Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

6.753 item publik

Publikasi

Halaman 324 dari 338

willingness to pay masyarakat terhadap konsumsi air bersih sumur bor di kelurahan juata permai

ARUM YUNIAR
2020 · Thesis · Open Access

Kecamatan Tarakan Utara Memiliki tiga kelurahan yaitu, Kelurahan Juata Permai,Kelurahan Juata Kerikil dan Kelurahan Juata Laut. Di kelurahan Juata Permai penggunaan air sumur bor cukup banyak. Faktor utama nya ialah kurangnya penyebaran air PDAM dan mahalnya biaya yang di keluarkan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kesediaan membayar masyarakat dalam menggunakan air bersih sumur bor. Dalam penelitian ini menggunakan alat analisis Willingness To Pay dan menggunakan teknik sampling jenuh. Dalam hal ini jumlah populasi digunakan dalam penelitian ini.Populasi dalam penelitian ini berjumlah 35 responden dan keseluruhan menjadi sampel penelitian. Data yang digunakan adalah menggunakan data primer. Diartikan bahwa data yang digunakan berasal dari data langsung yang diolah kemudian mendapatkan hasil akhirnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesediaan membayar masyarakat dalam mengkonsumsi air bersih sumur bor sangat tinggi,sehingga biaya yang dikeluarkan tidak membebankan masyarakat. Dengan demikian total rata-rata dari kesediaan masyarakat untuk membayar air bersih sumur bor adalah Rp.23.923 perbulan.Artinya kesediaan membayar masyarakat dalam konsumsi air bersih sumur bor lebih efisien daripada air PDAM.

PEMBERIAN FERMENTASI AMPAS KELAPA PADA PAKAN UNTUK MENINGKATKAN KELANGSUNGAN HIDUP DAN PERTUMBUHAN BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus)

HASMI
2020 · Thesis · Open Access

Produksi hasil perikanan budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) dapat ditingkatkan dengan menyediakan bahan pakan berkualitas. Bahan dasar pakan yang memiliki nutrisi tinggi adalah ampas kelapa terfermentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fermentasi ampas kelapa terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan nila (Oreochromis niloticus). Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Pakan komersial sebagai kontrol (P0), kombinasi 25% fermentasi dan 75% pakan komersial (P1), kombinasi 50% fermentasi dan 50% pakan komersial (P2), dan kombinasi 75% fermentasi dan 25% pakan komersial (P3). Parameter pengujian terdiri dari uji proksimat (kadar protein, kadar abu, dan kadar air) pakan, panjang mutlak, berat mutlak, pertumbuhan spesifik, kelangsungan hidup, FCR, dan kualitas air. Pertumbuhan panjang mutlak tertinggi sebesar 1,52 cm (P3). berat mutlak tertinggi sebesar 3,22 gram (P3), Pertumbuhan spesifik tertinggi sebesar 2,456 gram (P3), Kelangsungan hidup tertinggi sebesar 80% (P4). Hasil pengukuran kualitas air selama penelitian menunjukkan bahwa hasil kualitas air masih dalam kisaran optimal. Kombinasi fermentasi ampas kelapa dengan pakan komersil memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan benih ikan nila dibandingkan dengan kontrol.

DEVELOPING OF LEARNING MEDIA BASED ON STUDENT NEEDS FOR TENTH GRADE STUDENTS OF SMK NEGERI 2 TARAKAN

AZLAN B ARUJI
2020 · Thesis · Open Access

This research was aimed to develop learning media for class X at SMK Negeri 2 Tarakan and produce effective learning media products from the design and material aspects and attract students' interest by learning English. This research is a research and development of the ADDIE model which consists of five stages (1) Analysis, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation, and (5) Evaluation. The instrument uses a material expert validation questionnaire, as well as a media validation (design) questionnaire and a student response questionnaire. The results of the research from the validation of interactive learning media through validation by material experts and media experts reached a percentage of 82% with very good qualifications and 78% with good qualifications. The results of the student response questionnaire to interactive learning media were divided into three, the one to one formative evaluation trial with a percentage of 71.2% with good qualifications, the small evaluation group test trial with a percentage of 78.2% with good qualifications, and the field test formative evaluation trial, with a percentage of 78.5% with good qualifications. Product trials were carried out in class X SMK Negeri 2 Tarakan. The results of research and development of learning media are suitable for use in learning English.

