Abstrak
Penyakit kardiovaskular merupakan salah satu penyakit tidak menular yang dapat berakhir dengan kematian. Salah satu penyakit jantung yang juga memiliki risiko terhadap kemaitian adalah kelainan katup jantung. Kelainan katup jantung adalah keadaan dimana katup jantung tidak berfungsi secara normal dan biasanya bisa berupa penyempitan (stenosis), kebocoran (regurgitasi), ataupun kondisi dari keduanya. Hal ini menyebabkan terjadinya penurunan preload, penurunan curah jantung, dan perfusi organ vital yang akan menurunkan Mean Arterial Pressure (MAP). Salah satu terapi non farmakologis yang dapat diberikan yaitu dengan menerapkan intervensi posisi lateral untuk peningkatan Mean Arterial Pressure (MAP). Pemberian posisi lateral diterapkan oleh 2 orang klien yang mengalami kelainan katup jantung dan intervensi dilakukan selama 3 hari. Kedua klien dilakukan pemantauan Mean Arterial Pressure (MAP) saat sebelum dan sesudah pemberian intervensi posisi lateral. Setelah diberikan intervensi posisi lateral kanan dan lateral kiri, terjadi peningkatan Mean Arterial Pressure (MAP) pada kedua klien. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian posisi lateral dapat dilakukan sebagai penatalaksanaan non farmakologis bukan hanya untuk menghindari resiko dekubitus akibat tirah baring yang lama, namun juga dapat mempengaruhi perbaikan sirkulasi pada klien yaitu peningkatan Mean Arterial Pressure (MAP).