SUKMAWATI
2022 · Book · Open Access
Penelitian ini berfokus mencari dan menjawab dua pertanyaan terkait penegakan hukum terhadap pelaku aborsi dalam pespektif Per Undang-Undangan Hukum Pidana Indonesia yang. Pertama,apa penerapan sanksi pidana terhadap pelaku aborsi ilegal? Kedua, hambatan penegakan hukum terhadap pelaku aborsi menurut sumber hukum? Skripsi ini merupakan penelitian normatif terhadap norma- norma hukum terkait peraturan perundang- undangan serta putusan pengadilan khususnya terkait dengan kasus aborsi. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer ialah data yang diperoleh dengan mengambil data langsung pada pihak yang terkait dengan kasus tersebut melalui metode wawancara terhadap pihak pengadilan. Data sekunder ialah data yang diperoleh dari buku, jurnal, artikel, data- data internet, dan kamus. Hasil dari penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa : pertama, penegakan hukum terhadap pelaku aborsi dalam perspektif Per Undang-Undangan Hukum Pidana Indonesia harus di analisis agar dapat memberikan wawasan kepada masyarakat. Kedua, bentuk dari hambatan dalam penegakan hukum terhadap pelaku aborsi menurut kedua sumber hukum tersebut.
ISHALIZA
2022 · Book · Open Access
Ishaliza (NPM. 1740501081) dengan judul skripsi“Analisis Putusan Hakim Terhadap Tindak Pidana Persetubuhan olehkakek Terhadap Cucu (studi kasus putusan perkara nomor 271/pid.sus/2020/pn.tar) dibawah bimbingan Bapak Dr. Syafruddin, S.H.,M.Hum sebagai pembimbing I dan bapak Mumaddadah,S.H.,M.H sebagai pembimbing II. Pokok pemersalahan ini berasal dari banyak terjadi tindak pidana persetubuhan yang dilakukan di lingkungan keluarga, hal ini sangat menjadi masalah tehadap korban tindak pidana persetubuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan hukum terhadap pelaku tindak pidana persetubuhan yang dilakukan oleh kakek secara paksa terhadap cucu tirinya putusan hakim nomor 271/pid.sus/2020/pn.tar dan untuk mengetahui ratio decidendi hakim dalam putusan hakim nomor perkara 271/pid.sus/2020/pn.tar. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode penelitian normatif. Hasil yang dicapai dari penelitian ini menunjukkan Penerapan hukum pidana materil dalam perkara ini sudah sesuai dengan dakwaan jaksa penuntut umum yang menggunakan pasal 81 ayat (1) jo pasal 76D UU RI No.17 tahun 2016 tentang perpu no.1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang-undang RI No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Hal ini dapat diketahui karena terpenuhinya unsur-unsur pada pasal tersebut. Dengan terpenuhinya unsur-unsur pada pasal tersebut maka terdakwa wajib mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan di jatuhi pidan terhadap terdakwa oleh Hakim Pengadilan Negeri Tarakan yaitu selama 6 (enam) tahun penjara dan membayar denda sebesar Rp.200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah)subsiderkurungan 1 bulan. Rasio decidendi atau dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap perkara sebagaimna yang dimaksud dalam putusan hakim Nomor 271/pid.sus/2020/pn.tar, yaitu didasarkan dalam beberapa unsur danbeberapahal yang memberatkansertameringankanuntuk menetapkan putusan akhir yang akan diambil.