The Effect of KWL Strategy to Improve Students' Writing Achievement of Seventh Grade Student at SMP Nasional Plus Indo-Tionghoa Tarakan

ADRIAN LEONARDO GEDO
2020 · Thesis · Open Access

ABSTRACT The Effect of KWL Strategy to Improve Students’ Writing Achievement of Seventh Grade Student at Smp Nasional Plus Indo Tionghoa – Tarakan. Advisor : Romlah Ulfaika, M.Pd, The Purpose of this study was to determine whether the use of Know, Want to Know, Learned (KWL) strategy could improve students’ writing achievement. The subject of this research were seventh grade students at SMP Nasional Plus Indo Tionghoa Tarakan in the 2019/2020 academic year. Writing is one of the English skills that student must master and acquire in learning a new language. In this study, the KWL strategy that used tables was applied to teach writing to the students. The instrument used was a writing test in the form of posttest and pretest. Data were analyzed descriptively with the help of the SPSS 24.0. The analysis results showed that there was a significant difference in the mean score between the pretest and posttest. Mean score for pretest was 63.67 and for the pretest was 72.00. There was an increase of 8.33 points, with the posttest score being higher. The results of the paired sample test showed the calculated t value (7,174) was higher than the critical t value (2,042), indicating the acceptance of the Ha. It was concluded that the use of KWL strategy was able to improve the students’ writing achievement. Apart from that, the students’ opinions about the KWL strategy also showed that it helped them in learning to write.

SURVEI TINGKAT IMPLEMENTASI SHIFT KERJA, STRES KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PUSKESMAS PELAYANAN 24 JAM DI KOTA TARAKAN

KASMAH
2020 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan hasil uji beda dari tingkat implementasi shift kerja, stres kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai Puskesmas pelayanan 24 jam di kota Tarakan yaitu Puskesmas Karang Rejo dan Puskesmas Juata Permai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode polling atau kuesioner. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah pegawai Puskesmas pelayanan 24 jam di kota Tarakan dengan jumlah sampel sebanyak 78 responden. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi dengan bantuan program SPSS versi 22. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel shift kerja dan lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja. Sedangkan untuk variabel Stres kerja berpengaruh negatif terhadap kinerja pegawai Puskesmas pelayanan 24 jam di kota Tarakan. Adapun Hasil Uji Beda dalam penelitian ini yaitu tidak terdapat perbedaan Shift kerja antara Puskesmas Karang Rejo dan Puskesmas juata Permai, Namun terdapat perbedaan pada tingkat Stres kerja dan Lingkungan kerja antara pegawai Puskesmas Pelayanan 24 jam di kota Tarakan yaitu antara Puskesmas Karang Rejo dan Puskesmas Juata Permai.

analisis peramalan penjualan untuk menentukan pola produksi yang optimal. study kasus umkm amplang bola bola lili Tarakan

BLASIUS MARSITA AMBI HORNAY
2020 · Thesis · Open Access

ABSTRAK ANALISIS PERAMALAN PENJUALAN UNTUK MENENTUKAN POLA PRODUKSI YANG OPTIMAL (Studi Kasus Amplang Bola-Bola Lili) Blasius Marsita Ambi Hornay Kaujan, S.E., M.M. Penelitian ini bertujuan mengetahui peramalan penjualan untuk menentukan pola produksi yang optimal pada UMKM Amplang Bola-Bola Lili dengan menggunakan metode peramalan Trend Linier dengan metode Least Square pada tahun 2019 dimulai dari Januari hingga Desember, dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data persedian, data produksi, data penjualan, dan data biaya pola produksi pada tahun 2018, dimulai dari bulan Januari sampai dengan bulan Desember. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif untuk menggambarkan data dengan angka-angka. Dari hasil analisis dengan menggunakan peramalan Trend Linier dengan metode Least Square pada tahun 2019 dimulai dari bulan Januari sampai dengan bulan Desember adalah sebesar 74.608 bungkus. Sedangkan hasil analisis untuk menentukan pola produksi yang optimal dengan menggunakan biaya incremental cost atau biaya tambahan pada tahun 2019 yang tepat untuk diterapkan adalah pola produksi bergelombang, karena memiliki biaya tambahan paling murah sebesar Rp 4.800.000

ASUHAN KEPERAWATAN AN. B DENGAN DIAGNOSA MEDIK DENGUE HAEMORRAGIC FEVER DI RUANG ANGGREK B RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN

RAGIL MAGDALENA WAHYUNINGSIH
2020 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Asuhan Keperawatan Pada An. B Dengan Diagnosa Medik Dengue Haemorragic Fever Di Ruang Anggrek B Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan Ragil Magdalena, Alfianur, Nurman Hidaya Menurut data WHO, Asia pasifik menanggung 75% dari beban dengue didunia tahun 2010, sementara Indonesia di laporkan sebagai Negara ke-2 dengan kasus dengue haemorragic fever di antara 30 negara wilayah endemis. Tujuan penulisan ini agar penulis memperoleh gambaran nyata mengenai pelaksanaan dan pendokumentasian asuhan keperawatan komprehensif pada An. B dengan penyakit Dengue Haemorragic Fever.Metode penulisan adalah deskritif, tipe studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan studi dokumentasi serta studi kepustakaan. Pemberi asuhan keperawatan menggunakan langkah-langkah proses keperawatan yang meliputi : pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.Pengkajian yang di laksanakan mencakup identitas klien, riwayat yang pernah di alami dan sekarang, pengkajian kesehatan secarakeseluruhan.Diagnosa keperawatan di temukan adalah defisit nutrisi, resiko hipovelemia, nyeri akut, defisit pengetahuan, defisit perawatan diri.Intervensi yang telah di lakukan dan kriteria hasil yang telah di susun berdasarkan prioritas masalah. Adapun diagnposa yang teratasi dan tidak teratasi. Diagnosa yang teratasi yaitu defisit pengetahuan dan defisit perawatan diri. Sedangkan diagnosa yang tidak teratasi resiko hipovelemia, defisit nutrisi dan nyeri akut.Evaluasi hasil tindakan keperawatan menunjukkan bahwa masalah keperawatan yang penulis rumuskan dalam diagnosa keperawatan dapat teratasi sesuai tujuan yang telah di tetapkan dari kriteria hasil yang di harapkan.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. A DENGAN DIAGNOSA MEDIK NON HAEMORAGIC STROKE (NHS) DI RUANG PERAWATAN BEDAH ANGGREK A RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN

EVA TRIAYUNI RAHAYU
2020 · Thesis · Open Access

Berdasarkan diagnosis tenaga kesehatan, prevalensi stroke mengalami peningkatan dari 7‰ pada Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 menjadi 10,9 ‰ pada Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 (Riskesdas, 2018). Berdasarkan prevelensi tersebut, maka penulis mengambil kasus Non Haemoragik Stroke sebagai laporan tugas terakhir. Dalam penyusunan laporan tugas akhir ini penulis menggunakan metode deskriptif dengan jenis studi kasus. Pendekatan keperawatan dilakukan dengan tahapan asesmen, diagnosis keperawatan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil penelitian didapatkan lima diagnosa keperawatan yang ditegakkan pada Tn A, yaitu gangguan perfusi jaringan sereberal, nyeri akut, gangguan mobilitas fisik, defisit perawatan diri dan defisit pengetahuan. Disimpulkan bahwa terdapat kesenjangan yang terdapat antara teori dan kasus pada Tn. A dimulai dari pengkajian terdapat lima kesenjangan, pada diagnosa terdapat empat kesenjangan, intervensi harus disesuaikan dengan kondisi dan sarana prasarana. Evaluasi hasil yang didapatkan dua diagnosa yang tidak teratasi dan tiga diagnosa yang teratasi sesuai tujuan dan kriteria hasil.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA An. K DENGAN DENGUE HAEMORAGIC FEVER DI RUANG ANGGREK B RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN

RISKY WATI
2020 · Thesis · Open Access

DHF adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi yang dibawa oleh nyamuk aedes aegypti yang menyebabkan demam akut. Kejadian DHF di Indonesia tahun 2017 terdapat 30 provinsi dengan angka kesakitan kurang dari 49 per 100.000 penduduk yang mengalami peningkatan jumlahya jika dibandingkan tahun 2016 terdapat 10 provinsi dengan angka kesakitan kurang dari 49 per 100.000 penduduk. Tujuan penulisan ini agar penulis memperoleh gambaran nyata mengenai pelaksanaan dan pendokumentasikan asuhan keperawatan komprehensif pada An.K dengan penyakit DHF. Metode penulisan ini yaitu studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi dan kepustakaan. Pemberian asuhan keperawatan menggunakan langkah-langkah proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawaan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pengkajian yang dilaksanakan mencakup identitas klien, riwayat yang pernah dialam, kesehatan sekarang dan secara keseluruhan. Diagnosa keperawatan yang didapatkan yaitu hipertermia, defisit nutrisi, defisit pengetahuan, resiko hipovelemia. Intervensi yang telah dilakukan dan kriteria hasil yang telah disusun berdasarkan prioritas masalah. Evaluasi hasil tindakan keperawatan menunjukkan masalah keperawatan yang penulis rumuskan dalam diagnosa keperawatan dapat teratasi sesuai tujuan yang telah ditetapkan. Dari keempat diagnosa tersebut terdapat tiga masalah yang dapat teratasi sesuai dengan tujuan yang telah dilakukan dan terdapat satu diagnosa yang belum teratasi karena belum sesuai dengan tujuan.

