Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

6.831 item publik

Publikasi

Halaman 48 dari 342

Analisis perencanaan penjadwalan produksi menggunakan metode Material Requirement Planning MRP pada UMKM di kota Tarakan (studi pada UMKM ikan tipis Papija UD indah lestari)

DIKI WAHYUDI
2025 · Book · Open Access

Setiap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang produksi dituntut untuk memiliki perencanaan dan penjadwalan produksi yang efisien guna menghindari keterlambatan produksi, pemborosan bahan baku, dan ketidaksesuaian antara kapasitas produksi dengan permintaan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan penjadwalan produksi pada UMKM Ikan Tipis/Pepija UD Indah Lestari di Kota Tarakan dengan menggunakan metode Material Requirement Planning (MRP). Hasil peramalan menggunakan metode Exponential Smoothing menunjukkan bahwa kebutuhan produksi untuk bulan Januari 2025 sebesar 1.216,30 kg produk ikan tipis/pepija. Nilai ini dijabarkan ke dalam Master Production Schedule (MPS) mingguan secara merata. Metode MRP dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Lot for Lot (LFL), Economic Order Quantity (EOQ), dan Period Order Quantity (POQ), serta didukung oleh metode peramalan Exponential Smoothing untuk mengetahui kebutuhan bahan baku di masa mendatang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peramalan kebutuhan produksi ikan tipis/pepija pada bulan Januari 2025 adalah sebesar 1.216,30 kg, dengan kebutuhan bahan baku ikan basah sebesar 12.163,02 kg. Dari hasil perhitungan metode Lot Sizing, diperoleh bahwa metode Lot for Lot dan POQ menghasilkan total biaya persediaan sebesar Rp120.000, sedangkan metode EOQ menghasilkan biaya sebesar Rp7.360.000. Dengan demikian, metode Lot for Lot dan POQ lebih efektif dalam menekan biaya persediaan pada UMKM UD Indah Lestari.

Peran Kompensasi Manajemen dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Moderasi (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Property dan Real Estate Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2023)

DINI DANIEL
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kompensasi manajemen dan kepemilikan manajerial terhadap nilai perusahaan dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019-2023. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 92 perusahaan, dengan metode pengumpulan data menggunakan purposive sampling menghasilkan 30 perusahaan sebagai sampel penelitian, sehingga memperoleh 150 observasi dalam penelitian ini. Teknik analisis data menggunakan Partial Least Squares– Structural Equation Modelling (PLS-SEM) dengan aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompensasi manajemen berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, kepemilikan manajerial berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan, ukuran perusahaan memoderasi pengaruh kompensasi manajemen dengan memperlemah hubungan terhadap nilai perusahaan dan ukuran perusahaan tidak dapat memoderasi pengaruh kepemilikan manajerial terhadap nilai perusahaan.

BALANCE OF TRADE, FOREIGN DIRECT INVESTMENT, DAN UTANG LUAR NEGERI TERHADAP CADANGAN DEVISA DI LIMA NEGARA ASEAN PERIODE 2008-2023

DEWI SAHARANI
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini menganalisis pengaruh Balance of Trade (BOT), Foreign Direct Investment (FDI), dan Utang Luar Negeri (ULN) terhadap Cadangan Devisa di lima negara ASEAN, yaitu Singapura, Thailand, Indonesia, Malaysia, dan Filipina, selama periode 2008-2023. Metode yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Random Effect Model (REM) serta analisis tren metode kuadrat terkecil untuk proyeksi lima tahun ke depan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, BOT dan FDI tidak berpengaruh signifikan terhadap cadangan devisa di Lima Negara ASEAN periode 2008-2023, sedangkan ULN memiliki pengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap cadangan devisa. Proyeksi lima tahun mendatang menunjukkan tren positif BOT di Singapura, Thailand, dan Indonesia, namun defisit diperkirakan terjadi di Malaysia dan Filipina. FDI diproyeksikan meningkat di Singapura, Indonesia, Malaysia, dan Filipina. Sementara itu, Thailand menunjukkan penurunan. ULN di kelima negara diproyeksikan terus meningkat.

