Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

6.831 item publik

Publikasi

Halaman 262 dari 342

Studi Kelimpahan dan Dominansi Ikan Di Sungai Kecamatan Sembakung Dan Potensi Implementasinya Pada Pembelajaran Biologi kelas X SMA

ROBIANTO
2021 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis studi kelimpahan dan dominansi ikan di sungai kecamatan sembakung dan potensi implementasinya pada pembelajaran biologi kelas X SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Sampel penelitian meliputi seluruh jenis spesies dari kelas pisces yang terdapat di Sungai Kecamatan Sembakung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 5 spesies yang termasuk ke dalam 5 genus yang berbeda yaitu Hemibagrus planiceps, Kryptoterus cryptoterus, Hemibagrus capitulum, Acanthogobius flavinamus, Puntius javanicus. (1) Kelimpahan tertinggi yang terdapat di Sungai Kecamatan Sembakung adalah jenis Puntius javanicus dengan indeks kelimpahan 48.28%, yang termasuk kategori tinggi sedangkan kelimpahan terendah yaitu Hemibagrus capitulum dengan indeks kelimpahan 3.56%, yang termasuk kategori rendah. (2) Dominansi tertinggi dominansi tertinggi di Sungai Kecamatan Sembakung yaitu spesies Puntius javanicus dengan indeks dmoninansi sebesar 0,23 sedangkan dominansi terendah yaitu Hemigabrus capitulum dengan indeks dominansi sebesar 0,00 yang masing-masing berkategori rendah. (3) Hasil penelitian yang telah dilakukan berpotensi untuk dijadikan sebagai sumber belajar pada pembelajaran biologi kelas X SMA pada materi Kingdom Animalia, submateri Kelas Pisces. This research investigates the abundance and dominance of fish in the Sembakung sub-district river and its potential implementation in biology class X SMA. The research is exploratory, descriptive research with quantitative and qualitative approaches. The research sample comprises all types of species from the Pisces class found in the Sembakung District River. The results showed that five species belonged to 5 different genera: Hemibagrus Planiceps, Kryptoterus Cryptoterus, Hemibagrus Capitulum, and Acanthogobius Flavinamus, Puntius javanicus. (1) The highest abundance found in the Sembakung District River is the Puntius javanicus species, with an abundance index of 48.28%, which is included in the high category, which is included in the high category. The lowest abundance is the Hemibagrus capitulum, with an abundance index of 3.56%, included in the low category. (2) The highest dominance in Sungai Sembakung District is Puntius javanicus species with a dominance index of 0.23, while the lowest dominance is Hemigabrus capitulum with a dominance index of 0.00, each of which is in the low category. (3) The results of the research that have been carried out can be used as learning resources in biology learning for class X SMA in Kingdom Animalia, sub-material for Class Pisces.

Efisiensi Kinerja Keuangan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tarakan

SAHIDA
2021 · Book · Open Access

Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efisiensi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam mengelola zakat pada periode 2019-2020 dengan menggunakan pendekatan produksi. Penulis menggunakan metode kuantitatif-non parametricdan mengumpulkan data dengan cara dokumentasi, jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang berupa data laporan keuangan tahunan pada BAZNAS periode 2019-2020. Terdapat dua variable yang digunakan dalam penelitian yaitu variable input dan output. Variable input yang digunakan adalah total aset, dan biaya operasional, sedangkan Variable outputnya yaitu penerimaan zakat dan penyaluran dana zakat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa BAZNAS pada kedua tahun (2019-2020) mengalami tidak efisiensi. karena pada tahun 2019 mengalami jumlah input lebih besar dari pada jumlah output, kemudian pada tahun 2020 mengalami jumlah input lebih besar daripada jumlah outputnya dimana peningkatan nilai efisiensi kota Tarakan hanya sebesar 0,1%. Penelitian ini memberikan saran kepada investor yang akan berinvestasi dan bagi peneliti selanjutnya. Kata Kunci : Efisiensi, Kinerja Keuangan Dan Baznas

ASUHAN KEBUDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. M DI PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS

SONIA AMELIA
2021 · Book · Open Access

Quality maternal and neonatal health services require skilled health workers who are supported by the availability of adequate facilities and infrastructure. As a midwife, she is expected to be able to provide comprehensive and continuous midwifery care starting from pregnancy, childbirth, postpartum, and newborn care. The health and survival of mothers and babies are strongly influenced by various factors in midwifery services, including midwifery care provided by midwives. The study was conducted on Mrs. M G2P1A0 is to do Antenatal Care visits 2 times at 34-35 weeks gestation and 35-36 gestational age. The care provided in pregnancy is precisely on 21 04 2021, at 09.30 WITA. 37-38 weeks gestation. Stage 1 lasts for 5 minutes, Stage II lasts 20 minutes, Stage III lasts for 10 minutes, and Stage IV lasts for 2 hours. Mrs. M takes place normally starting from a 6 hour visit starting on April 22, 2021 until 6 weeks. Vital signs, process of involution, height of uterine fundus, uterine contractions, lactation process, and discharge of lochia, during the puerperium are physiological. Observations on newborns were carried out for 4 times. Newborn visits are carried out from 3 hours after birth up to 6 weeks. A newborn with a weight of 2800 grams was born normal, spontaneous, no complications were found, there were no congenital abnormalities, the baby also had an IMD. Comprehensive care can take place well if there is collaboration between the midwife and the client, the midwife with other health workers and the midwife with the Health Office/Government. It is hoped that with comprehensive midwifery care, problems from pregnancy, childbirth, postpartum and newborn can be identified, diagnosed and treated so that problems that occur are immediately addressed. The care provided goes well, it is hoped that midwives with health workers will improve service facilities to increase patient knowledge of the importance of pregnancy, childbirth, postpartum and newborn examinations and institutions to improve the quality of education so that they can produce quality midwives.

Penerapan cyber counseling dimasa pandemi covid-19 di SMP Muhammadiyah 1 Tarakan

SRI SUNARNI
2021 · Book · Open Access

ABSTRAK Sri Sunarni, 2021. Penerapan cyber Counseling dimasa Pandemi covid-19 di SMP Muhammadiyah 1 Tarakan oleh Ibu Suriata, M.Pd selaku dosen pembimbing utama dan Ibu Siti rahmi, S.Sos.I.,M.Pd selaku pembimbing kedua. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan cyber counseling pada masa pandemi covid-19 di SMP Muhammadiyah 1 Tarakan. Cyber counseling merupakan bantuan bimbingan dan konseling yang memanfaatkan jaringan internet dalam melaksanakannya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Fokus peneliti dalam penelitian ini adalah penerapan cyber counseling, subjek penelitian adalah guru bimbingan dan konseling. Teknik pengumpulan data melalui metode wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini pelaksanaan cyber counseling dimasa pandemi covid-19 tidak efektif dalam membantu permasalahan siswa dan dilaksanakakan dengan menggunakan beberapa sosial media. Namun sosial media yang lebih sering digunakan adalah whatsapp (chat maupun video call).

Hubungan Antara Minat Belajar Dengan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X SMA Hang Tuah Tarakan di Era Pandemi Covid-19

JUNSY VERAWATY NOVEL
2021 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan: untuk mengetahui hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar siswa pada pelajaran Bahasa Indonesia kelas X SMA Hang Tuah Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional, populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X di SMA Hang Tuah Tarakan. Sampel pada penelitian ini berjumlah 131 siswa, pemilihan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. validitas instrumen dilakukan dengan validitas konstruk menggunakan persamaan Product Moment dan Alpha Cronbach pada uji reliabilitas. Pengumpulan data dilakukan dengan instrumen lembar angket untuk mengukur minat belajar dan dokumentasi untuk mengumpulkan data hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi Product Moment. Uji prasyarat berupa uji normalitas dan uji homogenitas. Teknik analisis data dan uji prasyarat dilakukan menggunakan bantuan SPSS versi 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Minat belajar siswa kelas X SMA Hang Tuah Tarakan berdasarkan tabel frekuensi berada pada kategori sedang dengan persentase 41,2%. Hasil belajar siswa berdasarkan tabel frekuensi berada pada kategori kurang dengan persentase 32,8%. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara minat belajar dengan hasil belajar siswa kelas X SMA Hang Tuah Tarakan dengan taraf signifikansi 5% diperoleh nilai rhitung lebih besar dari rtaabel (0,186 > 0,17).

ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN. S DENGAN MASALAH UTAMA MENARIK DIRI: ISOLASI SOSIAL DI PUSKESMAS KARANG REJO KOTA TARAKAN

DENDI KURNIAWAN
2021 · Book · Open Access

Abstrak Skizofrenia merupakan penyakit otak yang paling membingungkan dengan manifestasi kondisi psikotik yang berat dan persisten di sertai oleh variable disfungsi koknitif dan gangguan pisikososial yang mendalam. Isolasi sosial merupakan kondisi dimana pasien selalu merasa sendiri dengan merasa kehadiran orang lain sebagai ancaman. Tujuan penulis mendapatkan gambaran dan pengalamn nyata tentang penerapan asuhan keperawatan pada Tn. S, Metode penulisan deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, pada Tn, “S”, Hasil pengkajian klien terdapat 5 masalah keperawatan yaitu: Isolasi sosial: menarik diri, Gangguan konsep diri: harga diri rendah, Gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran, Gangguan memori jangka panjang dan Kurang pengetahuan tentang penyakit jiwa. Kesimpulan penulis menemukan satu kesenjangan yang ada pada teori namun tidak ada pada kasus yaitu pada pengkajian isolasi sosial klien dikatakan tidak mampu berinteraksi sama sekali kepada orang lain teori tersebut idak sejalan dengan kasus Tn. S, klien mampu berkomunikasi dengan baik kepada orang terdekat klien yaitu saudara kandung klien.dan pada saat pelaksanaan semua masalah dapat teratasi, proses asuhan keperawatan klien membutuhkan stimulus dari orang disekitar, untuk melakukan tindakan yang dianjurkan klien mampu melakukan dengan benar secara mandiri.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BIG BOOK PADA TEMA 4 PEDULI LINGKUNGAN SOSIAL SISWA SUB TEMA 2 PERMASALAHAN DI LINGKUNGAN SOSIAL KELAS III SD NEGERI 031 TARAKAN

