Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

6.754 item publik

Publikasi

Halaman 222 dari 338

Penerapan Pendekatan Lingkungan Pada Pembelajaran Tematik Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas IV B SDN 001 Nunukan Selatan

FIRDA DAMAYANTI
2023 · Thesis · Open Access

Pembelajaran tematik dengan menggunakan pendekatan lingkungan merupakan suatu pembelajaran dengan memanfaatkan lingkungan alam sekitar sebagai sumber belajar atau media belajar. Permasalahan pada penelitian ini yaitu kurangnya keaktifan belajar siswa, sehingga peneliti tertarik untuk menghubungkan antara pendekatan lingkungan dengan pembelajaran tematik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa dengan menerapkan pendekatan lingkungan pada pembelajaran tematik. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian kelas IV B SDN 001 Nunukan Selatan yang terdiri atas 28 siswa. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus dengan tahapan-tahapan setiap siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan pendekatan lingkungan pada pembelajaran tematik dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV B SDN 001 Nunukan Selatan. Pada siklus I hasil penilaian keaktifan belajar yang diperoleh sebesar 68% siswa yang aktif dari jumlah keseluruhan siswa dan pada siklus II mengalami peningkatan mencapai 75% siswa yang aktif dari jumlah keseluruhan siswa. Kemudian keterlaksanaan pembelajaran yang diperoleh pada siklus I sebesar 80% dengan kategori baik dan pada siklus II meningkat menjadi 90% dengan kategori sangat baik. Adapun hasil keaktifan belajar siswa telah mencapai indikator keberhasilan sehingga penelitian ini dikatakan berhasil dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV SDN 001 Nunukan Selatan.

Strategi Pengembangan Usaha Budidaya Rumput Laut (Studi Kasus di Tanjung, Kelurahan Nunukan Barat Kabupaten Nunukan)

DARWIN RANTE
2023 · Thesis · Open Access

Pengembangan budidaya rumput laut di Indonesia memiliki potensi dan peran strategis meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Produksi rumput laut Indonesia mampu memberikan kontribusi terbesar pada sektor perikanan. Pada penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui faktor-faktor internal dan eksternal yang menjadi kekuatan dan kelemahan serta peluang dan ancaman dalam pengembangan usaha budidaya rumput laut (2) Mengetahui strategi alternatif pengembangan usaha budidaya rumput laut di Tanjung, Kelurahan Nunukan Barat, Kabupaten Nunukan. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Random Sampling dan dalam penelitian ini penulis mengambil 25% dengan jumlah populasi sebanyak 123 KK (kartu keluarga) sehingga sampel atau responden yang diambil sebanyak 30 petani. Analisis dalam penelitian ini yaitu analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat). Hasil dari analisis SWOT yaitu strategi agresif yang berada pada kuadran I dengan nilai pada sumbu X 0,06 dan Y 0,88. Strategi alternatif yang dapat dilakukan untuk pengembangan usaha budidaya rumput laut di Tanjung, Kelurahan Nunukan Barat, Kabupaten Nunukan yaitu (1) Memanfaatkan potensi laut sebagai lahan budidaya rumput laut secara optimal (2) Pembentukan kelompok kepada petani rumput laut yang didampingi oleh penyuluh perikanan (3) Memberikan pelatihan dan pendampingan secara bertahap kepada pembudidaya rumput laut.