SAMPE JUSLAN
2022 · Book · Open Access
Jeruk Nipis merupakan salah satu hortikultura yang digemari masyarakat karena selain dapat dikonsumsi secara langsung juga mempunyai banyak kegunaan seperti obat-obatan, sebagai bahan campuran kosmetik dan merupakan bahan pelengkap utama dalam menunjang gizi makanan keluarga karena buah jeruk kaya akan vitamin A dan C. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mengetahui karakteristik usahatani jeruk nipis di Desa Binai Kecamatan Tanjung Palas Timur (2) Untuk mengetahui kelayakan finansial usahatani jeruk nipis di Desa Binai Kecamatan Tanjung Palas Timur. Penelitian ini di lakukan di Desa Binai Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan dan menggunakan metode sensus dengan jumlah responden sebanyak 40 petani jeruk nipis. Data yang terkumpul di analisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa R/C ratio sebesar 1,26. Nilai R/C ratio tersebut lebih besar dari pada 1, sehingga menurut kriteria usahatani jeruk nipis di desa binai kecamatan tanjung palas timur layak untuk diusahakan. Pada analisis kelayakan finansial BEP Produksi sebesar 118 kg. Nilai tersebut masih dibawah produksi rata-rata petani, dimana rata-rata hasil produksi yang diperoleh petani adalah sebesar 660 kg, sehingga usahatani jeruk nipis layak untuk diusahakan secara BEP produksi. Pada analisis kelayakan finansial BEP harga adalah sebesar Rp 5.053. Harga tersebut masih dibawah harga jual rata-rata petani jeruk nipis, dimana rata-rata harga jual jeruk nipis adalah sebesar Rp 6.000 per kg, sehingga usahatani jeruk nipis layak untuk dijalankan secara BEP Harga. Pada analisis kelayakan finansial BEP Penerimaan adalah sebesar Rp 708.683. Jumlah tersebut masih dibawah rata-rata jumlah penerimaan petani jeruk nipis, dimana rata-rata penerimaan petani jeruk nipis adalah sebesar Rp 3.960.000, sehingga usahatani jeruk nipis layak dijalankan secara BEP Penerimaan
BAMBANG
2022 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi variabel yang dominan berpengaruh terhadap hasil produksi lada di Desa Mangkupadi Kabupaten Bulungan. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Mangkupadi Kabupaten Bulungan dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dengan petani 40 orang. Analsis data yang digunakan adalah menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan variabel independen yang paling dominan berpengaruh terhadap produksi lada adalah variabel jumlah pohon (X2) memberikan pengaruh dominan terhadap hasil produksi lada sebesar 0,966 dimana setiap penambahan luas lahan sebesar 1% maka produksi lada meningkat sebesar 0,966%, dan selanjutnya variable luas lahan sebesar -14,764 menyatakan bahwa apabila variabel Luas Lahan mengalami peningkatan sebesar 1 persen maka akan terjadi penurunan jumlah produksi lada sebesar 14,764 persen penggunaan pupuk (X3) sebesar -6,178 menyatakan bahwa apabila variabel Pupuk mengalami peningkatan sebesar 1 persen maka akan terjadi penurunan produksi sebesar -6,178 persen dan penggunaan herbisida (X4) sebesar 13,687 menyatakan bahwa apabila variabel herbisida mengalami peningkatan sebesar 1 persen maka akan meningkatkan jumlah produksi lada sebesar 13,687 persen, tenaga kerja (X5) sebesar 1207,220 menyatakan bahwa apabila variabel Tenaga Kerja mengalami peningkatan sebesar 1 persen maka akan meningkatkan jumlah produksi lada sebesar 1207,220 persen. Hasil penelitian menunjukkan variabel luas lahan, pupuk, herbisida,dan Tenaga kerja tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produksi Lada, variabel jumlah pohon, memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produksi lada, variabel lahan dan pupuk tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produksi lada dengan arah negatif . Hasil uji F menunjukkan bahwa secara keseluruhan variabel bebas secara bersama-sama dapat menunjukkan pengaruhnya terhadap faktor produksi lada. Nilai R square sebesar 0,892 berarti bahwa sebesar 89,2 persen variasi produksi lada dapat dijelaskan oleh variabel luas lahan, jumlah tanaman, pupuk, herbisida dan tenaga kerja. Sedangkan sisanya yaitu sebesar 10,8 persen dijelaskan oleh sebab-sebab lain di luar model.
PAISAL
2022 · Book · Open Access
Mengkonsumsi produk halal tentu menjadi kewajiban bagi semua umat muslim di dunia. Salah satu bentuk jaminan produk halal ialah adanya sertifikat dan logo halal pada suatu produk, yang mana produk halal tidak hanya sebatas tampak bersih namun juga perlu mengetahui proses penerapan halal supply chain management sepanjang proses produk, dimulai dari penyediaan bahan, produksi, hingga proses distribusi ke tangan pelanggan. oleh karena itu pentingnya kesadaran halal dan penerapan halal supply chain management dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat muslim sebelum mengkonsumsi suatu produk. Penelitian ini dilakukan pada UMKM Paguntaka Food dengan observasi dan wawancara yang kemudian hasilnya akan dianalisis dan diperoleh informasi apakah penerapan halal supply chain management yang diterapkan pada produk UMKM Paguntaka Food telah sesuai ketentuan halal atau tidak.