DEKKY HERMAWAN
2021 · Book · Open Access

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BIG BOOK PADA TEMA 4 PEDULI LINGKUNGAN SOSIAL SISWA SUB TEMA 2 PERMASALAHAN DI LINGKUNGAN SOSIAL KELAS III SD NEGERI 031 TARAKAN ABSTRAK Pengembangan Media Pembelajaran Big Book Pada Tema 4 Peduli Lingkungan Sosial Siswa Sub Tema 2 Permasalahan di Lingkungan Sosial Kelas III SD Negeri 031 Tarakan. Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan (dibimbing oleh Kadek Dewi Wahyuni Andari, M.Pd dan Mety Toding Bua, M.Pd). Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran big book pada tematik materi tema 4 peduli lingkungasn sosial sub tema 2 permasalahan di lingkungan sosil. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah penelitian dan pengembangan. Model penelitian menggunakan Research and development yang dimodifikasi oleh Borg and Gall. Tahapan penelitian dan pengembangan ini terdapat 10 tahap, yaitu: (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan informasi, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) uji coba produk, (7) revisi produk, (8) uji coba pemakaian, (9) revisi produk, (10) produksi massal. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, lembar validasi dan kusioner respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media pembelajaran big book pada tematik materi tema 4 peduli lingkungan sosial sub tema 2 permasalahan di lingkugan sosial sangat layak ditinjau dari hasil validasi ahli media diperoleh skor rata-rata 2,8 dengan persentase 70%, hasil validasi ahli materi diperoleh skor rata-rata 2,7 dengan persentase 67,5%, hasil validasi ahli bahasa diperoleh skor rata-rata 3,6 dengan persentase 85%, dan hasil kusioner respon siswa pada uji coba pemakaian mencapai persentase 100%. Berdasarkan perolehan skor rata-rata dan persentase yang diperoleh maka media pembelajaran big book pada materi peduli lingkungan sosial, dikatakan layak untuk digunakan.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMA 4 SUBTEMA 1 DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) PADA KELAS IV SDN 004 MALINAU SELATAN

MECER
2021 · Book · Open Access

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMA 4 SUBTEMA 1 DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) PADA KELAS IV SDN 004 MALINAU SELATAN Abstrak Mecer . 2021. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Tema 4, Berbagai Pekerjan Subtema 1, Jenis-jenis Pekerjaan Pada Siswa Kelas IV SDN 004 Malinau Selatan (dibimbing oleh Kartini dan Agustinus Toding Bua). Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar Tema 4 Subtema 1 dengan Menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) pada siswa kelas IV SDN 004 Malinau Selatan. Jenis Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di SDN 004 Malinau Selatan semester 1 tahun ajaran 2019/2020. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 004 Malinau Selatan yang berjumlah 8 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus setiap siklus terdiri dari 3 kali pertemuan. Prosedur tiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar Tema 4 Subtema 1 pada siswa kelas IV SDN 004 Malinau Selatan. Hal ini dapat dilihat dari hasil yang diperoleh pada setiap siklus, pada aspek kognitif siklus 1 37,5 % meningkat menjadi 87,5% pada siklus II. Aspek afektif siklus 1 35,5% meningkat menjadi 100% pada siklus II. Aspek Psikomotorik siklus 1 75% meningkat menjadi 100% pada siklus II. Penelitian ini telah sesuai dengan indikator keberhasilan. .

ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN.R DENGAN MASALAH UTAMA ISOLASI SOSIAL:MENARIK DIRI DI PUSKESMAS SEBENGKOK

