Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

6.831 item publik

Publikasi

Halaman 58 dari 342

Kajian Pemberdayaan Masyarakat Kelompok Tani Takau Melalui Penyuluh Di Desa Sebidai Kecamatan Sesayap Kabupaten Tana Tidung

MIA AGUS SAPUTRI
2025 · Book · Open Access

Pemberdayaan merupakan proses Panjang yang membangun kemampuan masyarakat dari waktu ke waktu melalui tinfakan nyata yang diambil dalam langkah-langkah kecil. Dalam pemberdayaan masyarakat, masyarakat desa setempat perlu lebih berpartisipasi dan inisiatif ini untuk memberdayakan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan masyarakat di Kelompok Tani Takau yang terletak di Desa Sebidai Kecamatan Sesayap Kabupaten Tana Tidung. Metode penentuan sampel pada penelitian ini adalah pengambilan sampel dengan karakteristik tertentu yang ditentukan oleh peneliti. Dan Adapun sampel dalam penelitian ini yaitu anggota kelompok tani takau. Dengan metode pengumpulan data yaitu observasi, dokumentasi, wawancara. Analisis data yang diguankan yaitu deskriptif kualitatif untuk mengungkapkan dan menjelaskan suatu fenomena yang sedang berlangsung. Hasil penelitian ini menemukan bahwa kelompok tani takau mengalami kesulitan dalam mendapatkan bantuan dari pemerintah yang sering kali tidak menanggapi proposal yang diajukan, serta keterbatasan waktu penyuluh dalam melakukan pendamping. Upaya yang di lakukan Kelompok Tani Takau Menyusun proposal bantuan mencakup rencana penggunaan dana dan manfaat yang diharapkan. Selain itu diharapkan penyuluh harus menyempatkan waktu untuk bertemu Kelompok Tani Takau untuk memberi kan materi.

SISTEM BUDIDAYA USAHATANI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN PADI ADAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL

RUDY FIRYANTO
2025 · Book · Open Access

Salah satu tradisi kearifan lokal petani padi Adan Krayan sebelum perendaman benih adalah mengajak seluruh petani, melalui denominasi gereja, untuk membawa benih padi berkualitas guna didoakan di gereja, dengan harapan benih tersebut tumbuh subur, dilaksanakan secara intensif dengan metode pengelolaan pertanian padi sawah yang diwariskan secara turun-temurun. Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Mendeskripsikan praktik budidaya usahatani padi Adan yang berkaitan dengan kearifan lokal. 2. Menganalisis strategi pengembangan usahatani yang meliputi strategi peningkatan produksi dan pemasaran. Pemilihan lokasi penelitian ini dilakukan secara purposive (sengaja) artinya tempat lokasi penelitian sengaja dipilih karena terdapat petani yang berusahatani padi sawah Adan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, Dengan kearifan lokal, mempertahankan tradisi budidaya padi sawah dari orang tua yang terdahulu, terdapat beberapa istilah Bahasa lokal Dayak dalam penyebutan setiap kegiatan budidaya padi Adan seperti Ngarapen adalah budaya gotong royong petani Krayan, persiapan bibit disebutkan temina Ulun pade, jemur atau penjemuran disebutkan midang, kemudian ada penyiapan lahan dan pengendalian gulma dengan menggunakan kerbau, serta pengendalian hama dengan itik yg dimasukkan ke sawah. Strategi pengembangan usahatani yang meliputi strategi peningkatan produksi dan pemasaran adalah Temuan matriks EFAS dan matriks IFAS dicocokkan sehingga membentuk matriks IE, adalah dalam fase pertumbuhan stabilitas (diversivication) fokus pada peningkatan produksi, kualitas, dan perluasan pasar

Kewenangan Kepala Desa Buong Baru Kabupaten Tana Tidung dalam Menerapkan Disiplin Kerja Aparatur Desa

