Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dewan komisaris independen dalam memoderasi pengaruh efisiensi operasional, leverage dan intellectual capital terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor industri yang terdaftar di bursa efek Indonesia (BEI) selama periode 2018-2022. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling yang diperoleh sebanyak 35 perusahaan sehingga memperoleh 175 data observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan SEM-PLS dengan aplikasi WarpPLS versi 7.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efisiensi operasional berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, leverage berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap nilai perusahaan, intellectual capital berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap nilai perusahaan, dewan komisaris independen mampu memoderasi dengan memperkuat pengaruh efisiensi operasional terhadap nilai perusahaan, dewan komisaris independen tidak mampu memoderasi pengaruh leverage terhadap nilai perusahaan, dewan komisaris independen memoderasi dengan memperlemah pengaruh intellectual capital terhadap nilai perusahaan. Hasil penelitian ini mendukung teori sinyal dan agensi dalam meningkatkan nilai perusahaan.