Abstrak
Dwi Umalaysianti. 2019. Sirih Hutan (Piper adumcum), sirih hijau (Piper betle), sirih merah (P. crocatum) dan sirih cina (Peperomia pellucida) merupakan spesies tumbuhan yang berasal dari famili Piperaceae yang memiliki manfaat sebagai tumbuhan obat. Tumbuhan tersebut mengandung senyawa metabolit sekunder yang menyebabkan memiliki potensi sebagai tumbuhan obat. Senyawa metabolit yang terkandung pada suatu tumbuhan di produksi oleh struktur sekretori. Untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder yang terdapat pada suatu tumbuhan dapat dilakukan dengan menggunakan metode histokimia. Hasil penelitian tersebut diketahui bahwa P. aduncum, P. betle, P. crocatum dan Peperomia pellucida memiliki struktur sekretori berupa sel idioblas dan trikoma kelenjar yang mengandung senyawa alkaloid, lipofil, flavonoid, fenol dan terpenoid. Informasi atau data penelitian tentang manfaat tumbuhan obat dari famili Piperaceae, senyawa metabolit dan struktur sekretori dikembangkan menjadi Majalah Sains dengan menggunakan metode dari Borg & Gall (1983) sampai tahap ke-lima. Majalah sains tersebut nantinya dapat digunakan sebagai bahan ajar mandiri siswa SMK Kesehatan. Namun sebelum digunakan terlebih dahulu divalidasi oleh ahli media, ahli materi dan guru farmakognosi. Hasil validasi dari ahli media memiliki persentase sebesar 92,5%, ahli materi memiliki persentase sebesar 85,55% dan guru farmakognosi sebesar 91%. Setelah majalah dinyatakan layak dilakukan uji coba terbatas dengan melibatkan 6 siswa kelas farmasi. Hasil uji terbatas tersebut mendapatkan persentase sebesar 90,4%. Berdasarkan persentase tersebut, Majalah Sains dapat dikatakan termasuk kategori sangat layak digunakan sebagai bahan ajar mandiri siswa SMK Kesehatan.