SRI SUSILAWATI
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua pertanyaan terkait kewenangan kepala desa buong baru kabupaten tana tidung dalam menerapkan disiplin aparatur desa. Pertama, bagaimana kewenangan kepala desa dalam menerapkan disiplin kerja aparat pemerintah desa didesa buong baru, kedua faktor-faktor apa saja yang jadi penghambat kepala desa dalam menerapkan sanksi administrasi. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yang dilakukan secara langsung dari hasil wawancara dari beberapa narasumber, yakni kepala desa, kepala bpd, sekdes dan tokoh masyarakat desa. Kemudian data sekundernya berupa undang-undang, peraturan perundang-undangan, buku, jurnal, dan data pendukung lainnya. Perlunya kewenangan kepala desa buong baru kabupaten tana tidung dalam menerapkan disiplin aparatur desa. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan; pertama, kewenangan kepala desa telah berjalan dengan cukup baik dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kepala desa dianggap mampu menjalankan tugas dan fungsinya dengan efektif, termasuk dalam pengambilan keputusan, pelaksanaan program pembangunan, serta pengelolaan administrasi desa. Selain itu, peraturan yang mengatur kewenangan kepala desa telah memberikan batasan dan panduan yang jelas sehingga tidak terjadi penyalahgunaan wewenang. Kedua, ada beberapa hambatan kepala desa dalam menerapkan sanksi administrasi, penghambat dalam penerapan sanksi administrasi oleh kepala desa melibatkan faktor eksternal, seperti kurangnya dukungan dari pemerintah atau birokrasi yang rumit. Serta faktor internal, seperti keterbatasan pengetahuan, sumber daya, dan tekanan sosial.

Penegakan Hukum Pidana Terhadap Pemalsuan Dokumen Dalam Proses Pemohon Paspor Pada Kantor Imigrasi Kelas II Tarakan

EKY SYABASTIAN
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penegakan hukum pidana terhadap dokumen palsu dalam proses permohonan paspor di Kantor Imigrasi Kelas II Tarakan, dengan fokus pada kesenjangan antara aturan normatif (das Sollen) dan praktik di lapangan (das Sein), serta mengevaluasi efektivitas penerapan sanksi administratif dibandingkan sanksi pidana. Metode penelitian yang digunakan adalah empiris dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kantor Imigrasi memilih menggunakan pendekatan administratif, seperti penangguhan paspor daripada pendekatan pidana yang disebabkan oleh faktor kemanusiaan. Namun, penerapan sanksi administratif dianggap kurang efektif dalam memberikan efek jera, sebagaimana terlihat dari jumlah kasus pelanggaran. Kantor Imigrasi Tarakan belum menjadikan hukum pidana sebagai primum remedium, padahal pemalsuan dokumen adalah perbuatan yang dilarang dalam Pasal 264 KUHP dan Pasal 126 huruf (a) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, yang dapat mengancam negara karena sering digunakan untuk aktivitas ilegal. Penelitian ini juga mengidentifikasi permasalahan hukum, seperti pengalihan sanksi pidana menjadi administratif untuk menghindari proses hukum, serta kurangnya prosedur tegas oleh penyidik. Selain itu, lemahnya koordinasi antara Kantor Imigrasi dan lembaga penegakan hukum lainnya, serta penghindaran sanksi pidana karena proses pidananya memakan waktu dan biaya menjadi faktor penyebab utama. Penelitian ini menyarankan agar Kantor Imigrasi lebih mengoptimalkan primum remedium dalam penanganan dokumen palsu dengan memberikan prioritas pada penerapan sanksi pidana yang lebih tegas, serta memperkuat prosedur hukum dan koordinasi antara instansi penegak hukum.

