RISQI DAMAYANTI
2022 · Book · Open Access
Abstrak Budidaya sarang burung walet mempunyai dampak bagi pertumbuhan dan pembangunan ekonomi daerah khususnya Kecamatan Sembakung Desa Pelaju, kontribusi yang diberikan dari hasil budidaya sarang burung walet dapat berpengaruh secara sosial ekonomi, dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan usaha sarang burung walet bapak jamal dan kelayakan finansial usaha sarang burung walet bapak jamal di Desa Pelaju Kecamatan Sembakung. Metode analisis data yang digunakan untuk menjawab tujuan adalah analisis kelayakan finansial yang terdiri dari Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), Gross Benefit Cost Ratio (Gross B/C), dan Payback Period (PP). Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden 1 orang pengusaha sarang burung walet dengan kriteria telah menjalankan usaha selama 5 tahun atau lebih. Hasil penelitian ini menunjukkan usaha sarang burung walet milik bapak Jamal yang didirikan tahun 2015 menggunakan modal pribadi dengan modal awal Rp. 75.585.000, dan usaha sarang burung walet bapak Jamal pada tahun 2015 sampai dengan 2020 memperoleh pendapatan yaitu sebesar Rp. 453.829.162. Net Present Value (NPV) yang diperoleh dari penelitian ini sebesar Rp. 708.252.432 > 1, maka usaha layak dijalankan. Internal Rate of Return (IRR) yang diperoleh sebesar 28%>8%, maka usaha layak untuk melakukan peminjaman apabila membutuhkan modal dipertengahan menjalani usaha. Net Benefit Cost Ratio (Net B/C) yang di peroleh 22.54>1 maka usaha sarang burung walet layak untuk dijalankan. Payback Period (PP) yaitu selama 7 bulan jangka waktu yang diperlukan agar dana investasi dapat diperoleh kembali.
HENI NURDIANI
2022 · Book · Open Access
Tanaman Krisan (Chrysanthemum indicum L.) merupakan tanaman hias yang banyak diminati dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi. POC NASA adalah bahan organik murni berbentuk cair, berasal dari kotoran ternak dan unggas, limbah alam dan tumbuhan. Pemupukan tanaman harus mempertimbangkan faktor-faktor antara lain jenis tanaman, jenis pupuk, dosis pupuk, cara pengaplikasian pupuk dan waktu pemupukan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi dan waktu pengaplikasian terbaik pada pembungaan tanaman krisan. Pada penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) tanpa perlakuan 0 ml (K0), 1 ml/L (K1), 2 ml/L (K2), 3 ml/L (K3) dan waktu aplikasi 3 HST (W1), 5 HST (W2), 7 HST (W3), setiap perlakuan di ulang sebanyak 5 kali sehingga terdapat 60 percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dengan konsentrasi K2 (2cc) dan jumlah daun, untuk waktu aplikasi POC memberikan pengaruh nyata terhadap pembungaan krisan pada 112 HST. Pada perlakuan kombinasi tidak berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, dan jumlah bunga.
JUNAIDAH
2022 · Book · Open Access
Krisan atau biasa disebut bunga seruni memiliki nama latin Chrysanthemum indicum L. merupakan salah satu tanaman hias yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan juga salah satu tanaman hias yang populer di Indonesia. Namun produksinya di Kalimantan utara khususnya di kota Tarakan masih terbilang minim sehingga perlu dilakukan peningkatkan produksi. Salah satu caranya adalah penggunaan kombinasi antara ZPT dan media tanam sekam padi. Adapun tujuan dari penelitian ini mengetahui pengaruh konsentrasi ZPT terhadap stek tanaman krisan, media tanam sekam padi terhadap stek tanaman krisan dan interaksi antara konsentrasi ZPT dan media tanam sekam padi terhadap stek tanaman krisan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret - Mei 2021 di pekarangan Simpang Amal Tarakan Timur, Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 2 faktor yaitu faktor 1 media tanam dengan 4 taraf yaitu tanah (M0), tanah + sekam padi 250 g (M1), tanah + sekam padi 300 g (M2), tanah + sekam padi 350 g (M3) dan faktor 2 kosentrasi zat pengatur tumbuh dengan 4 taraf yaitu (Z0) tanpa ZPT, (Z1) MSG 1 g/2 cc air, (Z2) MSG 2 g/2 cc air, (Z3) MSG 3 g/2 cc air, setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali sehingga terdapat 80 percobaan. Hasil dari penelitian ini yaitu perlakuan kosentrasi ZPT, media tanam sekam padi tidak berpengaruh nyata terhadap stek tanaman krisan. Selanjutnya hanya terdapat interaksi kombinasi antara konsentrasi ZPT dan media tanam sekam padi terhadap stek tanaman krisan untuk tinggi tanaman di usia 28, 35 dan 42 HST sedangkan untuk jumlah daun di usia 14, 21, 28, 35 dan 49 HST.