HASMILA
2021 · Book · Open Access

Skizofrenia merupakan suatu gangguan jiwa yang ditandai adanya penyimpangan dasar dan adanya perbedaan dari pikiran, disertai dengan adanya ekspresi emosi yang tidak wajar. Isolasi sosial suatu keadaan kesepian yang dirasakan seseorang karena orang lain menyatakan negatif dan mengancam. Sedangkan menarik diri adalah usaha menghindari interaksi dengan orang lain. Tujuan umum dari laporan tugas akhir ini adalah mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan kepada klien Tn.R masalah utama isolasi sosial: menarik diri di Pukesmas Sebengkok Tarakan. Metode penulisan ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Pada metode ini, menggunakan pengumpulan data sebagai berikut: wawancara, observasi, studi kepustakaan, studi dokumentasi, hasil: terdapat satu kesenjangan pada Tn.R yaitu yang ada pada teori namun tidak ada pada kasus yaitu: Risiko perilaku kekerasan dan diagnosa yang tidak ada diteori tapi ada pada kasus dengan diagnosa: isolasi sosial: menarik diri, harga diri rendah, gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran, defisit perawatan diri: mandi dan berdandan. Saran: meningkatkan komunikasi yang terapeutik dengan petugas medis, keluarga maupun Tn.R

PENERAPAN NILAI ETOS KERJA DALAM REVOLUSI MENTAL GUNA MENGEMBANGKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI SDN 037 TARAKAN

DADANG NUR MANSYAH
2021 · Book · Open Access

PENERAPAN NILAI ETOS KERJA DALAM REVOLUSI MENTAL GUNA MENGEMBANGKAN KARAKTER PESERTA DIDIK Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menjawab pertanyaan mengenai bagaimana penerapan nilai etos kerja dalam revolusi mental di SDN 037 Tarakan dan dampak dari penerapan nilai etos kerja dalam revolusi mental guna mengembangkan karakter peserta didik di SDN 037 Tarakan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang dilaksanakan di SDN 037 Tarakan. Fokus penelitian ini adalah penerapan nilai etos kerja dalam revolusi mental dan dampak penerapan nilai etos kerja dalam revolusi mental guna mengembangkan karakter peserta didik. Sumber data pada penelitian ini berupa data primer dan data sekunder serta informannya yaitu pengawas sekolah, kepala sekolah, guru, peserta didik dan orang tua. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan studi dokumen. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa SDN 037 Tarakan telah menerapkan nilai etos kerja dalam revolusi mental yaitu: (1) mandiri ditunjukkan dengan menerapkan program pramuka unggul, (2) daya saing ditunjukkan dengan menerapkan program literasi sekolah, (3) optimis ditunjukkaan dengan menerapkan kegiatan pembelajaran dalam kelas, (4) inovatif dengan menerapkan kegiatan pramuka, (5) produktif dengan menerapkan kegiatan praktikum. Adapun dampak penerapan nilai etos kerja dalam revolusi mental guna mengembangkan karakter peserta didik yaitu: (1) mandiri saat ini mengalami perkembangan yang ditunjukkan dengan melaksanakan piket kelas, (2) kerja keras ditunjukkan dengan peserta didik belajar dengan sungguh-sungguh hingga mendapat juara 2 gambar bercerita (3) rasa ingin tahu ditunjukkan dengan peserta didik aktif dalam bertanya, (4) gemar membaca ditunjukkan dengan peserta didik rajin membaca, (5) kreatif ditunjukkan dengan banyaknya karya-karya peserta didik di sekolah.

PERAN GURU DALAM PEMBELAJARAN PADA MASA PANDEMI CORONA VIRUS DISEASE-19 DI SDN 015 TARAKAN

SITI NURHALIZAH
2021 · Book · Open Access

Penelitian ini berfokus pada peran guru dalam pembelajaran pada masa pandemi COVID-19 dan faktor pendukung serta penghambat dalam pembelajaran di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian yaitu SDN 015 Tarakan. Informan penelitian adalah kepala sekolah, guru, siswa dan orang tua siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan studi dokumen. Proses analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru SDN 015 Tarakan telah menjalankan perannya (1) sebagai demonstrator, yaitu guru telah membuat perangkat pembelajaran secara daring, guru menyampaikan materi dengan yakin, membuka diskusi tanya jawab di grup whatsapp dan siswa juga bisa menghubungi guru melalui pesan pribadi, (2) sebagai pengelola kelas, yaitu guru telah mempersiapkan pembelajaran daring, baik secara administratif maupun sikap mental guru untuk mengatur grup whatsapp. Guru juga memberikan apersepsi, motivasi dan semangat kepada siswa dan mengatur kelas dengan menegur siswa melalui chat pribadi, telepon bahkan membuat surat pemanggilan ke sekolah, (3) sebagai fasilitator, yaitu guru telah mengusahakan sumber dan fasilitas belajar seperti buku, media belajar dan paket data. Guru memberikan materi secara merata di grup whatsapp dan menggunakan media video yang menarik, (4) sebagai evaluator, guru melaksanakan evaluasi dengan memberikan tugas kepada siswa melalui grup whatsapp, melakukan penilaian dan menindaklanjuti hasil evaluasi secara proporsional dengan menegur, menasehati bahkan memanggil orang tua/siswa. Adapun faktor pendukungnya adalah sistem manajemen dan administrasi pembelajaran yang lengkap dari guru, handphone android dan paket data internet yang stabil, serta kerja sama yang baik antara guru, orang tua dan siswa. Sedangkan faktor penghambatnya adalah belum semua orang tua mampu membimbing anaknya dalam pembelajaran daring, belum semua siswa/orang tua mampu dalam mengoperasikan hanphone android dan aplikasi whatsapp, tidak semua siswa/orang tua memiliki handphone android dan mampu memenuhi paket data internet, serta tidak semua siswa/orang tua dapat bekerja sama dengan guru.