ANALISIS YURIDIS PUTUSAN HAKIM DALAM KASUS TINDAK PIDANA KEJAHATAN TERHADAP NYAWA SESEORANG

FEBRY FAJAR ASHARI
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait bagaimana pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan bagi terdakwa dalam kasus kejahatan terhadap nyawa seseorang dan bagaimana penerapan hukum pidananya, apakah telah sesuai dengan alat bukti dan barang bukti. Penelitian ini berfokus pada bagaimana putusan hakim menurut pertanyaan pertama yaitu bagaimana pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan bagi terdakwa dalam kasus kejahatan terhadap nyawa seseorang pada Putusan Nomor 454/Pid.B/2024/PN Sby dan yang kedua yaitu, kedua bagaimana penerapan hukum pidananya terhadap terdakwa pada Putusan Nomor 454/Pid.B/2024/PN Sby. Penelitian ini merupakan penelitian normatif yang dilakukan dengan cara melalui analisis perundang-undangan dan sumber-sumber bahan hukum yang lain, kemudian di analisis secara kualitatif dan disajikan secara deskriptif, yaitu dengan menjelaskan, menguraikan, dan menggambarkan permasalahan serta penyelesaiannya yang berkaitan dengan rumusan masalah yang diangkat. Hasil penelitian ini adalah hakim setelah memeriksa semua alat bukti dan barang bukti memberikan pertimbangan bahwa terdakwa tidak terbukti melakukan tindak pidana seperti yang di dakwakan penuntut umum kepadanya. Dan terkait dengan penerapan pidananya yaitu tidak terdapat penerapan sanksi pidana kepada terdakwa, dikarenakan hakim memutus pidana bebas yang berarti tidak satupun perbuatan terdakwa terbukti bersalah sebagaimana dakwaan penuntut umum sehingga terdakwa harus dibebaskan dari tahanan segera setelah putusan diucapkan oleh hakim.

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA ABORSI DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2023 TENTANG KESEHATAN

FITRIA SUCI
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua pertanyaan terkait faktor penyebab terjadinya tindak pidana aborsi, serta bagaimana penerapan sanksi hukum terhadap pelaku tindak pidana aborsi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian normatif. Seluruh data yang diperoleh dalam penelitian ini, menggunakan bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier, dianalisis secara kualitatif kemudian disajikan secara deskriptif dengan menjelasakan, menguraikan, serta menganalisis sesuai dengan permasalahanpermasalahan yang ada dalama penelitian ini, berdasarkan hasil penelitian ini, maka penulis menyimpulkan bahwa faktor penyebab terjadinya aborsi faktor sosial, ekonomi, kesehetan, dan hukum serta kehamilan di luar nikah atau usia muda dan kehamilan akibat perkosaan dapat mendorong seseorang melakukan aborsi. Dan terkait penerapan sanksi hukumnya kepada pelaku tindak pidana aborsi yaitu penerapan hukuman sudah tepat dikenakan hukuman penjara, namun impelmentasi putusan hakim tidak sesuai dikarenkan hanya dikenakan penjara 4,5 tahun seharusnya terdakwa bisa dikenakan lebih dari itu karena terdakwa telah melakaukan tindakan aborsi sebanyak tiga kali dan terdakwa bukan dokter spesialis Dokter kandung dan tidak terdaftar di Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA PENEBANGAN LIAR HUTAN MANGROVE DI KOTA TARAKAN

SUGIARTO
2025 · Book · Open Access

Hutan Mangrove sebagai kawasan yang memiliki sumber daya alam yang cukup melimpah sehingga dapat menopang kehidupan makhluk hidup yang ada di sekitarnya. Oleh karena hal tersebut, yang membuat hutan mangrove sebagai wilayah yang memiliki nilai ekologis yang tinggi. Khususnya di Kota Tarakan keberadaan masyarakat di sekitar hutan mangrove yang menyebabkan terjadinya interaksi antara masyarakat dengan ekosistem mangrove seperti penggunaan lahan menjadi pertambakan, penggunaan kayu dari pohon mangrove untuk dipakai pada material bangunan, dan penggunaan kawasan mangrove untuk area pemukiman. Penegakan hukum terhadap pelanggaran yang terjadi pada hutan mangrove di Kota Tarakan dilaksanakan oleh Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan. Ada beberapa masyarakat yang memanfaatkan hutan mangrove bahkan di daerah yang tercatat sebagai hutan mangrove yang dilindungi juga turut dieksploitasi oleh masyarakat. Eksploitasi hutan mangrove dilakukan dengan cara salah satunya adalah penebangan secara liar pohon mangrove. Aktifitas ini merupakan penebangan pohon mangrove secara ilegal karena melanggar ataupun tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku, Aktifitas seperti ini tentunya melanggar ketentuan khususnya pada pasal 9 ayat 2 Peraturan Daerah Kota Tarakan Nomor 4 Tahun 2002 Tentang Larangan dan Pengawasan Hutan Mangrove di Kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan analisis terkait pengawasan dan penegakan hukum terhadap hutan mangrove. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Empiris. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa aktivitas penebangan liar pohon mangrove masih sering terjadi. Faktor yang mempengaruhi terjadinya tindak pidana ini mulai dari faktor ekonomi masyarakat, kurangnya kesadaran masyarakat hingga masih belum maksimalnya penegakan hukum yang dilakukan oleh pihak yang berwajib. Penegakan hukum yang dilakukan oleh Satpol PP dan DLH Kota Tarakan Masih belum maksimal karena terdapat kendala mulai dari sarana hingga regulasi yang berlaku masih perlu diadakan perbaikan.

