SASKIA HUMAIRAH
2024 · Book · Open Access
Studi pendahuluan merekomendasikan bahwa di SMPN 1 Tanjung Selor memerlukan bahan ajar yang lebih kontekstual dibandingkan dengan buku yang sudah ada. Berdasarkan hal tersebut, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menghasilkan LKPD berbasis pendidikan matematika realistik dengan kemampuan rotasi mental pada materi bangun ruang sisi datar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (RnD). Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE yang terdiri atas tahap Analyze (analisis), Design (perancangan), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), dan Evaluation (evaluasi). Instrumen yang digunakan pada penelitian ini meliputi angket validasi ahli materi dan ahli media untuk kevalidan LKPD, angket respon guru dan peserta didik untuk menentukan kepraktisan, dan tes hasil belajar untuk menentukan keefektifan LKPD. Uji coba penggunaan LKPD dilakukan kepada 30 peserta didik kelas VIII SMPN 1 Tanjung Selor. Berdasarkan hasil validasi, diperoleh bahwa LKPD valid digunakan dengan hasil validasi LKPD oleh ahli Media dan Materi adalah 3,54 termasuk dalam klasifikasi sangat baik. LKPD praktis digunakan dengan hasil angket respon guru adalah 4 termasuk dalam klasifikasi sangat baik dan angket respon peserta didik adalah 3,57 termasuk dalam klasifikasi sangat baik. Hasil tes hasil belajar peserta didik terdapat 29 dari 30 peserta didik yang lulus KKM, maka LKPD yang dikembangkan efektif digunakan dengan persentase tes hasil belajar sebesar 96,67% termasuk dalam kategori sangat baik. Berdasarkan keterangan diatas LKPD yang dikambangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.
HARDHIFA ABDI NUR ANUGERAH
2024 · Book · Open Access
Bimbingan kelompok membuat siswa dapat saling bertukar informasi, dan membahas masalah pribadi sehingga dapat di selesaikan melalui bimbingan kelompok sehingga bimbingan kelompok sangat cocok dalam meningkatkan percaya diri siswa. Banyak teknik yang digunakan dalam melakukan bimbingan kelompok. Salah satu teknik tersebut dengan cara teknik role playing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing terhadap kepercayaan diri siswa kelas VIII Muhammadiyah Boarding school Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode preexperimental designs dengan desain one group pre-post test design. Dengan teknik pengumpulan data yaitu instrumen penelitian, prosedur penelitian, uji validitas dan uji reliabilitas. Populasi penelitian sebanyak 40 siswa dan pengambilan sampel penelitian menggunakan purposive sampling, yaitu sebanyak 10 siswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif dan inferensial dengan uji wilcoxon two related samplestest dengan menggunakan SPSS 29.0 for windows. Menggunakan dua teknik analisis data yaitu teknik analisis statistik deskriptif dan teknik analisis inferensial. Hasil teknik analisis deskriptif yaitu terdapat perubahan tingkat kepercayaan diri siswa AH, AI, FL, dan ID dari kategori sedang menjadi sangat tinggi. Perubahan tingkat kepercayaan diri siswa AT, DA, dan FI dari kategori rendah menjadi sangat tinggi. Perubahan tingkat kepercayaan diri siswa AN, AZ, dan NB dari dari kategori sedang menjadi tinggi. Hasil teknik analisis inferensial yang diperoleh berdasarkan uji wilcoxon sebesar 0,005 lebih kecil dari taraf signifikansi yaitu α (0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa asymp sig = 0,005 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti bahwa ada pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing terhadap kepercaya diri siswa.
