Abstrak
Kemampuan membaca pemahaman adalah proses pembelajaran dalam memahami isi teks, melalui kegiatan membaca kita perlu memahami maksud pesan serta makna yang ada pada bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil kemampuan membaca pemahaman melalui asesmen diagnostik pada siswa kelas IV-A SDN 035 Tarakan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan membaca pemahaman yang kemudian dilakukan proses wawancara untuk mengetahui minat membaca siswa. Sebanyak 25 siswa kelas IV-A menjadi partisipan dalam penelitian dan mengikuti tes yang diberikan, yang kemudian dikelompokkan berdasarkan kategori kemampuan literasi membaca tinggi, sedang dan rendah. Setelah itu peneliti memilih 3 siswa yang mewakili setiap kategori kemampuan membaca pemahaman untuk diwawancarai mengenai minat membaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek dengan kemampuan tinggi mampu menyelesaikan seluruh soal dan memenuhi ketiga kompetensi literasi membaca, meskipun mengalami kesulitan dalam menghubungkan informasi kompleks serta kedalaman evaluasi. Subjek dengan kemampuan sedang dapat menyelesaikan tujuh soal dan memenuhi dua kompetensi literasi membaca, namun mengalami kesulitan dalam menemukan informasi pada soal tertentu serta kurang mampu mengevaluasi dan merefleksi informasi. Sementara itu, subjek dengan kemampuan rendah hanya mampu menyelesaikan enam soal dengan dua kompetensi literasi membaca, tetapi mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi informasi serta memahami dan menilai isi teks secara kritis. Hasil wawancara menunjukkan bahwa tingkat minat membaca berbanding lurus dengan kategori kemampuan membaca pemahaman masing-masing subjek