LESTARI SALSADILA THAMRIN
2024 · Thesis · Open Access
Pemaksaan pengakuan merupakan salah satu bentuk pelanggaran hak tersangka dalam proses penyidikan. Pemaksaan pengakuan dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti intimidasi, ancaman, penyiksaan, atau pemberian janji-janji palsu. Pemaksaan pengakuan dapat berdampak negatif bagi tersangka, baik secara fisik, psikologis, maupun hukum. Perlindungan hukum bagi tersangka telah diatur dalam Undang-undang demikian pula dengan proses penyidikan, namun dengan adanya instrumen hukum untuk melindungi hak-hak tersangka ini belum mampu menjamin sepenuhnya hak-hak tersangka tersebut terlaksana dengan baik karena masih saja sering ditemuinya pemaksaan pengakuan dengan kekerasan terhadap tersangka dalam proses penyidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk perlindungan hukum terhadap tersangka serta menjelaskan bentuk-bentuk dari pemaksaan pengakuan yang dilakukan oleh penyidik terhadap tersangka serta mengetahui pertanggungjawaban pidana bagi penyidik yang melakukan pemaksaan pengakuan dalam proses penyidikan. Penelitian ini menggunakan metode normatif dan pendekatan undang-undang serta pendekatan kasus dengan data sekunder yang diperoleh dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Pertama, perlindungan hukum terhadap tersangka sudah cukup jelas diatur dalam KUHAP, HAM, dan International Covenant on Civil Political Right (Kovenan Internasional tentang Hak-hak Sipil dan Politik) namun kurangnya pengawasan serta tidak adanya regulasi khusus yang mengatur tentang perlindungan hukum bagi tersangka yang mengalami pemaksaan pengakuan saat proses penyidikan menjadi celah sehingga aparat khususnya penyidik masih melakukan tindakan pemaksaan pengakuan dengan kekerasan. Kedua, bentuk-bentuk dari pemaksaan pengakuan yang dilakukan oleh penyidik ini ada dua bentuknya yaitu pemaksaan pengakuan secara fisik dan secara non-fisik (psikis) maka dalam hal ini pertanggungjawaban pidana dapat dikenakan kepada penyidik yang melakukan pemaksaan pengakuan secara fisik dan psikis dapat terapkan ketentuan menurut Pasal 335 KUHP, Pasal 351 KUHP ,disiplin dan kode etik (pemberhentian dengan tidak hormat).
ALDI WIBOWO
2024 · Thesis · Open Access
Pengisian baterai dengan cara mengaliri arus listrik secara terus menerus. Pengisian dihentikan ketika tegangan baterai telah sampai pada tegangan maksimal. Jika baterai telah mencapai tegangan maksimumnya tetapi tetap dilakukan pengisian maka akan menimbulkan kerugian yaitu pemborosan energi listrik untuk mencegah kerusakan pada baterai, dibutuhkan sebuah alat pengendali yang dikenal dengan charger controller. Fungsi utama dari charger controller adalah mempertahankan keadaan baterai dengan mencegah terjadinya distribusi arus dan tegangan yang berlebihan. Penelitian ini menghasilkan sistem yang dapat menaikkan dan menurukan tegangan sesuai yang diinginkan dengan menggunakan rangkaian buck-boost converter sebagai alat untuk menstabilkan tegangan keluaran yang disuplai dengan tegangan yang terukur sebesar 13 V untuk aki dan Arus 3,64 A.