KIKI SETYO WULANDARI
2022 · Book · Open Access
ANALISIS JEMBATAN ARAMCO DI UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN ABSTRAK Salah satu kawasan di Kota Tarakan yang telah siap melakukan pembangunan gedung adalah Universitas Borneo Tarakan. Pembangunan Gedung FKIP, FIKES serta Gedung Laboratorium dan Perkuliahan Terpadu berada pada lokasi yang berbeda sehingga untuk memudahkan mahasiswa untuk mencapai gedung baru tersebut membutuhkan jembatan penghubung. Dengan meninjau kondisi jalan yang akan dijadikan lokasi pembangunan jembatan menuju FKIP, FIKES serta Gedung Laboratorium dan Perkuliahan Terpadu Universitas Borneo Tarakan. Digunakan jembatan aramco yang memang lebih cocok untuk daerah terpencil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tegangan yang terjadi pada baja aramco yang akan digunakan pada jembatan serta apakah baja aramco ini aman untuk digunakan atau tidak. Hasil analisis yang didapat berdasarkan perhitungan tegangan menggunakan aplikasi Sap2000 menyatakan bahwa tegangan yang terjadi pada baja aramco setelah melalui tiga tahap pembebanan yang ada adalah aman. Sehingga untuk kedepannya material baja aramco ini sangat aman untuk digunakan sebagai material pada jembatan yang akan dibangun di Universitas Borneo Tarakan. Kata Kunci : Jembatan, Aramco, Universitas Borneo Tarakan
PARLIN SUMANTO SITUMORANG
2022 · Book · Open Access
KARAKTERISASI MORFOLOGI PISANG ( Musa spp) DI WILAYAH TARAKAN Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik morfologi pada tanaman pisang yang ada di wilayah Tarakan, Oleh sebab itu perlu di lakukan alternative survey tanaman pisang dengan cara Karakterisasi Morfologi Pisang (Musa Spp) di Wilayah Tarakan. Penelitian di laksanakan di kecamatan Tarakan tengah.Tarakan utara dan Tarakan timur pada bulan April-Juni 2021. Mengunakan metode survey menggunakan panduan descriptors for banana (International Plant Genetic Resources Institute) IPGRI 1996. Teknik pengambilan sampel accidental sampling yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan ketidaksengajaan peneliti dalam pengambilan sampel yaitu pada tanaman yang secara kebetulan dijumpai oleh peneliti yang dapat digunakan sebagai sampel. Sesuai dengan keriteria sampel pada tanaman pisang. Parameter pengamatan terdapat 35 parameter yang meliputi karakter keadaan umum tanaman, morfologi batang semu, morfologi daun, morfologi pembungaan,morfologi braktea, morfologi buah. Jenis pisang yang ditemukan dan telah identifikasi berjumlah 16 jenis pisang, yaitu: pisang kepok, pisang mas, pisang raja, pisang cavendis, pisang gembor, pisang kidang, pisang pisang kapas, pisang raja sere, pisang mulu bebek, pisang raja nangka, pisang batu, pisang goroho, pisang ambon hijau, pisang cavendis dwarf parfit dan pisang bawen. Data yang di peroleh kemudian diolah menggunakan program SPSS 24. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa terdapat persamaan dan perbedaan karakter morfologi yang dimiliki oleh 16 varietas pisang. Hasil dendrogram menunjukkan bahwa terdapat hubungan kekerabatan terdekat diperoleh pisang kapal dan pisang dwarf parfit, pisang raja dan pisang raja sere memiliki tingkat kemiripan 2.236 Sedangkan untuk kekerabatan dengan nilai jarak terjauh diproleh pada pisang kepok dan pisang kidang memiliki tingkat kemiripan 13.158. Kata Kunci: Karakterisasi, Morfologi, Pisang
NUR AZAHZIHZAH ASYIKIN AHMAD
2022 · Book · Open Access
Pertumbuhan ekonomi pada sektor konstruksi di Indonesia mengalami penurunan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya yaitu rantai pasok. Banyaknya pihak yang terlibat dalam rantai pasok meningkatkan risiko pada suatu proyek konstruksi. Apalagi di tengah pandemi global yang disebabkan oleh Covid-19. Kota Tarakan adalah salah satu wilayah yang tingkat pandemi covid-19 nya tinggi sehingga segala aktivitas terutama proyek konstruksi terganggu. Dalam penerapan pembatasan sosial berskala besar, beberapa proyek pembangunan gedung tetap berjalan sehingga menambah risiko yang dapat terjadi dalam aliran rantai pasok pada proyek konstruksi gedung di Kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko dan menentukan risiko dominan (major risk) dalam aliran rantai pasok pada proyek konstruksi gedung di Kota Tarakan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode survei yang dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada responden yang berkaitan dengan objek penelitian pada proyek konstruksi yaitu para kontraktor yang sedang menjalankan proyek konstruksi gedung di Kota Tarakan. Responden dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling yaitu para expert pada proyek konstruksi gedung di Kota Tarakan. Metode analisis meliputi identifikasi risiko dan analisis risiko. Hasil analisa menunjukkan bahwa terdapat 27 risiko yang teridentifikasi dalam aliran rantai pasok pada proyek konstruksi gedung di Kota Tarakan dan terdapat 10 risiko yang masuk dalam kategori risiko dominan (major risk) yaitu 2 risiko dalam aliran informasi (flow of information), 6 risiko dalam aliran material (flow of material) dan 2 risiko dalam aliran biaya (flow of fund).