perlindungan hukum terhadap hak atas tanah warga desa long lejuh dengan adanya pembangunan pembangkit listrik tenaga air

RONAL CHRISTIAN SAHABANG
2025 · Book · Open Access

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK ATAS TANAH WARGA DESA LONG LEJUH DENGAN ADANYA PEMBANGUNAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA AIR Penelitian ini bertujuan untuk melindungi hak warga desa Long Lejuh khususnya tanah dan atau tempat tinggal yang dimiliki atas adanya kegiatan pengadaan tanah untuk Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air demi kepentingan umum. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan mengkaji sumber bahan hukum primer, sekunder serta tersier yang dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Didalam penelitian ini penulis menganalisis adanya pertanggungjawaban oleh pemerintah dan perusahaan terkait yang harus dipenuhi atau diberikan sesuai Undang-Undang No 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum. Pembangunan yang dimaksud adalah pembangkit listrik tenaga air yang terletak di Desa Long Lejuh Kabupaten Bulungan. Pasal 33 ayat 3 Undang-undang 1945 menegaskan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung dalamnya di kuasai oleh negara untuk di pergunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. Pembangunan PLTA menjadi salah satu proyek strategis nasional dan menguntungkan kepentingan orang banyak, namun dibalik hal tersebut terdapat pihak yang terdampak dan dirugikan sehingga diperlukanlah kepastian hukum dengan memberi perlindungan. Secara langsung hak atas tanah bahkan hak lainnya akan diambil alih oleh pihak terkait maka dari itu hasil dari penelitian dapat memberikan kepastian bagaimana dan apa saja bentuk perlindungan hukum yang seharusnya didapatkan masyarakat Desa Long Lejuh.

Perlindungan hukum pemegang hak cipta atas pembajakan karya sinematografi melalui aplikasi telegram

PRETTY ANGELA SABRINA
2025 · Book · Open Access

PERLINDUNGAN HUKUM PEMEGANG HAK CIPTA ATAS PEMBAJAKAN KARYA SINEMATOGRAFI MELALUI APLIKASI TELEGRAM ABSTRAK Penelitian ini dibuat dan disusun dengan tujuan untuk mengetahui, menganalisis, dan mengkaji terkait Perlindungan Hukum Pemegang Hak Cipta Atas Pembajakan Karya Sinematografi Melalui Aplikasi Telegram.Untuk menjawab rumusan masalah dalam penelitian ini digunakan metode penelitian hukum normatif yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka dan menganalisis dari perspektif hukum Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta . Melalui metode penelitian ini diperoleh hasil bahwa bentuk perlindungan hukum pemegang hak cipta pembajakan karya sinematografi adalah diberikan berupa upaya hukum preventif dengan penutupan konten pembajakan melalui aplikasi telegram dan upaya hukum represif dimana diberikannya denda,hukum penjara dan lain sebagainya, Bentuk Upaya Penyelesaian Sengketa yang dapat ditempuh Pemegang Hak Cipta terkait dengan adanya Pembajakan Karya Sinematografi melalui Aplikasi Telegram adalah di luar dan di dalam pengadilan dengan pegajuan hukum perdata dengan ganti rugi dan tuntutan pidana terhadap pelaku pembajakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POP UP BOOK PADA TOPIK SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA UNTUK SISWA KELAS VIII

ADE SINTYA
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Pop Up Book pada topik Sistem Peredaran Darah Manusia untuk siswa kelas VIII di SMP Negeri 8 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Borg & Gall, yang dibatasi hingga tahap kelima, meliputi analisis kebutuhan, perencanaan, pengembangan produk, uji coba awal, dan revisi produk. Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan yang sangat baik, dengan skor dari ahli materi sebesar 91%, ahli media 89%, dan guru praktisi 94%. Uji coba terbatas dilakukan kepada 7 siswa, menghasilkan skor kepraktisan siswa sebesar 92% dan respon guru sebesar 90%, keduanya termasuk kategori sangat praktis. Media ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi abstrak dan kompleks dengan visualisasi tiga dimensi yang interaktif.

