Abstrak
Penelitian ini berfokus pada analisis peran orang tua dalam mendampingi anak belajar di rumah dan faktor penghambat dari orang tua dalam mendampingi anak belajar di rumah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di SD Negeri 034 Tarakan. Informan penelitian adalah guru wali kelas, siswa dan orang tua siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan studi dokumen. Proses analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa orang tua siswa di SD Negeri 034 Tarakan telah menjalankan perannya (1) sebagai motivator, dengan pemberian motivasi kepada anak berupa nasehat positif dan dorongan semangat, memberikan hadiah ketika anak semangat dalam belajar serta mengingatkan anak belajar dan mengerjakan tugas sekolah. (2) sebagai fasilitator, dengan mempersiapkan seluruh perangkat peralatan belajar yang dibutuhkan anak dalam belajar, menyiapkan bekal anak saat sekolah dan menciptakan atmosfer belajar bagi anak. Adapun faktor penghambat dari peran orang tua dalam mendampingi anak belajar di rumah diantaranya adalah latar belakang pendidikan orang tua, jenis pekerjaan orang tua, minat anak yang terkadang susah untuk diajak belajar dan kondisi ekonomi orang tua yang kurang mendukung. Namun orang tua selalu berusaha untuk tetap memberikan pendampingan belajar secara maksimal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah orang tua dari siswa kelas III-A SD Negeri 034 Tarakan telah melaksanakan perannya dalam mendampingi anak belajar di rumah sebagai motivator dan fasilitator. Walau tidak dipungkiri masih terdapat kendala dalam melaksanakan perannya secara maksimal terutama untuk menyediakan fasilitas belajar, khususnya bagi orang tua yang memiliki ekonomi menengah ke bawah.