Abstrak
Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efisiensi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam mengelola zakat pada periode 2019-2020 dengan menggunakan pendekatan produksi. Penulis menggunakan metode kuantitatif-non parametricdan mengumpulkan data dengan cara dokumentasi, jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang berupa data laporan keuangan tahunan pada BAZNAS periode 2019-2020. Terdapat dua variable yang digunakan dalam penelitian yaitu variable input dan output. Variable input yang digunakan adalah total aset, dan biaya operasional, sedangkan Variable outputnya yaitu penerimaan zakat dan penyaluran dana zakat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa BAZNAS pada kedua tahun (2019-2020) mengalami tidak efisiensi. karena pada tahun 2019 mengalami jumlah input lebih besar dari pada jumlah output, kemudian pada tahun 2020 mengalami jumlah input lebih besar daripada jumlah outputnya dimana peningkatan nilai efisiensi kota Tarakan hanya sebesar 0,1%. Penelitian ini memberikan saran kepada investor yang akan berinvestasi dan bagi peneliti selanjutnya. Kata Kunci : Efisiensi, Kinerja Keuangan Dan Baznas