HETTY APRIANI
2024 · Thesis · Open Access
Jaminan Pelaksanaan Hak Pilih Warga Negara dalam Pemilihan Umum merupakan kunci dalam menjaga integritas pemilihan umum yang demokratis. Namun, dalam proses pemilu, seringkali terdapat warga yang tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) atau surat keterangan yang diperlukan untuk memenuhi syarat sebagai pemilih. Hal ini mengundang pertanyaan tentang tanggung jawab KPU dalam memastikan pemenuhan hak pemilih yang tidak memiliki e-KTP atau surat keterangan. Artikel ini mengkaji aspek-aspek tanggung jawab KPU terhadap pemenuhan hak pemilih yang tidak memiliki e-KTP atau surat keterangan. Melalui analisis dokumen dan data yang relevan, penelitian ini mempertimbangkan peran KPU dalam memfasilitasi pemilih yang mungkin tidak memiliki dokumen resmi tersebut. Penelitian ini juga menyelidiki upaya-upaya yang telah dilakukan oleh KPU untuk memastikan bahwa pemilih tanpa e-KTP atau surat keterangan dapat mencoblos dengan lancar dan adil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPU memiliki tanggung jawab untuk memfasilitasi pemenuhan hak pemilih yang tidak memiliki e-KTP atau surat keterangan. Berbagai upaya, seperti pemberian surat keterangan sementara, kampanye informasi, dan pengaturan lokasi pemungutan suara yang mudah diakses, telah dilakukan untuk memastikan bahwa hak pemilih ini tetap terpenuhi. Meskipun demikian, masih ada tantangan dalam proses ini, termasuk masalah teknis dan administratif. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara KPU, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memastikan bahwa pemilih yang tidak memiliki e-KTP atau surat keterangan tetap memiliki akses yang sama ke proses pemilihan Umum yang Demokratis. Hasil penelitian ini memberikan pemahaman tentang tanggung jawab KPU dalam pemenuhan hak pemilih yang merupakan instrument penting dalam system pemilihan umum yang demokratis dan mengingatkan bahwa upaya yang serius dan konsistensi regulasi harus dijaga untuk mencapai tujuan tersebut.
MUHAIMIN
2024 · Thesis · Open Access
.Energi listrik merupakan sumber energi yang paling dibutuhkan saat ini, maka banyak dikalangan peneliti merancang pembangkit energi listrik dengan memanfaatkan berbagai sumber terbarukan, Energi listrik yang digunakan masih memanfaatkan fosil sebagai sumber bahan bakar, sedangkan persediaan energi fosil saat ini semakin menipis sehingga disarankan untuk dikembangkan salah satunya adalah Pembangkit Energi Listrik Generator Thermoelectric. Generator Thermoelectric untuk mengkonversi perbedaan energi suhu menjadi energi listrik. Tujuan penelitian dapat mengsimulasi dan menerapkan (Maximum Power Point Tracking) Metode (Perturb And Observe) dengan Boost Converter pada Thermoelectric Generator. Hasil penelitian pengujian Boost Converter, dimana arus keluaran yang dihasilkan adalah 2.78 A, tegangan keluaran ialah 24.5 V dan daya keluaran sebesar 57 W. Ketika suhu Tc dinaikan maka daya menjadi turun, daya yang awalnya 71.14 W berubah menjadi 60.61 W dan turun menjadi 43.2 W.Ketika suhu Th 150 ˚C dan Tc 30 ˚C tegangan dan arus yang dihasilkan sebesar 18.35 V dan 1.742 A, suhu 180 ˚C dan Tc 30 ˚C tegangan dan arus yang dihasilkan adalah 22.99 V dan 2.183 A, dan ketika suhu 250 ˚C dan Tc 30 ˚C tegangan dan arus yang dihasilkan sebesar 27.37 V dan 2.699 A.
JERRY NOVEL
2024 · Thesis · Open Access
Sebagai alternatif, dalam beberapa tahun terakhir, pengembangan Thermoelectric Generator (TEG) menjadi sorotan. TEG merupakan pembangkit listrik yang memanfaatkan perbedaan suhu untuk menghasilkan energi listrik. Meskipun potensinya terbatas dibandingkan dengan sumber energi lain seperti sel surya, TEG dapat menjadi solusi yang efektif. Namun, untuk meningkatkan efisiensi dan daya keluaran TEG, diperlukan penggunaan elektronika daya dan perangkat kontrol seperti DC Chopper dan Maximum Power Point Tracking (MPPT). Perbedaan temperatur ∆T sangat berpengaruh pada hasil keluaran TEG. Converter Buck Boost adalah Converter DC Chopper menaikkan dan menurunkan tegangan inputnya, Buck Boost Converter diatur oleh Duty Cycle dengan duty cycle 59%, Buck Boost Converter pada pengujian ini berhasil mendapatkan hasil output daya yang sama dengan perhitungan berdasarkan hasil simulasi yaitu 22.8 W. Penggunaan TEG yang langsung terhubung dengan resistor sebagai beban telah menunjukkan bahwa daya yang dihasilkan jauh dari optimal. Oleh karena itu, diperlukan penggunaan Converter Buck-Boost yang terhubung dengan TEG untuk mengoptimalkan hasilnya. Sistem kendali MPPT menggunakan metode Perturb and Observe P&O pada sistem TEG dapat menghasilkan daya keluaran yang lebih besar dibandingkan dengan sistem TEG yang tidak menggunakan MPPT. Dengan penerapan MPPT P&O, sistem mencapai hasil yang paling optimal dengan daya keluaran sebesar 38,52 W.
