Abstrak
Ketersediaan daya dan keandalan suatu sistem jaringan distribusi adalah faktor penentu untuk menjamin pemenuhan permintaan daya listrik yang terus meningkat. Universitas Borneo Tarakan saat ini masih dalam tahap pembangunan dan pengembangan fasilitas dalam menunjang visi kampus sebagai pusat perubahan (center of excellence). Peningkatan infrastruktur ini seharusnya ditunjang dengan ketersediaan daya listrik yang andal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ketersediaan daya dan keandalan jaringan distribusi, serta menganalisa pertumbuhan beban terhadap ketersediaan daya listrik per tahun 2019-2022, menggunakan metode analisis deskriptif-kuantitatif dan perhitungan manual dengan bantuan microsoft excel. Hasil penelitian pada Maret-Juni 2023 menunjukkan bahwa, ketersediaan daya komponen pada tahun 2019 sebesar 99%, tahun 2020 sebesar 99%, tahun 2021 sebesar 100% dan tahun 2022 sebesar 99%. Keandalan komponen pada tahun 2019 sebesar 81%, tahun 2020 sebesar 77%, tahun 2021 sebesar 100% dan tahun 2022 sebesar 95%. Sedangkan indeks keandalan SAIFI, SAIDI, CAIDI, ASAI dan ASUI secara berurutan; untuk tahun 2019 SAIFI: 0,00292 f/customer.yr, SAIDI: 0,00292 hr/customer.yr, CAIDI: 1 hr/f ASAI: 0,999999 pu dan ASUI: 0,0000001 pu. Untuk tahun 2020 SAIFI: 0,00456 f/customer.yr, SAIDI: 0,00456 hr/customer.yr, CAIDI: 1 hr/f ASAI: 0,999999 pu dan ASUI: 0,0000001 pu. Untuk tahun 2022 SAIFI: 0,00018 f/customer.yr, SAIDI: 0,00018 hr/customer.yr, CAIDI: 1 hr/f ASAI: 0,999999 pu dan ASUI: 0,0000001 pu. Secara keseluruhan jaringan distribusi di Universitas Borneo Tarakan sangat handal, dimana ketersediaan daya listrik masih mampu menyuplai semua beban 15 gedung yang ada dengan persentase daya terpakai sebesar 17% dan daya tersedia sebesar 83%.