WAYAN FRIMARTA SAPUTRA
2024 · Book · Open Access
ABSTRAK Lembaga adat memiliki kedudukan strategis dalam Masyarakat hukum adat. Lembaga adat berperan menyelesaian sengketa yang terjadi dalam Masyarakat. Demikian pula halnya dengan Lembaga Adat Dayak Sa’ban. Salah satu sengketa yang diselesaikan oleh Lembaga adat Dayak Sa’ban adalah sengketa rumah tangga. dengan berkedudukan sebagai mediator. Permasalahan yang diangkat, yaitu: Bagaimana mekanisme penyelsaian sengketa rumah tangga oleh lembaga adat Sa’ban di Kabupaten Malinau melalui mediasi dan Bagaimana kekuatan Hukum mengikat hasil mediasi Lembaga Adat Sa’ban bagi pihak yang bersengketa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yuridis normatif dengan menggunakan bahan hukum primer dan skunder dengan pendekatan konseptual dan pendekatan perundang-undangan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Lembaga adat Dayak Sa’ban berperen sebagai mediator dalam penyelesaian perselisihan rumah tangga. Dilakukan dalam beberapa tahap, pertama tahap pelaporan, kedua mediasi musyawarah, dan yang ketiga merupakan hasil yang telah dimediasi oleh Lembaga adat. Dan Kekuatan mengikat hasil putusan mediasi dalam penyelesaian sengketa rumah tangga dalam Masyarakat hukum adat Dayak Sa’ban memiliki tingkat kepatuhan oleh para pihak. Mediasi yang dilakukan Lembaga adat mengikat para pihak karena beberapa alasan. Alasan pertama, lembaga adat sebagai mediator memiliki wibawa yang tinggi di mata masyarakat hukum adat. Alasan berikutnya mediasi berfungsi mengembalikan pada posisi semula, karena ketika terjadi sengketa dalam masyarakat hukum adat, timbul ketidak seimbangan dalam hubungan masyarakat. Saat tercapai perdamaian melalui mediasi maka ketidak seimbangan tadi dikembalikan pada posisi semula Kata Kunci : Lembaga Adat, Sengketa, Mediasi, Rumah tangga
MAY FADILA WULANDARI
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kesulitan siswa dalam memahami materi operasi hitung campuran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesulitan dan faktor penyebab kesulitan siswa kelas II-A SD Negeri 035 Tarakan dalam memahami materi operasi hitung campuran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif Data dikumpulkan melalui wawancara dengan 4 siswa mewakili subjek penelitian. Data dianalisis secara kualitatif untuk mendeskripsikan jenis kesulitan yang dialami siswa dalam memahami materi operasi hitung campuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kelemahan dalam berhitung dialami oleh subjek S1,S2, S3, dan S4 dimana S1 keliru dalam menempatkan angka yang akan dikerjakan serta S1 kurang tepat dalam menggunakan bilangan yang akan digunakan selanjutnya, kemudian S2 kesulitan dalam menentukan hasil karena subjek S2 tidak menggunakan cara menurun, selanjutnya S3 sudah benar menggunakan cara menurun namun kurang tepat dalam menempatkan angka sehingga menemukan hasil akhir yang kurang tepat. S4 kurang tertarik pada pembelajaran matematika sehingga S4 tidak bisa berhitung. Kesulitan dalam mentransfer pengetahuan yang dialami oleh subjek S2 dan S4 yaitu subjek S2 beranggapan bahwa ia telah selesai mengerjakan soal yang diberikan. Sedangkan S4 ia kesulitan dalam mentukan operasi hitung yang akan digunakan karena S4 belum bisa membaca. Pemahaman bahasa matematika yang kurang yang dialami oleh subjek S1,S2, dan S4 terjadi karena subjek tersebut kurang tepat dalam memahami soal yang diberikan. S1 sesekali keliru dalam menentukan operasi hitung yang akan digunakan.
FERSON
2024 · Book · Open Access
ABSTRAK Guru memiliki peran yang sangat strategis dalam menghasilkan generasi penerus bangsa yang berkualitas Guru memiliki posisi yang sangat vital karena sebagai agen perubahan (agent of change), artinya agen atau sosok utama yang paling berpengaruh dalam peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di Indonesia. Di beberapa wilayah guru seringkali mendapatkan perlakuan intimidasi dan bahkan sampai ada yang harus mendekam di dalam penjara akibat memberikan sanksi disiplin bagi peserta didik di sekolah. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah ingin menganalisis pengaturan perlindungan terhadap profesi guru dalam perundang-undangan dan bentuk perlindungan hukum terhadap guru dalam memberikan sanksi kepada siswa. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metode pendekatan yuridis normatif yaitu mengelaborasikan antara studi kepustakaan dan kajian perundang-undangan Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa; pengaturan hukum tentang perlindungan profesi guru diatur dalam Undangundang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru dimana telah tercantum mengenai hak, kewajiban seorang guru, termasuk kewajiban pemerintah untuk memberikan perlindungan terhadap guru. Karena guru memiliki posisi yang sangat strategis dan memiliki peran penting, sehingga kewibawaan seorang guru harus dikembalikan sebagaimana mestinya dan harus dapat melindungi guru sebagai seorang pendidik. dan bentuk perlindungan hukum terhadap guru berupa perlindungan preventif dan perlindungan represif. Kata kunci; perlindungan hukum guru, hukuman, siswa,
DICKY FADION PAMASI
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kedisiplinan belajar siswa kelas III-B SD Negeri Utama 1 Tarakan, Penelitian ini dilatarbelakangi adanya pelanggaran kedisiplinan belajar siswa selama kegiatan pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian dipilih berdasarkan hasil observasi kedisiplinan belajar siswa. Pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedisiplinan belajar siswa belum terlaksana dengan baik dikarenakan ada beberapa siswa masih melanggar kedisiplinan belajar didalam kelas pada saat proses pembelajaran berlangsung.