LAILA RIKA ROBIYANTI
2022 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Preferensi, Tarif, dan Pendapatan terhadap Intensitas Penggunaan Angkutan Laut Pelabuhan Ferry di Kota Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik Purposive Sampling bertujuan untuk menentukan kriteria khusus terhadap sampel dari populasi didalam penelitian ini. Terdapat 60 responden dalam penelitian ini. Berdasarkan sampel yang ada responden di peroleh dari penumpang, penumpang membawa barang dan penumpang membawa kendaraan menurut tiba dan keberangkatan responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh secara Parsial berdasarkan hasil uji t bahwa variabel Preferensi dan Pendapatan terdapat pengaruh signifikan terhadap variabel Intensitas Penggunaan Angkutan Laut Pelabuhan Ferry di Kota Tarakan. Pada variabel Tarif tidak terdapat pengaruh signifikan terhadap variabel Intensitas Penggunaan Angkutan Laut Pelabuhan Ferry di Kota Tarakan. Secara Simultan berdasarkan uji F bahwa variabel independen berpengaruh signifikan terhadap dependen. Dengan nilai Koefisien Determinasi (R2) R Square di peroleh nilai Koefisien Determinasi sebesar 0,554 sehingga nilai ini menunjukkan bahwa 55,4% Intensitas Penggunaan Angkutan Laut pelabuhan Ferry di Kota Tarakan di pengaruhi oleh variabel Preferensi, Tarif, dan Pendapatan.
A. HASLINDA
2022 · Book · Open Access
Penelitian ini berfokus mencari dan menjawab dua pertanyaan terkait pertanggungjawaban pidana terhadap warga sipil yang memiliki senjata api secara illegal di Kota Tarakan Kalimantan Utara. Pertama, bentuk pertanggungjawaban tindak pidana penyalahgunaan senjata api baik yang menggunakan prosedur ataupun yang tidak menggunakan prosedur (illegal) bagi warga sipil? Kedua, hambatan penegekkan hukum bagi warga sipil yang memiliki senjata api secara illegal? Skripsi ini merupakan penelitian empiris terhadap norma- norma hukum terkait peraturan perundang- undangan serta putusan pengadilan khususnya terkait dengan senjata api. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer ialah data yang diperoleh dengan mengambil data langsung pada pihak yang terkait dengan kasus tersebut melalui metode wawancara terhadap pihak kepolisian kota Tarakan. Data sekunder ialah data yang diperoleh dari buku, jurnal, artikel, data- data internet, dan kamus. Hasil dari penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa: Pertama, bentuk pertanggunjawaban penyalahgunaan senjata api yang memiliki prosedur dapat dikenakan sanksi administrasi sesuai dengan ketentuan yang peraturang perundang-undangan berlaku serta penerapan sanksi lainnya terhadap pasal-pasal yang dilanggar. Bentuk pertanggungjawaban penyalahgunaan senjata api yang tidak memiliki prosedur (illegal) diatur dalam pasal 1 ayat (2) Undang- Undang Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang mengubah Ordonantieeijdelikjke Bijzondere Starfbepelingen (Stblm. 1948 No. 17) dan Undang- undang Dahulu No. 8 Tahun 1948. Kedua, hambatan penegakkan hukum ialah senjata api yang bersifat illegal dan tidak senantiasa dibawa ke mana-mana serta di tempat-tempat yang mengundang keramaian dan juga kurangnya pengawasan dari pihak kepolisian terkait penggunaan senjata api di kalagan warga awam.
AMRASAMRI
2022 · Book · Open Access
Sampah plastik merupakan masalah yang sangat sulit diatasi oleh karena itu Pemerintah Kota Tarakan telah mengatur tentang Pengurangaan Penggunaan Kantong Plastik. Namun dalam pelaksanaanya masih banyak fenomena sosial yang perlu mendapatkan perhatian yang khusus dari masyarakat yaitu sampah plastik lebih tepatnya kantong plastik karena setiap masyrakat masih banyak menggunakan kantong plastik dalam kesehariannya. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Peraturan Walikota Nomor 9 Tahun 2019 pada pelaku usaha di toko-toko modern serta upaya hukum yang dilakukan dan dapat ditempuh pemerintah untuk mengoptimalkan penerapan Peraturan Wali Kota Tarakan Nomor 9 Tahun 2019. Penulisan ini menggunakan metode penelitian hukum empiris, penelitian hukum empiris yang dimaksud disini juga dalah pengkajian ilmu hukum tidak terbatas lagi pada pengkajian sistem peraturan yang ada tapi mulai dikaitkan dengan proses yang sedang berjalan dengan mengamati semua bentuk perubahan yang terjadi di sekelilingnya, seperti proses kultural dan sosial politik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Sumber data diperoleh dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan, Kabag Hukum Setda Kota Tarakan serta pelaku-pelaku usaha toko-toko modern. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan analisa data deskriptif kualitatif. Deskriptif kualitatif adalah penelitian yang memahami, menjelaskan, menentukan dan memperoleh gambaran yang mendalam tentang permasalahan penelitian ini. Dalam pelaksanaan dan penerapan maupun upaya hukum atau penegakan hukum terkait dengan Peraturan Wali Kota Tarakan Nomor 9 Tahun 2019 Tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik belum berjalan dengan baik dan belum sepenuhnya optimal dan dari hasil wawancara dengan beberapa narasumber dan responden menunjukkan bahwa Peraturan Walikota Tarakan Nomor 9 Tahun 2019 masih kurang diterapkan di toko-toko modern oleh karena itu pemerintah diharapkan lebih tegas lagi mengatur tentang pengurangan sampah plastik ini
