Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2022Versi 1

KARAKTERISTIK KITOSAN DARI LIMBAH CANGKANG KEPITING BAKAU (Scylla sp) DENGAN PERLAKUAN DEMINERALISASI YANG BERBEDA

•TEKNOLOGI HASIL PERIKANAN•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Limbah cangkang kepiting bakau hasil budidaya kepiting soka yang menumpuk mengakibatkan pencemaran lingkungan. Salah satu cara tepat guna dalam penanganan limbah adalah mengolah cangkang kepiting bakau menjadi kitosan. Penelitian terkait modifikasi pada tahap demineralisasi perlu dilakukan karena kepiting bakau mengandung mineral yang sangat tinggi sehingga akan mempengaruhi karakteristik mutu kitosan yang dihasilkan. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan karakteristik mutu kitosan dari limbah cangkang kepiting bakau (Scylla sp) pada perlakuan tahap demineralisasi yang berbeda melalui analisis rendemen, kadar air, kadar abu, nitrogen total, Fourier Transform InfraRed (FTIR) dan derajat deasetilasi (DD). Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menujukkan nilai rendemen kitosan a(1:10) 29,69% lebih tinggi dari pada kitosan b(1:15) 4.66%. Nilai kadar air, abu, nitrogen total kitosan a(0,30%, 1,08%, 1,68%) lebih tinggi dari kitosan b(0,14%, 0,98%, 1,43%), namun keduanya sesuai dengan standar Protan Laboratory 1987, EFSA 2010, dan SNI No. 7949-2013. Hasil FTIR mengkonfirmasi kitosan standar dan kitosan hasil penelitian menunjukkan range serapan yang dekat sehingga tidak terlihat perbedaan signifikan. Derajat deasetilasi pada kitosan a(47%) belum memenuhi standar, sedangkan kitosan b(76%) sesuai dengan standar Protan Laboratory 1987 dan SNI No. 7949-2013 (≥76%) namun belum memenuhi standar EFSA 2010. Perlakuan demineralisasi yang berbeda berpengaruh terhadap karakteristik mutu kitosan cangkang kepiting bakau yang dihasilkan.

Kata kunci

Derajat deasetilasi, FTIR, Mutu, Rendemen

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1KARAKTERISTIK KITOSAN DARI LIMBAH CANGKANG KEPITING BAKAU (Scylla sp) DENGAN PERLAKUAN DEMINERALISASI YANG BERBEDA2022 · oai:ais:skripsi:2586

Publikasi terkait