RINTA ARIYANI
2023 · Book · Open Access
PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK TEKA-TEKI MATEMATIKA (KOTEMA) PADA OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT KELAS VII SMPN 8 TARAKAN Abstrak Matematika merupakan mata pelajaran yang kurang diminati oleh sebagian besar siswa sehingga diperlukan media pembelajaran yang inovatif yang dapat menarik minat belajar siswa. Salah satu media pembelajaran yang inovatif yaitu media komik teka-teki matematika (KOTEMA). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tahapan pengembangan media KOTEMA yang layak untuk digunakan siswa kelas VII SMPN 8 Tarakan. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu penelitian Research and Development (Rnd) dengan menggunakan model pengembangan oleh Sugiyono yang terdiri dari beberapa tahapan yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi produk, revisi produk, uji coba produk dan revisi produk akhir. Media KOTEMA dilakukan penilaian oleh 2 ahli materi, 2 ahli media, 2 guru bidang studi, dan 30 siswa. Penilaian dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa angket. Berdasarkan penilaian yang telah dilakukan diperoleh hasil dengan presentase sebesar 84,48% dengan kategori layak dari ahli materi, dari ahli media diperoleh presentase sebesar 86% dengan kategori sangat layak dan oleh guru bidang studi diperoleh presentase sebesar 96% dengan kategori sangat layak. Berdasarkan uji coba produk dilapangan diperoleh penilaian dari siswa dengan presentase sebesar 84,88% dengan kategori layak. Berdasarkan penelitian dan analisis data yang telah dilakukan maka dengan ini media KOTEMA dinyatakan layak sehingga media KOTEMA dapat digunakan siswa sebagai pendamping bahan belajar pada materi operasi hitung bilangan bulat. Kata Kunci: Pengembangan, Komik Teka-Teki Matematika, Media Pembelajaran.
RISKA AMANDA ARIANTO
2023 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh label halal, citra merek dan persepsi kualitas terhadap minat beli konsumen produk Indomie pada mahasiswa Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 190 responden. Alat analisis data menggunakan software SPSS Model 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel label halal tidak berpengaruh terhadap minat beli konsumen produk Indomie. Variabel citra merek tidak berpengaruh positif terhadap minat beli konsumen produk Indomie. Dan variabel persepsi kualitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen produk Indomie.
SAZKIA NUSPA
2023 · Book · Open Access
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh variabel tangibles, realibility, responsiveness, assurance, dan empathy terhadap kepuasan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Borneo Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitin ini yaitu kuantitatif dengan metode survei dengan instrumen pertanyaan dan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengukuran dalan kuesioner menggunakan skala likert 1 sampai 5. Metode penarikan sampel menggunakan rumus slovin dan teknik proportional random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda yang diolah menggunakan SPSS versi 29. Hasil dari pengujian hipotesis menunjukkan bahwa variabel tangibles berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan mahasiswa, variabel realibility berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepuasan mahasiswa, variabel responseveness berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan mahasiswa, variabel assurance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan mahasiswa, variabel empathy berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan mahasiswa.
NOVA
2023 · Book · Open Access
a
NOOR AIMA
2023 · Book · Open Access
Tanaman Cabai (Capsicum frutescens L) merupakan salah satu jenis sayuran yang dibudidayakan secara komersil. Masalah yang sering dihadapi dalam budidaya tanaman cabai yaitu serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Adapun jenis hama yang menyerang yaitu Thrips parvispinus karny, Bactrocera sp, Bemisia tabaci, Myzus persicea, Aphididae, Polyphagotarsonemus latus, dan Aphis gossypii. hama utama yang menyerang tanaman cabai yaitu hama Aphis gossypii.Salah satu jenis mikroorganisme yang berpotensi dalam pengendalian hayati hama kutu daun adalah jamur Beauveria bassiana. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penggunaan agen hayati Beauveria bassiana yang efektif dalam menurunkan jumlah kutu daun pada tanaman cabai (Capsicum Frutescens L). Penelitian ini dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Boerneo Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian satu faktor yaitu pemberian agen hayati Beauveria bassiana dengan 5 perlakuan yaitu P0 yaitu kontrol, P1 yaitu 100ml air dengan Beauveria bassiana 5gram, P2 yaitu 100ml air dengan Beauveria bassiana 10gram, P3 yaitu 100ml air dengan Beauveria bassiana 15gram, P4 yaitu 100ml air dengan Beauveria bassiana 20gram. Hasil penelitian menujukkan bahwa perlakuan pemberian agen hayati beauveria bassiana berpengaruh pada parameter mortalitas kutu daun tanaman cabai. Pemberian agen hayati beauveria bassiana dengan konsetrasi 20gram yaitu P4 efektif menekan mortalitas kutu daun hingga 93.20%.