MUHAMMAD ISUL MUSLIMIN
2022 · Book · Open Access
Ikan lele merupakan salah satu komoditas yang sangat diminati masyarakat dan ikan lele juga memiliki permintaan pasar yang cukup tinggi. Upaya dalam peningkatan produksi ikan lele melalui subsektor perikanan budidaya dapat dicapai dengan adanya penyediaan benih yang cukup tahan dan berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari uji tantang pada benih ikan lele tanpa pemberian pakan Pasca Pemijahan Dengan Induk Yang Diberi Tepung Kunyit (Curcuma domestika) Dan Hormon Tiroksin. Uji tantang yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan benih ikan lele berumur 3 hari. Penelitian terbagi menjadi dua tahapan, tahapan pertama yaitu pemberian dosis (4,8 gram tepung kuyit, 0,1 mg horomon tiroksin). tahapan kedua yaitu pengujian dosis. Uji tantang pada benih ikan lele dilakukan selama 12 hari. Parameter yang diukur selama penelitian yaitu kelangsungan hidup, dan pertumbuhan benih ikan lele, serta parameter kualitas air (pH, suhu, DO, dan amoniak). Hasil penelitian menunjukkan kelangsungan hidup benih ikan lele pada pemijahan induk yang diberi tepung kunyit (4,8 gram) sebesar 42% dan hormon tiroksin (0,1 mg) sebesar 45%, sedangkan perlakuan pada kontrol sebesar 45%. Hasil pertumbuhan pada benih ikan lele menunjukkan hasil yang tidak berbeda jauh antar perlakuan. Sedangkan, hasil pengukuran kualitas air selama penelitian didapatkan hasil pengukuran yang masih tergolong baik bagi benih ikan lele (Clarias gariepinus) Catfish is a commodity highly preferred by many people and demanded by the markets. The efforts made to increase the catfish production through aquaculture sub-sector can be achieved when the quality and resistant seeds are adequately provided. This research aimed to figure out the effect of non-feeding challenge test on catfish seeds after spawned from broodstock administered with turmeric powder (Curcuma domestica) and thyroxine hormone. The challenge test was conducted in this research using 3-day old catfish seeds. The research was divided into two stages: dosage administration (4.8 grams of turmeric powder and 0.1 mg of thyroxine hormone), dosage testing. Challenge test on catfish feeds was performed in 12 days. The measured parameters included the catfish seeds’ survival and growth, as well as water quality level (pH, temperature, DO, and ammonia). The research results showed that cthe carfish seeds’ survival level spawned from their broodstocks administered with turmeric powder (4.8 grams) was 42% and those with thyroxine hormone (0.1 mg) wa 45%, while the control treatment was 45%. The research results also shot that the growth of catfish seeds had no significant different with that in the other treatments. In addition, the research results indicate that the water quality was still relatively good for the catfish seeds (Clarias gariepinus).
NURFADILLA
2022 · Book · Open Access
Mangrove forest is one of the mangrove crab habitats which is used as a spawning and rearing area. The purpose of the study was to analyze the relationship between mangrove density and the abundance of mangrove crabs in the Mangrove and Crab Conservation Area, Pamusian Village, Tarakan City. The sampling method used is purposive sampling method. carried out at 3 (three) station points and each station consists of 3 plots. In each plot, 2 folding traps were installed. The results showed that the highest density of mangrove species was from the mangrove species Rhizophora mucronata, while the lowest density was from the mangrove species Lumnitzera racemosa. The highest abundance of mangrove crabs was at station 3 and the lowest was at station 2. The correlation between mangrove density and mangrove crab (Scylla serrata) was found to have a tree-level correlation with an R2 value of 0.626 (Strong), tiller level with an R2 value of 0.041 (Very weak). and the seedling level with an R2 value of 0.227 (very weak). The effect of mangrove density on mangrove crabs using a simple linear regression test of 0.65 which means that the relationship between mangroves and mangrove crabs is quite strong, namely 65% while 35% is influenced by other factors.