ANALISIS TREND DAN FORECASTING PRODUKSI CABAI RAWIT DI KOTA TARAKAN DENGAN METODE LEAST SQUARE

AUOL HIDAYAT
2023 · Thesis · Open Access

Produksi cabai rawit di kota Tarakan pada tahun 2022 sebesar 31.756 ton dengan luas panen sebesar 137 ha. Trend produksi dan luas lahan cabai rawit diperkirakan terus meningkat. Penelitian ini dilakukan dikota Tarakan. Sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan jenis data times series. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Menganalisis pengaruh luas lahan terhadap produksi cabai rawit di kota Tarakan (2) Mengatahui Trend produksi cabai rawit dan luas lahan cabai rawit di kota Tarakan selama 15 tahun terakhir. (3) Meramalkan jumlah produksi cabai rawit dan luas lahan di kota Tarakan selama 10 tahun kedepan. Lokasi penelitian di kota Tarakan, penentuan sampe dilakukan secara purposive. Metode yang digunakan analisis regresi sederhana dan analisis Trend ( Least Square Method ). Hasil penelitian menunjukkan (1) pengaruh luas lahan terhadap produksi cabai rawit di kota Tarakan dengan persamaan regresi 1395.135+85.745 X, setiap penambahan 1% nilai produksi maka nilai luas lahan bertambah 84.745, dan berdasarkan nilai R2 sebesar 29,9%, bahwa terdapat pengaruh produksi terhadap luas lahan cabai rawit sesuai dengan tabel interpretasi R yaitu 0.20 -0.399 denga katagori rendah. Hasil uji t sebesar 0.547 koefisien dan signifikan (0.35), berarti terdapat pengaruh yang sedang antara produksi dengan luas lahan cabai rawit. (2) Produksi cabai rawit dan luas lahan di kota Tarakan selama 15 tahun terakhir menunjukkan Trend yang meningkat secara signifikan. (3) Berdasarakan hasil peramalan produksi cabai rawit dan luas lahan di kota Tarakan selama 10 tahun kedepan mengalami peningkatan setiap tahunnya, dan hasil analisis yang didapatkan garis persamaan Trend yaitu. (a). produksi Y =12205+1329.X. (b) luas lahan 126+7.X

TRADISI KIWON TALU LANDOM DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

AULIA PUTRI DWI CAHYANI
2023 · Thesis · Open Access

Everyday life in Indonesia is regulatedby law because Indonesia is a country of laws. Because Indonesia is an archipelago, various tribes live there. Indonesia has many different traditions based on its various tribes, one of which is the tradition of marriage. This research was conducted to answer related traditions of Kiwon Talu Landom. How is the tradition of Kiwon Talu Landom according to customary law and how is this tradition seen from the perspective of Islamic law. This study uses a normative descriptive analysis using a statutory approach and a conceptual approach. The sources of this research are divided into two. Primary sources consist of the 1945 Law, the Marriage Law, and applicable Islamic law. Secondary sources come from books and journals that provide information on customary law and Islam. The results of this study are the customs of the Tidung tribe known as Kiwon Talu Landom. In this tradition, the bride and groom cannot unite or perform the first night before the event is held on the third night. This is intended so that the families get to know each other first before actually going through the household in the future. In terms of culture, this aims to be a test for the groom and teaches the groom to be patient in facing life in the future and this is permissible as long as there is an agreement between husband and wife basically not contradicting Islamic law and other Indonesian laws.

Hubungan pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan insulin pada pasien DM Tipe 2

ALFRIDA RANGGA
2023 · Thesis · Open Access

Diabetes adalah penyakit menahun (kronis) berupa gangguan metabolic yang ditandai dengan kadar gula darah yang melebihi batas normal. Diabetes melitus tipe II merupakan diabetes yang disebabkan kenaikan gula darah karena penurunan sekresi insulin yang rendah oleh kelenjar pancreas Terapi yang banyak dilakukan pada pasien diabetes tipe II ini yaitu menggunakan terapi insulin. Insulin merupakan obat yang aman dan efektif dalam menjaga kadar glukosa darah dalam ambang normal. Jumlah pasien DM tipe 2 yang menggunakan insulin sebanyak 58 orang. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan insulin pada pasien DM Tipe 2 dengan menggunakan metode penelitian cross sectional study . Pengambilan sampel menggunakan teknik Sampling Incidental dengan jumlah sampel sebanyak 51 orang. Hasil analisis dari Chi square test didapatkan tetap nilai sig sebesar 0.000 (P 0.05) sehingga dikatakan ada hubungan pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan insulin pada pasien DM Tipe 2 . Kesimpulan pada penelitian ini yaitu pengetahuan responden tentang penggunaan insulin berhubungan dengan kepatuhan dalam penggunaan insulin. Saran bagi Perawat dapat lebih memperhatikan asuhan keperawatan pada pasien dalam penanganan pasien diabetes melitus tipe 2.