INVESTASI, KONSUMSI RUMAH TANGGA DAN PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA

TAKBIR SAPUTRA
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh investasi, konsumsi rumah tangga dan pengeluaran pemerintah secara parsial dan simultan terhadap penyerapan tenaga kerja di kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder hasil publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan dari tahun 2017-2023. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi data panel dengan bantuan program Eviews 12. Dari hasil penelitian ini diperoleh hasil secara parsial menunjukkan bahwa variabel investasi dan konsumsi rumah tangga berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Utara, sedangkan variabel pengeluaran pemerintah tidak berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Utara. Adapun hasil secara simultan menunjukkan bahwa variabel investasi, konsumsi rumah tangga dan pengeluaran pemerintah berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Utara.

PENGARUH IKLAN PRODUK, KEBUTUHAN MENCARI VARIASI DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN BERPINDAH MEREK PRODUK MIE INSTAN (Studi pada mahasiswa Fakultas Ekonomi UBT)

ELIA JONES
2025 · Book · Open Access

PENGARUH IKLAN PRODUK, KEBUTUHAN MENCARI VARIASI DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN BERPINDAH MEREK PRODUK MIE INSTAN (Studi pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi UBT) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklan produk, kebutuhan mencari variasi dan harga terhadap keputusan berpindah merek produk mie instan (studi kasus pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Borneo Tarakan). Pada penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Metode penarikan sampel dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan non-probability sampling, namun secara teknik penetapan sampel menggunakan purposive sampling. Sample dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Borneo Tarakan yang pernah melakukan pembelian produk mie instan dengan jumlah sampel sebanyak 280 responden. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda dengan bantuan program SPSS V26. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel iklan produk, kebutuhan mencari variasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berpindah merek, dan harga tidak berpengaruh positif dan signifkan terhadap keputusan berpindah merek.

ANALISIS PENERAPAN SANKSI PIDANA KEBIRI KIMIA BAGI PELAKU TINDAK PIDANA PERSETUBUHAN ANAK( Studi Kasus Putusan No 69/Pid.Sus/2019/PN.Mjk)

NUR RHAMADANIA
2025 · Book · Open Access

Kejahatan seksual terhadap anak merupakan permasalahan serius yang memerlukan tindakan hukum yang tegas. Salah satu bentuk sanksi yang diterapkan di Indonesia adalah kebiri kimia, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 dan Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme penerapan sanksi kebiri kimia bagi pelaku tindak pidana persetubuhan anak serta dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan sanksi tersebut, khususnya dalam perkara Nomor 69/2019/Pid.Sus/PN.Mjk. metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kebiri kimia bertujuan untuk memberikan efek jera kepada pelaku dan melindungi anak sebagai korban. Namun, kebijakan ini menuai pro dan kotra, terutama terkait dengan aspek hak asasi manusia dan kode etik kodokteran. Dalam kasus yang diteliti, hakim menjatuhkan pidana tambahan kebiri kimia setelah mempertimbangkan unsur-unsur kejahatan yang memberatkan, termasuk dampak fisik dan psikologis terhadap korban. Kesimpulannya, penerapan kebiri kimia sebagai pidana tambahan di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan dalam implementasinya, termasuk resitensi dari organisasi profesi medis dan perdebatan etis serta hukum. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi berkelanjutan dan sinergi antara lembaga terkait untuk memastikan efektivitas kebijakan ini dalam menekan angka kejahatan seksual terhadap anak.

