana keperawatan, implementasi dan evaluasi.subjek penelitian adalah Ny. W dan Ny. S dengan Diabetes Melitus Tipe II di Ruang Dahlia RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan dari tanggal 10-15 April 2023. Didapatkan masing-masing pasien lima diagnosis keperawatan pada Ny. W dan Ny. S yaitu nyeri akut, ketidakstabilan kadar glukosa darah, gangguan integritas kulit/jaringan, nausea, gangguan mobilitas fisik, gangguan pola tidur, risiko infeksi, risiko defisit nutrisi.kesimpulan dari delapan diagnosis pada kedua pasien yaitu nyeri akut teratasi sebagian, ketidakstabilan kadar glukosa darah belum teratasi, nausea teratasi sebagian, gangguan pola tidur teratasi sebagian, risiko defisit nutrisi teratasi sebagian, gangguan integritas kulit/jaringan belum teratasi, gangguan mobilitas fisik belum teratasi dan risiko infeksi teratasi sebagian. Kata kunci : Diabetes Melitus, Asuhan Keperawatan, Nefropati