NOVIANA SARI SIMAMORA
2022 · Thesis · Open Access
Rumusan masalah dalam penelitian ini, adalah bagaimana Rancangan bimbingan karir di SMP Negeri 8 Tarakan. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini, adalah untuk mendeskripsikan Rancangan bimbingan karir di SMP Negeri 8 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data, yakni menggunakan trianggulasi data, analisis data dengan Trianggulasi, memadukan hasil observasi, wawancara serta studi dokumentasi yang telah didapatkan selama melaksanakan penelitian. Hasil Penelitian menyebutkan bahwa Rancangan bimbingan karir di SMP Negeri 8 Tarakan, menggunakan tahapan yang menjadi indikator penelitian. Tahap rancangan bimbingan karir, adalah a) tahap persiapan yang terdiri dari, melakukan assesmen kebutuhan, mendapatkan dukungan lingkungan sekolah, dan menetapkan dasar perencanaan program. b) tahap perancangan terdiri dari penyusunan program tahunan dan program semester.
ITA PURNAMA SARI
2022 · Thesis · Open Access
Ikan cupang merupakan ikan hias yang mempunyai nilai komersial yang cukup tinggi baik untuk pasar dalam negeri maupun pasar ekspor. Meningkatkan pertumbuhan ikan cupang diperlukan pakan yang berkualitas. Pakan adalah salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ikan karena pakan berfungsi sebagai pemasok energi untuk meningkatkan pertumbuhan dan mempertahankan kelangsungan hidup. Pertumbuhan adalah pertambahan panjang atau berat dalam kurun waktu tertentu. Pertumbuhan dalam individu diperoleh dari penambahan jaringan akibat penambahan sel secara mitosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengkayaan MOL pada Artemia salina dengan konsentrasi yang berbeda terhadap pertumbuhan ikan cupang (Betta sp). Penelitian ini menggunakan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap, yang terdiri dari empat perlakuan dan tiga pengulangan. Pemberian pakan Artemia salina yang diperkaya dengan perendaman MOL selama 3 jam dengan konsentrasi yang berbeda (20%, 40% dan 60%). Parameter yang diamati meliputi; Pengamatan pertambahan berat, kelangsungan hidup ikan (SR) dan kualitas air (pH dan suhu). Perlakuan penambahan perendaman MOL pada Artemia salina dengan konsentrasi 20, 40 dan 60 % menunjukan hasil yang tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap pertumbuhan berat mutlak larva ikan cupang bila dibandingkan dengan kontrol yang tidak diperkaya MOL. Kelangsungan hidup larva ikan cupang selama pemeliharaan 30 hari menunjukan hasil SR yang baik disetiap perlakuan dengan jumah larva 12 ekor. Kelangsungan hidup larva ikan cupang pada akhir penelitian adalah 100%. Kualitas air yang didapatkan masih dalam kisaran normal pada suhu 27 - 28°C dan Ph 6 – 7. Penambahan perendaman MOL pada Artemia salina dapat dijadikan sumber pakan alternatif untuk kegiatan pertumbuhan pada ikan cupang.