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DALAM MENJALANI TERAPI HEMODIALISIS DI RUANG HEMODIALISA RSUD dr H. JUSUF SK

SETIAWAN TRI HANDOKO
2023 · Thesis · Open Access

Hemodialisis dilakukan untuk menurunkan kadar ureum, kreatinin dan zat toksik yang lainnya di dalam darah. Dalam penatalaksanaan terapi Hemodialisis, kepatuhan pasien terhadap rekomendasi dan perawatan dari pemberi pelayanan kesehatan adalah penting untuk kesuksesan suatu intervensi, selain itu dukungan keluarga merupakan faktor yang penting bagi seseorang ketika menghadapi masalah kesehatan yang dapat berperan dalam fungsi sebagai keperawatan kesehatan anggota keluarganya untuk mencapai kesehatan yang optimum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan pasien Gagal Ginjal Kronik dalam menjalani terapi hemodialisis di Ruang Hemodialisa RSUD dr H Jusuf SK. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 82 responden yang dipilih menggunakan consecutive sampling. Analisa data yang digunakan adalah uji statistic chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  value 0.001, berarti ada hubungan yang siknifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pasien Gagal Ginjal Kronik dalam menjalani terapi hemodialisis. Kesimpulan dari penelitian ini pasien yang menjalani terapi hemodialisis masih sangat membutuhkan dukungan dari keluarganya agar tetap disiplin menjalani terapi yang telah diprogramkan. Pihak keluarga juga disarankan untuk tetap mendukung anggota keluarganya dalam menjalani terapi hemodialisis secara berkesinambungan

faktor-faktor yang berhubuingan dengan kepatuhan perawat dalam pendokumentsian earrly warning score system (EWSS)

ARMANTO
2023 · Thesis · Open Access

Salah satu strategi yang digunakan untuk menurunkan angka kematian pada pasien adalah dengan menerapkan early warning score system (EWSS). EWSS adalah sistem skoring untuk mengevaluasi tanda-tanda vital untuk mendeteksi perubahan atau perburukan pada pasien sebelum terjadi kegawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan kepatuhan perawat dalam pendokumentasian early warning score system di RSUD dr. H. Jusuf SK. Penelitian ini menggunakan metode non eksperimen dengan desain obervasional analatik dan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perawat ruang rawat inap, dengan jumlah sampel 103 responden. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan perawat mengenai EWSS kurang 66%, cukup 20,4%, baik 13,6%, sikap perawat mengenai EWSS negatif 88,3%, dan motivasi perawat mengenai EWSS rendah 86,4%. Hasil uji chi-square menunjukkan tidak ada hubungan pengetahuan yang signifikan antara pengetahuan perawat dengan kepatuhan pendokumentasian EWSS dengan p value sebesar 0,062, ada hubungan antara sikap dengan kepatuhan perawat dalam mendokumentasikan EWSS menunjukkan bahwa ρ value sebesar 0,015, dan ada hubungan antara motivasi dengan kepatuhan perawat dalam pendokumentasian EWSS menujukkan hasil ρ value sebesar 0,008. Pelatihan dan sosialisasi pengisian EWSS perlu ditingkatkan lagi agar dapat mendeteksi dengan cepat perubahan atau perburukan pada pasien dan untuk meningkatkan mutu pelayanan di Rumah Sakit.

Hubungan Perilaku Caring dengan Tingkat Kecemasan Orang Tua selama Hospitalisasi Di Ruang Perawatan Anak

NATALIA PARE
2023 · Thesis · Open Access

Kecemasan adalah suatu respon yang dirasakan seseorang walaupun tidak diketahui penyebabnya. Kecemasan yang timbul pada orang tua bisa terjadi karena hospitalisasi yang dialami oleh anak. Peran perawat sangat dibutuhkan oleh orang tua, yaitu dengan berperilaku caring sehingga dapat membantu mengurangi kecemasan pada orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan orang tua selama hospitalisasi di ruang perawatan anak di RSUD dr. H. Jusuf SK. Penelitian ini merupakan jenis penelitian non eksperimen dengan pendekatan Cross secsional. Populasi adalah orang tua pasien anak dengan lama rawat tiga hari, Pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin, sebanyak 215 responden berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengambilan data menggunakan kuesioner kemudian data diolah dan diuji dengan rank spearmen. Hasil penelitian menunjukkan perilaku caring perawat rendah (1,4%), sedang (30,7%), tinggi (67,9%). Kecemasan orang tua selama hospitalisasi anak, tidak ada kecemasan (0,9%), kecemasan ringan (56,7%), kecemasan sedang (37,7%), kecemasan berat (4,7%). Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan orang tua selama hospitalisasi di ruang perawatan anak dengan nilai p value 0,001. Perilaku caring perawat yang tinggi akan membantu mengurangi kecemasan orang tua selama hospitalisasi anak.

