Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

6.754 item publik

Publikasi

Halaman 98 dari 338

Komparasi Efikasi Bacillus subtilis dan Lactobacillus acidophilus Dalam Menghambat Infeksi Vibrio parahaemolyticus Pada Udang Windu (Penaeus monodon)

ANDINI AISYAH NUR RAODA
2025 · Thesis · Open Access

Pemanfaatan bakteri sebagai probiotik dalam budidaya udang windu merupakan salah satu upaya preventif yang efektif untuk mengurangi risiko serangan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas bakteri Bacillus subtilis dan Lactobacillus acidophilus dalam menghambat infeksi bakteri patogen Vibrio parahaemolyticus pada udang windu (Penaeus monodon). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari hingga Maret 2025 di Laboratorium Biologi Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Borneo Tarakan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pengujian secara in vitro dan in vivo. Konsentrasi bakteri yang digunakan dalam kedua pengujian tersebut adalah B. subtilis dan L. acidophilus masing-masing sebesar 10^8 CFU/mL, serta V. parahaemolyticus sebanyak 10^4 CFU/mL. Parameter yang diamati meliputi kemampuan daya hambat B. subtilis dan L. acidophilus, kelangsungan hidup, pola kematian, rata-rata waktu kematian (RWK), Relative Percentage Survival (RPS), kelimpahan bakteri, dan gejala klinis. Hasil uji in vitro menunjukkan bahwa L. acidophilus memiliki daya hambat yang lebih besar terhadap V. parahaemolyticus dengan rata-rata zona hambat sebesar 7,07 mm ± 4,94, dibandingkan B. subtilis yang hanya menghasilkan rata-rata zona hambat sebesar 2,18 mm ± 0,92. Data in vitro tersebut sejalan dengan hasil uji in vivo, di mana perlakuan L. acidophilus menunjukkan tingkat kelangsungan hidup tertinggi, yaitu sebesar 69,67% ± 15,50, diikuti oleh perlakuan B. subtilis sebesar 43,00% ± 5,00. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa L. acidophilus memiliki potensi lebih besar sebagai agen probiotik untuk meningkatkan ketahanan udang terhadap infeksi V. parahaemolyticus.

Efektivitas video edukasi kesehatan reproduksi terhadap kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche di sekolah dasar

ANISA
2025 · Thesis · Open Access

Menarche merupakan fase penting dalam perkembangan remaja putri yang sering kali menimbulkan kebingungan, tidak percaya diri dan kekhawatiran jika tidak disertai dengan kesiapan yang memadai. Edukasi sejak awal diperlukan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media video edukasi terhadap kesiapan remaja putri sekolah dasar dalam menghadapi menarche. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest control group. Penelitian ini menggunakan total sampling yang berjumlah 30 responden. Sampel terdiri dari dua kelompok, yaitu kelompok intervensi yang diberikan media video edukasi dan kelompok kontrol yang diberikan e-book. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner kesiapan menarche dengan total 30 butir pertanyaan. Data dianalisis menggunakan uji Paired T-Test untuk mengetahui perbedaan rata-rata kesiapan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol setelah diberikan perlakuan. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Pada kelompok kontrol p value 0,0260,005 dan kelompok intervensi p value 0,0010,005 yang berarti media video edukasi efektif terhadap kesiapan remaja putri menghadapi menarche. Dengan demikian, media video dapat menjadi metode edukasi yang interaktif dan efektif dalam edukasi kesehatan reproduksi di kalangan remaja.