Pembiayaan Sektor Perdagangan di Indonesia

YULIA KARTIKA
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efisiensi relatif produksi di sektor perdagangan, penyerapan pembiayaan, tingkat efektivitas pembiayaan, pola pemetaan efisiensi relatif produksi dengan penyerapan pembiayaan, dan perencanaan kebutuhan kapital untuk sektor perdagangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder dari situs web Bank Indonesia (BI) dan Badan Pusat Statistik (BPS). Penelitian ini menggunakan data dari tahun 2018-2023 dengan alat analisis Location Quotient (LQ) yang di transformasi ke dalam rumus efisiensi relatif produksi, penyerapan pembiayaan dan Incremental Capital Output Ratio (ICOR) pola pemetaan, dan perencanaan kebutuhan kapital. Hasil penelitian ini menunjukkan efisiensi relatif produksi wilayah yang memiliki nilai rata-rata yang tergolong basis adalah wilayah Jawa sebesar 1,01. Sedangkan nilai rata-rata tergolong non basis berada di wilayah Kalimantan dengan nilai sebesar 0.74. Penyerapan pembiayaan relatif wilayah yang memiliki nilai rata-rata tertinggi berada di wilayah Nusa Tenggara & Bali sebesar 1,76. Sedangkan nilai rata-rata terendah berada di Wilayah Kalimantan dengan nilai sebesar 1,00, namun tergolong netral. Efektivitas pembiayaan dengan nilai efektivitas terendah adalah Kawasan Sumatera dengan nilai 4,5 tergolong efektif, sementara yang tertinggi adalah kawasan Jawa dengan nilai 13,3 yang dikatakan tidak efektif. Pola pemetaan efisiensi relatif produksi dengan penyerapan pembiayaan menunjukkan bahwa provinsi yang terklasifikasi progresif inovatif adalah DKI Jakarta, dan Maluku Utara. Kemudian provinsi yang terklasifikasi gagal adalah Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, Lampung,Jambi, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Yogyakarta, Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, Bali, Papua, dan Papua Barat. Perencanaan kebutuhan kapital setiap kawasan yang ada di Indonesia tahun 2024 hingga 2030 dengan pertumbuhan 3% dibutuhkan kapital sebesar 2,959 trilliun, untuk pertumbuhan 4,5% dibutuhkan kapital sebesar 4,646 trilliun, dan untuk pertumbuhan 6% dibutuhkan kapital sebesar 6,484 trilliun.

Pembiayaan Perbankan terhadap Pertambangan di Indonesia

ALDA AYU GYMNASTI
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: tingkat efisiensi relatif produksi, tingkat penyerapan pembiayaan, pengaruh penyerapan pembiayaan dengan efisiensi relatif produksi, tingkat efektivitas pembiayaan, pola pemetaan efisiensi relatif dengan tingkat penyerapan, dan perencanaan kebutuhan kapital di sektor pertambangan. Menggunakan pendekatan kuantitatif: location quotient yang ditransformasi, incremental capital output ratio, dan regregi kolerasi dan perencanaan pembiayaan sesuai data sekunder dari Bank Indonesia (BI) dan Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian ini menunjukkan, efisiensi relatif produksi adalah yang tertinggi di Wilayah Kalimantan sebesar 3.14. Terendah di Jawa dengan nilai sebesar 0.21. Penyerapan relatif pembiayaan perbankan tertinggi Wilayah Bali & Nusa Tenggara sebesar 4.49. Terendah Wiayah Jawa dengan nilai sebesar 0.38. Penyerapan pembiayaan terhadap efisiensi produksi berpengaruh signifikan. Efektivitas pembiayaan dengan nilai tertinggi adalah Wilayah Sulawesi sebesar 27.30. Terendah Kalimantan dengan nilai sebesar 1.58. Pola keterkaitan efisiensi relatif produksi dengan penyerapan pembiayaan menunjukkan, provinsi yang masuk kategori progresif inovatif adalah Provinsi Jambi dan gagal adalah Provinsi Sulawesi Utara dan Maluku selama 6 tahun. Berdasarkan hasil analisis perencanaan pada skenario I dengan target pertumbuhan sebesar 3% maka kebutuhan kapital sebesar 1.182 triliun. Sementara untuk skenario II dengan target pertumbuhan sebesar 4,5% maka kebutuhan kapital sebesar 1.856 triliun. Terakhir untuk skenario III dengan target pertumbuhan sebesar 6% maka kebutuhan kapital sebesar 2.590 triliun.