NUR INDAH MASDA YANTI
2024 · Book · Open Access
Disiplin disekolah merupakan upaya untuk mengikuti dan menaati tata tertib yang berlaku disekolah. Beberapa aturan yang harus di patuhi adalah disiplin dalam masuk sekolah, menaati tata terbib, dan disiplin dalam mengerjakan tugas. Layanan informasi bertujuan untuk memberikan pemahaman dan mencegahan agar siswa dapat mengetahui disiplin yang ada disekolah. Metode yang digunakan adalah diskusi dengan menggunakan media film, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan informasi menggunakan media film terhadap kedisiplinan siswa di SMP Negeri 1 Sekatak Buji, penelitian ini menggunakan desain penelitian Pre Experimen dengan Jenis one group pre-test dan post-test design dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 116 siswa kelas VII. Teknik sampling yang digunakan adalah porosive sampling dengan jumlah sampel 30 siswa. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan infrensial. Uji hipotesis menggunakan uji paired sampel t.test dengan SPSS versi 26.0. Berdasarkan analisis disimpukan bahwa nilai signifikan sebesar (0,000 0,05) yang artinya terdapat pengaruh Layanan informasi menggunakan media film terhadap kedisiplinan siswa. Adapun gambaran pada penelitian ini menunjukkan bahwa hasil pre-test dan post-test pada indikator disiplin dalam masuk sekolah, disiplin dalam menaati tata tertib, dan sisiplin dalam mengerjakan tugas.
PENGIRAN
2024 · Book · Open Access
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan pengawasan Peraturan Desa oleh Pemerintah Daerah Kabupaten dan menganalisis bentuk pengawasan Peraturan Desa oleh Pemerintah Daerah Kabupaten terhadap hak otonomi Desa. Penelitan ini menggunakan tipe penelitian hukum normatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa pengaturan pengawasan terhadap Peraturan Desa dapat berbentuk preventif (proses konsultasi sebelum rancangan Peraturan Desa disahkan menjadi Peraturan Desa) dan berbentuk represif (membatalkan Peraturan Desa yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi dan merugikan kepentingan umum), termasuk monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan, baik dari atas maupun secara partisipatif di tingkat Desa. Pengawasan dapat dibedakan atas pengawasan yang bersifat intern dan ekstern. Pengawasan intern diartikan bahwa pengawasan dilakukan oleh suatu badan yang secara organisatoris atau struktural masih termasuk dalam lingkungan pemerintah itu sendiri. Jenis pengawasan yang kedua adalah kontrol yang bersifat ekternal yaitu kontrol yang dilakukan secara tidak langsung melalui badan-badan peradilan (judicial control). Berdasarkan Pasal 14 sampai dengan Pasal 20 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 111 Tahun 2014 tentang Pedoman Teknis Peraturan di desa ditegaskan bahwa bentuk pengawasan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten kepada Pemerintah Desa dalam pembentukan Peraturan Desa dilakukan dengan metode evaluasi dan klarifikasi. Untuk mendukung pelaksanaan metode evaluasi dan klarifikasi ditambah lagi dengan metode pengendalian bagi semua peraturan perundang-undangan di tingkat Desa. Apabila terjadi pelanggaran terhadap pelaksanaan Perdes yang telah ditetapkan, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) berkewajiban mengingatkan dan menindaklanjuti pelanggaran dimaksud sesuai dengan kewenangan yang dimiliki. Selain BPD, masyarakat Desa juga mempunyai hak untuk melakukan pengawasan dan evaluasi secara partisipatif terhadap pelaksanaan Peraturan Desa.
