Abstrak
Ikan cupang merupakan ikan hias yang mempunyai nilai komersial yang cukup tinggi baik untuk pasar dalam negeri maupun pasar ekspor. Meningkatkan pertumbuhan ikan cupang diperlukan pakan yang berkualitas. Pakan adalah salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ikan karena pakan berfungsi sebagai pemasok energi untuk meningkatkan pertumbuhan dan mempertahankan kelangsungan hidup. Pertumbuhan adalah pertambahan panjang atau berat dalam kurun waktu tertentu. Pertumbuhan dalam individu diperoleh dari penambahan jaringan akibat penambahan sel secara mitosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengkayaan MOL pada Artemia salina dengan konsentrasi yang berbeda terhadap pertumbuhan ikan cupang (Betta sp). Penelitian ini menggunakan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap, yang terdiri dari empat perlakuan dan tiga pengulangan. Pemberian pakan Artemia salina yang diperkaya dengan perendaman MOL selama 3 jam dengan konsentrasi yang berbeda (20%, 40% dan 60%). Parameter yang diamati meliputi; Pengamatan pertambahan berat, kelangsungan hidup ikan (SR) dan kualitas air (pH dan suhu). Perlakuan penambahan perendaman MOL pada Artemia salina dengan konsentrasi 20, 40 dan 60 % menunjukan hasil yang tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap pertumbuhan berat mutlak larva ikan cupang bila dibandingkan dengan kontrol yang tidak diperkaya MOL. Kelangsungan hidup larva ikan cupang selama pemeliharaan 30 hari menunjukan hasil SR yang baik disetiap perlakuan dengan jumah larva 12 ekor. Kelangsungan hidup larva ikan cupang pada akhir penelitian adalah 100%. Kualitas air yang didapatkan masih dalam kisaran normal pada suhu 27 - 28°C dan Ph 6 – 7. Penambahan perendaman MOL pada Artemia salina dapat dijadikan sumber pakan alternatif untuk kegiatan pertumbuhan pada ikan cupang.