NASRUDDIN
2024 · Thesis · Open Access
Kebijakan kurikulum baru yang telah dikeluarkan oleh Kemendikbud Ristek pada tahun 2021/2022 yang disebut sebagai kurikulum merdeka telah diterapkan dibeberapa daerah di Indonesia termasuk di MAN Kota Tarakan. Kebijakan baru tersebut masih perlu dipahami lebih dalam oleh beberapa pihak termasuk guru BK. Sehingga terdapat suatu kebutuhan yang sedikit mendesak dilakukannya penelitian untuk mengetahui serta lebih memahami secara mendalam tentang peran guru BK dalam implementasi kurikulum merdeka di MAN Tarakan. Berdasarkan hal tersebut tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran guru BK dalam implementasi kurikulum merdeka di MAN Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya subjek dan sampel penelitian ini adalah guru BK, Kepala Sekolah dan Wali Kelas. Selanjutnya penelitian ini menggunakan analisis data model Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa peran guru BK dalam implementasi kurikulum merdeka di MAN Tarakan adalah sebagai fasilitator bagi guru-guru dan pihak lain yang ada di lingkungan sekolah dengan bekerja sama, berkordinasi dan berdiskusi dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi proses implementasi kurikulum merdeka di sekolah, dan juga sebagai fasilitator dan pembimbing untuk siswa dengan berkolaborasi dalam merencanakan masa depan dan menyelesaikan permasalahannya, kemudian mengembangkan potensi dan bakat siswa serta keterampilan yang dimilikinya, sehingga tujuan dan karakteristik kurikulum merdeka bisa tercapai dengan baik.
EKA
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan konseling kelompok terhadap prokrastinasi peserta didik kelas XII SMA Negeri 1 Nunukan. Prokrastinasi merupakan kecenderungan perilaku seseorang dalam menunda-nunda mengerjakan atau menyelesaikan tugas yang sedang dihadapi, yang pada akhirnya tidak dapat menyelesaikan tugas dengan tepat waktu dan maksimal atau bahkan gagal menyelesaikannya. ciri-ciri seorang pelaku prokrastinasi, antara lain: prokrastinator lebih suka untuk menunda pekerjaan atau tugas-tugasnya, berpendapat lebih baik mengerjakan nanti dari pada sekarang dan menunda pekerjaan adalah bukan suatu masalah, terus mengulang perilaku prokrastinasi, pelaku prokrastinasi akan kesulitan dalam mengambil keputusan, dan Konseling kelompok merupakan sistem pendukung yang sangat baik yang membantu mengembangkan keterampilan pribadi, mencegah dan menyelesaikan konflik interpersonal atau menyelesaikan masalah. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dengan desain one group pretest-postest design, dengan populasi sebanyak 277 peserta didik dan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling sebanyak 6 peserta didik. Teknik analisis data dari hasil uji hipotesis Paired Sample T Test yang diperoleh Ha diterima dan H0 ditolak dikarenakan nilai signifikan sebesar 0,001 0,05 dan nilai t hitung 6.460 > 2.228. Sehingga ada pengaruh konseling kelompok terhadap prokrastinasi peserta didik kelas XII SMA Negeri 1 Nunukan.