REGITA YISWI MASSOLO
2023 · Book · Open Access
ANALISIS STRATEGI PEMASRAN KOPI ROBUSTA MALINAU DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING UMKM D’BALOY FOOD INDUSTRIES Abstrak Kopi Robusta Malinau merupakan salah satu komoditas unggulan yang memiliki cita rasa khas dan kualitas yang sangat baik. UMKM D’BALOY FOOD saat ini menggunakan kopi robusta asal malinau sebagai bahan baku industri ditempat usahanya, agar menjadi lebih kompetitif. UMKM yang dapat bertahan tentunya yang menggunakan strategi agar mampu bersaing dengan para pengusaha besar, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) terus berupaya dan mencoba dalam meningkatkan jati diri melalui proses pengembangan produk baru di pasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab 1) Mengetahui Faktor Internal (IFAS) dan Faktor Eksternal (EFAS) Kopi Mainau Pada UMKM D’Baloy Food Industries. 2) Mengetahui strategi pemasaran untuk meningkatkan daya saing Kopi Robusta Malinau pada UMKM D’Baloy Food Industries. Informan dalam penelitian ini adalah pemilik UMKM D’Baloy Food Industries. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan adalah Analisis SWOT Hasil penelitian ini, pertama, Internal dan Eksternal Faktors Analisys Summary : Kekuatan (Strengths) : Kualitas Rasa Yang Unik, Harga yang kompetitif, Produk Yang Lokal, Kemasan Yang Menarik dan Minim Kompetitor. Kelemahan (Weakness) :Kurangnya Varian Kopi, Keterbatasan Supply, Keterbatasan Kapasitas Produksi, Kualitas dan Fluktuasi Harga Bahan Baku. Peluang (Opportunities) :Peningkatan Jumlah Wisatawan, Perubahan Tren Terhadap Minuman Kopi, Diversifikasi Produk, Meningkatkan Konsumsi Masyarakat Terhadap Kopi Daerah dan Produk Oleh-Oleh. Ancaman (Threats) : Plagiasi Produk, Persaingan harga, Ekspedisi, Banyak Produk Subtitusi dan Perubahan Cuaca/Iklim. Kedua, Strategi pemasaran yang digunakan untuk meningkatan daya saing UMKM D’Baloy Food Industries adalah Startegi SO sesuai dengan hasil diagram SWOT yaitu terdapat pada kuadran 1, Strategi Sonya yaitu Memperkuat Promosi dan Pemasaran (S1, O1), Meningkatkan Kualitas Layanan dan Pengalaman Konsumen (S1, O1, O4), Mengembangkan Varian Produk (S5, O3), Meningkatkan Kerjasama dengan UMKM Lain (S3, O2, O3, O4, O5) dan Menjaga Kualitas Produk dan Inovasi (S1, O4) Kata Kunci: UMKM, Kopi Robusta Malinau, IFAS, EFAS dan Analisis SWOT.