Tinjauan Hukum Surat Kuasa Pengurusan Hak Milik Atas Tanah Pada Harta Warisan

IRMA ARIANI
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan dan akibat hukum surat kuasa pengurusan surat kepemilikan tanah pada harta warisan yang dibuat oleh seorang ahli waris tanpa persetujuan ahli waris lainnya, dengan kajian terhadap Putusan Pengadilan Negeri Kota Tarakan Nomor: 10/Pdt.G/2023/PN Tar dan Putusan Pengadilan Tinggi Kalimantan Utara Nomor: 23/PDT/2023/PT TJS. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan konseptual, serta mengacu pada bahan hukum primer, sekunder, dan non-hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa surat kuasa umum dapat digunakan untuk mengurus harta kekayaan pemberi kuasa. Oleh karena itu, surat kepemilikan tanah sebagai salah satu bentuk harta kekayaan dalam warisan, dapat menjadi objek dari pemberian kuasa melalui surat kuasa umum sesuai dengan Pasal 1796 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Namun, surat kuasa pengurusan surat kepemilikan tanah pada harta warisan yang tidak dilengkapi dengan tanda tangan persetujuan dari ahli waris lainnya adalah tidak sah dan tidak memiliki kekuatan hukum serta melanggar prinsip hak setara atas warisan. Ahli waris yang dirugikan memiliki perlindungan hukum melalui hak saisine dan hereditatis petitio untuk mempertahankan hak mereka. Surat kuasa pengurusan surat kepemilikan tanah pada harta warisan yang dibuat oleh seorang ahli waris harus memenuhi syarat sah perjanjian, seperti identitas pemberi kuasa (seluruh ahli waris) dan penerima kuasa yang jelas, objek kuasa harus dijelaskan rinci, uraian/maksud pemberian kuasa harus tegas dan limitatif agar penerima kuasa tidak bertindak di luar wewenang. Surat kuasa harus ditandatangani oleh pemberi kuasa (seluruh ahli waris) dan penerima kuasa serta dilengkapi materai. Akibat hukum dari tidak memenuhi persyaratan tersebut, maka surat kuasa yang digunakan ialah batal demi hukum. Surat kuasa pengurusan surat kepemilikan tanah pada harta warisan harus memenuhi syarat formal, menegaskan pentingnya persetujuan seluruh ahli waris dan kepatuhan hukum.

Pengaruh Intensi Kewirausahaan Terhadap Perilaku Berwirausaha Petani Hortikultura Di Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Propinsi Kalimantan Utara

SARIF
2025 · Book · Open Access

Studi ini menganalisis perilaku kewirausahaan dalam konteks petani dan usaha kecil, dengan penekanan pada petani hortikultura di Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Penelitian ini menganalisis pengaruh karakteristik kewirausahaan, kompetensi manajemen, dan faktor sosio-demografi terhadap intensi kewirausahaan petani dengan menggunakan Teori Perilaku Berencana (TPB). Data telah dikumpulkan dari 260 responden menggunakan metode angket, observasi, wawancara, dan studi dokumenter. Analisis dengan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) mengindikasikan bahwa karakteristik kewirausahaan seperti percaya diri, kemandirian, dan kepemimpinan memiliki dampak yang signifikan terhadap intensi dan perilaku berwirausaha. Meskipun kompetensi manajemen dan teknis tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan, dukungan lingkungan seperti pendidikan dan pelatihan kewirausahaan serta akses permodalan dari pemerintah terbukti memiliki peranan yang penting. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang mendalam untuk pengembangan kebijakan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani melalui kewirausahaan, serta berfungsi sebagai acuan untuk penelitian selanjutnya di bidang ini

