Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2022Versi 1

Hubungan Motivasi Belajar dan Bimbingan Orang Tua dengan Kesiapan Belajar Siswa Kelas V SDN Utama 2 Tarakan di Masa Pembelajaran Daring

•PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dan bimbingan orang tua dengan kesiapan belajar siswa kelas V SDN Utama 2 Tarakan di masa pembelajaran daring. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Utama 2 Tarakan tahun ajaran 2020/2021 dengan jumlah 177 siswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis korelasi sederhana untuk menguji hubungan antara motivasi belajar dengan kesiapan belajar dan bimbingan orang tua dengan kesiapan belajar. Untuk menguji hubungan antara motivasi belajar dan bimbingan orang tua secara simultan terhadap kesiapan belajar digunakan analisis korelasi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) besarnya korelasi antara motivasi belajar dengan kesiapan belajar sebesar 0,698 > rtabel 0,124 maka hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Data Hipotesis ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara motivasi belajar dengan kesiapan belajar siswa. Siswa yang memiliki motivasi belajar yang tinggi akan mempersiapkan dengan baik segala sesuatu yang diperlukan dalam proses pembelajaran. (2) besarnya korelasi antara bimbingan orang tua dengan kesiapan belajar sebesar 0,643 > rtabel 0,124 maka hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Data Hipotesis ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara bimbingan orang tua dengan kesiapan belajar siswa. Bimbingan yang diberikan orang tua berperan besar dalam terbentuknya kesiapan belajar siswa. Meningkatnya bimbingan orang tua akan diikuti dengan peningkatan kesiapan belajar siswa. (3) besarnya korelasi antara motivasi belajar dan bimbingan orang tua terhadap kesiapan belajar sebesar 0,789 > rtabel 0,124 maka hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Data Hipotesis ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara motivasi belajar dan bimbingan orang tua secara bersama-sama dengan kesiapan belajar siswa. Siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi yang kemudian dibimbing dengan baik oleh orang tua maka kesiapan belajar yang ditunjukkan akan sangat baik.

Kata kunci

Motivasi Belajar, Bimbingan Orang Tua, Kesiapan Belajar

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Hubungan Motivasi Belajar dan Bimbingan Orang Tua dengan Kesiapan Belajar Siswa Kelas V SDN Utama 2 Tarakan di Masa Pembelajaran Daring2022 · oai:ais:skripsi:1931

Publikasi terkait