REZKI
2023 · Book · Open Access
ANALISIS KEBERLANJUTAN USAHATANI JAGUNG MANIS (Zea mays) DI KECAMATAN TARAKAN UTARA Abstrak Pembangunan berkelanjutan adalah pendekatan yang sangat penting dalam menyusun rencana dan strategi pembangunan yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan kebutuhan generasi mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab 1) Mengetahui status keberlanjutan usahatani jagung manis (Zea mays) ditinjau berdasarkan dimensi ekologi, ekonomi, sosial, teknologi dan kelembagaan di Kecamatan Tarakan Utara. 2) Mengetahui atribut dimensi apa saja yang sensitif mempengaruhi keberlanjutan usahatani jagung manis (Zea mays) di Kecamatan Tarakan Utara. Sampel dalam penelitian ini adalah petani jagung manis di Tarakan Utara berjumlah 20 responden. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan adalah Analisis Multidimensional scalling Hasil penelitian ini, pertama, dimensi ekologi, dimensi ekonomi, dimensi sosial, dimensi teknologi dan dimensi kelembagaan memiliki status kurang berkelanjutan. Kedua, 11 atribut yang sensitive dari keseluruhan dimensi untuk dimensi ekologi atribut sensitive adalah pupuk kompos (5.90), pupuk kimia (4.57), untuk dimensi ekonomi atribut sensitive adalah produksi jagung (2.22), penerimaan (2.00), pemasaran (1.25), untuk dimensi sosial atribut sensitive adalah partisipasi keluarga (4.90), tenaga kerja (4.68), tingkat pendidikan (4.28), untuk dimensi teknologi atribut sensitive adalah sarana jalan (15.21), teknologi (9.38) dan untuk dimensi kelembagaan atribut sensitive adalah kegiatan penyuluhan (1.25). Kata Kunci:Usahatani, jagung manis, Multi Dimensional Scalling, Indeks Keberlanjutan dan Status Keberlanjutan
JUARI NGAU
2023 · Book · Open Access
aaa
RINA
2023 · Book · Open Access
Bahan baku merupakan salah satu faktor penentu dalam kelancaran proses produksi, sehingga setiap perusahaan harus mempunyai persediaan bahan baku yang mencukupi serta memadai dalam menunjang kegiatan produksi. Apabila pasokan bahan baku tersendat maka kegiatan proses produksi akan terhambat. Terhambatnya proses produksi akan berpengaruh terhadap tingkat output yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sekaligus mendeskripsikan bagaimana kegiatan perencanaan pengendalian yang ada pada UMKM Borneo Tiram dan kemudian menganalisis jumlah pemesanan bahan baku yang optimal dengan menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantity). Metode yang digunakan dalam penelitian adalah analisis deskriptif kuantitatif dimana perencanaan pengendalian persediaan dideskripsikan sesuai dengan apa yang UMKM Borneo Tiram lakukan kemudian menganalisis kuantitas pesanan ekonomis dengan metode EOQ (Economic Order Quantity), perhitungan persediaan pengaman (Safety Stock), dan penentuan kapan melakukan pemesanan bahan baku kembali ROP (Reorder Point). Hasil penelitian ini menunjukkan, UMKM Borneo Tiram selama ini melakukan pemesanan sebanyak 12 kali dengan total pemesanan sebanyak 7.800 kg, rata-rata pemesanan 650kg. Total biaya pemesanan yang dikeluarkan oleh pemilik UMKM Borneo Tiram dalam setahun sebesar Rp 660.000 dan total biaya persediannya sebesar Rp. 759.999,25 bila menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantity) dihasilkan total biaya pemesanan sebesar Rp 256.903,7, total biaya penyimpanan Rp 256.903,7 dan total biaya persediaan sebesar Rp 503.807, waktu pemesanan kembali ketika persediaan mencapai 514,11 kg dengan waktu tunggu 3 hari dan persediaan pengaman sebanyak 450 kg perhitungan EOQ (Economic Order Quantity), yang demikian dapat dijadikan alternatif bagi UMKM Borneo Tiram dalam mengendalikan persediaan bahan baku. Penggunaan metode EOQ (Economic Order Quantity) tersebut dapat menghemat biaya persediaan di UMKM Borneo Tiram sebesar Rp 256.191,85 selama setahun.
SRI DEWI RAHAYU
2023 · Book · Open Access
Buah nanas dikenal sebagai salah satu tanaman tropis yang masuk dalam peringkat 20 besar dunia karena manfaatnya. Indonesia tercatat sebagai negara eksportir terbesar di dunia pada tahun 2022. Selain itu, penyebaran budidaya komoditas nanas dapat ditemukan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Tarakan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui trend produksi buah nanas di Kecamatan Tarakan Tengah; 2) Merumuskan strategi pengembangan usaha tani komoditas nanas di Slipi Kampung Satu Skip; 3) Mengetahui prioritas strategi pengembangan usaha tani komoditas nanas di Slipi Kampung Satu Skip. Metode penelitian ini menggunakan teknik sensus dan purposive sampling untuk penentuan sampel, serta 2 orang key informan yang berasal dari penyuluh. Penelitian ini juga menggunakan tiga (3) analisis data, yaitu analisis trend dengan metode kuadrat terkecil, analisis SWOT, dan QSPM. Hasil trend menunjukkan Kecamatan Tarakan Tengah pada 10 tahun yang akan datang hasil produksinya akan meningkat sebesar 0,312 ton dengan intersept 4,356 setiap tahunnya. Hasil dari analisis lingkungan menunjukkan situasi usaha tani di Slipi Kampung Satu Skip berada pada Kuadran I, yaitu strategi progresif SO: 1) Meningkatkan produksi dengan perluasan lahan dan input produksi serta kemampuan berusaha tani guna memenuhi permintaan pasar. 2) Menjalin komunikasi dan kerja sama yang baik antar petani dan pedagang setempat agar pemasaran terarah dan permintaan terpenuhi. Hasil prioritas strategi SWOT didapatkan dengan analisis QSPM: meningkatkan produksi dengan perluasan lahan dan input produksi serta kemampuan berusaha tani guna memenuhi permintaan pasar dengan nilai total daya tarik/TAS sebesar 5,34.