Evaluasi Kinerja Pembiayaan perbankan terhadap Produksi Pertanian di Indonesia

RINDIANI
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi relatif produksi, penyerapan pembiayaan perbankan, dan efektivitas pembiayaan perbankan pada sektor pertanian. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder hasil publikasi Bank Indonesia (BI) dan Badan Pusat Statistik (BPS). Menggunakan alat analisis Location Quotient (LQ) yang telah ditransformasi menjadi efisiensi relatif produksi dan penyerapan pembiayaan, Incremental Capital Output Ratio (ICOR), pola pemetaan, dan perencanaan kebutuhan kapital. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kawasan yang memiliki tingkat efisiensi relatif produksi tertinggi adalah kawasan Sulawesi dengan nilai efisiensi 2,19 yang tergolong basis, sementara Jawa menjadi satu-satunya kawasan dengan tingkat efisiensi relatif produksi dengan nilai 0,60 yang tergolong non basis. Penyerapan pembiayaan perbankan untuk sektor pertanian tertinggi adalah kawasan Sulawesi dengan nilai penyerapan 2,61. Sementara di kawasan Kalimantan penyerapannya terendah dengan nilai 1,08. Analisis Incremental Capital Output Ratio (ICOR) kawasan dengan nilai efektif adalah Bali dan Nusa Tenggara dengan nilai 1,1. Kemudian paling tidak efektif adalah pulau Jawa dengan nilai 14,9. Pola pemetaan efisiensi relatif produksi dengan penyerapan pembiayaan menunjukkan provinsi yang terklasifikasi progresif inovatif adalah provinsi Riau, Kalimantan Barat, dan Maluku Utara. Kemudian provinsi yang terklasifikasi gagal adalah provinsi Jawa Timur, Papua Barat, dan DI Yogyakarta. Analisis perencanaan kebutuhan kapital setiap kawasan di Indonesia tahun 2024-2030 dengan target pertumbuhan ekonomi sebesar 3% dibutuhkan kapital sebesar 2.337 triliun. Kemudian target pertumbuhan 4.5% dibutuhkan kapital sebesar 3.668 triliun Sementara untuk target pertumbuhan ekonomi sebesar 6% dibutuhkan kapital sebesar 5.120 triliun.

Kinerja Kredit Perbankan terhadap Industri Pengolahan di Indonesia

NUR SHAHIRA AZIANA
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis efisiensi relatif produksi, penyerapan kredit, efektivitas kredit, pola keterkaitan, serta kebutuhan kapital terhadap industri pengolahan di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder hasil publikasi Bank Indonesia (BI) dan Badan Pusat Statistik (BPS). Penelitian ini menggunakan data dari tahun 2018-2023. Penelitian ini menggunakan alat analisis Locatient Quantient (LQ) yang di transformasikan ke dalam rumus efisiensi relatif produksi, penyerapan kredit, Incremental Capital Output Ratio (ICOR), pola pemetaan, dan perencanaan kebutuhan kapital. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efisiensi relatif produksi sektor industri pengolahan periode 2018-2023 yang basis yakni Jawa dengan nilai rata-rata 1,13, sedangkan Bali dan Nusa Tenggara adalah non basis dengan nilai rata-rata 0,13. Hasil penelitian penyerapan kredit sektor industri pengolahan Jawa tertinggi dengan nilai rata-rata 1,26 dan yang terendah Bali dan Nusa Tenggara dengan nilai rata-rata 0,18. Efektivitas kredit dengan nilai terendah adalah Jawa dengan rata-rata nilai Rp 4,1 sedangkan Bali dan Nusa Tenggara nilai efektivitas tinggi dengan nilai rata-rata Rp 39,83. Pola keterkaitan efisiensi relatif produksi dan penyerapan kredit menunjukkan provinsi yang terklasifikasi sebagai progresif inovatif adalah Kepulauan Riau dan Riau berturut-turut selama tahun 2019, 2021, dan 2023. Sedangkan provinsi yang terklasifikasi gagal adalah Sumatera Utara dan Sumatera Selatan. Kemudian kebutuhan kapital dengan target pertumbuhan sebesar 4,6% dibutuhkan kapital sebesar 8.39 ribu triliun. Selanjutnya proyeksi kebutuhan kapital sebesar 7% membutuhkan tambahan kapital kredit secara keseluruhan sebesar 13.73 ribu triliun. Kemudian proyeksi kebutuhan kapital sebesar 9% mampu menghasilkan kebutuhan kapital hingga sebesar 18.77 ribu triliun.