ILHAM
2022 · Thesis · Open Access
Mahkamah Agung (MA) mengeluarkan Peraturan Mahkamah Agung (Perma) No. 2 Tahun 2015 tentang Tata Cara Penyelesaian Gugatan Sederhana (Perma Gugatan Sederhana) yang ditetapkan pada tanggal 7 Agustus 2015 oleh Ketua MA. Terbitnya Perma Gugatan Sederhana merupakan salah satu respon atas keinginan masyarakat yang membutuhkan prosedur penyelesaian sengketa yang lebih sederhana, cepat, dan biaya ringan, terutama dalam hubungan hukum yang bersifat sederhana. Penyelesaian gugatan sederhana adalah tata cara pemeriksaan di persidangan terhadap gugatan perdata dengan nilai gugatan materil paling banyak Rp 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) yang diselesaikan dengan tata cara dan pembuktiannya sederhana. Aturan mengenai gugatan sederhana terbit untuk mempercepat proses penyelesaian perkara sesuai asas peradilan sederhana, cepat, biaya ringan. Tujuan lain dengan adanya Perma Gugatan Sederhana merupakan salah satu cara mengurangi volume perkara di pengadilan. Perbedaan yang paling jelas antara gugatan sederhana dengan gugatan pada umumnya adalah nilai kerugian materil yang lebih khusus ditentukan pada gugatan sederhana, yakni maksimal Rp 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah). Sedangkan pada gugatan pada perkara perdata biasa, nilai kerugian materil tidak dibatasi besarnya. Di samping itu, gugatan sederhana ini diperiksa dan diputus oleh hakim tunggal dalam lingkup kewenangan peradilan umum. Yurisdiksi Gugatan sederhana termasuk dalam kewenangan atau ruang lingkup peradilan umum. Tidak semua perkara dapat diselesaikan dengan mengajukan Gugatan sederhana karena telah ditentukan batasan-batasan perkara yang masuk dalam kategori Gugatan sederhana. Semua materi PERMA Nomor 2 Tahun 2015 sudah sesuai dan telah diterapkan di banyak negara. Seperti, jangka waktu penyelesaiannya terbatas, dengan hakim tunggal, ada batasan nilai gugatan, dan putusan final di tingkat pertama.
EMBA MUH. ZYAHWIN
2022 · Thesis · Open Access
KEWENANGAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DALAM PENGAWASAN BADAN USAHA MILIK DESA ABSTRAK Defenisi desa menurut Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat, berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal-usul, dan/atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebagai penanggungjawab Pemerintahan di Desa, Pemerintah Desa menyusun banyak strategi untuk memajukan perekonomian Desa. Salah satunya adalah dengan cara mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang juga merupakan amanah dari peraturan perundang-undangan. Penelitian Skripsi ini bertujuan untuk menjawab persoalan yang diteliti oleh penulis yaitu bagaimana kewenangan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam pengawasan terhadap anggaran BUMDes serta bagaimana implikasi hukum dari Pertanggungjawaban anggaran BUMDes berdasarkan peraturan perundang-undangan. Penelitian ini adalah dilakukan dengan tipe penelitian Yuridis Normatif dengan menggunakan Pendekatan Perundang-Undangan (Statute Approach) dan Pendekatan Konseptual (Conseptual Approach). Hasil dari Penelitian yang penulis lakukan dapat diketahui bahwa kewenangan BPD dalam mengawasi anggaran BUMDes tidak secara langsung dijelaskan dalam Permendes PDTT No. 4 Tahun 2015 namun terdapat bentuk pengawasan BPD terhadap kinerja Pemerintah Desa dalam hal ini Kepala Desa dalam membina pengelolaan BUMDes. Adapun berdasarkan Pasal 59 ayat (3) PP No. 11 Tahun 2021, dengan disampaikannya laporan sebagai bentuk pertanggungjawaban dari BUMDes akan melahirkan keadaan hukum berupa pembebasan tanggungjawab penasihat, pelaksana operasional dan pengawas atas pelaksanaan tugas dan wewenang dalam tahun buku yang berakhir.
ERINNA PUTRI MAHARANI
2022 · Thesis · Open Access
Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan media pembelajaran berupa aplikasi Si Cerdik (Cerdas Mendidik) yang layak untuk digunakan dalam pembelajaran, yang ditinjau dari validasi media, materi dan juga bahasa. Selain itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ketertarikan siswa terhadap media aplikasi Si Cerdik (Cerdas Mendidik). Prosedur penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas 5 tahapan yaitu Analysis (analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), Evaluation (Evaluasi). Hasil validasi yang telah dilakukan terhadap ahli media diperoleh persentase sebesar 92%, ahli materi sebesar 90%, ahli bahasa 90%. Hasil validasi yang dilakukan menunjukkan bahwa media aplikasi Si Cerdik (Cerdas Mendidik) berada pada kategori sangat layak digunakan dalam pembelajaran. Hasil uji coba ketertarikan siswa terhadap media aplikasi Si Cerdik (Cerdas Mendidik) memperoleh persentase sebesar 84% pada uji coba terbatas, dan 94% pada uji coba pemakaian produk akhir. Hasil dari uji coba terbatas dan juga uji coba pemakaian menunjukkan bahwa siswa merasa sangat tertarik terhadap media aplikasi Si Cerdik (Cerdas Mendidik).