VERAWATI SUSANTI TANA K.P
2022 · Book · Open Access
Ubi kayu merupakan tumbuhan jenis umbi akar atau akar pohon yang panjang fisik rata-rata bergaris tengah 2-3 cm dan panjang 50-80 cm, tergantung dari jenis singkong yang ditanam. Adapun tujuan penelitian yang diperoleh ialah: Menganalisis pendapatan ubi kayu yang dihasilkan petani ubi kayu di Kecamatan Tarakan Barat, Menganalisis kontribusi pendapatan usahatani ubi kayu terhadap pendapatan keluarga di Kecamatan Tarakan Barat, Metode yang digunakan adalah metode secara sengaja (Purposive Sampling) dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh ialah biaya produksi yang dikeluarkan petani ubi kayu di Kecamatan Tarakan Barat dengan rata-rata pendapatan biaya per bulan untuk luasan 0,7 ha sebesar Rp dengan rata-rata biaya yang dikeluarkan petani ubi kayu sebesar Rp827.540 dan rata-rata penerimaan sebesar Rp6.400.000. Kontribusi pendapatan usahatani ubi kayu sebesar Rp6.014.429 terhadap total pendapatan rumah tangga sebesar Rp 7.516.667 adalah sebesar 80%. Kata kunci: Kontribusi, Pendapatan, Ubi Kayu
MERI LONDONG
2022 · Book · Open Access
Sempadan pantai dan ekosistem mangrove merupakan zona penyangga dengan peranannya yang sangat besar bagi wilayah pesisir dan makhluk hidup disekitarnya. Namun, semakin bertambahnya jumlah penduduk pada suatu pulau, turut mengancam keberadaan ekosistem mangrove. Tingginya kebutuhan lahan bagi masyarakat untuk pembangunan pemukiman, fasilitas umum dan aktivitas lainnya dapat mengakibatkan pengalihfungsian lahan mangrove maupun area sempadan pantai. Tujuan penelitian ini untuk mengajukan rencana alokasi ruang kawasan mangrove berdasarkan habitatnya di area sempadan pantai Kota Tarakan. Pengolahan data menggunakan analisis Geoprocessing buffer radius 100 dan 200 meter dan Intersect pada software Quantum GIS. Pengambilan parameter lingkungan berupa sedimen dan salinitas perairan yang dilakukan secara insitu serta pola pasang surut yang diakses melalui Badan Informasi Geospasial (BIG) dengan bentuk pembahasannya menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa titik lokasi penelitian yang diambil pada beberapa wilayah pesisir Kota Tarakan dikategorikan sesuai sebagai rencana alokasi ruang ekosistem mangrove yaitu pada kawasan Lingkas ujung (stasiun 1), Sebengkok (Stasiun 2), Karang anyar pantai (Stasiun 3), Juata laut (Stasiun 4), Tanjung batu (Stasiun 5) dan Pantai Amal (stasiun 6). Kata kunci: Ekosistem mangrove, alokasi ruang, buffer zone
SARIPUDDIN
2022 · Book · Open Access
Perikanan tangkapan di Kota Tarakan dimanfaatkan sebagian besar oleh masyarakat pesisir setempat sebagai mata pencaharian, tidak terkecuali masyarakat yang berada di Juata Laut. Nelayan di Juata Laut menggunakan alat tangkap jaring insang sebagai salah satu alat tangkap yang digunakan. Tujuan penelitian mengetahui proporsi dan kategori tangkapan dalam individu (ekor) dan berat (gram) hasil tangkapan jaring insang di perairan Juata Laut Kota Tarakan. Mengetahui distribusi individu (ekor) dan frekuensi ukuran Panjang