ALDA NOR ASTIA DANILA
2023 · Book · Open Access
a
IDA ROHANA
2023 · Book · Open Access
Pembebasan bersyarat adalah suatu bentuk pembebasan narapidana dari lembaga pemasyarakatan sebelum masa hukuman yang dijatuhkan berakhir, dengan syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi oleh narapidana. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan terkait pembebasan bersyarat yang diberikan kepada narapidana narkotika beserta hambatan dalam pemberian pembebasan bersyarat kepada narapidana narkotika di Lapas Kelas II A Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah hukum empiris, penelitian dilakukan di Lapas Kelas II A Tarakan. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini terdiri dari hasil wawancara, perundang-undangan, buku, jurnal, skripsi dan tesis, serta data dari Lapas Kelas II A Tarakan. Narapidana narkotika di Lapas Kelas II A Tarakan memiliki hak untuk memperoleh pembebasan bersyarat jika telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Namun, terdapat beberapa kendala yang dapat menghambat pemberian pembebasan bersyarat bagi narapidana narkotika di Lapas Kelas II A Tarakan, seperti kurangnya pengawasan dan monitoring, keterbatasan sarana dan prasarana, desakan ekonomi, dan tingkat keberhasilan program rehabilitasi dan pembebasan bersyarat yang masih rendah. Untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut, perlu dilakukan pengawasan dan monitoring yang lebih baik, peningkatan sarana dan prasarana, serta peningkatan keberhasilan program rehabilitasi dan pembebasan bersyarat. Selain itu, perlu dilakukan sosialisasi mengenai aturan perundang-undangan terhadap masyarakat atau narapidana, terutama mengenai syarat-syarat pembebasan bersyarat. Narapidana narkotika juga perlu diberikan pengarahan atau penyuluhan secara teratur agar dapat memahami dan memenuhi syarat-syarat tersebut.
NIRMALA SARI
2023 · Book · Open Access
ANALISIS PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA SEKTOR INDUSTRI KECIL ROTI DAN KUE DI KOTA TARAKAN NIRMALA SARI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Modal dan Upah terhadap Penyerapan Tenaga Kerja pada Sektor Industri Kecil Roti dan Kue di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantiatif dengan metode analisis deskriptif dengan metode penentuan sampel menggunakan sampling jenuh atau sensus dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Dalam penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel Modal berpengaruh secara parsial terhadap Penyerapan Tenaga Kerja pada Sektor Industri Kecil di Kota Tarakan sedangkan variabel Upah tidak berpengaruh secara parsial terhadap Penyerapan Tenaga Kerja pada Sektor Industri Kecil di Kota Tarakan. Serta hasil penelitian ini secara simultan menunjukan bahwa variabel Modal dan Upah berpengaruh secara simultan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja pada Sektor Industri Kecil di Kota Tarakan.
DEVINISA MARTORIA
2023 · Book · Open Access
Tanaman obat merupakan salah satu budidaya tanaman yang banyak dikonsumsi di masyarakat, tanaman obat di budidayakan secara mandiri di perkarangan rumah. Hasil dari budidaya tanaman obat tersebut digunakan sebagai obat herbal dan dikonsumsi sebagai tindakan menjaga kesehatan tubuh serta menjadi salah satu sumber pemasukan masyarakat Desa Mara Satu. Penelitian bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan budidaya yang cocok untuk tanaman obat di Desa Mara Satu, penentuan daerah penelitian secara Purpostive Sampling dengan jumlah responden 5 orang dengan penentuan sampel menggunakan Key Informan. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder, analisis data yang digunakan adalah analisis data SWOT. Hasil analisis menunjukan total skor IFAS dan EFAS dengan ketentuan IFAS berada di sumbu X dan EFAS berada di sumbu Y. Diperoleh dengan total skor kekuatan – total kelemahan, X = 1,885 – 0,847 = 1,039. Sumbu Y didapatkan dari skor peluang – skor ancaman, Y = 2,500 – 2,273 = 0,227. Melalui diagram SWOT menunjukan budidaya pengembangan tanaman obat Desa Mara Satu berada di kuadran 1 dengan nilai EFAS 0,22 dan IFAS 1,03 yang berarti keadaan desa mendukung strategi agresif, dengan demikian Desa Mara Satu memiliki peluang dan kekuatan sehingga dapat mengembangkan budidaya tanaman obat tersebut.