ANNASRULLAH
2022 · Thesis · Open Access
Perjudian dengan cara sabung ayam merupakan suatu tindak pidana yang sangat meresahkan masyarakat, Pasal 303 ayat (3) KUHP menyatakan bahwa perjudian sebagai suatu permainan yang keuntungannya bergantung pada keberuntungan saja termasuk pula ketika pemainnya lebih pintar bermain judi saja. Di Kota Tarakan permainan judi dengan cara sabung ayam ini masih sering terjadi. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui Apakah peran kepolisian Polres Kota Tarakan dalam penanggulangan tindak pidana perjudian sabung ayam di Kota Tarakan dan Apakah yang menjadi kendala kepolisian dalam penanggulangan tindak pidana perjudian sabung ayam di Kota Tarakan dan upaya Polres dalam mengatasi kendala tersebut. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris yaitu dengan melakukan pengkajian atas teori-teori dan melakukan study lapangan terkait penerapan aturan hukum yang ada. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan cara wawancara dan menggunakan kuisioner. Sumber data diperoleh dari Polres Kota Tarakan Penelitian menggunakan analisasi dara deskriptif kualitatif dengan cara memahami, menjelaskan, menentukan dan memperoleh gambaran mendapam tentang permasalahan yang sedang diteliti. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa peranan kepolisian yaitu upaya prefentif melakukan patroli guna mencegah terbentuknya arena yang akan dijadikan sebagai tepat sabung ayam dan upaya represif yaitu menegakkan aturan yaitu segera menindaklanjuti laporan masyarakat atas dugaan adanya suatu tindak pidana sabug ayam disuatu daerah. Kendala yang dihadapi oleh Kepolisian adalah terkadang aduan oleh masyarakat informasinya kurang akurat, dan informasi patroli sering kali bocor atau disadari oleh para pemain sabung sehingga saat Kepolisian sampai dilokasi kejadian para pemain sabung ayam telah melarikan diri terlebih dahulu.
DULIMA
2022 · Thesis · Open Access
Sektor pertanian budidaya di Tarakan Barat didominasi tanaman sayuran yang rentan terhadap serangan Organisme Pengganggu Tanaman sehingga berakibat pada penurunan produksi. Salah satu OPT yang berkaitan langsung dengan budidaya sayuran adalah gulma dengan segala jenis, dampak, dan biologinyaa. Oleh sebab itu perlu tindakan identiikasi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi keragaman gulma dengan mengetahui spesies gulma dan spesies gulma yang dominan dimana pelaksanaan penelitian ini pada lahan budidaya tanaman sayuran di Kecamatan Tarakan Barat yang berlangsung dari bulan Januari 2021 hingga Februari 2021. Pengambilan sampel gulma menggunakan metode kuadrat secara acak, sebanyak 50 sampel dengan ukuran petakan 1 m x 1 m. Hasil penelitian menemukan 38 jenis/spesies gulma, 24 spesies termasuk gulma golongan berdaun lebar, 10 spesies rumputan dan 4 jenis diantaranya golongan tekian. Spesies gulma dominan ialah gulma Eleusin indica dengan nilai SDR tertinggi sebesar 13,82.