KHUSNUL KHATIMAH
2024 · Thesis · Open Access
Pembelajaran literasi sains sangat penting bagi peserta didik untuk dapat mengaplikasikan sains dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini penting untuk dilakukan mengingat pentingnya peran guru dalam meningkatkan kemampuan literasi sains peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembelajaran berbasis literasi sains yang dilakukan oleh guru SMA Negeri di Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian yaitu tujuh guru Biologi SMA Negeri di Kota Tarakan dengan penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh berdasarkan hasil angket dan wawancara. Hasil penelitian pada aspek pengetahuan ilmiah menunjukkan bahwa semua guru dapat membedakan istilah dalam pembelajaran literasi sains dan pada aspek keterampilan proses intelektual dalam indikator menghasilkan prinsip melalui induksi menunjukkan semua guru dapat menjelaskan fenomena hasil pengamatan, dalam indikator mengidentifikasi dan mengontrol variabel menunjukkan bahwa dua orang guru mengalami kendala dalam mengidentifikasi dan mengontrol variabel dan lima guru lainnya dapat mengidentifikasi dan mengontrol variabel, dalam indikator mengkontruksi grafik dan menemukan hubungan menunjukkan bahwa semua dapat mentransformasikan data ke dalam bentuk tabel/grafik, dalam indikator mendesain dan memimpin investigasi menunjukan bahwa tiga orang guru tidak mendesain sendiri, tiga guru lainnya mendesain sendiri dan satu guru lainnya kadang mendesain sendiri dan kadang tidak mendesain sendiri langkah-langkah praktikum, pada indikator menggunakan teknologi dan kepastian dalam investigasi menunjukkan bahwa satu orang guru tidak memanfaatkan peralatan laboratorium dan teknologi dan enam guru lainnya memanfaatkan peralatan dan teknologi dalam melakukan pengamatan serta dalam indikator penarikan kesimpulan dari fakta-fakta menunjukkan bahwa semua guru membuat kesimpulan berdasarkan fakta-fakta yang diperoleh dari hasil pengamatan.
MIFTAH ERRAFFI
2024 · Thesis · Open Access
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PELANGGARAN HAK CIPTA MELALUI YouTube ABSTRAK Pelanggaran Hak Cipta salah satunya adalah mengcover lagu tanpa izin dan tidak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Cover merupakan suatu hal dengan menyanyikan ulang sebuah lagu oleh orang lain baik dengan izin maupun tanpa seizin Pencipta atau Pemegang Hak Cipta. Contohnya pada kasus yang dijelaskan penulis Nagaswara merupakan Pemegang Hak Cipta sebuah lagu yang dicover oleh Gen Halilintar dengan cara mengubah lirik kemudian diunggah ke media sosial YouTube tanpa seizin Nagaswara. Oleh sebab itu, Nagaswara menggugat pihak Gen Halilintar dengan dugaan pelanggaran Hak Cipta. Berdasarkan hal tersebut maka permasalahan dalam penelitian ini adalah mengenai Perlindungan Hukum Terhadap Pelanggaran Hak Cipta Melalui YouTube. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif, dengan tipe penelitian deskriptif. Pendekatan masalah dalam penelitian ini menggunakan pendekatan normatif-terapan dengan tipe judicial case study. Pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan dan studi dokumen. Analisis data menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa cover sebuah lagu menurut pertimbangan hakim dalam Putusan MA No.910 K/Pdt.Sus HKI/2020 merupakan pelanggaran hak cipta yaitu hak moral dan hak ekonomi. Akibat hukum dari Putusan MA No.910 K/Pdt.Sus HKI/2020 yaitu Nagaswara memperoleh ganti kerugian materiil, sedangkan Gen Halilintar membayar tuntutan ganti rugi dan seluruh biaya perkara pada semua tingkat pengadilan.
SARLI
2024 · Thesis · Open Access
Remaja adalah masa peralihan antara masa kanak-kanak menuju ke masa dewasa yang mengalami perkembangan psikologis, fisik, dan sosial emosional. Remaja SMP Negeri 5 Tarakan merupakan remaja awal yang usianya berkisar antara 12 tahun sampai 15 tahun. Berdasarkan latar belakang tersebut yang telah penelitih uraikan perlu melakukan penelitian tentang pelaksanaan layanan informasi untuk memberikan pemahaman mengenai emosi siswa. Maka dari itu judul yang ditetapkan “Pelaksanaan Layanan Informasi Untuk memberikan Pemahaman Mengenai Emosi Siswa Di SMP Negeri 5 Tarakan Tahun 2023/2024”. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan informasi dalam memberikan pemahaman mengenai emosi siswa di SMP Negeri 5 Tarakan. Metode penelitian ini merupakan pendekatan kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dengan populasi siswa kelas VII-E dan sampel sebanyak 29 siswa. Teknik sampling menggunkan purposive sampling Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Hasil pelaksanaan layanan informasi untuk memberikan pemahaman mengenai emosi siswa yaitu berpengaruh terhadap layanan informasi dalam pemberian pemahaman mengenai emosi siswa di SMP Negeri 5 Tarakan.