Deskripsi Tanaman Bengkuang (pachyrhizus erosus L) di Lahan Pesisir

JURIAH
2021 · Book · Open Access

Tanaman bengkuang merupakan tanaman hortikultura yang dibudidayakan untuk menghasilkan umbi yang dapat dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) Mengetahui Adaptasi Pertumbuhan dan hasil bengkuang yang telah dilakukan pada Tanah pesisir. dan (2) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui identifikasi pertumbuhan tanaman. Metode penelitian menggunakan demonstrasi Plot sistem pola tanam sederhana, ukuran bedeng 150cm x 150cm, analisis data yang digunakan analisis deskriptif menguraikan data dengan keadaan yang ada dilapangan. Hasil penelitian pengamatan Pertumbuhan, terlihat hasi pengamatan tinggi tanaman 11,96 cm, panjang sulur 33,37 cm, jumlah daun 208,59 helai, lebar daun 8,76 cm, panjang daun 9,34 cm, jumlah cabang 5,93 cabang, jumah bunga 17,79 buah, 19,16 buah, panjang akar 10,31 cm, diameter batang 0,16, jumlah Polong 17,47 buah, panjang polong 9,66 buah, tangkai polong 9,25 buah, biji polong 107,06 buah, berat basah 112,64 gr, lingkar umbi 11,85 cm, bobot umbi 1,58 cm. untuk penanaman bengkuang menggunakan bahan tanam benih dilakukan pada media tanam semai dan pada saat musim kemarau, karena lingkungan menjadi salah satu faktor penunjang pertumbuhan tanaman bengkuang.

penanaman karakter sopan santun di sds muhammadiyah III Al-Hilal tarakan

RAHAYU
2021 · Book · Open Access

Penelitian ini di lakukan untuk mendeskripsikan Penanaman Karakter sopan santun di SDS Muhammadiyah III Al-Hilal Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang di laksanakan di SDS Muhammadiyah III Al-Hilal Tarakan pada Semester Genap tahun ajaran 2020/2021. Penelitian ini di fokuskan pada peran guru dalam menanamkan karakter sopan santun Sumber data dalam penelitian ini mencakup data primer dan data sekunder dengan informan guru kelas dua, enam, Kepala sekolah, satu siswa kelas dua dan satu siswa kelas enam. Teknik pengumpulan data yang di gunakan berupa Lembar Wawancara, Observasi dan dokumentasi, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru sebagai motivator, pengarah, fasilitator, dan evaluator sudah berjalan sangat baik dalam melakuka perannya tersebut di lihat dari hasil wawancara yang telah di lakukan kepada guru, kepala sekolah, dan siswa dimana guru sebagai motivator selalu memberikan motivasi, nasihat kepada siswanya. Selanjutnya sebagai pengarah guru selalu mengarahkan siswanya agar berbuat hal yang baik terutama sikapnya. Selain itu peran guru sebagai fasilitator memberikan fasilitats seperti cara belajar yang baik dan juga mudah untuk siswa pahami. Adapun peran guru sebagai evaluator sudah berusaha dengan baik berperan untuk selalu mengevaluasi siswanya dan juga memberikan penilaian yang sesuai dengan hasil evaluasinya. The purpose of this study was to describe how politeness character developed at SDS Muhamadiyah III Al-Hilal Tarakan. This type of research used qualitative data collection at SDS Muhammadiyah III Al-Hilal Trakan during the even semester of the 2020/2021 academic year. The topic of this study was the role of the teacher in teaching politeness characters. The data sources in this study were primary and secondary data from second and sixth grade teachers informants, the principal, one second grade student, and one sixth grade student. Interview sheets, observations, and documentation were employed as data collection strategies. The result of this study showed that teachers as motivators, directors, facilitators, and evaluators had done an excellent job in carrying out their roles, as seen by the result of interviews conducted with teachers, principals, and students, where teachers as a motivator always gave motivation and advice to his students, where teachers as a motivator always gave motivation and advice to his students. Furthermore, the teacher, as a director, consistenly encouraged his students to achieve positive things, particularly in his attitude.besides, the teacher’s role as a facilitator gave benefits such as a nice learning environment that was also simple to comprehend for students. The teachers role as an evaluator had attempted to play a part in constantly reviewing his students and offering an assessment that was consistent with the outcomes of his evaluation.