DIANA SUSILAWATI
2022 · Thesis · Open Access
Produksi semangka mengalami penurunan sebesar 3,54% pada ahun 2018. Yang merupakan dampak dari adanya OPT (Organisme Pengganggu Tanaman). Upaya untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman baik kualitas maupun kuantitas maka perlu dilakukan pemeliharaan terhadap tanaman semangka khususnya pada kegiatan pengendalian serangga hama. Untuk memperoleh informasi mengenai serangga hama khususnya yang menyerang tanaman semangka maka perlu dilakukan identifikasi serangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis serangga hama yang menyerang tanaman semangka dan mengetahui jenis kerusakan yang diakibatkan oleh serangga hama pada Tanaman semangka. Skripsi ini menggunakan metode koleksi aktif dan koleksi pasif, koleksi aktif menggunakan pengambilan secara langsung dan koleksi pasif merupakan metode koleksi menggunakan perangkap seperti pitfall trap dan yellow trap. Serangga yang diperoleh selanjutnya di identifikasi dan di analisis secara deskriptif. Data yang didapatkan pada saat penelitian dikumpulkan dengan survei di lapangan dan pengamatan lokasi yang dijadikan tempat penelitian dengan menggunakan plot-plot pengamatan. Terdapat 8 jenis hama yang menyerang tanaman semangka pada lahan penelitian yaitu Walang sangit (Leptocorisa acuta) , Belalang kayu (Valanga Nigricoris), Belalang hijau (Oxya hyla), Kutu daun (Aphis gossypii sp.), Kumbang daun (Aulacophora simillis) , Lalat buah (Bactrocera dorsalis), Ulat daun (Plutella xylostella), Gangsir/jangkrik (Gryllotalpa orientalis). Terdapat 3 jenis kerusakan yang diakibatkan oleh serangga hama yaitu mengeritingnya daun yang diakibatkan oleh serangga hama berordo hemipteran dengan tipe mulut penusuk-penghisap, Daun berlubang dan robek yang diakibatkan oleh serangga hama berordo ortoptera dengan tipe mulut pengigit – pengunyah, kemudian bolongnya buah tanaman yang diakibatkan oleh serangan lalat buah.
A.SUPARDI
2022 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui saluran pemasaran Roti Panas UD. An-Nur Bakery di Desa Sei. Pancang Kecamatan Sebatik Utara Kabupaten Nunukan (2) Untuk mengetahui marjin pemasaran Roti Panas UD. An-Nur Bakery di Desa Sei. Pancang (3) Untuk mengetahui Farmer’ s Share Roti Panas UD. An-Nur Bakery di UMKM Desa Sei. Pancang Kecamatan Sebatik Utara. (4) Untuk mengetahui efisien saluran pemasaran Roti Panas UD. An-Nur Bakery di Desa Sei Pancang Kecamatan Sebatik Utara. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode Snowball sampling. Lokasi penelitian ini di Desa Sei. Pancang. penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat dua saluran pemasaran yaitu saluran pemasaran tingkat nol adalah Produsen-konsumen, sedangkan pada saluran pemasaran tingkat I adalah produsen-pengecer-konsumen. Berdasarkan hasil perhitungan marjin pemasaran pada saluran pemasaran tingkat nol mulai dari produsen – konsumen diperoleh total marjin sebesar Rp.0 pada roti tawar dan pada roti varian rasa sebesar Rp.0. Sedangkan pada saluran pemasaran tingkat I mulai dari Produsen-Pengecer diperoleh total marjin sebesar Rp.0 Pada roti tawar dan total marjin pada roti varian rasa sebesar Rp.0. Sedangakan Pengecer-konsumen diperoleh total marjin sebesar Rp.2.000 Pada roti tawar dan total marjin pada roti varian rasa sebesar Rp.1.000. Berdasarkan analisis perhitungan Farmer’s share di saluran Pemasaran tingkat nol yaitu Roti tawar adalah 100%, dan pada roti varian rasa adalah 100% saluran pemasaran Tingkat I yaitu 83% roti tawar serta roti varian rasa yaitu 83% karena farmer’s Share, analisis perhitungan efisien saluran pemasaran pada roti tawar yaitu 0% dan roti varian rasa yaitu 0% pada tingkat nol sedangkan pada tingkat I yaitu roti tawar 20% serta roti varian rasa yaitu 20%, Berdasarkan hasil analisis pada saluran pemasaran tingkat I dikatakan efisiensi karena saluran pemasaran tingkat I lebih rendah efisiensinya. Kata kunci : Roti panas, Saluran Pemasaran, Marjin Pemasaran, Farmer’s Share, Efisiensi saluran Pemasaran.
