Abstrak
Bandeng (Chanos chanos) salah satu komoditas yang sangat strategis untuk memenuhi kebutuhan protein karena harganya relatif murah dan digemari oleh konsumen di Indonesia. Banyak faktor yang menentukan kecepatan penurunan kesegaran ikan, diantaranya suhu penyimpanan serta penanganan yang kasar dapat memperpendek daya awet dan menurunkan mutu ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas Organoleptik dan mikrobiologi ikan bandeng (Chanos chanos) yang didaratkan di tempat pelelangan ikan Selumit Pantai Beringin II Kota Tarakan. Parameter yang diamati uji Angka Lempeng Total (ALT) dengan metode (pour plate), uji Escherichia coli dan organoleptik. Terlihat hasil uji (ALT) ikan bandeng (cahanos chanos) terdapat nilai (ALT) pada B1 sebanyak 1,104 Cfu/ml, B2 3,1.103 Cfu/ml, B3 2,8.104 Cfu/ml, B4 1,9.104 Cfu/ml dan B5 terdapat sebanyak 1,7.104 Cfu/ml. Setelah dilakukan pengujian E.coli kelima sampel tidak menunjukkan adanya cemaran Escherichia coli. Sedangkan untuk nilai rata-rata organolpetik mata 7,6, insang 7,9 lendir 7,8, daging 7,7, bau 7,5 dan tekstur 7,5. Berdasarkan dari ketiga pengujian yang sudah saya lakukan ikan bandeng yang didaratkan di tempat pelelangan ikan Beringin II Kota Tarakan memenuhi standar ikan segar dan ikan layak untuk dikomsumsi.