Pengaruh Penambahan Tepung Buah Pepaya (Carica papaya) pada Pakan Buatan Terhadap Pertumbuhan Ikan Lele (Clarias gariepinus)

AZMI YAZIN ANSYARI
2023 · Thesis · Open Access

Ikan lele memiliki beberapa kelebihan diantaranya adalah pertumbuhannya cepat, serta mampu beradaptasi pada lingkungan yang ekstrim, namun diantara kelebihan tersebut terdapat kelemahan dalam budidaya ikan lele diantaranya adalah harga pakan yang tinggi dan menghabiskan 60 – 70 % dari total biaya produksi, serta kemampuan dalam menyerap pakan. Maka dari itu diperlukan pakan alternatif dari bahan baku murah dan mampu menunjang pertumbuhan ikan lele. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pakan buatan dari tepung buah pepaya (Carica papaya) terhadap pertumbuhan ikan lele (Clarias gariepinus). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 4 perlakuan, dimana pada perlakuan 1 diberikan pakan komersial tanpa tambahan tepung buah pepaya, perlakuan 2 diberikan pakan komersial dengan tambahan 4,50 gr tepung buah pepaya, perlakuan 3 diberikan pakan komersial dengan tambahan 4,75 gr tepung buah pepaya, perlakuan 4 diberikan pakan komersial dengan tambahan 5 gr tepung buah pepaya. Pada penelitian ini dilakukan pengamatan terhadap berat mutlak, panjang mutlak, SGR, SR, serta FCR pada ikan lele. Hasil penelitian selama 40 hari menunjukkan bahwa pakan buatan dengan penambahan tepung buah pepaya dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan ikan, dimana pengaruh terbaik terdapat pada P2 dengan hasil berat mutlak sebesar (7,6 g), panjang mutlak sebesar (5,87 cm), hasil SGR sebesar (7,85 %), FCR sebesar (1,5 %), dan hasil SR sebesar (93 %). Berdasarkan hasil penambahan tepung buah pepaya terhadap pertumbuhan ikan lele, menunjukkan hasil terbaik pada P2. Nilai FCR terbaik pada P3 dan Nilai SR terbaik pada P4.

OPTIMALISASI KOMBINASI USAHA BUDI DAYA TAMBAK DENGAN MODEL ANALISIS LINIER PROGRAMMING (Studi Kasus Pada Usaha Tambak Bapak Firman di Desa Tias Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan)

YUSRI
2023 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait dengan perhitungan kombinasi optimal dan keuntungan maksimum dari usaha tambak Bapak Firman. Pertama, berapakah total keuntungan maksimum yang dihasilkan dari usaha budi daya tambak dengan model linier programming? Kedua, bagaimana kombinasi yang optimal dari usaha budi daya tambak dengan model linier programming?. Skripsi ini merupakan penelitian kuantitatif terkait dengan data variabel penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis linear programming, yakni: metode simplesk dengan penggunaan aplikasi POM QM FOR WINDOWS. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer yaitu data yang didapatkan secara langsung dilapangan. Data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, artikel dan BPS. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: pertama, kombinasi produksi optimal dapat memberikan keuntungan yang maksimum sebesar Rp.7.984.804. Kedua, kombinasi optimal dari usaha budi daya tambak Bapak Firman yaitu memproduksi udang sebanyak 321,87 kg dan memproduksi ikan bandeng sebanyak 934,7 kg.

Keanekaragaman Makrozoobentos Ekosistem Padang Lamun di Perairan Pulau Balikukup Kabupaten Berau Kalimantan Timur