Analisis Penggunaan Kelas Kata Verba Pada Surat Kabar Harian (Koran) Radar Tarakan Kolom Politik Edisi Maret 2020 (Kajian Morfologi)

INDAH TRISDAYANTI
2021 · Book · Open Access

ANALISIS PENGGUNAAN KELAS KATA VERBA PADA SURAT KABAR HARIAN (KORAN) RADAR TARAKAN KOLOM POLITIK EDISI MARET 2020 (KAJIAN MORFOLOGI) ABSTRAK INDAH TRISDAYANTI, 2021. Skripsi analisis penggunaan kelas kata verba pada surat kabar harian (koran) radar tarakan kolom politik edisi maret 2020 (kajian morfologi). Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing Pertama Siti Fathonah, M.Pd., dan anggota Dr. Dwi Cahyono Aji, S.S., M.A. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penulisan kelas kata verba yang mengalami proses morfologis pada surat kabar harian (koran) Radar Tarakan kolom politik edisi Maret 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berwujud pada kata terkhususkan pada kelas kata verba sedangkan sumber data tersebut adalah surat kabar harian (koran) Radar Tarakan. Sumber data dalam penelitian ini adalah kata yang berasal dari kalimat surat kabar harian (koran) radar tarakan kolom politik edisi maret 2020. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, terdapat dua jenis bentuk verba yaitu verba dasar dan verba turunan dan afiksasi yaitu prefiks dan sufiks.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS PERMAINAN CONGKLAK PADA MATERI ZAT ADITIF & ZAT ADIKTIF KELAS VIII DI SMP ISLAM TERPADU (IT) IBNU ABBAS TARAKAN

RIKA YULIANTI NINGSIH
2021 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan media pembelajaran congklak pada materi zat aditif & zat adiktif untuk kelas VIII di SMP Islam Terpadu (IT) Ibnu Abbas Tarakan berdasarkan ahli materi, ahli media, dan praktisi. Penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) yang mengacu pada model 4-D (four D) yang dikembangkan oleh Thiagarajan, dkk. 1974.Model ini meliputi tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop) dan penyebaran (disseminate). Namun dalam penelitian ini, peneliti mengembangkan sampai tahap D yang ketiga, yaitu tahap develop di karenakan keterbatasan waktu dan biaya. Hasil analisis validasi ahli materi diperoleh presentase sebesar 80% dengan kategori layak. Analisis ahli media diperoleh presentase sebesar 82% dengan kategori sangat layak. Sedangkan praktisi diperoleh presentase sebesar 86% dengan kategori sangat layak. Dari hasil analisis tersebut, maka dapat disimpulkan media yang dikembangkan telah memenuhi standar kelayakan media dan dapat digunakan sebagai media pembelajaran. The purpose of the research was to analyze the feasibility of congklak learning media on materials of additives of addictive substances for the eighth graders at SMP Islam Terpadu (IT) Ibnu Abbas Tarakan based on material expert, media expert, and practitioners. The research design was Research and the Development (R&D) which refers to the 4-D (four D) model developed by Thiagarajan, et al. 1974. This model includes the stages of defining, designing, developing and disseminating. However, in this research, the researcher developed the learning media to the third stage D that was the development stage. It was caused by the limitation of time and budged. The result of the material expert validation analysis was 80% in a feasible category. The result of the media expert validation analysis was 82% in a very feasible category. In addition, The result of the practitioners was 86% in a very feasible category. Based on the results of the analysis, it was concluded that the developed media has met the media eligibility standards. It was used as learning media.

Efektivitas Penambahan Formula Oil Crab Terhadap Lama Waktu Moulting Kepiting Bakau (Scylla Serrata) Di Tambak Tradisional Kota Tarakan Kalimantan Utara