HERMAN RUDIANSYAH
2022 · Book · Open Access
ABSTRAK Pakan yang harus diberikan dengan kebutuhan nutrisi harus sesuai untuk menunjang pertumbuhan ikan, sumber energi utama untuk ikan adalah protein. Buah nanas mengandung enzim bromelin yang dapat diperoleh dari tanaman nanas baik dari tangkai, kulit, daun, buah, maupun batang dalam jumlah yang berbeda. Enzim Bromelin merupakan salah satu jenis enzim protease mampu menghidrolisis ikatan peptida pada protein atau polipeptida menjadi molekul yang lebih kecil yaitu asam amino, sedangkan daun pepaya adalah tumbuhan penghasil enzim papain yang merupakan golongan enzim protease sulfihidril. Tujuan dari penelitian yakni untuk mengetahui pengaruh dari pemberian tepung kulit nanas dengan kombinasi tepung daun pepaya pada pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila (Oreochromis niloticus) dengan konsentrasi yang berbeda. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental. Data yang diperoleh dari observasidan pengamatan secara langsung di lapangan. Rancangan percobaan menggunakan metode rancangan acak lengkap. Dari hasil penelitian perlakuan F adalah perlakuan terbaik setiap perlakuan pengolah data menggunakan Aplikasi Excell dan dianalisis dengan mengunakan static one way ANOVA dengan tingkat kepercayaan 95%, Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kombinasi tepung daun papaya sebanyak 25% dan tepung kulit nanas sebanyak 75% merupakan hasil terbaik dengan nila pengukuran Panjang Mutlak (2.35) cm, Berat Mutlak (5.10) gram, Pertumbuhan Spesifik (0.188) %, Rasio Konversi Pakan (0.388) gram dan Kelangsungan Hidup (100) %. ABSTACT Feed should be given to properly fulfill the nutrition needs for supporting the fish growth. The main energy source of fish is protein. Pineapple contains bromelin enzyme obtained from the pineapple plant starting from stalk, peel, leaf, fruit and stem in different number. Bromelin enzyme is one type of protease enzyme which has the ability to hydrolyze the peptide bond of protein or polypeptide into smaller molecure of amino acid, while pepaya leaf produces papain enzyme which is classfied into sulfhydlyl protease enzyme. The purpose of this research is to figure out the influence of combination between pineapple peel flour and pepaya leaf flour to the growth and survival of tilapia (Oreochormis niloticus) with different concentrations. This research used experimental research. The data optained from direct observations in the field. This experimental research used a completery randomized design. This research results show the treatmen F was the best one. In each treatment, the data were processed using excell application and the analyzed using the static one-way ANOVA with the confindence level of 95%. The research results show that the addition of combination between 25% pepaya leaf flour and 75% pineapple peel flour had the best result as proven witch the tilapia’s absolute length of 2.35 cm, absolute weight of 5.10 gram, spacific growth of 0.188%. feed conversion ratio of 0.388 gram, and survival of 100%
GAUNG TAPA WISYAH
2022 · Book · Open Access
Gaung Tapa Wisyah, NPM 16.405010.37, dengan judul skripsi “Perdagangan Hewan Liar Menurut Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Flora and Fauna (CITTES) oleh indonesia”, dibawah bimbingan ibu Wiwin Dwi Ratna Febrianti, S.H., M.Hum dan ibu Dewi Nurvianti, S.H.M.H Perdagangan satwa liar terus saja marak terjadi, bahkan nilai perdagangan global satwa liar menempati urutan kedua setelah narkotika. Perdagangan satwa liar di Indonesia menjadi ancaman serius bagi upaya pelestarian keanekaragaman hayati. Maraknya perdagangan satwa liar di Indonesia bahkan diklaim menurunkan populasi satwa liar hingga lebih dari 40 %. Konvensi Perdagangan Internasional untuk Spesies Fauna dan Flora yang Terancam Punah (Convention on International Trade of Endangered Species of Wild Fauna and Flora/CITES) merupakan perjanjian global yang berfokus pada perlindungan tumbuhan dan satwa liar. Tujuan dilakukannya penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana efektifitas peraturan tentang Perdagangan Hewan dan Tumbuhan terancam punah menurut Convention on International Trade in Endangered Spesies of Wild Fauna and Flora (CITES) dan bagaimana peranan Hukum Nasional Indonesia dalam mencegah Perdagangan Hewan dan Tumbuhan terancam punah. Dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif, disimpulkan: 1) Peraturan internasional Konvensi CITES tentang perdagangan hewan dan tumbuhan liar yang terancam punah dirancang untuk melindungi hewan dan tumbuhan liar dari dampak perdagangan Internasional, setiap Negara memiliki kedaulatan penuh agar dapat memanfaatkan sumber daya alam sesuai dengan kebijakan lingkungan dan berkewajiban menjaga wilayahnya agar tidak menimbulkan kerusakan lingkungan, 2) Penerapan CITES di Indonesia masih berjalan kurang efektif dikarenakan pemahaman dari seluruh pemangku pihak (stake holders) tentang CITES serta manfaatnya masih belum sempurna sehingga seringkali menimbulkan salah pengertian yang tentu saja tidak kondusif untuk mendukung implementasi CITES.