FITRI WAHYUNI
2023 · Book · Open Access
Melati mini (Jasminum officinale) merupakan salah satu tumbuhan yang banyak ditanam oleh masyarakat sebagai tanaman hias. Tanaman melati mini berbentuk perdu, tegak, merambat dan bersifat menahun. Bentuk dan warna bunganya yang putih serta aromanya yang harum menjadi ciri khas dari melati mini. Tanaman melati mini banyak dijumpai terutanama di dareah tropis mulai daratan rendah hingga daratan tinggi bergantung pada jenisnya. Adapun tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian ZPT Root Up terhadap pertumbuhan dan pembungaan tanaman melati mini (J. officinale). Untuk mengetahui pengaruh pengaruh panjang stek terhadap pertumbuhan dan pembungan tanaman melati mini (J. officinale). Untuk mengetahui pengaruh interaksi ZPT Root Up dan panjang stek terhadap pertumbuhan dan pembungaan tanaman melati mini (J. officinale). Pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai bulan Maret 2022. Berlokasi di Markoni Jalan Imam Bonjol RT. 21 No. 88 Kelurahan Pamusian Kecamatan Tarakan Tengah. Alat yang digunakan dalam pelaksanaan penelitian ini adalah alat tulis, cangkul, gelas plastik, kamera handphone, kertas label, lakban, penggaris, polybag, timbangan dan wadah penyemprotan. Bahan yang digunakan dalam pelaksanaan penelitian ini adalah air, Insektisida Decis, pupuk kandang ayam, stek tanaman melati mini, tanah, dan ZPT Root Up. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktor. Faktor yang pertama yaitu pemberian ZPT Root Up yang terdiri dari 4 taraf dan faktor kedua yaitu panjang stek. Faktor 1 pemberian ZPT Root Up : Z0 :
YAYANG YANISYA
2023 · Book · Open Access
Proses komunikasi tidak selalu berjalan lancar, ada saja hambatan yang terjadi baik dari komunikan, media maupun komunikator. Oleh karena itu dibutuhkan pola komunikasi yang tepat agar komunikasi bisa efektif dan bisa mencapai pemahaman bersama. Penelitian ini bertujuan, mengetahui pola komunikasi penyuluhan pertanian di Kelompok Tani Enggal Lancar Kecamatan Tg. Palas Tengah Kabupaten Bulungan dan mengetahui keberhasilan komunikasi penyuluhan pertanian di Kelompok Tani Enggal Lancar Kecamatan Tg. Palas Tengah Kabupaten Bulungan. Jumlah responden pada penelitian yaitu 11 orang dan key informan 4 orang, diambil dengan metode puposive sampling dan snowball sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif dan skala likert. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pola komunikasi penyuluhan di Kelompok Tani Enggal Lancar yaitu pola komunikasi dua arah dan pola komunikasi multi arah dan keberhasilan komunikasi penyuluhan pertanian di Kelompok Tani Enggal Lancar yaitu, pola komunikasi dua arah yang mendapatkan nilai rata-rata 10 dengan kategori sedang dan pola komunikasi multi arah yang mendapatkan nilai rata-rata 9,81 dengan kategori sedang.