IMPROVING STUDENTS’ SPEAKING PERFORMANCE OF ELEVENTH-GRADE STUDENTS USING PUBLIC SPEAKING TECHNIQUES AT SMAN 2 TARAKAN

VALENTINA INDAH LESTARI LOU
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja berbicara siswa kelas sebelas di SMA Negeri 2 Tarakan melalui penerapan teknik public speaking, dengan menggunakan desain Classroom Action Research (CAR) serta pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Kinerja berbicara merupakan keterampilan penting yang harus dikuasai siswa untuk mendukung proses belajar mengajar dan komunikasi yang efektif di masyarakat. Desain penelitian ini terdiri dari dua siklus, yang masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data kuantitatif dikumpulkan melalui tes kinerja berbicara siswa dan observation checklist untuk aktivitas guru, yang kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis tes kinerja berbicara siswa menunjukkan adanya peningkatan sebesar 41% dalam kinerja berbicara mereka. Selain itu, data dari observation checklist menunjukkan peningkatan dalam perilaku dan aktivitas guru. Pada siklus pertama, total skor guru adalah 77%, sedangkan pada siklus kedua, total skor guru meningkat menjadi 91%. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan teknik public speaking dalam konteks Classroom Action Research dapat secara efektif meningkatkan kinerja berbicara siswa, serta memberikan wawasan berharga mengenai pengalaman belajar mereka. Selain itu, komitmen dan metode pengajaran guru juga sangat mempengaruhi hasil belajar siswa. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pengembangan metode pengajaran di SMA Negeri 2 Tarakan dan institusi pendidikan lainnya. This study aims to improve the speaking performance of eleventh-grade students at SMAN 2 Tarakan through the application of Public Speaking Techniques using a Classroom Action Research (CAR) design. The approach was used quantitative and qualitative. Speaking performance is an important skill that students must master to support the teaching and learning process and effective communication in society. This study consisted of two cycles, each of which includes the stages of planning, implementation, observation, and reflection. Quantitative data were collected through student speaking performance tests and observation checklists for teacher activities, which were then analyzed quantitatively and qualitatively. The results of the analysis of the students' speaking performance tests showed a 41% improvement in their speaking performance. In addition, data from the observation checklist showed an improvement in teacher behavior and activities. In the first cycle, the total teacher score was 77%, while in the second cycle, the total teacher score increased to 91%. From the results of this study, it can be concluded that the application of public speaking techniques can effectively improve students' speaking performance and provide valuable insights into their learning experiences. Furthermore, teachers' commitment and teaching methods also significantly influence students' learning outcomes. It is hoped that the results of this study can serve as a reference for the development of teaching methods at SMA Negeri 2 Tarakan and other educational institutions.

Pengaruh layanan informasi dalam mengurangi perilaku bullying verbal pada siswa SMK maritim Indonesia Tarakan

SEBER MARTHEN
2025 · Thesis · Open Access

Bullying Verbal adalah merupakan sebuah situasi dimana terjadinya penyalagunaan kekuatan atau kekuasaan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang yang mengakibatkan trauma kepada manusia. Berdasarkan fenomena bullying verbal di SMK maritim Indonesia Tarakan yaitu, mengejek antara siswa, siswa me neriaki siswa lain jika melakukan kesalahan didepan umum, saling menghina fisik dan menyebarkan berita atau gosip yang tidak sesuasi dengan fakta. Adapun indikator dari bullying verbal yaitu menghina, meneriaki, mempermalukan dimuka umum, menuduh dan menyebarkan gosip. Berdasarkan jenis penelitian atau pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan sampel yang digunakan pada saat penelitian adalah kelas XI-B dengan menggunakan teknik simple ramdom sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket berupa skala likret tentang perilaku bullying verbal. Berdasarkan hasil penelitian pengaruh layanan infomasi dalam mengurangi perilaku bullying verbal pada siswa SMK Maritim Indonesia Tarakan ada pengaruh karna penelitian memberikan pre test dan post test sehingga ada pengaruh saat melakukan penelitian, mengapa peneliti mengatakan ada pengaruh karna disaat pengelolaan data beberapa siswa mengalami penurunan perilaku bullying verbal. Berdasarkan hasil penelitian analisis data dengan statistik deskriptif dan invernesial menggunakan uji paired sampel test dengan nilai sing (2-Tiled) sebesar 0,001 0,05, maka Ho ditolak dengan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh layanan infomasi dalam mengurangi perilaku bullying verbal pada siswa. SMK Maritim Tarakan. Kata Kunci: Layanan Informasi, Perilaku Bullying Verbal

PERLINDUNGAN HUKUM PEKERJA MIGRAN INDONESIA YANG MENJADI KORBAN DALAM KASUS TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG (Studi Kasus Putusan Nomor: 54/Pid.Sus/2021/PN Tar & Nomor: 292/Pid.Sus/PN Nnk)