BAYU WISMO PRATAMA
2022 · Book · Open Access
Masalah pokok yang diteliti adalah Penegakan Hukum Pidana Terhadap Perjudian Sabung Ayam dan bagaimana Perjudian Sabung Ayam Menurut Hukum Adat Dayak Tenggalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hukum adat Dayak Tenggalan mengenai sabung ayam dan singkronisasi dengan hukum pidana nasional. Metode penulisan yang penulis gunakan dalam skripsi ini adalah penelitian Empiris. Dalam tahap nalisis data, penulis menggunakan metode penyajian data secara kulaitatif, yaitu melalui data primer dan data sekunder yang disusun secara sistematis. Selanutnya penulis melakukan analisa, terhadap data yang telah diperoleh di lapangan secara langusng dengan teori-teori hukm yang berkaitan dengan penelitian ini. Tahap selanjutnya adalah penarikan kesimpulan yang penulis lakukan secara Deduktif, yakni pengambilan keputusan dari hal-hal yang bersifat umum kepada hal-hal yang bersifat khusus. Hasil penelitian penulis simpulkan bahwa adanya pelaksanaan sabung ayam yang dilaksanakan oleh masyarakat Dayak Tenggalan adalah bagian dari budaya yang dilaksanakan pada waktu terntu sehingga terbebas dari sanksi pidana umum. Sedangkan untuk pelaksanaan sambung ayam diluar upacara adat bukanlan menjadi naungan dibawah aturan hukum adat dan dapat dikategorikan sebagai sebuah tindak pidana perjudian sabung ayam yang dapat dikenakan sanksi oleh pihak yang berwajib sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
MUHAMAD IQBAL
2022 · Book · Open Access
Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait Tinjuan Yuridis Trehadap Alat Bukti Elektronik. Pertama, Kedudukan alat bukti elektronik dalam pembuktian perkara pidana. Kedua, Kendala yang dihadapi dalam penerapan alat bukti elektronik dalam perkara pidana. Skripsi ini merupakan penelitian normatif terhadap kaidah-kaidah hukum pidana terkait variabel penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan ketentuan hukum, yakni : instrumen hukum pidana terhadap pembuktian alat bukti elektronik dan kedudukannya di dalam hukum acara pidana. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer yaitu data yang didapatkan dalam sumber-sumber hukum pidana. Data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, artikel, data-data internet, ensiklopedia dan kamus. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa : pertama, kedudukan alat bukti elektronik merupakan suatu unsur untuk membantu memudahkan kinerja barang bukti yang terdapat di dalam KUHAP Bagian Keempat, Pasal 183-Pasal 189 tentang alat bukti. Kedua, kendala yang dapat diatasi dalam mengusut, mengumpulkan dan mengolah dalam jalannya hukum acara perkara pidana. Pada masalah keterkaitan alat bukti dan alat bukti elektronik dapat berhubungan dengan perkara tertentu, maka alat bukti elektronik sebagai unsur yang bisa mengaitkannya ke dalam alat bukti yang ada dalam KUHAP.
FANDI DARMAWAN
2022 · Book · Open Access
Penelitian skripsi ini bertujuan untuk menjawab permasalahan penelitian yaitu: Bagaimana pengaturan prostitusi online dalam peraturan perundang – undangan Jenis penelitian yang dilakukan adalah jenis normatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah Pendekatan peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian yaitu Faktor-faktor penyebab terjadinya praktek prostitusi melalui media online ini pada dasarnya sama dengan bagaimana praktek prostitusi biasa terjadi, faktor utaman biasanya adalah ekonomi, namun dalam praktek prostitusi melalui media online ini, faktor pendukung yang menjadi kunci utama sehingga kegiatan haram ini bisa terjadi, adanya internet yang memudahkan sehingga praktek ini bisa terjadi. Prostitusi di Indonesia dianggap sebagai kejahatan terhadap moral atau etika kesusilaan dan kegiatan prostitusi adalah sebuah kegiatan yang ilegal dan bersifat melawan hukum, tuntutan akal budi menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia dan masyarakat terhindar dari permasalahan prostitusi
ALFIGRAYANTI
2022 · Book · Open Access
Rumput laut Kappaphycus alvarezii merupakan salah satu komoditi ekspor yang potensial untuk dikembangkan. Penyakit yang sering didapat pada budidaya rumput laut adalah penyakit bakterial, yang dilakukan dengan penyakit ice-ice. Epifit merupakan hama yang menempel pada rumput laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis bakteri dan epifit pada rumput laut K. alvarezii yang terserang penyakit ice-ice. Menggunakan metode deskriptif kuantitatif sampel rumput lut di ambil di dua stasiun yaitu di tanjung batu kota tarakan, isolasi bakteri dan identifikasi bakteri dan epifit. Hasil identifikasi yang didapatkan ada empat bakteri ialah Actinobacillus, Moraxella, Alcaligenes, Vibrio S. Hasil Epifit yang ditemukan pada lokasi tanjung batu Tarakan banyak menempel pada thallus Rumput Laut K.alvarezii sebagian besar adalah alga yaitu; Chaetomorpha crassa, tiram. kutu laut, teritip, alga merah Kappaphycus alvarezii seaweed is a potential export commodity to be developed. Diseases that are often found in seaweed cultivation are bacterial diseases, namely ice-ice disease. Epiphytes are pests that attach to seaweed. This study aims to determine the types of bacteria and epiphytes in K. alvarezii seaweed which is attacked by ice-ice disease. Using quantitative descriptive methods and work procedures, this research carried out four stages, namely: preparation of tools and materials, sampling, isolation of bacteria and identification of bacteria and epiphytes. The identification results obtained were four bacteria, namely Actinobacillus, Moraxella, Alcaligenes, Vibrio S. The results of the Epiphytes found at the Tanjung Batu Tarakan location were mostly attached to the thallus of the Seaweed K.alvarezii, mostly algae, namely; Chaetomorpha crassa, oyster. sea lice, barnacles, red algae