FARAHNAZ AS'RULLIA
2022 · Thesis · Open Access
Tanaman puring atau kroton (Codiaeum variegatum) adalah tanaman hias pekarangan populer berbentuk perdu dengan bentuk dan warna daun yang sangat bervariasi. Salah satu usaha pembudidayaan tanaman hias yang menjadi perhatian adalah memperbanyak tanaman hias yaitu dengan cara stek pada tanaman. Permasalahan yang sering terjadi dalam melakukan stek yaitu kualitas bibit yang kurang baik dan teknik pengambilan bibit yang salah. Maka dari itu untuk memperoleh pertumbuhan pada tanaman puring koi dilakukan dengan pemberian ZPT Root On-F. Penelitian ini menggunakan percobaan faktorial dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan kombinasi perlakuan yang berbeda. Terdapat 12 perlakuan, masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama yaitu ZPT Root On-F terdiri dari 3 taraf yaitu Z1 = 300mg, Z2 = 200mg, Z3 = 100mg dan faktor kedua yaitu panjang stek terdiri dari 3 taraf P1 = 11cm, P2 = 8cm, P3 = 5cm. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, dan panjang akar, kemudian hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis sidik ragam dan diuji lanjut dengan uji jarak berganda DMRT taraf 5%. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa perlakuan yang telah diberikan tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman puring koi.
SRI YULIANI
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Indonesia merupakan negara kepulauan dengan banyaknya pulau dan dan luasnya lautan, hal ini menyebabkan transportasi laut dan jasa pelayaran sebagai media penghubung yang sangat penting. Usaha untuk memberikan fasilitas pelayanan umum yang layak bagi masyarakat terkhususnya dibidang pelayaran. Maka dibentuklah Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran yang berisi tentang peraturan mengenai pelayaran yang untuk menjamin keselamatan dan keamanan dalam pelayaran. Pada skripsi ini yang menjadi permasalahan adalah regulasi keselamatan dan keamanan pelyaran dimasa pandemi Covid-19 dan faktor pendukung dan faktor penghambat pelaksanaan regulasi keselamatan dan keamanan pelayaran dimasa pandemi Covid-19. skripsi ini menggunakan penelitian normatif terhadap kaidah-kaidah hukum penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder.data primer yang digunakan adalah perundang-undangan yang berkaitan dengan keselamatan dan keamanan pelayaran. Data sekunder yang digunakan adalah buku-buku, artikel dan jurnal. Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini mengenai regulasi keselamatan dan keamanan pelayaran dimasa pandemi Covid-19 ialah berbagai macam regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah maupun lembaga yang berwenang sekiranya dapat memutus rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia. Faktor pendukung dan penghambat terlaksananya regulasi keselamatan dan keamanan pelayaran dimasa pandemi Covid-19 ialah masyarakat merupakan faktor pendukung dalam terlaksananya regulasi keselamatan dan keamanan pelayaran dimasa pandemi Covid-19 dengan mematuhi segala protokol kesehatan yang diberlakukan dan yang menjadi faktor pendukung juga TNI/POLRI serta tenaga medis sebagai garda terdepan dalam penanggulangan pandemi Covid-19. Masyarakat selain menjadi faktor pendukung juga dapat menjadi faktor penghambat dari pelaksanaan regulasi keselamatan dan keamanan pelayaran dimasa pandemi Covid-19 hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap bahayanya Covid-19 sehingga mengganggap remeh terhadap regulasi terkait protokol kesehatan yang telah diberlakukan.