MONIKA INDAH SEPHIA
2025 · Thesis · Open Access

Tindak pidana perdagangan orang adalah Tindakan ekspolitasi dengan mengambil keuntungan dengan memanfaatkan serta memegang kendali orang lain secara berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan tentang perlindungan hukum pekerja migran indonesia korban tindak pidana perdagangan orang. Serta, untuk menganalisis dan menganalisis pertimbangan hukum yang digunakan oleh hakim dalam menjatuhkan putusan pidana terhadap pelaku tindak pidana perdagangan orang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan pendekatan hukum normatif yang mengacu pada bahan hukum sekunder seperti buku, jurnal dan pengaturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan bagi korban telah diatur dalam UU No. 18 Tahun 2017 dan UU No. 21 Tahun 2007, mencakup Restitusi, Rehabilitasi, Bantuan Hukum, dan Pemulangan. Analisis terhadap dua putusan pidana menunjukkan bahwa hakim mempertimbangkan aspek yuridis dan nonyuridis, termasuk niat pelaku dan kondisi korban. Penelitian ini menegaskan perlunya sistem hukum yang lebih responsif terhadap perlindungan korban TPPO.

ANALISIS PUTUSAN HAKIM KASUS PERSETUBUHAN ANAK YANG DILAKUKAN OLEH ANGGOTA SUKU ANAK DALAM

KATYA ANDINA SAVITRI
2025 · Thesis · Open Access

Putusan hakim adalah pernyataan resmi yang mengakhiri suatu perkara dan menentukan sanksi bagi pelaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hukum hakim dalam perkara persetubuhan terhadap anak yang dilakukan oleh anggota Suku Anak Dalam (SAD), serta menelaah korelasi antara kebudayaan dan penegakan hukum pidana di Indonesia. Menggunakan metode penelitian hukum normatif, hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Putusan Nomor 141/Pid.Sus/2023/PN Mrt, hakim menjatuhkan pidana 3 bulan penjara dan denda Rp10 juta, jauh di bawah batas minimum pidana. Putusan tersebut dipengaruhi oleh pertimbangan budaya dan kondisi sosial pelaku, yang dinilai tidak selaras dengan prinsip kepastian hukum dan perlindungan anak. Hal ini menunjukkan perlunya penegakan hukum yang tetap menjunjung asas legalitas meski memperhatikan kearifan lokal.

TINJAUAN YURIDIS TINDAK PIDANA ABORSI PADA ANAK KORBAN PERSETUBUHAN OLEH AYAH TIRI (Studi Putusan Nomor: 58/Pid.Sus/2020/Pn/kba)

JENI
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tindak Pidana Aborsi Pada Anak Korban Persetubuhan Oleh Ayah Tiri untuk mengetahui hal tersebut terutama Bentuk penegakan hukum terhadap tindak pidana aborsi pada anak korban kekerasan seksual oleh ayah tiri, kemudian pertimbangan hukum hakim terhadap kasus tindak pidana aborsi pada anak korban kekerasan seksual oleh ayah tiri Studi Putusan Nomor: 58/Pid.Sus/2020/Pn/kba. Tipe penelitian skripsi ini menggunakan penelitian hukum normatif, Teknik pengumpulan sumber bahan hukum dilakukan dengan metode studi kepustakaan dengan cara mengumpulkan dan menganalisis sumber bahan hukum primer, dan sekunder. Metode penelitian menggunakan jenis pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Berdasarkan hasil penelitian penulis menyimpulkan bahwa penegakan hukum terhadap tindak pidana aborsi pada anak korban persetubuhan oleh ayah tiri melibatkan berbagai aspek hukum yanag akan di kenakan sanksi sesuai dengan undang-undang perlindungan anak. Pertimbangan hukum hakim dalam putusan perkara Nomor: 58/Pid.Sus/2020/PN. Kba berdasarkan dakwaan penuntut umum didasarkan pada alat-alat bukti berupa keterangan saksi-saksi, alat bukti surat yaitu visum et repertum dan keterangan terdakwa serta fakta-fakta lengkap di depan persidangan kasus aborsi anak korban persetubuhan oleh ayah tirinya dinilai kurang tepat. Hukuman yang dijatuhkan tidak sebanding dengan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Anak Pasal 81 ayat (3) jo Pasal 45A, yang seharusnya menjatuhkan hukuman lebih berat, serta tidak kurang memperhatikan keterlibatan pelaku lainnya.