NURFADILA AINUN
2022 · Book · Open Access
Udang windu di Kota Tarakan mempunyai potensi sumberdaya perikanan yang cukup besar, sehingga menjadikan kota Tarakan sebagai salah satu sentra produksi udang windu di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontaminasi bakteri pada udang windu (Penaeus monodon ) di Hatchery Kota Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei – Juni 2021. di Labolatorium Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Tarakan ( BKIPM Tarakan ) dengan sampel udang windu (Peneus monodon) yang meliputi Sterilisasi alat dan bahan, Isolasi bakteri, identifikasi bakteri dan analisis data. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan studi observasional untuk memberikan gambaran mengenai penelitian yang dilakukan dengan mengamati kondisi – kondisi yang terjadi melalui observasi secara langsung. Hasil penelitian dengan melakukan analisis karakterisasi bakteri dengan uji biokimia pewarnaan gram negatif, katalase positif, oksidase positif, OF tanpa paraffin fermentatif, motility positif, indol negatif, ornitin positif, TSA tegak dan miring asam. Dapat disimpulkan hasil karakterisasi bakteri dan uji biokimia bahwa terdapat 16 isolat bakteri yang mengkontaminasi udang windu pada hatchery di kota Tarakan. Tiger prawns in Tarakan City have a large enough potential for fishery resources, making the city of Tarakan as one of the centers for tiger shrimp production in Indonesia. This study aims to determine the bacterial contamination of Vibrio spp. on tiger prawns (Penaeus monodon) in the Tarakan City Hatchery. This research was conducted in May – June 2021. at the Laboratory of the Fish Quarantine, Quality Control and Safety of Fishery Products Tarakan (BKIPM Tarakan) with samples of tiger shrimp (Peneus monodon) which includes sterilization of tools and materials, isolation of Vibrio bacteria, Vibrio bacteria and analysis data. The method used in this research is with observational studies to provide an overview of the research conducted by observing the conditions through direct observation. The results of the study were carried out by analyzing the characterization of bacteria with gram negative staining tests, positive catalase, positive oxidase, OF without fermentative paraffin, positive motility, negative indole, positive ornithine, upright TSA and acid skew. Can lock the results of bacterial characterization and biochemical tests that there are 16 isolates of Vibrio spp. which contaminate tiger prawns in hatcheries in the city of Tarakan.
MUFTIA
2022 · Book · Open Access
Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan jenis ikan air tawar yang dapat berkembang biak, pertumbuhan relatif cepat dan toleran terhadap kondisi lingkungan perairan yang kurang baik. Intensifikasi budidaya dapat menyebabkan serangan penyakit Motile Aeromonas Septicemia disebabkan oleh bakteri Aeromonas hydrophila yang dapat menyebabkan kematian 80-100% dalam waktu 1-2 minggu. Ekstrak daun ketapang (Terminalia catappa L) memiliki kandungan antimikrobial seperti tanin, alkaloid, flavonoid, dan saponin. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan ekstrak daun ketapang sebagai pengobatan infeksi bakteri Aeromonas hydrophila pada ikan nila (Oreochromis niloticus). Metode penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan dan 3 ulangan. Ikan uji yang digunakan adalah ikan nila berukuran 7-10 cm sebanyak 150 ekor dengan pada tebar 10 ekor/akuarium, dan diinfeksikan bakteri A.hydrophila dengan kepadatan 106 CFU/ml secara intramuskular. Dosis yang digunakan P1 (0 ppm), P2 (500 ppm), P3 (750 ppm), P4 (1000 ppm), dan P5 (1250 ppm). Pengobatan pasca uji tantang dengan pemberian pakan FF-999 yang diberikan ekstrak daun ketapang dengan metode spray. Hasil penelitian ekstrak daun ketapang memberi pengaruh nyata untuk mengobati ikan nila yang terinfeksi bakteri Aeromonas hydrophila yang menunjukkan perlakuan C (750 ppm) merupakan perlakuan terbaik menghasilkan bobot tertinggi sebesar 4.77±0.32 (gram) dan tingkat kelangsungan hidup sebesar 46%. Tilapia (Oreochromis niloticus) is a type of fresh water fish that can breed, grow relatively fast and is tolerant of unfavorable aquatic environmental conditions. Intensification of cultivation can cause disease Motile Aeromonas Septicemia caused by Aeromonas hydrophila bacteria which can cause 80-100% mortality within 1-2 weeks. Ketapang leaf extract (Terminalia catappa L) contains antimicrobial properties such as tannins, alkaloids, flavonoids, and saponins. The purpose of this study was to determine the effect of using ketapang leaf extract as a treatment for Aeromonas hydrophila bacterial infection in tilapia (Oreochromis niloticus). This research method used a completely randomized design (RAL) consisting of 5 treatments and 3 replications. The test fish used were tilapia measuring 7-10 cm as many as 150 fish with a stocking of 10 fish/aquarium, and infected with A.hydrophila bacteria with a density of 106 CFU/ml intramuscularly. The doses used were P1 (0 ppm), P2 (500 ppm), P3 (750 ppm), P4 (1000 ppm), and P5 (1250 ppm). This treatment was post-challenged by feeding FF-999 which was given ketapang leaf extract using the spray method. The results of the study showed that ketapang leaf extract had a significant effect on treating tilapia infected with Aeromonas hydrophila bacteria.