IMRAN
2021 · Book · Open Access

EFEKTIVITAS PENAMBAHAN FORMULA OIL CRAB TERHADAP LAMA WAKTU MOULTING KEPITING BAKAU (Scylla serrata) DI TAMBAK TRADISIONAL KOTA TARAKAN KALIMANTAN UTARA ABSTRAK Kota Tarakan sebagai kota yang memiliki luas seluruhnya 677,53 km² dimana sekitar 61,85% atau 406,53² km terdiri dari lautan yang memiliki potensi sumberdaya perikanan yang cukup besar.. Tambak tradisional yang ada di wilayah Tarakan umumnya merupakan wadah budidaya udang dan ikan yang umumnya berasal dari pembukaan lahan mangrove. Seiring berjalanya waktu tambak tradisional wilayah Tarakan mengalami penurunan dan tidak dimanfaatkan secara optimal, mengatasi hal tersebut maka dilakukan usaha budidaya kepiting bakau, salah satunya adalah budidaya kepiting soka. Salah satu faktor yang berperan dalam proses molting kepiting bakau terdiri dari faktor eksternal dan faktor internal. Formula Oil Crab dapat merangsang tubuh kepiting bakau melakukan pergantian kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan lama waktu molting kepiting bakau dengan menggunakan metode penambahan formula Oil Crab. Metode penelitian dengan menggunakan Rancangan acak lengkap (RAL) 4 perlakuan 4 ulangan. Perlakuan A (Kontrol), Perlakuan B penambahan formula Oil Crab (0,1 ml/ekor), Perlakuan C (0,4 ml/ekor) dan perlakuan D (0,7 ml/ekor). Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil pada perlakuan dengan dosis 0,4 ml/ekor berbeda nyata dengan perlakuan kontrol dan 0,1 ml/ekor sedangkan antara perlakuan konrol dan 0,1 ml/ekor tidak berbeda nyata. Sedangkan kepiting bakau yang dapat molting seluruhnya yaitu pada perlakuan C (0,4 ml/ekor) pada hari ke 14-19, dengan pertumbuhan berat badan mutlak mencapai rata-rata 21,75 gram, sedangkan pada perlakuan dosis 0,1 ml/ekor tidak memadai untuk kepiting bakau melakukan molting, pada dosis 0,7 ml/ekor diduga dosis tersebut terlalu tinggi sehingga meningkatkan hormon ketidak seimbangan atau stress sehingga menyebabkan kematian. Data kualitas air selama penelitian menunjukkan suhu berkisar 28-30oC, DO 6,4 -7,5 mg/l, salinitas10-20 ppt dan pH 7.

PEMANFAATAN TEPUNG KULIT PISANG KEPOK (Musa balbisiana) DALAM FORMULASI PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH IKAN LELE DUMBO (Claris gariepinus)

NURYUWANTI DEWI
2021 · Book · Open Access

Tanaman pisang kepok (M. balbisiana) merupakan tumbuhan yang banyak ditemukan di Kota Tarakan, salah satu wilayah yang banyak ditemukan tanaman pisang kepok yaitu bagian wilayah Karungan. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui pertumbuhan benih ikan lele dumbo (C. gariepinus) dengan memanfaatkan tepung kulit pisang kepok (M. balbisiana). Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga kali ulangan. Data yang diperoleh diolah menggunakan Analisis Sidik Ragam (ANOVA) kemudian dilanjutkan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) dan uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Pertumbuhan ikan lele dumbo yang baik pada pemberian formulasi tepung kulit pisang kepok yaitu pada perlakuan B (pakan dengan formulasi 10% tepung kulit pisang kepok) diantaranya pertumbuhan berat mutlak ikan lele dumbo (C. gariepinus) yaitu sebesar (2,01 gram), pertumbuhan panjang mutlak yaitu sebesar 2,49 cm, pertumbuhan spesifik (SGR) yang baik pada perlakuan B yaitu 5,74%, dan Survival Rate (SR) yang baik sebesar 93,00%. Dari hasil uji analisis sidik ragam (ANOVA) yang menggunakan uji BNT (Beda nyata terkecil) maka diketahui pertumbuhan panjang mutlak dengan pemberian pakan komersil (perlakuan A) tidak berbeda nyata pada pakan dengan formulasi 10% tepung kulit pisang kepok (perlakuan B), sedangkan pertumbuhan berat mutlak dan laju pertumbuhan spesifik yang menggunakan uji BNJ (Beda Nyata Jujur) maka diketahui perlakuan A (pakan komersil) merupakan perlakuan yang terbaik. Berdasarkan hasil data kualitas air selama penelitian pada perlakuan A, B, C dan D masih dalam kisaran yang layak bagi petumbuhan benih ikan lele dumbo (C. gariepinus).

BIOLOGI IKAN ARUT (Pomadasys sp) DAN IKAN KAKAP MERAH (Lutjanus sp) DI PERAIRAN TARAKAN