Asuhan Keperawatan Pada Ny. S Dengan Asma Bronchial Di Ruang Dahlia Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan

SHINTA KUMALADEWI
2020 · Thesis · Open Access

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. S DENGAN ASMA BRONCHIAL DI RUANG DAHLIA B RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN Abstrak Asma menjadi salah satu masalah kesehatan utama baik di negara maju maupun berkembang. Menurut WHO (World Health Organization) tahun 2017 memperkirakan 235 juta penduduk di dunia saat ini menderita asma, dan kurang terdiagnosis dengan angka kematian lebih dari 80% di negara berkembang. Namun, berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 mencapai 4.5% atau setara dengan 11,8 juta pasien. Tujuan penulisan ini agar penulis mendapatkan gambaran tentang penerapan asuhan keperawatan secara holistic dan komprehensif pada Ny. S dengan penyakit asma bronchial. Metode penulisan adalah deskriptif, tipe studi kasus dengan tekni pengumpulan data melalui observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi serta studi kepustakaan. Pemberian asuhan keperawatan menggunakan langkah-langkah proses keperawatan yang meliputi: pengkajian, diagnosis keperawatan, perencananaan keperawatan, implementasi keperawatan, dan evaluasi. Pengkajian yang dilaksanakan mencakup identitas klien, riwayat yang pernah dialami dan sekarang, pengkajian kesehatan secara keseluruhan. Diagnosis keperawatan ditemukan adalah ketidakefektifan bersihan jalan nafas, ketidakefektifan pola nafas, intoleran aktivitas fisik dan gangguan pola tidur. Intervensi yang telah dilakukan dan kriteria hasil yang telah disusun berdasarkan prioritas masalah. Evaluasi hasil tindakan keperawatan menunjukkan bahwa masalah keperawatan yang penulis rumuskan tidak dapat teratasi sesuai tujuan yang telah diharapkan. Dari empat diagnosis tersebut terdapat tiga masalah tidak dapat teratasi sesuai dengan tujuan dan waktu yang telah dilakukan yaitu ketidakefektifan bersihan jalan nafas, ketidakefektifan pola nafas, dan intoleran aktivitas fisik. Dan satu masalah yang dapat teratasi yaitu sesuai dengan tujuan dan waktu yang telah dilakukan yaitu gangguan pola tidur. Kata Kunci: Asma Bronchial, Studi Kasus

Penggunaan Learning Cell Strategy untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa pada teks recount untuk siswa kelas 8 SMPN 5 Tarakan

RIANDY GUNAWAN
2020 · Thesis · Open Access

This study aimed to determine the effect of using the Learning Cell Strategy Method in improving ability to write recount text of eight grade students at SMP Negeri 5 Tarakan. This study used a quasi experimental design. Two groups of samples were taken using purposive sampling technique. The experimental group was taught using the Learning Cell Strategyand the control class was taught using the Small Group Discussion. The research instrument was a written test. The data were taken from the pre-test and post-test results of the experimental and the control classes. An independent sample t-test was used to analyzed the data, with the help of SPSS 24.0. The results indicated that the mean score of the experimental group was 70.40 and that of the control group was 67.20. The t-table value was 2,000 and the t-test value was 4.474, meaning that the t-test value was higher than the t-table value (4.474 > 2,000). Not only the results of the independent sample t-test but the probability value was also lower than the significance level (0.00 0.05). In other words, the null hypothesis (H0) was rejected and the alternative hypothesis (Ha) was accepted. It proved that the result of students taught using the Learning Cell Strategy was higher than that using the Small Group Discussion. It was concluded that the use of Learning Cell Strategy in teaching writing of recount text to eighth grade students at SMP Negeri 5 Tarakan was more effective than the use of Small Group Discussion.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Nn. T DENGAN ASMA BRONKIAL DI RUANG DAHLIA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN

ATIKA SURI
2020 · Thesis · Open Access

Abstrak Asma adalah penyakit inflamasi (peradangan) kronik saluran napas yang ditandai dengan adanya mengi, batuk, dan rasa sesak di dada yang berulang dan timbul terutama pada malam atau menjelang pagi akibat penyumbatan saluran pernapasan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara (hasil anamese berisi tentang identitas pasien, keluhan utama, riwayat penyakit sekarang dan dahulu), observasi dan pemeriksaan fisik. Tujuan Untuk mendapatkan gambaran asuhan keperawatan pada Nn. T dengan Asma Bronkial di Ruang Dahlia Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan. Hasil: Hasil pengkajian didapatkan data, bunyi napas wheezing dan RR : 28x/menit. Diagnosa keperawatan yang di angkat. Pola napas tidak efektif berhubungan dengan suara napas tambahan (wheezing), Besihan jalan napas tidak efektif berhubungan dengan spasme jalan napas, Defisit pengetahuan berhubungan dengan kurang terpapar informasi, Ansietas berhubungan dengan khawatir tentang penyakit, Gangguan pola tidur berhubungan dengan gangguan kualitas tidur, Intoleransi aktivitas berhubungan dengan keletihan Kesimpulan: Asuhan keperawatan pada Nn. T dengan Asma Bronkial dilakukan melalui 5 tahap proses keperawatan. Semua masalah keperawatan untuk mengatasi masalah-masalah keperawata diatas dapat dilaksanakan secara optimal. Kesimpulan dua masalah dapat diselesaikan sedangkan masalah pola napas tidak efektif berhubungan dengan suara napas tambahan (wheezing) tidak dapat diselesaikan

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. N DENGAN MASALAH UTAMA ISOLASI SOSIAL: MENARIK DIRI DI RUANG TERATAI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN

MARIANA SULVIKA
2020 · Thesis · Open Access

Skizofrenia merupakan gangguan psikotik yang ditandai dengan gangguan utama dalam pikiran emosi, dan perilaku-perilaku yang terganggu, dimana berbagai pemikiran tidak saling berhubungan secara logis, persepsi dan perhatian yang keliru, afek datar atau tidak sesuai, dan berbagai gangguan aktivitas bizarre (aneh). Pasien menarik diri dari banyak orang dan realitas, seringkali kedalam fantasi yang penuh waham dan halusinasi. Tujuan penulis mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan pada Tn. N. Metode penulisan: deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, pada Tn. “N”. Hasil pengkajian klien terdapat 6 masalah keperawatan yaitu: Isolasi Sosial: Menarik Diri, Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran, Defisit Perawatan Diri: Berpakaian, Koping Individu Tidak Efektif, Kurang Pengetahuan Tentang Penyakit Jiwa, Regiment Terapeutik Inefektif. Kesimpulan: penulis menemukan 2 kesenjangan yang ada pada teori tapi tidak ada pada kasus, dan pada saat pelaksanaan ada satu diagnosa yang intervensinya belum teratasi yaitu Halusinasi. Proses asuhan keperawatan klien membutuhkan stimulus dari perawat, untuk melakukan tindakan yang dianjurkan karena klien mampu melakukan dengan benar tetapi klien belum mampu melakukan secara mandiri, intervensi di delegasikan pada perawat ruangan. Diharapkan perawat mampu melanjutkan intervensi sesuai dengan yang diharapkan perawat agar indikator dapat teratasi.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. L DENGAN MASALAH UTAMA ISOLASI SOSIAL: MENARIK DIRI DI RUANG TERATAI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN

MARIA CRISTINA
2020 · Thesis · Open Access

Maria Cristina: Asuhan Keperawatan Pada Ny. L Dengan Masalah Utama Isolasi Sosial: Menarik Diri Di Ruang Teratai Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan. Isolasi sosial adalah kegagalan individu dalam melakukan interaksi dengan orang lain yang disebabkan oleh pikiran negatif atau mengancam. Tujuan penulis mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan kepada klien Ny. L Masalah Utama Isolasi Sosial: Menarik Diri. Metode penulisan: deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, pada Ny. “L”. Hasil pengkajian klien terdapat penulis menemukan 1 kesenjangan yang ada pada teori tapi tidak ada pada kasus dengan diagnosa Risiko Perilaku Kekerasan dan diagnosa yang tidak ada pada teori tapi ada pada kasus dengan diagnosa Isolasi Sosial: Menarik Diri. Kesimpulan: Pemecahan masalah Ny. L dengan masalah utama Isolasi Sosial: Menarik Diri masalah belum teratasi dengan rencana tindak lanjut menganjurkan partisipasi dalam kelompok atau kegiatan-kegiatan reminiscence individu, dorong aktivitas dan komunikasi verbal. Saran: diharapkan keluarga terlibat dalam proses perawatan dan perkembangan kondisi pasien.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. A DENGAN MASALAH UTAMA GANGGUAN PERSEPSI SENSORI: HALUSINASI PENDENGARAN DI RUANG TERATAI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN

DINA ISTIANI
2020 · Thesis · Open Access

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. A DENGAN MASALAH UTAMA GANGGUAN PERSEPSI SENSORI: HALUSINASI PENDENGARAN DI RUANG TERATAI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN Abstrak Skizofrenia merupakan gangguan jiwa psikotik paling lazim dengan ciri hilangnya perasaan afektif atau respons emosional dan menarik diri dari hubungan antar pribadi normal. Sering kali diikuti dengan delusi (keyakinan yang salah) dan halusinasi (persepsi tanpa ada rangsang pancaindra). Tujuan penulis mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan pada Tn.M. Metode penulisan : deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, pada Tn. “M”. Hasil pengkajian klien terdapat 7 masalah keperawatan yaitu: Gangguan, Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran, Isolasi Sosial: Menarik Diri, Defisit Perawatan Diri: Berpakaian, Resiko Perilaku Kekerasan, Koping Individu Tidak Efektif, Kurang Pengetahuan Tentang Penyakit Jiwa, Regiment Terapeuik Inefektif. Dan 3 yang menjadi diagnosa prioritas yaitu: Ganggguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran, Isolasi Sosial: Menarik Diri, Defisit Perawatan Diri: Berpakaian. Kesimpulan: Terdapat kesenjangan salah satu intervensi yaitu dorong keterlibatan dalam aktivitas kelompok maupun terapi, klien mampu mengikuti terapi aktivitas kelompok namun klien tampak apatis sehingga diperlukan komunikasi terapeutik antara perawat dan klien untuk meningkatkan kemampuan interaksi klien dan pada saat pelaksanaan ada satu diagnosa yang intervensinya belum teratasi yaitu Halusinasi. Proses asuhan keperawatan klien membutuhkan stimulus dari perawat, untuk melakukan tindakan yang dianjurkan karena klien mampu melakukan dengan benar tetapi klien belum mampu melakukan secara mandiri, intervensi di delegasikan pada perawat ruangan. Diharapkan perawat mampu melanjutkan intervensi sesuai dengan yang diharapkan perawat agar indikator dapat teratasi.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. M DENGAN MASALAH UTAMA GANGGUAN PERSEPSI SENSORI: HALUSINASI PENDENGARAN DI RUANG TERATAI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN

WAHYUNI
2020 · Thesis · Open Access

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. M DENGAN MASALAH UTAMA GANGGUAN PERSEPSI SENSORI: HALUSINASI PENDENGARAN DI RUANG TERATAI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN Abstrak Skizofrenia merupakan gangguan jiwa psikotik paling lazim dengan ciri hilangnya perasaan afektif atau respons emosional dan menarik diri dari hubungan antar pribadi normal. Sering kali diikuti dengan delusi (keyakinan yang salah) dan halusinasi (persepsi tanpa ada rangsang pancaindra). Tujuan penulis mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan pada Tn.M. Metode penulisan : deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, pada Tn. “M”. Hasil pengkajian klien terdapat 7 masalah keperawatan yaitu: Gangguan, Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran, Isolasi Sosial: Menarik Diri, Defisit Perawatan Diri: Berpakaian, Resiko Perilaku Kekerasan, Koping Individu Tidak Efektif, Kurang Pengetahuan Tentang Penyakit Jiwa, Regiment Terapeuik Inefektif. Dan 3 yang menjadi diagnosa prioritas yaitu: Ganggguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran, Isolasi Sosial: Menarik Diri, Defisit Perawatan Diri: Berpakaian. Kesimpulan: Terdapat kesenjangan salah satu intervensi yaitu dorong keterlibatan dalam aktivitas kelompok maupun terapi, klien mampu mengikuti terapi aktivitas kelompok namun klien tampak apatis sehingga diperlukan komunikasi terapeutik antara perawat dan klien untuk meningkatkan kemampuan interaksi klien dan pada saat pelaksanaan ada satu diagnosa yang intervensinya belum teratasi yaitu Halusinasi. Proses asuhan keperawatan klien membutuhkan stimulus dari perawat, untuk melakukan tindakan yang dianjurkan karena klien mampu melakukan dengan benar tetapi klien belum mampu melakukan secara mandiri, intervensi di delegasikan pada perawat ruangan. Diharapkan perawat mampu melanjutkan intervensi sesuai dengan yang diharapkan perawat agar indikator dapat teratasi.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. D DENGAN HIPERTENSI DI RUANG PERAWATAN DAHLIA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN

NOVARIA TASIK PASERU
2020 · Thesis · Open Access

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. D DENGAN HIPERTENSI DI RUANG PERAWATAN DAHLIA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN ABSTRAK Hipertensi atau yang biasa disebut tekanan darah tingi merupakan peningkatan tekanan darah sistolik diatas batas normal yaitu lebih dari 140 mmHg dengan tekanan darah diastolik lebih daari 90. Peningkatan tekanan darah dipengaruhi oleh beberapa faktor resiko antara lain meliputi umur, jenis kelamin, riwayat keluarga, obesitas, kadar garam tinggi, dan kebiasaan hidup seperti merokok dan minuman beralkohol. Data menunjukkan sekitar 1,13 miliar orang di dunia menderita hipertensi. Artinya, 1 dari 3 orang di dunia terdiagnosis menderia hipertensi, hanya 36,8% diantaranya yang minum obat. Jumlah penderita hipertensi di dunia terus meningkat setiap tahunnya, diperkirakan pada 2025 akan ada 1,5 miliar orang yang terkena hipertensi. Diperkirakan juga setiap tahun ada 9,4 juta orang meninggal akibat hipertensi dan komplikasi di Indonesia, hasil survei indikator kesehatan nasional tahun 2016 menunjukkan prevalensi hipertens meningkat menjadi 32,4%. Tujuan umum pembuatan laporan tugas akhir ini adalah menciptakan pelayanan asuhan keperawatan yang berkualitas dengan indikator teratasinya masalah yang terkait dengan kebutuhan dasar manusia pada klien. Penulis dapat memahami konsep dan teori yang berkaitan dengan hipertensi serta memperoleh gambaran yang nyata terhadap pelaksanaan asuhan keperawatan pada Ny.D dengan diagnosa medis Hipertensi di Ruang Dahlia RSUD Tarakan melalui proses pendekatan asuhan keperawatan secara holistik dan komperhensif. Metode penulisan ini menggunakan metode deskriptif dengan tipe studi kasus, yang menggambarkan keadaan yang sedang terjadi dan hanya berfokus pada satu kasus secara infentif, di mulai dari pengumpulan data, klasifikasi data, analisa data, merumuskan diagnosa keperawatan, intervensi atau rencana keperawatan, dan implementasi atau tindakan yang sudah di laksanakan.

Asuhan Keperawatan Pada Ny.S Dengan Diagnosa Medis Gagal Ginjal Kronik Diruang Dahlia B Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan

NOVIA KUSUMA LESTARI
2020 · Thesis · Open Access

Penyakit gagal ginjal kronik merupakan masalah besar dunia karena bersifat menetap dan sulit disembuhkan. Prevalensi penyakit gagal ginjal kronik didunia pada tahun 2013 sebanyak 3.200.000 orang (Fresenius Medical Care, 2013). Angka kematian akbat gagal ginjal kronik terus meningkat dibanyak negara temasuk indonesia. Prevalensi gagal ginjal kronik berdasarkan diagnosis dokter di indonesia pada tahun 2013 sebanyak 504.248 orang atau sebesar 0,2%, sedangkan di kalimantan utara sebesar 0,1% penderita gagal ginjal kronik. (Dep.Kes RI. 2017). Dalam penulisan laporan tugas akhir ini menggunakan metode deskriptif, tipe studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi serta studi kepustakaan. Pemberian asuhan keperawatan menggunakan langkah proses keperawatan meliputi: pengkajian, diagnosa, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hal ini dilakukan agar memperoleh gambaran dan meningkatkan kemampuan penerapan asuhan keperawatan pada kasus Gagal Ginjal Kronik seperti studi kasus asuhan keperawatan pada Ny.S dengan diagnosa Gagal Ginjal Kronik yang dirawat diruang Dahlia B RSUD Tarakan. Pada penerapan asuhan keperawatan terdapat kesenjangan antara teori dan kasus pada Ny.S meliputi tanda dan gejala, pemeriksaan penunjang, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Sedangkan pada evaluasi hasil didapatkan 4 diagnosa yang teratasi dan 2 diagnosa yang tidak teratasi, diagnosa yang teratasi adalah defisit nutrisi berhubungan dengan ketidakmampuan mencerna makanan, intoleransi aktivitas berhubungan dengan kelemahan, gangguan pola tidur berhubungan dengan kurang kontrol tidur, defisit pengetahuan berhubungan dengan kurang terpapar informasi.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. C DENGAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUANG DAHLIA B RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN

SELVIA SYAMSIAH SARI
2020 · Thesis · Open Access

Diabetes melitus merupakan penyakit yang disebabkan oleh gangguan metabolisme yang ditandai dengan peningkatan gula darah yang disebut dengan kondisi hiperglikemia (American Diabetes Association, 2018). Diabetes melitus dikenal sebagai silent killer karena sering tidak disadari oleh penyandangnya dan saat diketahui sudah terjadi komplikasi. International Diabetes Federation (IDF) menyebutkan bahwa prevalensi diabetes melitus di dunia adalah 1,9% dan telah menjadikan DM sebagai penyebab kematian urutan ke tujuh di dunia, sedangkan 2013 angka kejadian diabetes di dunia adalah sebanyak 382 juta jiwa dimana proposi kejadian DM tipe 2 adalah 95% dari populasi dunia. Prevalensi kasus diabetes melitus tipe 2 sebanyak 85-90% .Menurut Konsensus Perkeni 2015 dalam Riskesdas 2018 prevalensi diabetes melitus pada penduduk umur ≥15tahun terdapat 10.9%. kasus diabetes melitus di Kalimantan Utara pada tahun 2018 terdapat 1.7% kasus. Dari data tersebut yang menjadi latar belakang penulis mengambil kasus Diabetes Melitus Tipe 2 dalam penulisan Laporan Tugas Akhir. Dalam penyusunan laporan tugas akhir ini penulis menggunakan studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan tahapan pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi dan evaluasi. Tujuan umum laporan tugas akhir ini adalah mendapatkan pengalaman nyata asuhan keperawatan yang dilakukan secara holistik dan komprehensif. Subjek penelitian adalah Ny. C dengan Diabetes Melitus Tipe 2 di Ruang Dahlia B RSUD Tarakan dari tanggal 28 Oktober 2019 sampai dengan 30 Oktober 2019. Hasil yang didapatkan terdapat lima diagnosis keperawatan yang dapat ditegakkan pada Ny. C, bersihan jalan nafas tidak efektif, ketidakstabilan kadar glukosa darah, gangguan mobilitas fisik, gangguan intergritas kulit, dan defisit pengetahuan. Penulis menyimpulkan bahwa terdapat kesenjangan yang terdapat antara teori dan kasus pada Ny. C dimulai dari pengkajian, diagnosis, intervensi harus disesuaikan dengan kondisi dan sarana prasarana. Evaluasi hasil yang didapatkan satu diagnosis keperawatan teratasi, dan empat diagnosis keperawatan yang belum teratasi.

IMPROVING STUDENTS’ SPEAKING SKILL BY USING STORYTELLING TECHNIQUE AT TENTH GRADE OF SMA FRATER DON BOSCO TARAKAN IN ACADEMIC YEAR 2018/2019

RAMADANIA
2020 · Thesis · Open Access

Abstrak The purpose of this research was to find out the effectiveness of using storytelling techniques in improving the speaking skills of tenth grade students at the SMA Frater Don Bosco Tarakan. This study used a pre-experimental design.Its population was all tenth grade students of the school in the 2018/2019 school year. using A purposive sampling technique, 29 students of class X IPS B were taken the sample. The instrument used to collect data was a speaking test. the data were analyzed using descriptive analysis with the help of SPSS 24.0. The results of the study showed that there was a difference in the mean score between the pretest and posttest. The pretest score was 57.52 and the post-test score was 74.34. There was an increase by 16,828 points. The result of the paired sample t-test indicated that the absolute t-value was 10,909 and the critical t-value was 2,048. As the absolute t-value was higher than the critical t-value, the Ha was accepted or the H0 was rejected. It was concluded that the use of storytelling techniques was effected in increasing the speaking skills of the tenth grade students of SMA Frater Don Bosco Tarakan. Tujuan dari penelitiaan ini adalah untuk mencari kefektifan dari menggunakan Teknik storytelling untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas sepuluh di SMA Frater Don Bosco Tarakan. Desain dari penelitian ini adalah pra eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X siswa SMA Frater Don Bosco Tarakan. Tahun pelajaran 2018/2019. Peneliti menggunakan purposive sampling dalam menentukan sample. Siswa kelas X IPS B yang terdiri dari 29 siswa adalah sample dalam penelitian ini. Instrumen yang digunakan untuk mengambil data dalam penelitian ini adalah tes berbicara. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif analisis dengan bantuan SPSS 24.0 . Hasil dari analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai rata- rata antara pre test dan post test. Nilai pre test 57,52 dan nilai post test adalah 74,34. Terdapat peningkatan nilai rata- rata sebesar 16.828. Hasil dari paired sample test adalah t test = 10.909 dan t table adalah 2.048. Hasil t test lebih tinggi dari t table. Dengan demikian dapat disimpilkan Ha diterima dan H0 ditolak. Berdasarkan hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa penggunaan Teknik storytelling dalam keterampilan berbicara membawa pengaruh terhadap peningkatan penguasaan dan keterampilan berbicara siswa kelas X IPS B SMA Frater Don Bosco Tarakan 2018/2019.