Berat dan Berat Total ikan hasil tangkapan utama jaring insang di perairan Juata Laut Kota Tarakan. Mengetahui Hubungan Panjang Berat ikan hasil tangkapan utama jaring insang di perairan Juata Laut Kota Tarakan. Penelitian dilaksanakan dari Maret –Juni 2021 di perairan Juata Laut, dengan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasi dan survei. Hasil penelitian menunjukkan proporsi dan kategori tangkapan dari hasil tangkapan jaring insang di perairan Juata Laut selama 8 kali pengambilan sampel yang dominan adalah tangkapan utama yaitu ikan putih (Trachinotus sp.), ikan merah (Lutjanus sp.), dan ikan kakap (Lates sp.) dengan persentase tangkapan sebanyak 38.%. Kemudian pada hasil tangkapan sampingan dengan persentase tangkapan sebanyak 36% dan hasil tangkapan buangan dengan persentase tangkapan sebanyak 26%. Hasil penelitian yang dilakukan di perairan Juata Laut Kota Tarakan selama 8 kali pengambilan sampel dengan menggunakan alat tangkap jaring insang, menunjukkan bahwa ada beberapa jenis ikan yang tertangkap yaitu sebanyak 32 ekor yang terdiri dari 3 jenis ikan tankapa utama, setiap masing-masing ikan memiliki nilai Frekuensi Panjang Total dan Frekuensi Berat Total yang berbeda. Tangkapan utama yang tertangkap dengan menggunakan alat tangkap jaring insang bersifat allometrik negatif dengan pola pertumbuhan (n3) yang artinya pertumbuhan berat lebih lambat daripada pertambahan panjangnya Kata Kunci: Jaring insang, Distribusi jenis dan ukuran, Hubungan Panjang dan Berat
WIDYA ANGGRAENI
2022 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan, pertama, mengetahui pengaruh harga barang itu sendiri, harga barang lainnya, pendapatan, jumlah tanggungan dan pendidikan terhadap permintaan komoditas hortikultura sayuran di masa pandemi Covid 19 di Kota Tarakan. Kedua, mengetahui perbedaan yang signifikan terhadap permintaan komoditas hortikultura sayuran sebelum pandemi dan saat pandemi Covid 19 di Kota Tarakan. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di Pasar Ghuser, Pasar Dayak dan Pasar Tenguyun di Kota Tarakan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis Uji beda Wilcoxon dan analisis regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: pertama, karakteristik konsumen yang berbelanja di Pasar Kota Tarakan ialah perempuan dengan usai rata-rata diatas 40 tahun pekerjaan sebagai Ibu Rumah Tangga dengan status istri. Kedua, sebelum pandemi dan saat pandemi terdapat perbedaan yang signifikan terhadap permintaan hortikultura sayuran. Dimana permintaan hortikultura sayuran mengalami penurunan. Ketiga, faktor yang berpengaruh nyata terhadap permintaan bayam dan sawi yaitu harga sayur itu sendiri sedangkan harga tahu, pendapatan, jumlah tanggungan dan pendidikan tidak berpengaruh nyata terhadap permintaan bayam dan sawi. Faktor yang berpengaruh nyata terhadap permintaan kangkung yaitu harga sayur itu sendiri dan jumlah tanggungan sedangkan harga tahu, pendapatan, jumlah tanggungan dan pendidikan tidak berpengaruh nyata terhadap permintaan kangkung.
