Abstrak
Pembudidayaan tanaman hias merupakan salah satu ciri dan gaya hidup masyarakat Indonesia. Nusa Indah merupakan salah satu tanaman hias komoditas agribisnis yang digemari masyarakat dan memiliki daya jual yang tinggi karena permintaan yang banyak. Permintaan pasar tehadap tanaman hias terus meningkat sepuluh persen setiap tahun, namun kebutuhan produksinya masih belum dipenuhi, karena masih jarang dilakukan pembudidayaan. Kebutuhan bibit Nusa Indah yang makin meningkat memerlukan perbaikan teknik perbanyakan tanaman yang bersifat cepat dan berproduksi tinggi. Salah satu cara pembudidayaan Nusa Indah yaitu secara vegetatif. Perbanyakan vegetatif merupakan salah satu teknik perbanyakan yang memiliki kelebihan yaitu menghasilkan sifat genetik yang sama dengan induknya, seragam, serta cepat pertumbuhannya sehingga mampu menyediakan bibit lebih cepat dibandingkan dengan perbanyakan secara generatif. Perbanyakan menggunakan stek merupakan salah satu teknik perbanyakan vegetatif yang lebih efesien dan efektif untuk memenuhi kebutuhan bibit dalam skala besar dengan waktu yang cepat . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh panjang stek dan dosis poc nasa terhadap pertumbuhan serta pembungaan nusa indah. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok factorial dengan tiga ulangan. Faktor pertama panjang stek (P) terdiri 3 taraf yaitu P1 = 5 cm, P2= 7 cm, P3= 10 cm dan faktor kedua dosis poc nasa ( N) terdiri 4 taraf yaitu : N0= 0 cc, N1= 2cc, N2= 4 cc, N3= 6 cc. Parameter yang diamati meliputi jumlah daun, tinggi tanaman, jumlah cabang, panjang cabang dan waktu berbunga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan panjang stek 10 cm dan dosis poc nasa 6 cc memberikan pertumbuhan yang sangat baik dari semua perlakuan.