NORSARINA
2023 · Thesis · Open Access

KEANEKARAGAMAN MAKROZOOBENTOS EKOSISTEM PADANG LAMUN DI PERAIRAN PULAU BALIKUKUP KABUPATEN BERAU KALIMANTAN TIMUR Abstrak Pulau Balikukup memiliki keragaman dan kepadatan lamun yang tinggi serta daerah yang luas sebagai habitat makrozoobentos. Sampai saat ini belum tersedia informasi mengenai kekayaan jenis dan keanekaragaman makrozoobentos asosiasi padang lamun tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi jenis, kekayaan, kelimpahan, keanekaragaman (H’), kemerataan (E) dan dominansi (D). Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari - Maret 2023. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan transek kuadrat sebanyak 40 plot. Jenis lamun yang ditemukan di perairan Pulau Balikukup terdiri dari Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Syringodium isoetifolium, Cymodocea rotundata, Halophila ovalis dan Halodule uninervis. Kerapatan rata-rata lamun di perairan Pulau Balikukup yang tertinggi dari jenis Halophila ovalis sebanyak 293,6 3 tegakan/m2 dan yang terendah dari jenis Enhalus acoroides sebanyak 26 tegakan/m2 yang berasosiasi dengan 194 jenis makrozoobentos dari 6 kelas 47 famili dengan rata-rata kelimpahan 53,1 ind/m2. Secara umum nilai keanekaragaman makrozoobentos termasuk dalam kategori tinggi, dengan kemerataan yang stabil dan dominansi yang rendah. Model pola gradasi menunjukkan semakin mendekati pulau maka semakin padat/tinggi nilai makrozoobentos, sebaliknya semakin menjauhi pulau maka semakin rendah/kecil nilai makrozoobentos. Respon makrozoobentos terhadap lamun yaitu pola asosiasi merata dan penyebaran jenis mengelilingi pusat gradien dalam relung ekologi sehingga tidak ada perbedaan yang nyata. Respon makrozoobentos terhadap parameter kualitas air yaitu memiliki pola asosiasi yang tidak merata.

Analisis Keberlanjutan Usaha Tani Sayuran Di Kecamatan Tarakan Utara

NURHALIZAH
2023 · Thesis · Open Access

Sayuran merupakan komoditi yang berprospek cerah, karena dibutuhkan sehari-hari dan permintaannya cenderung terus meningkat. Sayuran merupakan bagian dari tanaman hortikultura.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status keberlanjutan usaha tani sayuran di Kecamatan Tarakan Utara ditinjau dari segi dimensi ekologi, dimensi ekonomi, dimensi sosial, dimensi teknologi dan dimensi kelembagaan di Kecamatan Tarakan Utara dan mengetahui atribut apa saja yang sensitive mempengaruhi keberlanjutan usaha tani sayuran di Kecamatan Tarakan Utara . Metode penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Kuota Sampling dengan menggunakan kriteria tertentu, dengan jumlah responden 100 petani. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tarakan Utara Kota Tarakan. Analisis data yang digunakan adalah analisis MDS-RAPS (Multidimensinsional Scalling-Rapid Appraisal for Sustainabilty). Hasil analisis keberlanjutan multidimensi indeks keberlanjutan usaha tani sayuran di Kecamatan Tarakan Utara sebesar 50,58 termasuk kategori cukup berkelanjutan. Sedangkan hasil keberlanjutan untuk lima dimensi adalah dimensi ekologi sebesar 46,07 (kurang berkelanjutan), dimensi ekonomi sebesar 52,01 (cukup berkelanjutan), dimensi sosial-budaya sebesar 57,77 (cukup berkelanjutan), dimensi teknologi sebesar 48,52 (kurang berkelanjutan) dan dimensi kelembagaan sebesar 48,53 (kurang berkelanjutan). Hasil analisis Leverage terdapat 12 atribut yang sensitive dari keseluruhan setiap dimensi.

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN LENGTH OF STAY (LOS) DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD dr. H. JUSUF SK

JULIAS PINTA
2023 · Thesis · Open Access

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN LENGTH OF STAY (LOS) DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD dr. H. JUSUF SK Abstrak Pada setiap alur proses pelayanan di IGD dapat menyebabkan waktu tunggu. Waktu tunggu dari mulai saat pasien datang ke IGD dan dilakukan triase sampai dengan penempatan di ruang rawat inap disebut sebagai Length Of Stay (LOS). LOS yang memanjang menimbulkan kondisi crowding (penumpukan pasien). Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan lenght of stay di Instalasi Gawat Darurat RSUD dr. H. Jusuf SK. Penelitian ini menggunakan metode analitik deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 2.400 pasien, sehingga sampel adalah 333 responden dengan menggunakan purposive sampling. Analisis yang digunakan yaitu analisis univariat, analisis bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden di dominasi oleh usia responden yang paling banyak adalah usia 18-65 tahun sebanyak 81,7%, sebagian besar jenis kelamin laki-laki 57,4% dan sebagian besar pendidikan SD sebanyak 32,1%. Length Of Stay (LOS) pasien di IGD adalah terdapat kategori cepat sebanyak 51,4% dan kategori lama sebanyak 162 48,6%. Hasil uji bivariat didapatkan tidak ada hubungan yang bermakna antara hubungan waktu triage dan pemeriksaan radiologi dengan LOS memanjang di IGD. Ada hubungan yang signifikan antara pemeriksaan laboratorium, waktu review dan konsultasi, waktu tunggu transfer dengan LOS memanjang di IGD. Pemeriksaan laboratorium berkaitan erat dengan faktor waktu review dan konsultasi dalam menentukan disposisi akhir rawat inap.

Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Depresi pada Lansia dengan Hipertensi

ROMMY RUSADI
2023 · Thesis · Open Access

Lansia merupakan kelompok usia yang rentan akan perubahan kondisi dan situasi yang disebabkan oleh perubahan kondisi fisik, sosial dam psikologis. Semakin bertambahnya usia seseorang, tekanan darah juga semakin meningkat. Hipertensi pada lansia dikaitkan dengan proses penuaan yang terjadi pada tubuh. Pada kelompok lansia, prevalensi penyakit tidak menular tertinggi adalah hipertensi sebesar 32,5%. Banyak penderita yang diagnosis hipertensi umumnya memiliki kondisi yang sulit seperti gejala simptomatik, kualitas hidup yang rendah dan terjadi perubahan peran. Semua faktor tersebut membuat penderita lebih mudah mendapatkan tekanan psikologis berupa gangguan mental depresi. Depresi adalah gangguan mental yang ditandai dengan munculnya gejala penurunan mood, kehilangan minat terhadap sesuatu, perasaan bersalah, gangguan tidur atau nafsu makan, kehilangan energi, dan penurunan konsentrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan tingkat depresi pada lansia dengan hipertensi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian studi penampang analitis (analytic cross-sectional study). Populasi penelitian ini adalah lansia yang didiagnosa hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Pantai Amal dengan pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 68 responden. Teknik pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner The Geriatric Depression Scale (GDS) dengan 15 item pertanyaan. Penelitian ini menggunakan uji statistik chi-square. Hasil uji chi-square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna tingkat depresi pada lansia yang menderita hipertensi dengan usia (p=0,289), jenis kelamin (p=0,671), riwayat penyakit kronis (p=1,000), status perkawinan (p=0,214) dan tingkat pendidikan (p=0,202) terkecuali status pekerjaan (p=0,001). Kesimpulan dari penelitian ini adalah kondisi lansia yang menderita hipertensi tidak menyebabkan depresi secara umum.

Hubungan Beban Kerja dengan Burnout Perawat di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan

MOHAMMAD AKIL MUKTI
2023 · Thesis · Open Access

Perawat tidak hanya dihadapkan pada berbagai pemicu stres kerja seperti rasa sakit dan kematian yang dialami pasien, tapi juga ekspektasi emosional yang tinggi dari pasien yang dirawat, jadwal kerja yang padat, dan beban kerja yang berlebihan. Beban kerja adalah sejumlah target pekerjaan atau hasil yang yang harus dicapai dalam satu satuan waktu. Beban kerja yang diberikan pada pegawai menjadi tugas pokok yang harus dikerjakan. Beban kerja yang terlalu berat dapat menyebabkan pegawai mudah jenuh dan kelelahan fisik dalam bekerja, sementara beban kerja yang monoton dapat menyebabkan pegawai merasa bosan serta lebih bermalas malasan dan bersantai dalam pekerjaannya sehingga menurunnya kinerja. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan burnout perawat di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian studi cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah perawat yang bekerja di Puskesmas Karang Rejo dengan pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 23 responden. Penelitian ini menggunakan uji statistik Spearman’s rho. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa nilai signifikansi 0,000 0,05 dengan coefficient correlation 0,762 sehingga menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan burnout perawat dengan kekuatan hubungan sangat kuat dan arah hubungan positif. Kesimpulan penelitian ini adalah semakin tinggi beban kerja maka semakin tinggi burnout perawat di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan.

