Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknologi informasi dan kapasitas sumber daya manusia (SDM) terhadap pengelolaan persediaan, dengan kualitas laporan keuangan sebagai variabel moderasi. Studi ini dilakukan pada pemerintah daerah di Kabupaten Malinau untuk memahami dinamika pengelolaan persediaan yang efektif dan efisien. Penelitian ini dilaksanakan dimana data dalam penelitian ini diperoleh dari 53 OPD, melalui metode pembagian kuesioner yang berbentuk formulir Google Form yang dapat diisi oleh responden secara online, dengan menggunakan metode Partial Least Square (PLS) untuk menguji pengaruh langsung dan moderasi antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi informasi dan kapasitas SDM memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan persediaan. Namun, kualitas laporan keuangan sebagai variabel moderasi menunjukkan pengaruh negatif yang signifikan terhadap hubungan tersebut. Temuan ini mengindikasikan adanya faktor lain yang dapat mengurangi efektivitas integrasi antara kualitas laporan keuangan, teknologi informasi, dan kapasitas SDM dalam pengelolaan persediaan. Penelitian ini menyoroti pentingnya perhatian terhadap keterbatasan integrasi antara laporan keuangan berkualitas dengan sistem informasi dan kapasitas SDM. Meskipun laporan keuangan berkualitas dapat menyediakan informasi yang andal, hasil moderasi negatif menunjukkan perlunya dukungan dari faktor non-keuangan, seperti fleksibilitas kebijakan dan adaptabilitas teknologi terhadap kebutuhan lokal serta perlunya peningkatan pelatihan SDM, penyempurnaan integrasi sistem informasi, dan pemanfaatan laporan keuangan secara lebih strategis dalam pengambilan keputusan. Selain itu, penelitian ini membuka peluang untuk eksplorasi lebih lanjut terhadap faktor-faktor lain yang memengaruhi pengelolaan persediaan.