Pengaruh Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Kalimantan Utara

NUR HALISYAH
2025 · Book · Open Access

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Utara. Konsumsi rumah tangga merupakan salah satu komponen utama dalam Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), yang terdiri dari pengeluaran untuk makanan dan non-makanan. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi data panel dengan pendekatan OLS, berdasarkan data sekunder yang di peroleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Utara selama periode 2018-2023. Berdasarkan hasil perhitungan regresi data panel menggunakan software Eviews 12 maka hasil yang di peroleh secara parsial variabel Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (Makanan) tidak memiliki pengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Utara dilihat dengan nilai thitung lebih kecil dibandingkan dengan ttabel (-1.520278 2.052), Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (Non Makanan) tidak berpengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Utara dengan melihat nilai thitung lebih kecil dari nilai ttabel (0.987291 2.052). Adapun secara simultan dari variabel Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (Makanan) dan Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (Non Makanan) tidak memiliki pengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Utara dengan melihat dari nilai Fhitung lebih kecil dari Ftabel (1.160293 3.35). Selanjutnya diperoleh hasil dari koefisien determinasi atau (R2) sebesar 1.0934 %.

Kinerja Peusahaan Umum Daerah Tarakan Media Telekomunikasi Berdasarkan Balanced Scorecard

NURUL ADILLAH
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk melihat kinerja Perumda Tarakan Media Telekomunikasi menggunakan metode Balanced Scorecard. Metode Balanced Scorecard mengukur kinerja perusahaan dari sisi keuangan dan sisi non- keuangan perusahaan. Metode Balanced Scorecard memiliki 4 (empat) perspektif dalam mengukur kinerja perusahaan yakni perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal, dan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder dan data primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Perumda Tarakan Media Telekomunikasi diukur menggunakan Balanced Scorecard pada perspektif keuangan menunjukkan kinerja yang buruk karena ROA dan ROE jauh dibawah standar, perspektif pelanggan menunjukkan hasil yang memuaskan karena tingkat kepuasan pelanggan baik, perspektif proses bisnis internal menunjukkan kinerja yang kurang efektif, dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran menunjukkan kinerja yang kurang baik karena produktivitas karyawan mengalami fluktuasi.