SARLINDA
2022 · Book · Open Access
ANALISIS WILAYAH BASIS DAN TREND PERKEMBANGAN PRODUKSI TANAMAN HORTIKULTURA DI KOTA TARAKAN ABSTRAK Salah satu tanaman sektor pertanian yang banyak diusahakan oleh masyarakat adalah tanaman hortikultura yang berperan sebagai sumber gizi masyarakat, penyedia lapangan pekerjaan, dan penunjang kegiatan agrowisata dan agroindustri. Tujuan Penelitian ini adalah : (1) Mengetahui tanaman hortikultura basis di Kota Tarakan (2) Mengetahui trend perkembangan produksi tanaman hortikultura basis di Kota Tarakan (3) Mengetahui peramalan produksi tanaman hortikultura basis di Kota Tarakan pada tahun 2016-2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode analisis location quotient (LQ), trend linier, peramalan (Forecasting). Hasil analisis LQ menunjukan bahwa terdapat 6 tanaman hortikultura basis di Kecamatan Tarakan Timur, 6 tanaman hortikultura basis di Kecamatan Tarakan Tengah, 8 tanaman hortikultura basis di Kecamatan Tarakan Barat, dan 5 tanaman hortikultura basis di Kecamatan Tarakan Utara. Berdasarkan hasil analisis trend tanaman hortikultura di Kota Tarakan, tanaman hortikultura yang mengalami peningkatan diantaranya bawang daun, cabai besar, kangkung, dan bayam, tanaman hortikultura yang cenderung menurun diantaranya bawang merah, cabai rawit, tomat, terung, melon, dan tanaman hortikultura yang berfluktuasi yaitu petsai/sawi, kacang panjang, buncis, ketimun, semangka. Berdasarkan hasil peramalan produksi tanaman hortikultura di Kota Tarakan maka disimpulkan bahwa tanaman hortikultura yang akan mengalami peningakatan ditahun yang akan datang yaitu bawang merah, bawang daun, terung, ketimun, melon, semangka. Adapun saran penelitian ini Pemerintah Kota Tarakan melalui kebijakannya diharapkan dapat mempertahankan dan mengembangkan tanaman hortikultura yang menjadi basis pada setiap kecamatan sebagai komoditas unggulan sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah. Selain itu, pemerintah daerah diharapkan dapat lebih memperhatikan tanaman hortikultura yang di datangkan dari luar daerah atau non basis di Kota Tarakan yang masih bisa dikembangkan dalam wilayahnya sehingga tidak tergantung dengan wilayah lain.
RENDY KRISTIAN
2022 · Book · Open Access
Penelitian ini dilatar belakangi untuk mengetahui atribut pelayanan penyuluh pertanian di Desa Panca Agung dan untuk mengetahui tingkat kepuasan petani padi terhadap penyuluh pertanian di Desa Panca Agung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) Analisis deskriptif kualitatif untuk mengetahui atribut pelayanan penyuluh pertanian di Desa Panca Agung, (2) Metode Analisis Customer Satisfaction Index (CSI) untuk mengetahui tingkat kepuasan petani padi terhadap penyuluh pertanian di Desa Panca Agung. Hasil penelitian yang didapatkan pada penelitian ini adalah, (1) atribut pelayanan penyuluh pertanian di Desa Panca Agung yaitu (keandalan, kesigapan, jaminan, empati dan bukti fisik), dengan respon rata-rata respon petani merasa puas, (2) tingkat kepuasan petani padi terhadap penyuluh pertanian di Desa Panca Agung, hasil dari CSI diperoleh bahwa tingkat kepuasan petani pada kategori puas atas pelayanan penyuluh pertanian dengan nilai CSI sebesar 75.34%. Nilai tersebut berada pada rentang antara 60% CSI ≤ 80%.
SURATMI
2022 · Book · Open Access
Peternakan merupakan kegiatan budidaya hewan untuk mendapatkan keuntungan, diantaranya usaha peternakan ayam ras pedaging. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis status keberlanjutan usaha peternakan ayam ras pedaging pola kemitraan berdasarkan lima dimensi keberlanjutan yaitu ekologi, ekonomi, sosial, teknologi dan kelembagaan, serta mengetahui apa saja atribut yang sensitif yang mempengaruhi keberlanjutan usaha peternakan ayam ras pedaging pola kemitraan di Kecamatan Tarakan Barat. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode rapfish melalui pendekatan multidimensioanal scalling (MDS). Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tarakan Barat Kota Tarakan Kalimantan Utara. Responden dalam penilitian ini merupakan peternak ayam ras pedaging yang dipilih melalui teknik purposive sampling dengan kriteria tertentu berjumlah 5 peternakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa: Pertama, nilai indeks keberlanjutan usaha peternakan ayam ras pedaging pola kemitraan di Kecamatan Tarakan Barat sebesar 53,37 termasuk dalam kategori cukup berkelanjutan. Dimensi ekologi 55,50 (cukup berkelanjutan), dimensi ekonomi 64,04 (cukup berkelanjutan), dimensi sosial 51,40 (cukup berkelanjutan), dimensi teknologi 71,78 (cukup berkelanjutan) dan dimensi kelembagaan 24,13 (tidak berkelanjutan). Kedua, analisis leverage menunjukkan bahwa terdapat 10 atribut yang sensitive dari keseluruhan dimensi.