ASRULLAH
2022 · Book · Open Access
ABSTRAK Rumput laut merupakan salah satu komoditas perikanan yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Budidaya rumput laut (Kappaphycus alvarezii) di Perairan Pantai Amal Baru Kota Tarakan dilakukan secara tradisonal dengan menggunakan metode tali betang (longline) Metode rawai merupakan metode yang paling banyak digunakan petani rumput laut karena bersifat fleksibel dalam memilih lokasi dan biaya yang dibutuhkan relatif murah. Tujuan Penelitian ini yaitu perbedaan jumlah ikat bibit terhadap pertumbuhan rumput laut produksi dan warna rumput laut di perairan Pantai Amal. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan 1= Jumlah ikat 1, Perlakuan 2 = Jumlah ikat 2, Perlakuan 3 = Jumlah ikat 3, Perlakuan 4 = jumlah ikat 4, Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan perlakuan terbaik didapatkan pada perlakuan ke 4 dengan nilai sebesar 80.00 gram pada berat mutlak. ABSTRACK Seaweed is one of the most widely cultivated fishery commodities in Indonesia. The cultivation of seaweed (Kappaphycus alvarezii) in the waters of Amal Baru Beach, Tarakan City is carried out traditionally using the longline method so that the production of seaweed (K. alvarezii) depends on natural conditions. One of the efforts that can be done to optimize land use is vertical land use. The purpose of this study was the difference in the number of bunches of seeds on the growth of seaweed production and the color of seaweed in the waters of Amal Beach. This study used a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 3 replications. Treatment 1 = Number of bundles 1, Treatment 2 = Number of bundles 2, Treatment 3 = Number of bundles 3, Treatment 4 = number of bundles 4, Based on the results of this study, the best treatment was obtained in the 4th treatment with a value of 80.00 grams.
HENDRIKUS
2022 · Book · Open Access
ANALISIS KELIMPAHAN DAN PERTUMBUHAN UDANG PUTIH (Penaeus merguiensis de Man 1888) MENGGUNAKAN ALAT TANGKAP JALA DI ESTUARIA SEKATAK BENGARA KABUPATEN BULUNGAN ABSTRAK Kelimpahan dan Pertumbuhan Udang merupakan sumberdaya perikanan tangkap yang memiliki peran penting untuk kebutuhan manusia salah satunya udang putih (Penaeus merguiensis de Man 1888) yang merupakan hasil tangkapan bernilai ekonomi tinggi dan nilai pangsa pasar yang besar dengan harga yang meningkat. Penelitian bertujuan untuk mengetahui, menganalisis kelimpahan dan pertumbuhan udang putih (Penaeus merguiensis de Man 1888) menggunakan alat tangkap Jala di estuaria sekatak bengara Kabupaten Bulungan. Metode menggunakan survei dengan observasi secara langsung terhadap objek penelitian untuk proses penangkapan dengan cara random purposive sampling. metode yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah Nomogram harry king dengan error 5% pada perlakuan 3 stasiun di estuaria bengara. Hasil keseluruhan kelimpahan total 2.253 individu, hasil tangkapan tertinggi pada stasiun 2 dengan jumlah 1.085 individu pada stasiun 1 dan 3 memiliki kelimpahan 589 dan 579 individu. Pada pola pertumbuhan panjang dan berat bobot memiliki hasil pertumbuhan allometrik negatif dengan hasil korelasi sangat kuat dan kuat. Kata kunci: Estuaria Sekatak Bengara, Jala, Kelimpahan, Pertumbuhan, Penaeus merguiensis de Man 1888.