ZULFIKAR BIN LAMBO
2022 · Thesis · Open Access
Analisis resiko produksi usaha sarang burung wallet(collacalia fuciphagus) Di kecamatan Betayau Kabupaten Tana Tidung
NUR HAZLINA
2022 · Thesis · Open Access
-
RINA HANDA YADI
2022 · Thesis · Open Access
-
MELI SARAH
2022 · Thesis · Open Access
Keterlibatan lembaga dalam pemasaran produk pangan olahan lokal di Kota Tarakan sangat penting sebagai salahsatu penunjang dalam keberhasilan usaha yang dilakukan oleh pelaku usaha kecil dan menengah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi lembaga apa saja yang berperan dan model struktural peran lembaga pemasaran produk pangan olahan lokal di Kota Tarakan. Metode penentuan sampel menggunakan Purposive Sampling dengan menggunakan key informan sebanyak 7 orang dari berbagai lembaga/instansi terkait. Dengan teknik pengolahan data menggunakan metode deskriptif kualitatif, Interpretative structural modelling (ISM). Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 8 Lembaga yang berperan dalam pemasaran produk pangan olahan lokal di kota Tarakan adalah (1) Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (2) UMKM Center (3) Dinas Kesehatan (4) Gerai Pangan (5) Toko/Café Swasta (6) Ekspedisi (JNE/JNT) (7) Dinas ketahanan pangan dan pertanian (8) Dinas Pariwisata. 5 tingkatan level sesuai dengan hasil Reachability Matrix (RM) yang telah dianalisis bahwa lembaga di level 5 dengan bobot driver power paling besar (DP = 1,00) adalah lembaga kunci yaitu Toko/Café Swasta dan Dinas Kesehatan. Level 4 dengan bobot driver power (DP=0,88) adalah Gerai Pangan dan UMKM center, level 3 dengan bobor driver power (DP=0,75) yaitu Dinas koperasi, Usaha kecil dan menengah, perindustrian dan perdagangan. Kemudian lembaga-lembaga yang berada di posisi level 2 dengan bobot driver power (DP=0,38) yaitu dinas pariwisata dan ekspedisi (JNT/JNE) serta di posisi level 1 dengan bobot driver power (DP=0,13) adalah dinas ketahanan pangan dan pertanian.
FARIS ANDRIAN PURNOMO
2022 · Thesis · Open Access
Analisis Efisiensi Teknis Penggunaan Input Produksi Pada Usaha Tani Sawi (Brassica juncea L) Di Desa Gunung Putih Kecamatan Tanjung Palas
ASDAR
2022 · Thesis · Open Access
Asdar 1740303012 “Studi Laju Korosi Plat Baja Hitam Dengan Penambahan Inhibitor Allium Sativum Solo Garlic Di Lingkungan Air Laut” ABSTRAK Bawang Lanang dengan nama ilmiah “Allium Sativum solo garlic” dapat di pergunakan sebagai inhibitor organik karena dapat menurunkan laju korosi logam dan ramah lingkungan. Material yang di gunakan adalah plat baja hitam termasuk baja karbon rendah yang rentan dan cepat terkena korosi di lingkungan air laut. Laju korosi logam dan efesiensi inhibitor didapatkan dari uji weight loss selama interval 5 hari, 10 hari, 15 hari, 20 hari, 25 hari dan 30 hari. Variasi inhibitor yang digunakan yaitu 0 ppm, 50 ppm, 100 ppm, 150 ppm, 200 ppm. Sedangkan mekanisme kerja inhibitor di analisa melalui uji foto makro dan uji FTIR. Berdasarkan pengujian 4 konsentrasi inhibitor tersebut diperoleh hasil terbaik dan terburuk. Hasil uji weight loss dan efisiensi menunjukkan nilai laju korosi tertinggi dengan penambahan inhibitor Allium sativum solo garlic sebesar 200 ppm yaitu 0,12 mm/year, dengan efisiensi terendah 15,39%. Sedangkan nilai laju korosi terendah dengan penambahan inhibitor Allium sativum solo garlic sebesar 100 ppm yaitu 0,06 mm/year dengan efisiensi tertinggi 56,78%. Mekanisme kerja inhibitor agar dapat melindungi plat baja hitam dari korosi dalam lingkungan air laut. Inhibitor Allium sativum solo garlic dapat teradsorpsi pada permukaan plat baja hitam dan juga dapat menurunkan laju korosi.
