Abstrak
Studi ini menganalisis perilaku kewirausahaan dalam konteks petani dan usaha kecil, dengan penekanan pada petani hortikultura di Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Penelitian ini menganalisis pengaruh karakteristik kewirausahaan, kompetensi manajemen, dan faktor sosio-demografi terhadap intensi kewirausahaan petani dengan menggunakan Teori Perilaku Berencana (TPB). Data telah dikumpulkan dari 260 responden menggunakan metode angket, observasi, wawancara, dan studi dokumenter. Analisis dengan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) mengindikasikan bahwa karakteristik kewirausahaan seperti percaya diri, kemandirian, dan kepemimpinan memiliki dampak yang signifikan terhadap intensi dan perilaku berwirausaha. Meskipun kompetensi manajemen dan teknis tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan, dukungan lingkungan seperti pendidikan dan pelatihan kewirausahaan serta akses permodalan dari pemerintah terbukti memiliki peranan yang penting. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang mendalam untuk pengembangan kebijakan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani melalui kewirausahaan, serta berfungsi sebagai acuan untuk penelitian selanjutnya di bidang ini