Abstrak
Kearifan lokal adalah usaha manusia dengan akal budinya untuk bertindak dan bersikap. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pembelajaran SBdP berbasis kearifan lokal kelas IV di SD Negeri 009 Malinau. Penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif dengan analisis data melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini pada tahap perencanaan guru menentukan tema, buku dan modul seni rupa terkait pembelajaran kearifan lokal. Tahap pelaksanaan guru memberikan apersepsi terkait tarian zapin dan tarian dayak, setelah itu memberikan contoh gambar atau pola seni rupa batik secara individu, lalu guru membimbing siswa untuk mencoba membuat batik tidung dan batik pelita kanaan. Tahap evaluasi guru memberikan asesmen formatif terkait pengetahuan dan keterampilan. Yang ditentukan 60% siswa mampu membuat pola batik sesuai pengetahuannya, dan 40% siswa mampu mewarnai pola batik. Saran dari penelitian diharapkan siswa mengenal kearifan lokal di daerahnya dalam kegiatan belajar mengajar untuk meningkatkan keterampilan dan prestasi belajar. Diharapkan dapat digunakan sebagai masukan bagi peneliti lain dapat melakukan penelitian yang serupa atau dengan pembelajaran tematik berbasis kearifan lokal untuk penelitian selanjutnya, untuk guru dalam proses pembelajaran kearifan lokal dapat dilakukan berkesinambungan dalam mata pelajaran SBdP, dan untuk sekolah meningkatkan kualitas sekolah dan lebih melengkapi fasilitas dan kebutuhan siswa agar siswa dapat tertarik dan termotivasi untuk belajar SBdP berbasis kearifan lokal.