Keanekaragaman Serangga Nokturnal di Area Pertanian Kota Tarakan Sebagai Dasar Pengembangan Sumber Belajar Mata Kuliah Entomologi

PITRI. AS
2025 · Book · Open Access

Berdasarkan aktivitas serangga dikelompokkan menjadi serangga diurnal dan nokturnal. serangga nokturnal merupakan serangga yang aktif pada malam hari dan memiliki kemampuan pendengaran, penciuman dan penglihatan yang sangat tajam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman serangga nokturnal dan peranannya di area pertanian Kota Tarakan. Proses pengambilan sampel dilakukan menggunakan perangkap Light trap dan Pitfal trap. Analisis indeks keanekaragaman (H’) menggunakan rumus Shannon-Wiener. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 9 jenis ordo yang terdiri dari 18 jenis famili, sebanyak 9 famili bersifat hama, 6 famili bersifat predator, 2 famili bersifat dekomposer dan 1 famili bersifat polinator. Hasil dari nilai indeks keanekaragaman serangga di Area Pertanian Kota Tarakan pada stasiun 1 dengan jebakan Light trap putih yaitu H’: 1,36, lampu biru H’: 1,00, dan pada pitfal trap H’: 1,02. Sedangkan pada stasiun 2 pada jebakan Light trap putih H’: 1,51, lampu biru H’: 1,28, dan pada pitfal trap H’: 1,22. Nilai ini termasuk kategori sedang, hal ini menunjukkan bahwa kondisi lingkungan di area pertanian masih cukup stabil. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar mata kuliah entomologi khususnya pada materi ekologi dan perilaku serangga, serta klasifikasi serangga.

ANALISIS TINDAK TUTUR SANTRI PONDOK PESANTREN MUTIARA BANGSA SEBATIK (KAJIAN PRAGMATIK)

SURIANA
2025 · Book · Open Access

ABSTRAK SURIANA.2024. Analisis Tindak Tutur Santri pondok Pesantren Mutiara Bangsa Sebatik (Kajian Pragmatik). (dibimbing oleh Muhammad Ilham, S.S., M.Pd dan Rita Kumala Sari, M.Pd) ​Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi dari tuturan guru dan siswa kelas 1 Diniyah Pondok Pesantren Mutiara Bangsa Sebatik yaitu mendeskripsikan fungsi dari masing-masing bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi dan perlokusi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan Pragmatik. Data penelitian yaitu tuturan guru dan siswa kelas 1 Diniyah Pondok Pesantren Mutiara Bangsa Sebatik. Data diperoleh dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, rekam, simak, catat, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik pilah unsur penentu (PUP). Dalam penelitian ditemukan 33 data tindak tutur. Tindak tutur lokusi berjumlah 14 tuturan, tindak tutur ilokusi sebanyak 17 tuturan dimana tuturan tersebut merupakan tindak tutur ilokusi direktif, sedangkan tindak tutur perlokusi sebanyak 2 tuturan. Berdasarkan hasil yang ditemukan tindak tutur yang paling mendominasi adalah tindak tutur lokusi dan ilokusi dengan jumlah 32 data karena pada tindak tutur guru dan siswa kelas 1 Diniyah Pondok Pesantren Mutiara Bangsa Sebatik dalam proses pembelajaran lebih banyak menggunakan tindak tutur lokusi dan ilokusi yang memiliki tujuan memberi informasi dan pertanyaan kepada mitra tutur. Pada penelitian ini ditemukan juga tindak tutur lokusi, ilokusi dan perlokusi saling berkaitan karena ketika penutur menuturkan lokusi dan ilokusi terdapat respon verbal maupun nonverbal dari mitra tutur yang sesuai dengan keinginan penutur, maka hal tersebut merupakan perlokusi.

