Abstrak
Air bersih merupakan kebutuhan pokok yang harus selalu terpenuhi, termasuk di Kelurahan Selumit Kota Tarakan yang dilayani PDAM Tirta Alam. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi jaringan distribusi air bersih dengan menganalisis proyeksi jumlah penduduk, kebutuhan air bersih, serta kinerja hidrolis menggunakan EPANET 2.2 dan kondisi eksisting jaringan pipa, termasuk parameter tekanan, kecepatan aliran, dan kehilangan energi (headloos). Hasil menunjukkan pertumbuhan penduduk rata-rata 0,31% per tahun dengan proyeksi jumlah penduduk tahun 2033 sebesar 6.821 jiwa sedangkan untuk tahun 2024 sebesar 6.797 jiwa, serta kebutuhan air total meningkat dari 10,242 liter/detik untuk tahun 2024 menjadi 10,424 liter/detik untuk tahun 2033. Simulasi EPANET 2.2 memperlihatkan sebagian besar node memiliki tekanan sesuai standar 5-80 m (0,5-8 atm), kehilangan energi memenuhi standar 0-15 m/km, dan kecepatan aliran masih di bawah kriteria standar 0,3-0,6 m/s. Meskipun beberapa titik mengalami tekanan rendah akibat topografi dan keterbatasan kapasitas pipa. Secara umum, sistem distribusi eksisting masih dapat memenuhi kebutuhan hingga tahun proyeksi, namun diperlukan optimalisasi kapasitas pipa, desain pipa dan penyediaan infrastruktur pendukung agar distribusi air lebih merata dan berkelanjutan.