AKBAR
2022 · Book · Open Access
Tikus merupakan hama utama pada areal budidaya tanaman padi. Alternatif pengendalian dengan menggunakan umpan yang dikombinasikan dengan perangkap. Ketela pohon diketahui berpotensi sebagai pakan bagi tikus, sehingga daapat dimanfaatkan sebagai umpan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji ketela pohon sebagai umpan dengan pada penggunaan perangkap tikus, dan (2) membandingkan tingkat kesukaan tikus pada penggunaan umpan berbahan ketela pohon yang ditambahkan air kelapa, dan umpan ketela pohon. Penelitian menggunakan Pengujian ketertarikan tikus terhadap rodentisida dan umpan dilakukan dengan dua umpan. Pengujian dengan dua pilihan dilakukan untuk membandingkan antara rodentisida berbahan baku ketela pohon yang diuji dengan dengan umpan berbahan baku hanya ketela pohon yang diulang sebanyak 4 kali dan dilakukan pada tiga lokasi (Mamburungan, Mamburungan Timur, dan Tanjung Pasir). Analisis data menggunakan analisis varians non-parametrik yakni uji Uji Wilcoxon untuk membandingkan antar perlakuan. Hasil penelitan menunjukkan ketela pohon dapat digunakan sebagai umpan pada pengendalian hama tikus dengan menggunakan perangkap; (2) tidak terdapat perbedaan tingkat kesukaan yang signifikan tingkat kesukaan tikus pada penggunaan umpan berbahan ketela pohon yang ditambahkan air kelapa, dan hanya ketela pohon.
ANTI ASTIKA DEWI
2022 · Book · Open Access
ANALISIS KEBERLANJUTAN USAHA PETERNAKAN AYAM RAS PEDAGING POLA KEMITRAAN DI KECAMATAN TARAKAN TIMUR Abstrak Peternakan menjadi salah satu bidang usaha yang memiliki peluang yang sangat besar untuk dikembangkan karena memiliki nilai strategis dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang terus mengalami meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status keberlanjutan usaha peternakan ayam ras pedaging pola kemitraan ditinjau berdasarkan dimensi ekologi, ekonomi, sosial, teknologi dan kelembagaan di Kecamatan Tarakan Timur serta untuk mengetahui atribut apa saja yang sensitif mempengaruhi keberlanjutan usaha peternakan ayam ras pedaging pola kemitraan di Kecamatan Tarakan Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu modifikasi dari Rapfish melalui pendekatan MultiDimensional Scalling (MDS). Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tarakan Timur. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Metode penentuan sampel menggunakan kuota sampling dengan kriteria tertentu, dengan jumlah responden 5 peternak. Hasil analisis menunjukkan bahwa: Pertama, nilai indeks keberlanjutan usaha peternakan ayam ras pedaging pola kemitraan di Kecamatan Tarakan Timur sebesar 64,72 termasuk dalam kategori cukup berkelanjutan. Dimensi ekologi 52,54 (cukup berkelanjutan), dimensi ekonomi 64,13 (cukup berkelanjutan), dimensi sosial 62,05 (cukup berkelanjutan), dimensi teknologi 78,90 (berkelanjutan) dan dimensi kelembagaan 24,13 (kurang berkelanjutan). Kedua, analisis laverage menunjukkan bahwa terdapat 10 atribut yang sensitive dari keseluruhan dimensi.
KATU KENSEN HENDER
2022 · Book · Open Access
Pengembangan usaha pada suatu industri sangatlah diharuskan apabila ingin berkembang menjadi lebih besar. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengidentisifasi karakterisik usaha tahu dan tempe di UMKM Andi Mappatoba. (2) Untuk mengidentisifasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi strategi pengembangan usaha tahu dan tempe di UMKM Andi Mappatoba. (3) Untuk merumuskan strategi pengembangan usaha tahu dan tempe di UMKM Andi Mappatoba. Metode penelitian menggunakan purposive sampling dengan key informen pihak internal yaitu pemilik usaha dan karyawan serta pihak eksternal yaitu 5 orang konsumen. Metode analisis menggunakan kualitatif deskiptif, Matriks IFAS dan EFAS, Diagram SWOT dan Analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan (1) Usaha tahu dan tempe sudah berjalan selama 4 tahun, dalam setahun usaha ini memperoleh pendapatan ± Rp. 800.000.000. (2) Hasil wawancara terhadap pihak internal UMKM Andi Mappatoba yang menjadi faktor internal kekuatan yaitu : Memiliki lahan yang luas, penggunaan teknologi dalam produksi, mempunyai tempat pembuangan limbah, produk merupakan makanan favorit semua kalangan dan harga produk lebih murah, sedangkan faktor eksternal peluang yaitu : Permintaan tahu dan tempe, pusat perdagangan masih banyak, jarak antara UMKM dekat dengan pasar, dukungan pemerintah terhadap UMKM dan bahan baku kedelai bisa dikreasikan dalam berbagai produk. (3) Strategi yang dapat digunakan UMKM Andi Mappatoba yaitu strategi SO dengan menambah jumlah produksi, meningkatkan kualitas produk menjadi lebih baik, melakukan penjualan dibeberapa lokasi pasar serta memanfaatkan bantuan dari pihak pemerintah untuk mengusulkan atau meminta sosialisasi tentang produk-produk olahan kedelai.