Determinan Perilaku Pencegahan Penyakit Tuberkulosis di Wilayah Pesisir Kota Tarakan

DITTA RIKA MEILIA
2023 · Thesis · Open Access

Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi menular penyebab kematian terbanyak setelah COVID-19 dan Indonesia menempati peringkat ke-2 setelah India dengan kasus tuberkulosis tertinggi pada tahun 2021. Oleh karena itu diperlukan optimalisasi promosi dan pencegahan penyakit tuberkulosis agar terbentuk perilaku pencegahan penyakit tuberkulosis yang baik di masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, dan tindakan mencari pengobatan untuk kesembuhan terhadap perilaku pencegahan penyakit tuberkulosis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Responden penelitian ini adalah 71 pasien tuberkulosis yang terkonfirmasi bakteriologis dan berumur ≥ 15 tahun di Puskesmas Pantai Amal, Sebengkok dan Gunung Lingkas. Analisis data menggunakan chi square dengan hasil hubungan pengetahuan terhadap perilaku pencegahan penyakit tuberkulosis memperoleh p value 0,054, hubungan sikap terhadap perilaku pencegahan penyakit tuberkulosis memperoleh p value 0,032, dan hubungan tindakan mencari pengobatan untuk kesembuhan terhadap perilaku pencegahan penyakit tuberkulosis memperoleh p value 0,009. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengetahuan tidak berhubungan signifikan terhadap perilaku pencegahan tuberkulosis, sedangkan sikap dan tindakan mencari pengobatan untuk kesembuhan berhubungan signifikan terhadap perilaku pencegahan penyakit tuberkulosis.

Perilaku Caring Terhadap Kepuasan Pasien Operasi Di Ruang Ok Cito RSUD dr. H. Jusuf SK Provinsi Kalimantan Utara

NUR ALAM MAULIDIN
2023 · Thesis · Open Access

Perilaku caring perawat menjadi sangat penting dalam asuhan keperawatan pada pasien yang akan menjalani tindakan operasi, sikap kepedulian perawat pada pasien, perhatian dan kehadiran perawat diharapkan bisa menurunkan rasa takut atau cemas serta meningkatkan kepuasan pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku caring perawat terhadap kepuasan pasien operasi di ruang OK Cito RSUD dr. H. Jusuf SK Provinsi Kalimantan Utara. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelasi dengan desain penelitian cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 34 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling. Hasil : uji korelasi Kendall’s Tau melalui SPSS versi 25, diperoleh hasil koefisien korelasi (r) sebesar 0,541 dengan hasil signifikansi atau Sig. (2-tailed) = 0.002. Koefisien korelasi (r) sebesar 0,541 ini berarti hubungan perilaku caring perawat dengan tingkat kepuasan pasien adalah kuat. Dengan kata lain, Sig. (2-tailed) 0,002 0,005 level of significant (α) berarti terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku caring perawat dengan tingkat kepuasan pasien di Ruang Ok Cito RSUD dr.H.Jusuf. SK. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa terdapat hubungan yang kuat dan signifikan (nyata) antara perilaku caring perawat terhadap kepuasan pasien.

EFEKTIVITAS WAKTU PENGAMBILAN SPUTUM TERDUGA TBC PADA PENEMUAN KASUS BARU TERKONFIRMASI BAKTERIOLOGIS

FITRI
2023 · Thesis · Open Access

Penemuan kasus TBC terkonfirmasi bakteriologis merupakan kunci untuk memutus rantai penularan TBC di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektifitas waktu pengambilan sputum terduga TBC pada penemuan kasus baru terkonfirmasi bakteriologis di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan pra eksperimental static group comparison. Populasi penelitian sebesar 79 orang yang merupakan terduga TBC kontak serumah dan kontak erat dengan pasien TBC terkonfirmasi bakteriologis. Besar sampel ditentukan dengan rumus Isaac dan Michael sebesar 66 responden yang dibagi dalam dua kelompok secara berimbang yaitu kelompok pengambilan sputum pagi dan kelompok pengambilan sputum sewaktu, masing-masing sebesar 33 responden. Sampel diambil secara purposive sampling dengan kriteria diberikan KIE batuk efektif dan volume sputum minimal 1 ml. Pengumpulan data menggunakan instrumen lembar observasi dengan skala Guttman. Penelitian ini menghasilkan temuan pasien TBC terkonfirmasi bakteriologis sebanyak 5 orang dari kelompok pengambilan sputum pagi dan 2 orang dari kelompok pengambilan sputum sewaktu. Analisis data menggunakan uji Mann Whitney menunjukkan tidak terdapat perbedaan efektifitas waktu pengambilan sputum pagi dibandingkan dengan sputum sewaktu dalam penemuan kasus TBC terkonfirmasi bakteriologis. Meskipun secara statistik tidak terdapat berbedaan yang bermakna di antara keduanya, tetapi kuantitas temuan kasus baru terkonfirmasi positif pada pemeriksaan sputum pagi terbukti jauh lebih besar dibandingkan dengan pemeriksaan sputum sewaktu. Peneliti merekomendasikan untuk mengutamakan pemeriksaan sputum pagi dalam upaya penemuan kasus baru pasien TBC terkonfirmasi bakteriologis.