DARNIUS JOKO
2022 · Book · Open Access
Tingginya nilai ekonomis ikan hias cupang (Betta sp), mendorong pembudidaya untuk membudidayakan ikan cupang. Untuk menghasilkan indukan matang gonad dan siap memijah setiap saat, diperlukan solusi dalam meningkatkan kinerja reproduksi ikan cupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak daun karamunting sebagai agen stimulator maturasi gonad pada performa reproduksi ikan cupang (Betta sp). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan desain penelitian rancangan acak lengkap (RAL), terdiri dari empat perlakukan dan tiga ulangan. Pemberian ekstrak daun karamunting yang digunakan dalam penelitian ini adalah Perlakuan A : (Kontrol) Perlakuan B: penyuntikan dosis ekstrak daun karamunting (1 µg/g BB) Perlakuan C: penyuntikan dosis ekstrak daun karamunting (5 µg/g BB) Perlakuan D: penyuntikan dosis ekstrak daun karamunting (10 µg/g BB). Parameter yang diamati meliputi; Tingkat kematangan gonad, kelangsungan hidup ikan (SR), Fekunditas dan kualitas air (suhu pH dan amoniak). Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian ekstrak daun karamunting pada perlakuan D dan B dapat mempercepat pematangan ovari induk ikan cupang (Betta sp). Nilai GSI tertinggi terdapat pada perlakuan 10 µg/g dengan nilai 12,52% dan nilai GSI yang terendah pada perlakuan kontrol dengan nilai 7,31%. Fekunditas tertinggi diperoleh pada perlakuan dengan dosis ekstrak daun karamunting 10 µg/g yaitu 1.628 butir dan fekunditas terendah padaperlakuan kontrol yaitu 1.375 butir. Tingkat kelangsungan hidup ikan cupang 100% disetiap perlakuan. Pemberian ekstrak daun karamunting mampu meningkatkan kinerja reproduksi ikan cupang, meliputi tingkat kematangan gonad, nilai GSI, fekunditas, serta kelangsungan hidup dibandingkan dengan perlakuan kontrol. Due to its high economic value, many pepole are encouraged to cultivate the Siamese fighting fish (Betta sp). To produce broodstock with mature gonad and ready to spawn, a solution is required to improve the reproductive performance of Siamese fighting fish (Betta sp). This research aimed to figture out the potential of karamuntingleaf extract as a gonad-maturation stimulator relatedto the reproductive performance of siamese fighting fish (Betta sp). The research was conduvted using an experimental method with a comletely randomized desugn (CRD) consiting of four treaments with three repetitions. The karamunting leaf extract in this research was administered through traemnt A: (control), Treament B: karamunting leaf extract injection with the dosage of 1 g/g BW, Traement C: karamunting leaf extract injection with dosage of 5 g/g BW, and Treament D: karamunting leaf extract injection with dosage of 10 g/g BW. The observed parameters included; Gonad maturity level, fish survival (SR), fecundity, and water quality (pH temperature and ammonia). The research results show that the administration of karamunting leaf extract in treatments D and b could accelerate the ovary maturation of siamese fighting fish (Betta sp). The highest GSI value (12.52%) was found in the treatment with the dosage of 10 g/g, while the lowes GSI value (7.31%) was found in the control treatment . The highest fecundity (1628 grains) was obtained in the treatment with administration of karamunting leaf extract at the dosage of 10 g/g, while the lowes fecundity (1375 grains) was obtained in the control treatment. The survival rate of siamese fighting fish (Betta sp) was 100% in each treatment. The administration of karamunting leaf extract could improve the reproductive performance of siamese fighting fish (Betta sp), including the gonad maturity, GSI value, fecundity, and survival level when compared to those in the control treatment.
MUHAMMAD HAFIDZ BURHANUL MUTTAQI
2022 · Book · Open Access
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana dalam memberikan perlindungan hukum terhadap seseorang yang dijadikan sebagai tersangka pembunuhan dan dilakukan penangkapan, penahanan, dan penyidikan atas dugaan tindak pidana pembunuhan, serta tersangka tersebut tidak cukup bukti untuk dijadikan sebagai tersangka dalam kasus tindak pembunuhan tersebut dan berlanjut ke proses pengadilan dan bagaimana proses penyelesaian hukum terhadap tersangka dalam tindak pembunuhan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian normatif yang disimpulkan bahwa perlindungan hukum terhadap tersangka tindak pidana pembunuhan dimuat dalam Undang-undang Nomor 8 tahun 1981 tentang Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana. Berdasarkan hasil penelitian yang didasari dari rumusan masalah dengan ini perlindungan hukum terhadap tersangka tindak pidana pembunuhan dan menjadi tersangka dalam tindak pidana pembunuhan, akan tetapi terbukti tidak bersalah maka terdakwa tindak pidana pembunuhan akan dibebaskan dari dakwaan, serta dipulihkan nama baiknya dan diberikan ganti kerugian materil maupun inmateriil. Bagi penyidik dikenakan sanksi yang melakukan tindakan salah tangkap melalui putusan pengadilan penyidik mendapatkan putusan sanksi berupa ganti kerugian akibat kelalaiannya dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya dan membayar ganti kerugian kepada tersangka melalui putusan pengadilan.