GUNTUR BILUNG
2023 · Book · Open Access
UJI PUPUK GARDENA-B DAN ASAL BAHAN TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PEMBUNGAAN KRISAN (Chrysanthimum indicum.L) Abstrak Tanaman krisan (Chrysanthimum indicum.L) merupakan tanaman hias yang berasal dari dataran Cina berupaperdudan memiliki berbagai macam-macam warnaserta spesies-spesies. Produksi tanaman krisan diIndonesia mulai meningkat dari tahun ketahun. Peningkatan produksi ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi usaha untuk tanaman krisan. Permasalahan yang sekarang dihadapi Indonesia dalam budidaya tanaman krisan adalah masih mengimpor bibit dari luar negeri seperti Belanda, Jerman, Amerika Serikat dan Jepang. Mengetahui pengaruh stek anakan, cabang dengan dosis pupuk GARDENA-B pada pertumbuhan dan pembungaan krisan(Chrysanthimum indicum.L). stek yang di uji yaitu anakan dan cabang tanaman krisan, sedangkan dosis pupuk GARDENA-B yang digunakan yaitu 2 Gram, 4 Gram, dan 6 Gram. Hasil dari pengujian pupuk GARDENA-B terhadap stek anakan menghasilkan lebih banyak cabang yang mengeluarkan bunga, sedangkan stek cabnag lebih cepat mengeluarkan bunga. Interaksi pupuk GARDENA-B terhadap pertumbuhan dan pembungaan stek anakan dan stek cabang yang berbeda berpengaruh nyata terhadap pengamatan. Tinggi tanaman pada P1N3, jumlah daun P1N3, jumlah anakan P1N1, jumlah cabang P1N3, jumlah cabang yang mengeluarkan bunga P2N3, dan jumlah bunga pada batang utama P2N3. Namun dari stek anakan dan cabang yang lebih berpengaruh terhadap dosis pupuk GARDENA-B atau yang lebih baik pertumbuhan dan pembungaannya yaitu terdapat pada perlakuan dosis pupuk yaitu GARDENA-B 6 gram atau pada P1N3 dan P2N3. Kata kunci : pupuk GARDENA-B, stek anakan krisan dan stek cabang krisan, pertumbuhan dan pembungaan krisan (Chrysanthimum indicum.L)
HASRIANI HASMIR
2023 · Book · Open Access
Sorgum merupakan komoditas yang dapat dikembangkan sebagai pendamping beras. Sorgum memiliki antinutrisi yaitu tanin yang menyebabkan rasa sepat dan menyebabkan warna coklat pada biji sorgum. Tujuan penelitian ini mengetahui waktu perendaman yang tepat pada pembuatan tepung sorgum, mengetahui jenis BTP (Bahan Tambah Pangan) yang terbaik pada proses pembuatan tepung sorgum, serta mengetahui waktu dan jenis BTP (Bahan Tambah Pangan) yang terbaik saat perendaman terhadap kualitas tepung sorgum yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial. Faktor pertama adalah waktu perendaman (T) dengan 3 taraf yaitu T1 = 12 jam, T2 = 24 jam, dan T3 = 36 jam. Faktor kedua adalah BTP (Bahan Tambah Pangan) (B) dengan 4 taraf yaitu B0 = kontrol, B1 = Na2CO3 0.5%, B2 = Na2S2O5 0.5%, dan B3 = NaHCO3 0.5%. Parameter pengamatan penelitian adalah presentase kadar air, presentase kadar protein, presentase kadar karbohidrat dan presentase kadar tanin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu perendaman memberikan pengaruh nyata terhadap kadar air dan kadar protein. Perendaman waktu 24 jam merupakan waktu perendaman yang terbaik karena dapat mempengaruhi penurunan kadar air sebesar 10.432%, serta meningkatkan kadar protein sebesar 9.151%. Pemberian BTP (Bahan Tambah Pangan) memberikan pengaruh nyata terhadap kadar protein dan karbohidrat. Perendaman dengan natrium metabisulfit 0.5% memberikan nilai tertinggi pada kadar protein dan karbohidrat, yaitu 9.977% dan 81.833%.
NURUL HIKMAH ABUSTANG
2023 · Book · Open Access
Rats are an almost strong pest to remove and are known to cause ruin to crops. Rat damage and attacks can be minimized by using chemical pest control techniques. The purpose of this study was to compare the effectiveness of rodenticide active ingredients and rice bran in controlling rat pests. This rodenticide manufacturing technique employs a 0,005 % brodifacum formulation, zinc phospide, and barium cloride as active components. Rice bran, roasted coconut, and anchovies were used as bait. A Randomized Group Design was employed in this investigation, with one component consisting of six treatments that were repeated four times. The Kruskall-Wallis Analysis was used to examine the data, and the Mann-whitney Test was used to compare the two treatments. The results suggested that combining the toxicity of rodenticide active components with rice bran can improve rat pest control. The difference between the control treatment (no bran) and the treatment with rice bran additions can be seen in rat weight, feed consumption percentage, and toxicity symptoms. There was a difference between the control (no rodenticide and rice bran) and the rodenticide and rice bran treatment.Treatments with zinc phospide and rice bran caused Acute toxic symptoms, while treatments with barium chloride and rice bran caused anticoagulant toxic effects.
IIS SRI WAHYUNI SIRAJU
2023 · Book · Open Access
aaaa