PEMBINAAN RESIDIVIS TINDAK PIDANA NARKOTIKA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA TARAKAN

ALFIANA LESTARI
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program pembinaan yang diterapkan terhadap warga binaan residivis tindak pidana narkotika di lembaga pemasyarakatan kelas IIA Tarakan. Serta untuk mengetahui peran pembinaan yang dilakukan lembaga pemasyarakatan terhadap residivis tindak pidana narkotika di lembaga pemasyarakatan kelas IIA Tarakan. Dengan menggunakan tipe penelitian empiris, Seluruh data yang diperoleh baik data primer dan data sekunder akan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif. Selain itu dideskripsikan, dengan menelaah permasalahan yang ada, menggambarkan, menguraikan, hingga menjelaskan permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan penelitian ini. Penggunaan metode deskriptif ini dimaksudkan untuk memperoleh gambaran yang baik, jelas dan dapat memberikan data sedetail mungkin tentang objek yang diteliti, dalam hal ini menggambarkan bagaimana pembinaan residivis tindak pidana narkotika di lembaga pemasyarakatan Kelas IIA Tarakan. Pada penelitian ini penulis memilih lokasi penelitian di lembaga pemasyarakatan kelas IIA Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa lembaga pemasyarakatan bertujuan sebagai tempat dimana pembinaan kepada pelaku tindak pidana dilakukan yang diatur dalam Undang–undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang pemasyarakatan dalam lembaga pemasyarakatan, program pembinaan harus dirancang secara baik untuk membantu warga binaan mengubah pola pikir. Program pembinaan yang ada di lembaga pemasyaakatan kelas IIA Tarakan yaitu pembinaan kepribadian yang mencangkup pembinaan kerohanian dan jasmani serta pembinaan kemandirian yang mencangkup kegiatan kerja berbagai bidang. Peran pembinaan yang dilakukan lembaga pemasyarakatan Kelas IIA Tarakan sangat penting mendukung pembinaan dalam hal perubahan warga binaan pemasyarakatan untuk mencegah terjadinya residivis tindak pidana narkotika.

Perlindungan Hukum Terhadap Anak Sebagai Korban Tindak Pidana Kesusilaan di Dunia Maya

ANISA
2025 · Book · Open Access

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN TINDAK PIDANA KESUSILAAN DI DUNIA MAYA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban yang mengalami tindak pidana kesusilaan di dunia maya. Serta untuk mengetahui dampak kurang maksimal perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban tindak pidana kesusilaan di dunia maya. Seluruh data yang diperoleh dalam penelitian, baik data primer dan data sekunder akan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif. Selain itu dideskripsikan, dengan menelaah permasalahan yang ada, menggambarkan, menguraikan hingga menjelaskan permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan penelitian ini. Penggunaan metode normatif ini dimaksudkan untuk memperoleh gambaran yang baik, jelas dan dapat memberikan data sedetail mungkin tentang objek yang diteliti, dalam hal ini menggambarkan bagaimana perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban tindak pidana kesusilaan di dunia maya. Pada penelitian ini penulis memilih lokasi penelitian di Kalimantan Utara, Kota Tarakan, Jl. Jendral Sudirman Gedung Gadis, Kantor dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Serta Pengadilan Penduduk dan Keluarga Berencana berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa bentuk perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban tindak pidana kesusilaan berupa Pemberian sanksi pidana yang tegas dan sesuai dengan tingkat kejahatan yang dilakukan sehingga dapat menimbulkan efek jera terhadap pelaku dan perlindungan hukum yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang yang berlaku. beberapa faktor yang menjadikan anak sebagai korban kesusilaan di dunia maya yaitu, faktor ekonomi, Faktor relasional/keluarga, faktor lingkungan, Faktor teknologi dan media, faktor psikologis, dan faktor sosial dan budaya. Kurang maksimalnya pemberian perlindungan yang dirasakan oleh korban, memiliki dampak terhadap korban kesusilaan seperti, korban merasa malu, trauma, dan cenderung mengurangi bersosialisasi kepada orang-orang sekitar sehingga menutup diri.

Penegkana Hukum Terhadap Tindak Pidana Pencurian Data Pribadi Dengan Cara Phising Di Media Elektronik