MILDESTRI PATABO
2021 · Book · Open Access

Abstrak Penelitian terkait sifat pertumbuhan perikanan yang berhubungan dengan alat tangkap rawai dasar di perairan Tarakan umumnya belum banyak diketahui secara detail khususnya pada hasil tangkapannya. Hal ini merupakan hal yang penting dalam upaya pengelolaan sumberdaya perikanan yang bertanggung jawab agar sumberdaya ikan yang ada di Perairan tetap ada dan lestari, terkhusus di perairan pulau Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menjelaskan terkait aspek biologi ikan yang mencakup pertumbuhan ikan, hubungan panjang dan berat, faktor kondisi serta rasio kelamin pada ikan arut (Pomadasys sp) dan ikan kakap merah (Lutjanus sp) di Perairan Tarakan. Metode penelitian menggunakan pendekatan observasi dan pengamatan serta pengukuran panjang – berat dan metode pengumpulan sampel dengan purposive random sampling, yang digunakan untuk menganalisis model dan sifat pertumbuhan, hubungan panjang dan berat, faktor kondisi dan rasio kelamin ikan hasil tangkapan utama rawai. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari–Maret 2021. Hasil penelitian menunjukkan, nisbah kelamin pada ikan arut (Pomadasys sp.) dan ikan kakap merah (Lutjanus sp.) hasil tangkapan rawai dasar di perairan Tarakan bahwa ikan betina yang lebih dominan tertangkap. Hasil pengolahan data pertumbuhan yang pada sampel ikan arut (Pomadasys sp) diperoleh nilai model pertumbuhan sebesar yaitu Lt = 59.338 (1 – e -0.0352 (t – 0.62876)) dan pada sampel ikan kakap merah (Lutjanus sp) diperoleh nilai sebesar Lt = 64.143 (1 – e -0.0711 (t – 0.30246)). Hasil analisa panjang-berat ikan arut jantan-betina dengan sifat pertumbuhan allometrik positif dan ikan kakap merah jantan-betina dengan sifat pertumbuhan allometrik negatif. Nilai faktor kondisi yang di dapat arut jantan selama penelitian berkisar 0,96 – 1,09, arut betina kisaran 0,79 – 1,40, ikan kakap merah jantan berkisar 0,86 – 1,19, kakap merah betina berkisar 0,86 – 1.21 dan nisbah kelamin yang diperoleh tidak seimbang

ANALISIS PERBANDINGAN GAYA BAHASA KORAN RADAR TARAKAN DAN KOMPAS PADA KOLOM OPINI EDISI OKTOBER 2019

SRI KARTINI
2021 · Book · Open Access

ABSTRAK Stilistika adalah penggunaan gaya bahasa secara khusus dalam karya sastra. Gaya bahasa tersebut mungkin disengaja dan mungkin pula timbul serta merta ketika pengarang mengungkapkan idenya. Gaya bahasa seorang sastrawan akan menuangkan ekspresinya dan jika dibungkus dengan gaya bahasa akan semakin indah. Pada penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa dan pola gaya bahasa perbandingan dalam koran Radar Tarakan dan Kompas pada kolom opini edisi Oktober 2019. Jenis penelitian yang akan digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika. Jenis penelitian deskritif yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis maupun lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati kemudian di arahkan pada suatu latar dan individu secara utuh. Adapun data yang diambil peneliti dalam penelitian ini adalah kolom opini pada koran Radar Tarakan dan Kompas edisi Oktober 2019. Hasil dari peniliti dalam penelitian koran Radar Tarakan dan Kompas edisi Oktober 2019 mengenai gaya bahasa perbandingan terdiri atas tujuh bagian, yakni perumpamaan, metafora, personifikasi, anthitesis, pleonasme, dan perifrasis. Pada koran Radar Tarakan terdapat gaya bahasa perumpamaan berjumlah tiga data, metafora tiga data, personifikasi satu data, alegori dua data, pleonasme empat data dan perifrasis dua data. Pasa koran Kompas terdapat gaya bahasa perumpamaan berjumlah satu data, metafora tujuh data, personifikasi satu data, alegori satu data, antithesis satu data pleonasme tiga data dan perifrasis dua data.

Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia dalam Iklan Produk Minuman melalui Televisi Nasional

MUSTIKA
2021 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan berbahasa Indonesia dalam iklan produk minuman melalui televisi nasional pada bidang pelafalan yang mencakup penambahan fonem di akhir kata (paragog), pelesapan fonem di awal kata (aferesis), pelesapan fonem di tengah kata (sinkop), pelesapan fonem di akhir kata (apokop) dan bunyi berbeda dijadikan sama (asimilasi). Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kata yang diujarkan oleh bintang iklan produk minuman yang ada di televisi nasional. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik rekam, teknik simak, dan teknik catat. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan terdapat dua puluh dua iklan produk minuman yang terdapat kesalahan dan tujuh puluh data yang terdapat kesalahan dalam pelafalan. Kesalahan berbahasa dalam bidang pelafalan yang terbagi atas, tujuh belas data yang mengalami penambahan fonem di akhir kata yaitu penambahan fonem konsonan /h/. Tiga puluh empat data yang mengalami pelesapan fonem di awal kata yaitu pelesapan fonem vokal /a/, vokal /i/, vokal /∂/, pelesapan fonem konsonan /h/, konsonan /s/, konsonan /b/, konsonan /t/, konsonan /m/, konsonan /p/, dan konsonan /r/. Lima data yang mengalami pelesapan di tengah kata yaitu pelesapan fonem vokal /a/, /∂/ dan konsonan /h/. Satu data yang mengalami pelesapan fonem di akhir kata yaitu pelesapan fonem /h/, serta tiga belas data yang mengalami perubahan bunyi berbeda dijadikan sama yaitu perubahan bunyi fonem vokal /a/ menjadi /∂/ dan fonem vokal /ĩ/ menjadi /ɛ/. Penyebab bunyi tersebut terjadi akibat dari perkembangan sejarah serta pengaruh lingkungan sosial.