Pengaruh Diskusi Kelompok terhadap Minat Belajar Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 2 malinau Kota

ENGGAR SEPTIA NINGSIH
2025 · Book · Open Access

Minat belajar adalah kecenderungan individu untuk memiliki senang dan bahagia tanpa adanya paksaan dari siapapun sehingga dapat menyebabkan perubahan pengetahuan, keterampilan, tingkah laku. Berdasarkan observasi selama proses belajar di kelas terdapat siswa yang kurang memperhatikan penjelasan guru, tidak berkonsentrasi dalam belajar, tidur pada jam pelajaran, keluar masuk kelas saat jam pelajaran, tindakan tersebut tidak hanya pada mata pelajaran tertentu, tetapi hampir pada setiap mata pelajaran, susana dalam kelas membuat siswa merasa bosan sehingga membuat siswa keluar masuk kelas pada saat jam pelajaran, seringkali meminta ijin untuk ke toilet, pada saat diskusi kelompok siswa ditanya tidak ada yang merespon, dan kurang bersemangat pada saat jam pelajaran di kelas. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut salah satunya melalui diskusi kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh diskusi kelompok terhadap minat belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Malinau Kota. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan pendekatan pre-eksperimen dan desain penelitian one group pretest-posttest. Jenis pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling dengan metode undian, sampel penelitian berjumlah 15 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen berupa skala likert tentang minat belajar. Analisis data dengan statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji paired sample t-test. Berdasarkan hasil penelitian ini, perhitungan uji paired simple t-test dengan nilai Sig. (2-tailed) adalah sebesar 0,000 0,05, yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh diskusi kelompok terhadap minat belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Malinau Kota.

ANALISIS PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH, PENGANGGURAN, DAN KEMISKINAN TERHADAP PDRB DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA

ANISSA APRILIANINGSIH
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengeluaran pemerintah bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur jalan serta pengangguran dan kemiskinan terhadap PDRB kabupaten/kota secara parsial dan simultan di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif tahun 2017-2022. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan menggunakan data sekunder dari kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Pengeluaran pemerintah bidang infrastruktur jalan secara parsial berpengaruh terhadap PDRB kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara. 2) Kemiskinan secara parsial berpengaruh terhadap PDRB kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara. 3) Pengeluaran pemerintah bidang pendidikan secara parsial tidak berpengaruh terhadap PDRB kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara. 4) Pengeluaran pemerintah bidang kesehatan secara parsial tidak berpengaruh terhadap PDRB kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara. 5) Pengangguran secara parsial tidak berpengaruh terhadap PDRB kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara. 6) Secara simultan pengeluaran pemerintah bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur jalan serta pengangguran dan kemiskinan berpengaruh terhadap PDRB kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara. Pengeluaran pemerintah bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur jalan serta pengangguran dan kemiskinan mampu menjelaskan pengaruh terhadap variabel PDRB sebesar 93,92%. Sedangkan sisanya sebesar 6,08% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak masuk dalam model penelitian ini.

Induksi kalus pisang barangan Musa acuminata Colla dengan kombinasi picloram dan BAP

DESY KURNIA DAMANIK
2025 · Book · Open Access

Peningkatan permintaan pisang untuk konsumsi rumah tangga dan ekspor ke negara- negara pengimpor pisang dari Indonesia memerlukan peningkatan produksi pisang Peningkatan produksi tentunya memerlukan bahan tanam dalam jumlah besar. Kemampuan indukan pisang untuk menghasilkan anakan tercatat hanya mencapai 5-10 anakan sehat setiap tahun. Kondisi ini menjadikan produksi pisang barangan menjadi sulit sehingga diperlukan teknologi di bidang pertanian untuk mendukung peningkatan produksi. Teknologi perbanyakan tanaman melalui kultur jaringan merupakan langkah yang tepat, salah satunya yaitu melalui induksi kalus Keberhasilan perbanyakan tanaman melalui kultur jaringan khususnya induksi kalus sangat dipengaruhi oleh Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) yang digunakan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh kombinası ZPT Picloram dan BAP dalam induksi kalus pisang barangan (Musa acuminata Colla). Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAK) dimana faktor 1 dan 2 memiliki 4 taraf yakni Picloram: 0 PPM, 1 PPM, 2 PPM dan 3 PPM, BAP: 0 PPM. 1 PPM. 2 PPM dan 3 PPM serta diulang sebanyak 3 kali. Penelitian yang dilakukan mendapatkan hasil yang menunjukkan bahwa faktor tunggal tidak memberikan pengaruh nyata sementara perlakuan kombinasi Picloram dan BAP memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan kalus yang terlihat terutama pada parameter persentase eksplan berkalus, umur munculnya kalus, tekstur kalus, berat kalus. Melalui penelitian ini juga diperoleh hasil bahwa media yang mengandung picloram 0 PPM dengan konsentrasi BAP 1 PPM. 2 PPM, 3 PPM berpengaruh nyata pada parameter-parameter terkait tunas sedangkan media yang mengandung BAP 0 PPM dengan konsentrasi Picloram 1 PPM, 2 PPM, 3 PPM berpengaruh nyata pada parameter-parameter terkait kalus. Dalam penelitian diperoleh kombinasi terbaik dalam induksi kalus yaitu kombinasi perlakuan P2B2 (Picloram: 2 PPM, BAP: 2 PPM).