AKRAM
2025 · Book · Open Access

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan masyarakat. TIK menciptakan dunia tanpa batas, memudahkan interaksi, dan meningkatkan produktivitas serta efisiensi di berbagai bidang, seperti ekonomi, budaya, pertahanan, dan hukum. Namun, di sisi lain, kemajuan ini juga membawa dampak negatif, seperti meningkatnya kejahatan siber (cybercrime), khususnya pencurian data pribadi melalui metode phising. Meskipun internet memberikan kemudahan, ia juga menjadi alat untuk tindakan melawan hukum, seperti pencurian data pribadi dengan cara phising, yang merugikan individu dan masyarakat. Pencurian data pribadi melalui phising menjadi ancaman serius di Indonesia. Meskipun telah ada regulasi seperti Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), tindak pidana phising ini terus terjadi dikarenakan beberapa faktor dan penegakan hukum masih lemah dikarenakan beberapa hambatan yang dihadapi oleh aparat penegak hukum. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan analisis terkait dengan faktor penyebab terjadinya dan hambatan dalam penegakan hukum pencurian data pribadi dengan cara phising. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian empiris, yang melihat dan menganalisis interaksi hukum dengan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab terjadinya pencurian data dengan cara phising ini terbagi menjadi dua faktor yaitu faktor internal yang terdiri dari kurangnya kesadaran masyarakat dan tingkat pendidikan. Kedua, faktor eksternal yang terdiri dari teknologi dan platform digital di media elektronik dan ketiadaannya aturan khusus yang mengatur. Selain itu dalam penegakan hukumnya masih sangat kurang efektif karena mengalami hambatan seperti kurangnya sumber daya manusia dan penegak hukum dibidang siber, kurangnya regulasi yang mengatur, kurangnya pastisipasi dan kepercayaan masyarakat kepada aparat penegak hukum, keterbatasannya teknologi, dan kurangnya koordinasi penegak hukum dengan pihak lain. Sehingga dalam hal ini diperlukaannya pengawasan dan perhatian lebih dari pemerintah.

Analisis Kinerja keuangan perusahaan (Likuiditas, profitabilitas dan leverage) Terhadap opini Audit going concern

ARWIN
2025 · Book · Open Access

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN (LIKUIDITAS, PROFITABILITAS DAN LEVERAGE) TERHADAP OPINI AUDIT GOING CONCERN) (Studi empiris: Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Barang Konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2023) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja keuangan perusahaan terhadap penetuan opini audit going concern pada perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh 59 perusahaan yang memenuhi kriteria sehingga total sampel untuk empat tahun periode penelitian yaitu 236 sampel. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan tahun 2020-2023 yang dapat diakses melalui website resmi Bursa Efek Indonesia. Metode analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis regresi logistik. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan aplikasi (SPSS) Statistical Proudct and Service Solution, Versi 24. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan perusahaan secara simultan berpengaruh terhadap opini audit going concern pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Barang Konsumsi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2023. Kata kunci: Kinerja Keuangan Perusahaan Berpengaruh Positif Terhadap Opini Audit Going Concern.  

PENGARUH MODAL KERJA ,PERPUTARAN PERSEDIAAN DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP PROFITABILITAS PERUSAHAAN DENGAN PERPUTARAN PIUTANG SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Pada Perusahaan Sektor Energi Yang Terdaftar Pada Bursa Efek Indonesia Periode 2021-2023)

FATA LUAIYYAN ADDANY
2025 · Book · Open Access

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh langsung modal kerja,perputaran persediaan,dan ukuran perusahaan terhadap profitabilitas serta pengaruh tidak langsung melalui peran moderasi perputaran piutang perusahaan sektor energi yang terdaftar di bursa efek Indonesia (BEI) selama periode 2021 - 2023. Jumlah populasi 88 perusahaan dengan menggunakan metode purposive sampling diperoleh 31 sampel perusahaan sehingga jumlah observasinya sebanyak 93 data. Data yang digunakan adalah jenis data skunder yaitu laporan keuangan perusahaan sektor energi yang terdaftar di bursa efek Indonesia (BEI) selama periode 2021 - 2023. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan alat analisis aplikasi SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial (uji t) modal kerja berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas, sementara perputaran persediaan dan ukuran perusahaan berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas,Peran perputaran piutang sebagai variabel moderasi terbukti memoderasi dan memperkuat hubungan antara modal kerja dan ukuran perusahaan terhadap profitabilitas.Sementara peran perputaran piutang tidak terbukti memoderasi hubungan perputaran persediaan terhadap profitabilitas.