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PERAWAT DALAM PEMENUHAN MOBILISASI DINI PADA PASIEN KRITIS DI RUANG INTENSIF ICU RSUD dr. H JUSUF SK

SANTI TAMBUNAN
2023 · Thesis · Open Access

Pasien yang dirawat di Intensive Care Unit (ICU) hampir seluruhnya mengalami kelemahan otot yang tidak terkait dengan diagnosis penyakit utamanya. Hal tersebut dikarenakan tirah baring lama sebagai akibat pasien mengalami gangguan satu atau lebih fungsi organ tubuh, sehingga tidak mampu untuk melakukan mobilisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan perawat dalam pemenuhan mobilisasi dini di ruang ICU RSUD dr.H. Jusuf SK. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif non-eksperimental pendekatan cros sectional dan merupakan jenis penelitian kuantitatif. teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah 39 responden, yakni seluruh perawat ICU RSUD dr.H. Jusuf SK. pengumpulan data menggunakan kuisioner pengetahuan, sikap dan perilaku perawat, serta lembar observasi kepatuhan perawat dalam pemenuhan mobilisasi dini. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa, pengetahuan perawat sudah baik yakni 74,4 % (n=29), sikap perawat cukup baik sebesar 76,9 % (n=30), sedangkan perilaku perawat dominan buruk sebanyak 51,3 % (n=19) dan tidak patuh sebanyak sebanyak 43,6 % (n=17). Analisa korelasi faktor pengetahuan dengan kepatuhan perawat ditemukan nilai r = 0,329 dan nilai p = 0,041, korelasi faktor sikap dengan kepatuhan perawat diperoleh nilai r = 0,35 dan nilai p = 0,026, korelasi faktor perilaku dengan kepatuhan perawat diperoleh nilia r = 0,340 dan nilai p = 0,034. Sehingga penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan positif antara Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku dengan Kepatuhan perawat dalam pemenuhan Mobilisasi Dini pada pasien kritis di ruang ICU RSUD dr.H. Jusuf SK. Dengan demikian diharapkan perawat yang bekerja di ruang ICU supaya lebih care terhadap pasien, mempertahankan pengetahuan, meningkatkan perilaku baik dan lebih patuh dalam melakukan Mobilisasi Dini sehingga tercipta mutu pelayanan yang baik dan berkualitas.

Resiliensi Pasien Pre Operasi Katarak di Instalasi Bedah Sentral RSUD dr. H. Jusuf SK Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

AYU PUTU MARTA
2023 · Thesis · Open Access

Ketahanan pasien yang menjalani operasi katarak akan berdampak pada kemampuan pasien untuk pulih dan sembuh setelah menghadapi operasi. Seorang pasien menghadapi operasi yang akan dijalani membutuhkan daya tahan tubuh yang tinggi, kepercayaan diri yang kuat untuk pulih, dan tetap produktif setelah menjalani operasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan resiliensi pasien pre operasi katarak di Instalasi Bedah Sentral RSUD dr. H. Jusuf SK Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden 81 orang. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner Resiliensi. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa resiliensi pasien pra operasi katarak memiliki nilai minimal-maksimum 30-40 yang berarti nilai resiliensi pasien tinggi. Sehingga pasien merasa siap dan nyaman saat menjalani operasi katarak. Pasien menunjukkan nilai resiliensi yang tinggi dengan tidak merasa tertekan sebelum menjalani operasi katarak dan dapat beradaptasi dengan transformasi yang akan terjadi setelah operasi katarak. Mengoptimalkan peran perawat dan memberikan dukungan kepada pasien merupakan salah satu upaya untuk menjaga motivasi perawat dalam meningkatkan kualitas hidup pasien.