NURHAYATI
2022 · Thesis · Open Access
Integrated fertilization is an alternative to increase soil and plant productivity on marginal lands. The integrated fertilization principle is to combine and apply inorganic and organic fertilizers simultaneously, aiming to add nutrients into the soil and improve soil propoerties. This study aimed to determine the composition of integrated organic and inorganic fertilizers for the best growth and yield of asparagus bean. This experimental research was carried out in the field using a randomized block design (RAK), consisting of the following seven treatments: T0 (Without fertilizer), T1 (Chicken manure fertilizer), T2 (Shrimp waste), T3 (Chicken manure+urea+TSP+KCL), T4 (Cicken manure+phonska), T5 (Shrimp waste fertilizer+Urea+TSP+KCL) and T6 (Shrimp waste fertilizer+phonska). The parameters observed were plant height, stem diameter, flowering age, pod length, and pod weight. The data obtained were analyzed using an F test, and for data influenced by the treatment were then tested at BNT level 5%. The results showed that the application of integrated organic and inorganic fertilizers treatment only affected plant height at 2 WAP and pod length, while no effect was found in any other parameters. Despite statistically no significant effect, in general, integrated inorganic and organic fertilization with shrimp waste+urea+TSP+KCL (T5) presented the best asparagus bean pod weight compared to the other treatments with a value of 143.7 gr. Keyword: integrated fertilization, phonska, shrimp waste
ESTER YENIKE JULIYANI
2022 · Thesis · Open Access
This research aimed to determine the understanding of career maturity of grade XII science students of SMA Negeri 2 Tarakan. Through career maturity, a person evaluated his/her abilities and interests, considered any career opportunities, set his/her career goals, and planned his/her practical development activities. This research used a quantitative approach and a descriptive survey. The research population was 177 students. The researcher used a career maturity scale. The research samples were 122 students who were taken using a random sampling technique. The data were analyzed using a descriptive statistical technique. The results showed that the students’ career maturity in SMA Negeri 2 Tarakan was 48.36% (Low), indicating that the understanding of career maturity in grade XII science students of SMA Negeri 2 Tarakan had low adaptability in evaluating their abilities and interests, were able to take alternative career opportunities into consideration, unable to set their career goals, unable to fit job, either regarding appropriate job selection and training selection, and unable to plan their career activities to improve their individual quality and not self-reliant in making appropriate and effective career decisions.
JUSTIKA FAUZAN LESTARI
2022 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran pelaksanaan layanan bimbingan kelompok di SMA Negeri 2 Tarakan. Bimbingan kelompok adalah suatu layanan yang memungkinkan sejumlah peserta didik secara bersama-sama melalui dinamika kelompok dan memperoleh bahan dari narasumber kemudian membahas secara bersama-sama yang dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan diri peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survey yang bersifat deskriptif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 105 siswa yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu penyebaran skala, dan instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala bimbingan kelompok. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis data deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan layanan bimbingan kelompok di SMA Negeri 2 Tarakan mencapai 53% (Tinggi), yang berarti bahwa pelaksanaan bimbingan kelompok di SMA Negeri 2 Tarakan sudah dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan tahapan yang ada.