CICI PARMITA
2024 · Thesis · Open Access
Cici Parmita. 2024. Penggunaan Media Dalam Layanan Informasi Terhadap Kolaborasi Siswa Di Smp Negeri Terpadu Unggulan 2 Tana Tidung oleh Emmy Ardiwinata, M.Pd selaku pembimbing utama dan Siti Rahmi, S.Sos.I., M.Pd selaku pembimbing anggota. Kolaborasi merupakan kemampuan untuk bekerja sama dengan orang lain disertai dengan perasaan senang ketika berada bersama dengan orang lain dan menunjukkan sikap positif terhadap orang lain. Kolaborasi merupakan keterampilan bekerja sama antara dua atau lebih siswa untuk menyelesaiakan suatu permasalahan dengan berbagai tanggung jawab, akuntabilitas, terorganisir dan peran untuk mencapai pemahaman bersama tentang masalah dan solusinya. Pemberian layanan informasi bertujuan untuk membantu pihak-pihak yang berkepentingan mengenai berbagai hal yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu tugas atau kegiatan, untuk menentukan tujuan atau rencana yang diinginkan. Selain itu layanan informasi dapat digunakan untuk mendukung pelaksanaan fungsi bimbingan dan konseling. Media yang digunakan adalah media film pendek, media pamflet dan media permainan truth or dare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media dalam layanan informasi terhadap kolaborasi siswa, penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen dengan jenis one group pte-test dan post-test design dengan pendekatan kuantitatif, populasi dalam penelitian ini sebanyak 67 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40 siswa. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan inferensial. Uji hipotesis menggunakan uji statistik parametrik dengan teknik paired sample t test. Berdasarkan analisis disimpulkan bahwa nilai signifikan sebesar 0,000 0,05 yang artinya penggunaan media dalam layanan informasi mampu membentuk kolaborasi pada siswa.
HASMI
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan faktor-faktor penyebab rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VIII di SMP Negeri 11 Tarakan. Penelitian ini mengunakan metode penelitian kuantitatif dan kualitattif. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian siswa dari kelas VIII yang berjumlah 80 siswa, sampel ditentukan dengan cara purposive sampling. Instrumen penelitian yang dilakukan adalah observasi, wawancara dan angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor-faktor penyebab rendahnya hasil belajar siswa berasal dari faktor internal sebesar 73.15% dengan kriteria tidak berpengaruh dan faktor eksternal sebesar 58.60% dengan kriteria cukup berpengaruh. Adapun persentase dari sub indikator faktor-faktor penyebab rendahnya hasil belajar siswa tertingggi dari faktor internal yaitu lebih mudah berkonsentrasi dalam menyelesaikan tugas saat ujian dengan kondisi kelas yang tenang sebesar 88.43% dengan kriteria tidak berpengaruh. Sedangkan persentase dari sub indikator faktor eksternal tertinggi yaitu guru mata pelajaran Bahasa Indonesia menyampaikan materi dengan metode yang bervariasi, seperti; metode berdiskusi dan berkelompok sebesar 67.5% dengan kriteria tidak berpengaruh
CHRISTINA MAKDALENA AWE PHILIPPUS
2024 · Thesis · Open Access
Sopan santun merupakan perilaku yang ditunjukan dalam kehidupan sehari-hari, seorang remaja harus dapat membedakan tindakan yang benar dan salah saat berinteraksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan dan konseling kelompok dengan teknik sosiodrama terhadap peningkatan pemahaman perilaku sopan santun siswa kelas VII SMPN 13 Tarakan. Jenis penelitiani ini adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen desain one group pretest-postest design. Populasi penelitian ini sebanyak 82 siswa dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling sebanyak 10 siswa. Insturmen penelitian ini menggunakan skala liker dengan mengukur aspek sopan santun bergaul dengan guru, sopan santun bergaul dengan orang tua, sopan santun bergaul dengan yang lebih tua, sopan santun bergaul dengan teman sebaya, sopan santun bergaul dengan teman lawan jenis, dan sopan santun bergaul dengan orang yang lebih muda (Supriyanti, 2008). Teknik analisis data yang digunakan adalah uji Wilcoxon dengan hasil yang diperoleh Ha diterima dan Ho ditolak melalui nilai signifikan sebesar 0,005 0,05 sehingga menunjukan bahwa ada pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama terhadap peningkatan pemahaman perilaku sopan santun siswa kelas VII SMPN 13 Tarakan.