Tinjauan Yuridis Terhadap Tindak Pidana Pemalsuan Surat Pernyataan Pemilik Tanah (Studi Putusan Nomor: 22/Pid.B/2023/PN.Tar)

CRISTIYANTI LAYUK LEMBANG
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tindak pidana pemalsuan surat pernyataan pemilik tanah, dengan fokus pada putusan perkara nomor 225/Pid.B/2023/PN Tar. Penelitian ini berupaya untuk memahami pertimbangan Jaksa Penuntut Umum dalam menyusun tuntutan dan upaya hukum, serta pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis empiris dengan lokasi penelitian di Pengadilan Negeri Tarakan dan Kejaksaan Negeri Tarakan. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan aparat penegak hukum, serta studi kepustakaan yang meliputi dokumen resmi, buku, dan jurnal terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jaksa Penuntut Umum menekankan pada unsur-unsur pasal yang didakwakan, namun kurang optimal dalam mengembangkan dakwaan alternatif yang dapat memberikan ruang bagi penyelesaian hukum yang lebih komprehensif. Di sisi lain, hakim dalam putusan ini mempertimbangkan bukti dan fakta hukum yang terungkap selama persidangan, tetapi menjatuhkan hukuman yang lebih ringan dari tuntutan jaksa, yang menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas sanksi dalam memberikan efek jera. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan strategi penuntutan yang lebih komprehensif oleh Jaksa Penuntut Umum dan penguatan peran hakim dalam mempertimbangkan semua pasal yang relevan dalam putusan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kredibilitas sistem peradilan pidana dan memberikan keadilan yang lebih substantif bagi korban serta masyarakat.

IDENTIFIKASI KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA DI SMP NEGERI TARAKAN

MARIA MATIUS AMBA
2025 · Thesis · Open Access

Kesulitan belajar adalah suatu keadaan dimana peserta didik tidak dapat belajar dengan baik, yang disebabkan oleh adanya ancaman, hambatan maupun gangguan dalam belajar. Dalam pembelajaran IPA di SMP Negeri 9 Tarakan, hal ini terlihat dari rendahnya hasil belajar, kesulitan memahami istilah ilmiah, serta anggapan bahwa IPA merupakan pelajaran yang sulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) serta mengetahui faktor-faktor yang menjadi penyebab kesulitan tersebut. Metode yang digunakan adalah Mixed Method dengan pendekatan explanatory sequential mixed method, yaitu pengumpulan data kuantitatif terlebih dahulu melalui angket, kemudian dilanjutkan dengan pengumpulan data kualitatif melalui wawancara untuk memperkuat hasil temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan belajar pada materi IPA yang dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi minat, motivasi, kesiapan, dan perhatian siswa yang memiliki proporsi sebesar 21,58%, dengan minat sebagai faktor yang paling dominan. Faktor eksternal mencakup lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat, dengan kontribusi sebesar 32,68%. Faktor eksternal yang paling dominan adalah lingkungan masyarakat dengan proporsi sebesar 11,80%. Data ini menunjukkan bahwa faktor eksternal memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan faktor internal dalam menimbulkan kesulitan belajar siswa. Berdasarkan data penelitian dapat disimpulkan bahwa pengaruh eksternal berupa lingkungan masyarakat memiliki pengaruh yang lebih dominan terhadap kesulitan belajar IPA. Kondisi lingkungan belajar yang kurang mendukung menjadi hambatan utama dalam pencapaian hasil belajar siswa.

