Abstrak
Kemajuan teknologi secara cepat telah membawa dunia memasuki era globalisasi yang serba maju dan modern. Salah satu bukti kemajuan teknologi yang dapat membantu kelancaran dan meringankan beban pekerjaan manusia adalah gadget. Indonesia merupakan negara pengguna gadget terbesar ke empat di dunia setelah China, India dan Amerika Serikat. Jumlah pengguna gadget pada usia anak meningkat hampir dua kali lipat, dari angka 38% menjadi 72%. Penggunaan gadget yang berlebihan dapat berdampak pada perubahan perilaku seseorang, termasuk pada seorang anak. Penggunaan gadget tentu akan memberikan pengaruh terhadap perkembangan anak, baik itu secara fisik maupun mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya perubahan perilaku sosial anak akibat penggunaan gadget di SDN 024 Kota Tarakan. Metode penelitian ini adalah analitic correlational dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 86 responden dengan teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan faktor internal (self esteem, self controll, senstaion seeking, dan kepribadian ektraversi), faktor situasional, faktor sosial, dan faktor eksternal (lingkungan) dengan perubahan perilaku sosial anak akibat penggunaan gadget di SDN 024 Kota Tarakan. Anak yang memiliki self esteem, self controll, sensantion seeking, dan kepribadian ekstraversi kurang baik cenderung berperilaku sosial ke arah negatif. Selain itu, faktor situasional yang mendukung, kurangnya pengawasan keluarga, dan lingkungan yang negatif juga cenderung menyebabkan anak beperilaku sosial ke arah negatif. Bagi orang tua diharapkan dapat lebih peka terhadap dampak yang ditimbulkan akibat kecenderungan penggunaan gadget secara berlebihan pada anak, salah satunya adalah dengan mulai memperhatikan, mengawasi, bahkan membatasi penggunaan gadget pada anak guna menghindari adanya dampak perubahan perilaku sosial pada anak.