HADI HARIYANTO
2024 · Thesis · Open Access
Penelitan ini bertujuan untuk menganalisis pemungutan pajak daerah jenis bea balik nama kendaraan bermotor di Provinsi Kalimantan Utara dan menganalisis penentuan tarif pajak daerah terhadap bea balik nama kendaraan bermotor yang berkeadilan di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitan ini menggunkan tipe penelitian hukum normatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-Undangan (Statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach). Penentuan Tarif Pajak Daerah Terhadap Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor di Provinsi Kalimantan Utara mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2016 tentang Pajak Daerah. Selanjunya untuk Penghitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Pembuatan Sebelum Tahun 2019 mengacu pada Peraturan Gubernur Kalimantan Utara Nomor 26 Tahun 2019 Tentang Penghitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor Dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Pembuatan Sebelum Tahun 2019. Peraturan Daerah ini dalam pengaturannya juga tetap mengacu pada Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Prinsip Keadilan dalam perpajakan terbagi dalam keadilan horizontal dan keadilan vertikal. Keadilan horizontal adalah keadilan perpajakan yang menekankan keadilan berdasarkan undang-undang pajak yang bersangkutan, yaitu setiap subjek pajak harus di kenakan subjek yang sama. Sedangkan keadilan pajak secara vertikal adalah keadilan yang menekankan beban pajak sesuai dengan objek pajaknya. 1) Pemerataan secara vertikal yaitu hubungan dalam pembebanan pajak atas pendapatan yang berbeda-beda; 2) Keadilan secara horizontal yaitu hubungan pembebanan pajak dengan sumber penghasilan; 3) Keadilan secara geografis yaitu pembebanan pajak harus adil antara penduduk di berbagai daerah. Beban pajak merupakan ukuran adil tidaknya pemungutan pajak yang diterapkan sedangkan besarnya beban pajak dipengaruhi oleh dasar perhitungan, atau dasar pengenaan pajak, disamping susunan tarif pajak yang di terapkan.
JUSMAWATI
2024 · Thesis · Open Access
Tujuan penelitian analisis struktural cerpen untuk mendeskripsikan unsur intrinsik dalam kumpulan cerpen Ustadz Misterius Karya Muhammad Thobroni. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan bersumber dari kumpulan cerpen Ustadz Misterius karya Muhammad Thobroni. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik pengamatan berupa analisis karya pada empat belas judul kumpulan cerpen Ustadz Misterius. Hasil penelitian ini merujuk pada unsur intrinsik serta membuat simpulan. Hasil penelitian meliputi: (1) Tema, cerpen ini mengandung religius (2) Penokohan, dalam cerpen ini tokoh protagonis yaitu Gus Dul, Kiai Azhari, Kiai Delan, Gus Mus, Kiai Jabrohim, Kiai Zainal, Pak Kadirun, Kiai Mastuhu, Arif, Ngadimin, Kiai Abdussalam, Nyai Istiqomah, Zainal, Udin, Rahmat, Budi, Ali, Basyar, Umi Farha, tokoh antagonis Bahrul, Kodim, Ustadz Karim. (3) Latar Tempat, Kampung, Rumah, Pinggir kali, Serambi, Desa Sendangsari, Gardu kampung, Sogan, Lampung, Jawa Timur, Kendal Kaliwungu, Masjid, Pesantren. Latar Waktu, pagi hari, sore hari, jam 10 malam, seminggu silam, bulan ini, tiga hari, jam 7.30 WIB, tiga tahun, jam 12 siang, jam 1 siang. Latar Sosial ditunjukkan dengan kebiasaan hidup, keyakinan, cara bersikap. (4) Alur, alur maju, alur mundur serta alur campuran. (5) Gaya Bahasa, menggunakan majas personifikasi, hiperbola, ironi, simile, metafora, alegori, pars pro toto, asosiasi. (6) sudut pandang, orang pertama menggunakan kata” aku, saya” sudut pandang kedua menggunakan kata” engkau” sudut pandang ketiga menggunakan” nama-nama tokoh dalam cerita penulis berada diluar cerita. (7) Amanat, memberikan pesan kepada pembaca agar tidak muda menilai seseorang dari luarnya saja, tidak muda percaya dengan janji manis laki-laki, menolong sesama manusia, selalu mengingat Tuhan. Kata Kunci: Unsur Intrinsik, Cerpen, Kajian Struktural.