AYU SRI RAMADHANI
2022 · Book · Open Access
ANALISIS KEBERLANJUTAN USAHA PETERNAKAN AYAM RAS PEDAGING POLA KEMITRAAN KECAMATAN TARAKAN TENGAH KOTA TARAKAN Abstrak Ayam ras pedaging merupakan salah satu komoditas yang tergolong paling popular dalam dunia agribisnis peternakan di Indonesia. Permasalahan yang sering ada di peternakan bersumber dari 3 hal yakni ayam ras pedaging afkir, waktu pemanenan serta serangan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis status keberlanjutan dan atribut sensitive dalam mempengaruhi usaha peternakan ayam ras pedaging pola kemitraan di tinjau dari dimensi ekologi, ekonomi, sosial, teknologi dan kelembagaan di Kecamatan Tarakan Tengah. Metode penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan kouta sampling dengan menggunakan kriteria tertentu, dengan jumlah responden 5 peternak. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tarakan Tengah Kota Tarakan. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan adalah analisis MDS-RAPS (Multidimensinsional Scalling-Rapid Appraisal for Sustainabilty). Hasil analisis keberlanjutan multidimensi indeks keberlanjutan usaha peternakan ayam ras pedaging kecamatan Tarakan Tengah sebesar 57,00 termasuk kategori cukup berkelanjutan. Sedangkan hasil keberlanjutan untuk lima dimensi adalah dimensi ekologi sebesar 60,07 (cukup berkelanjutan), dimensi ekonomi sebesar 44,97 (kurang berkelanjutan), dimensi sosial sebesar 47,12 (kurang berkelanjutan), dimensi teknologi sebesar 71,79 (berkelanjutan) dan dimensi kelembagaan sebesar 37,40 (kurang berkelanjutan). Hasil analisis Leverage terdapat 20 atribut yang sensitive dari keseluruhan setiap dimensi. Kata Kunci: Peternakan Ayam Ras Pedaging Pola Kemitraan, Mukti Dimensional Scalling, Indeks Keberlanjutan, Status Keberlanjutan
HAMRIANI
2022 · Book · Open Access
Mentimun merupakan salah satu komoditas hortikultura yang prospektif untuk dikembangkan melalui usahatani berbasis agribisnis. Keberhasilan usahatani berbasis agribisnis didukung oleh subsistem agribisnis mulai dari hulu hingga hilir yang saling terintegrasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui sistem agribisnis komoditas mentimun di Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Penentuan sampel dengan metode purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sistem agribisnis dan analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem agribisnis hulu seperti pengadaan sarana produksi benih, lahan, tenaga kerja, pupuk, pestisida dan peralatan. Subsistem usahatani budidaya mentimun menggunakan lahan tetap dengan luas lahan 0,04 ha dengan jarak tanam 50 x 60 cm tinggi bedeng 100 cm, lebar parit 50 cm dengan produksi 30 karung dengan harga jual Rp. 200.000/karung dan penerimaan sebesar Rp. 6.000.000. Total pendapatan petani mentimun sebesar Rp. 4.085.912. Subsistem pengolahan hasil meliputi penanganan pasca panen dan pemasaran, mentimun dikemas kedalam karung kemudian dijahit sedangkan saluran pemasaran yaitu semi langsung mulai dari petani – pengepul – pengecer – konsumen akhir. Subsistem penunjang terdiri dari perbankan dan lembaga penyuluhan yang memberikan layanan informasi dan pembinaan teknik produksi, budidaya, dan manajemen. Kata kunci: Sistem agribisni, pendapatan, mentimun