Kajian Agroekologi Dua Varietas Wijen(sesamuan indicum L. )Di Lahan Masam Yang Diberi kapur

NURHALIZAH
2025 · Book · Open Access

Wijen (sesamum indicum L.) merupakan komoditas perkebunan rakyat yang potensial sebagai sumber minyak pangan yang banyak dibutuhkan. Tanaman ini mempunyai potensi agroindustri yang berjalan dengan baik diantaranya untuk keperluan berbagai industri makanan, kimia, obat-obatan farmasi dan kosmetik. Akan tetapi produktifitas produktifitas wijen di Kalimantan Utara rendah. Penelitian ini bertujuan Untuk menegetahui agroekologi pertumbuhan dan produksi 2 varietas wijen (sesamuan indocum L.) lahan masam yang diberi kapur. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok factorial dengan 6 perlakuan, perlakuan pertaman yaitu P1: Varietas wijen sumberrejo 4 (tanpa kapur) P1:Varietas wijen sumberrejo 4 (tanpa kapur), P2: varietas wijen sumberrejo 4, (20gram kapur), P3: Varietas wijen sumberrejo 4 (40gram kapur), P4 :Varietas wijen semberrejo 3 (tanpa kapur), P5 : Varietas wije sumberrejo 3, (60gram kapur), P6: vareitas wijen semberrejo 3 (80gram kapur),parameter agroekolgi yaitu tanah dan suhu dan kelembapan sedangankan parameter yang diamati yaitu parameter pertumbuhan meliputi tinggi tanaman, panjang daun, jumlah daun, dan diameter batang dan parameter hasil jumlah polong, panjang akar, berat biji. Hasil penelitian menenjukkan bahwa perlakuan pemberian kapur mampu me

Evaluasi Dan Pemetaan Sebaran Hama Pada Tanaman Hortikultura Di Kota Tarakan Berbasis Sistem Informasi Geografis

CLARA SAMELEH
2025 · Book · Open Access

Tanaman hortikultura merupakan komponen penting dalam pembangunan pertanian. Tanaman hortikultura dibagi menjadi empat jenis yaitu tanaman buah, tanaman sayur, tanaman hias dan tanaman obat. Komoditas hortikultura merupakan salah satu penyedia gizi berupa serat, vitamin, protein dan lain-lain yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data penyebaran dan populasi hama pada tanaman hortikultura di Kota Tarakan serta membuat peta sebaran dari hama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hama pada tanaman hortikultura di Kota Tarakan tersebar tidak merata dan sangat dipengaruhi oleh faktor geografis seperti topografi, jenis tanah, kelembapan, curah hujan dan pasokan makanan. Daerah dengan kelembapan tinggi, tanah dengan drainase buruk, atau daerah dataran rendah cenderung memiliki tingkat infestasi hama yang lebih tinggi. Sehingan di kecamatan Tarakan Taimur, Tarakan Barat dan Tarakan Utara memiliki memiliki keanekaragaman yang berbeda. Penggunaan Sistem Informasi Geografis (SIG) terbukti efektif dalam memetakan sebaran hama di berbagai wilayah Tarakan. SIG membantu mengidentifikasi lokasi atau area rawan serangan hama sehingga tindakan pencegahan dan pengendalian dapat lebih terfokus. Data spasial yang di dapatkan seperti titik koordinat, jenis tanaman, jenis hama dan gejala serangan. Diaman data yang di dapatkan merupakan data hasil penelitian langsung di lapangan dan wawancara kepada petani.