AAN AISYIYAH
2024 · Thesis · Open Access
Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Deskripsi Melalui Pembelajaran Berdiferensiasi Sesuai Gaya Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VII.B SMP Muhammadiyah 2 Tarakan Kecamatan Tarakan Tengah Kota Tarakan. (dibimbing oleh Rita Kumala Sari dan Muhammad Ilham). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi melalui pembelajaran berdiferensiasi sesuai gaya belajar siswa. Gaya belajar siswa memiliki tiga unsur, yaitu auditorial, visual dan kinestetik. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dibagi menjadi dua siklus, setiap siklus dilaksanakan dalam dua pertemuan. Setiap siklus memiliki empat tahap diantaranya perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian dilakukan pada siswa kelas VII.B SMP Muhammadiyah 2 Tarakan semester ganjil tahun ajaran 2023/2024 sebanyak 18 orang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif berupa tes tulis dan metode penelitian kualitatif menggunakan lembar pengamatan. Hasil penelitian aspek kognitif pada siklus I dengan presentase ketuntasan sebesar 50%, mengalami peningkatan pada siklus II dengan presentase ketuntasan sebesar 88,89%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi sesuai gaya belajar siswa dapat meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi siswa kelas VII.B SMP Muhammadiyah 2 Tarakan. Hal ini karena hasil penelitian aspek kognitif telah mencapai indikator keberhasilan yaitu 75%.
MUSLIMAH
2024 · Thesis · Open Access
Mocaf merupakan tepung singkong yang dibuat dengan menggunakan prinsip modifikasi sel singkong dengan cara fermentasi. Pada proses fermentasi singkong menyebabkan karateristik yang lebih baik dari tepung yang dihasilkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan jenis ragi dan varietas singkong yang berbeda terhadap mutu mocaf (Modified cassava flour). Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 faktor, yaitu jenis ragi (M-Bio mocaf, ragi pakmaya, ragi tempe dan ragi tape) dan varietas singkong (singkong adira, singkong mentega dan singkong gajah) yang diulangi sebanyak 3kali sehingga terdapat 45 satuan percobaan. Parameter yang diamati adalah Kadar Air, Kadar Abu, Kadar HCN dan Kadar Protein. Berdasarkan hasil perhitungan pada parameter kadar air memiliki nilai paling tinggi adalah R0V3 (singkong gajah tanpa ragi) sebesar 15,64%, parameter kadar abu memiliki nilai paling tinggi R0V2 (singkong mentega tanpa ragi) sebesar 2,54%, parameter kadar HCN memiliki nilai tertinggi R0V3 (singkong gajah tanpa ragi) sebesar 11,62% dan pada parameter kadar protein memiliki nilai tertinggi R3V3 (singkong gajah menggunakan ragi tempe) sebesar 3,45%
RANITA LARAS SANDRIANTI
2024 · Thesis · Open Access
Pada tahun 2020 terdapat keadaan force majeur berupa bencana penyebaran wabah Covid-19 berskala internasional yang tentunya berdampak sangat besar bagi instansi khususnya dalam bidang keuangannya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengukur kinerja keuangan Dinas Kesehatan Kota Tarakan, agar dapat mengidentifikasi beberapa kegiatan yang tidak layak dan harus dipertimbangkan keberlanjutannya dan menggunakan metode deskriptif pendekatan kuantitatif. Menggunakan konsep Value for money dengan rasio ekonomis, efisiensi dan efektivitas. Hasil penelitian menggunakan rasio ekonomis dikategorikan sangat ekonomis dengan penghematan terhadap anggaran yang telah ditargetkan, rasio efisiensi dikategorikan kurang efisien dikarenakan Dinas Kesehatan Kota Tarakan masih kurang mampu melaksanakan kegiatan dengan realisasi anggaran yang minim, dan rasio efektivitas cukup efektif tetapi masih terdapat kegiatan yang tidak layak secara berturut di setiap tahun. Dinas Kesehatan Kota Tarakan telah menggunakan kepercayaan dan melakukan kontribusi yang diharapkan masyarakat dengan baik seperti hubungan antara instansi pemerintah dengan masyarakat yang merupakan gambaran dari teori stewardship.
RIZKY FERDIANSYAH
2024 · Thesis · Open Access
.
JOKO SEJATI
2024 · Thesis · Open Access
.