EXAMINING THE EFFECT OF CAKE APPLICATION ON SEVENTH GRADERS' VOCABULARY KNOWLEDGE OF SMPN 7 TARAKAN

RAFINA SAFITRI
2025 · Thesis · Open Access

Vocabulary mastery is a major challenge students face in learning English, particularly at the junior high level, due to limited language exposure and ineffective learning strategies. This study investigates the effect of using the Cake application on the vocabulary knowledge of seventh-grade students at SMPN 7 Tarakan. A pre-experimental design was employed involving one class consisting of 32 students. The research instrument was a written vocabulary test administered before and after the treatment. The treatment was conducted over six sessions using the Cake application as the learning medium. The results indicate that the students' mean score increased from 58.59 in the pre-test to 78.00 in the post-test. This improvement was influenced by Cake's features, including contextual short videos, native speaker pronunciation, interactive quizzes, and daily reviews that helped strengthen vocabulary comprehension and retention. Based on the Wilcoxon Signed-Rank Test, the significance value was below 0.05, thereby confirming the acceptance of Ha and the rejection of Ho. These findings suggest that the Cake application effectively improves students' vocabulary knowledge and can be an alternative medium for teaching English vocabulary in schools.

PERBEDAAN JAM PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS V SD

INA NURFADILLAH ERSA
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan jam pembelajaran terhadap V SDN hasil belajar siswa mata pelajaran Matematika kelas V SDN 006 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei semester genap tahun ajaran 2025/2026. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VB dan VC SDN 006 Tarakan yang berjumlah 56 siswa, masing-masing 28 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes berbentuk pilihan ganda dan essay. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa berdasarkan jam pelaksanaan pembelajaran. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah jam pembelajaran (jam pertama dan jam terakhir), sedangkan variabel terikat adalah hasil belajar siswa. Hasil uji independent sample t-test menunjukkan bahwa nilai thitung (7,615) > tabel (2,005). Dengan demikian, hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (H) diterima. Artinya, terdapat perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara siswa yang belajar pada jam pelajaran pertama dan siswa yang belajar pada jam pelajaran terakhir di kelas V SDN 006 Tarakan.

Deskripsi Kesalahan Mahasiswa PGSD Universitas Borneo Tarakan Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Geometri

THEA RAMADHANI
2025 · Thesis · Open Access

Kemampuan menyelesaikan soal cerita merupakan cerminan pemahaman konseptual dan keterampilan berpikir kritis mahasiswa, khususnya pada materi geometri. Namun, masih ditemukan kesulitan dalam penyelesaiannya secara sistematis. Jenis kesalahan tersebut dapat dianalisis melalui tahapan prosedur Newman, yaitu: membaca, memahami, transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan mahasiswa PGSD Universitas Borneo Tarakan dalam menyelesaikan soal cerita pada materi geometri. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui tes terkait materi geometri dengan menggunakan prosedur Newman yang dikonfirmasi melalui proses wawancara. Sebanyak 34 mahasiswa PGSD lokal A2 angkatan 2023 menjadi pertisipan dalam penelitian dan mengerjakan tes terkait materi geomteri yang kemudian dikelompokkan berdasarkan kategori kemampuan tinggi, kemampuan sedang, dan kemampuan rendah. Setelah itu, peneliti memilih enam mahasiswa secara acak untuk mewakili setiap kategori kemampuan untuk diwawancarai. Hasil penelitian menunjukkan: (1) subjek dengan kemampuan tinggi umumnya mampu menyelesaikan soal dengan baik di semua tahap tanpa melakukan kesalahan. Subjek memahami soal dengan baik, menerapkan strategi yang sesuai, serta menuliskan jawaban akhir dengan benar; (2) pada subjek dengan kemampuan sedang ditemukan kesalahan dalam tahap transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban akhir. Hal ini disebabkan oleh pemilihan rumus yang kurang tepat, kesalahan dalam penerapan konsep, serta kelalaian dalam menuliskan satuan dan menyusun jawaban secara sistematis; (3) subjek dengan kemampuan rendah hanya mampu memahami soal pada tahap awal, dan mengalami kesulitan besar mulai dari transformasi hingga penulisan akhir. Kesalahan tersebut meliputi pemilihan rumus yang tidak sesuai, kesalahan dalam perhitungan, dan ketidakmampuan menyusun jawaban akhir dengan benar.