PERAN PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAAN DAN STRUKTUR MODAL DALAM MENINGKATKAN NILAI PERUSAHAAN DENGAN INFLASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Kesehatan di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2023)

NURHIKMA
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran profitabilitas, ukuran perusahaan dan struktur modal dalam meningkatkan nilai perusahaan dengan inflasi sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor kesehatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019-2023. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling yang diperoleh 18 perusahaan sehingga mendapatkan 90 observasi dalam penelitian ini, teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan PLS-SEM dengan aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas dan ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan struktur modal tidak berpengaruh signifikan. Inflasi tidak memoderasi hubungan antara profitabilitas dan nilai perusahaan maupun hubungan ukuran perusahaan dengan nilai perusahaan, kemudian inflasi memoderasi hubungan struktur modal dan nilai perusahaan secara negatif dan signifikan. Implikasi teoritis penelitian ini mendukung penerapan teori sinyal, namun tidak mendukung teori trade-off dan teori hipotesis fisher dalam menjelaskan faktor yang memengaruhi nilai perusahaan.

Peran Tenaga Kerja Wanita Tehadap Kesejahteraan Keluarga Pekerja Minimarket di Kota Tarakan

DAYU TIRTA JULIANI
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pertumbuhan sektor perdagangan khususnya minimarket yang mendorong peningkatan partisipasi tenaga kerja wanita pada sektor perdagangan yang memungkinkan tenaga kerja wanita berkontribusi pada pendapatan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pendapatan tenaga kerja wanita terhadap pendapatan keluarga pekerja minimarket dan mengidentifikasi pengaruh status perkawinan, tingkat pendidikan, serta lama bekerja terhadap pendapatan tenaga kerja wanita di Kota Tarakan. Penelitian ini menerapkan kombinasi metode analisis deskriptif dengan analisis regresi linear berganda. Penelitian menemukan bahwa tenaga kerja wanita memberikan kontribusi sebesar 49,87% terhadap total pendapatan keluarga dalam kategori sedang, mengindikasikan peran penting wanita sebagai penopang ekonomi keluarga. Persamaan regresi dalam penelitian ini adalah Y = 2.422.724,91 + 63.576,97X₁ + 650.811,33X₂ - 531.981,44X₃. Hasil uji hipotesis dari empat hipotesis yang diajukan, tiga hipotesis diterima (H2, H3, H4) dan satu hipotesis ditolak (H1). Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa secara parsial, status perkawinan tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan tenaga kerja wanita, sedangkan tingkat pendidikan berpengaruh signifikan, sementara lama bekerja berpengaruh negatif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap pendapatan tenaga kerja wanita.

PENGARUH SEKTOR INDUSTRI, ANGKATAN KERJA, INVESTASI TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH KALIMANTAN TIMUR 2017-2023

RISWAN
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sektor industri, angkatan kerja, dan investasi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kalimantan Timur selama periode 2017-2023. Menggunakan data panel dengan metode regresi, hasil penelitian menunjukkan. Bahwa sektor industri dan investasi tidak memiliki pangaruh signifikan terhadap PAD ( sektor industri, koefisiennya 0,041322; p-value 0,4867 dan investasi koefisiennya 0,026860; p-value 0,2838 ). semaentara itu, variabel angkatan kerja berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (koefisien 1,035256; p-value 0,0000), menegaskan pentingnya kualitas angkatan kerja dalam mendorong ekonomi daerah. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa model yang digunakan memiliki kesesuaian yang baik dalam menjelaskan variasi PAD dengan (Fstatistic 28,544987; Prob (F-statistic) 0,000000), dimana α = 0,05 (0,000000 0,05), maka H₀ ditolak dan Ha diterima. Temuan ini menunjukkan pentingnya angkatan kerja dalam mendukung peningkatan pendapatan asli daerah, serta Kebijakan ekonomi daerah lebih difokuskan pada peningkatan kualitas tenaga kerja melalui pelatihan dan pendidikan serta optimalisasi sektor industri dan investasi untuk meningkatkan pendapatan asli daerah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan ekonomi yang lebih efektif di Kalimantan Timur.