MIKA PURNAMASARI
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran flash card pada membaca permulaan materi tema 1 pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup subtema 3 perkembangan hewan. Penelitian ini dilatar belakangi dengan keterampilan membaca permulaan siswa kelas III, kurangnya media yang digunakan pada proses pembelajaran membaca permulaan. Penelitian ini menghasilkan media pembelajaran flash card yang layak digunakan untuk membaca permulaan pada saat proses pembelajaran berlangsung, yang ditinjau dari validasi media, bahasa, materi, dan praktisi. Selain itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui respon siswa terhadap media pembelajaran flash card. Prosedur penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), Evaluation (Evaluasi). Hasil validasi yang telah dilakukan terhadap ahli media, diperoleh persentase sebesar 92,5%, ahli bahasa sebesar 80%, ahli materi sebesar 94,2%, ahli praktisi sebesar 97,7% . hasil validasi yang dilakukan menunjukkan bahwa media pembelajaran flash card berada pada kategori sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil uji coba respon siswa terhadap media pembelajaran flash card memperoleh persentase 93,6% pada uji coba terbatas, dan 98,5% pada uji coba lapangan. Hasil angket respon siswa mengenai media pembelajaran flash card pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukkan bahwa respon siswa yang di berikan pada media pembelajaran flash card sangat baik.
JIHAN ANISHA SAPUTRI ANANDA
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan R & D (Research and Development) dengan menghasilkan suatu produk berupa media bimbingan dan konseling dalam bahaya perilaku merokok bagi siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk berupa media animasi perilaku bahaya merokok bagi remaja di SMA Negeri 1 Nunukan yang teruji secara teoritis dengan memenuhi kriteria kelayakan produk. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dari angket hasil uji validasi ahli berupa data ordinal. Penilaian ini kemudian diintepretasikan untuk mengetahui besarnya tingkat validitas produk yang telah dibuat oleh peneliti. Sedangkan data kualitatif didapatkan dari hasil saran dan masukan dari para ahli ketika validasi produk. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan menurut Borg dan Gall yang terdiri dari 10 langkah, akan tetapi pada penelitian ini hanya dilakukan 5 langkah sampai dengan revisi desain ahli validasi. Untuk mengetahui akseptabilitas produk maka dilakukan uji ahli validasi ahli media, validasi ahli materi, uji validasi dan ahli bahasa. Instrumen penelitian ini berupa angket yang digunakan untuk mengetahui akseptabilitas produk. Adapun hasil penilaiannya dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian yang diperoleh dari uji validasi menunjukkan bahwa media animasi perilaku bahaya merokok bagi remaja memenuhi kriteria yang sesuai dengan aspek kelayakan penelitian. Skor yang diperoleh dari hasil validasi uji ahli materi (92%) yang artinya ‘sangat layak”, validasi uji ahli media(84%) yang artinya ‘sangat layak”dan uji ahli bahasa (84%) yang artinya ‘sangat layak”. Berdasarkan hasil penelitian tersebut bahwa media animasi bahaya merokok ini sangat layak digunakan sebagai media bimbingan dan konseling yang dapat dilakukan revisi sewaktu-waktu.
APRIANUSJEMI
2024 · Book · Open Access
ABSTRAK PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN MELALUI PENGAWASAN PEREDARAN MAKANAN KADALUARSA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perlindungan hukum konsumen terhadap produk-produk makanan kadaluarsa berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999.dan bagaimana kewenangan pengawasan peredaran makanan kadaluarsa.. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian yuridis normatif, dengan pendekatan koseptual dan pendekatan perundang-undangan serta menggunakan bahan hukum primer dan sekunder. Sesuai hasil penelitian disimpulkan: bahwa; Perlindungan hukum terhadap konsumen terhadap peredaran makanan kadaluwarsa sudah diatur secara jelas dan tegas didalam Undang Undang Perlindungan Konsumen dimana ada hak hak konsumen dan juga kewajiban sebaliknya juga Pelaku Usaha juga mempunyai hak dan kewajiban, namun hal yang menyebabkan masih banyak terjadinya peredaran makanan kadaluwarsa dan secara tidak langsung merupakan suatu kejahatan yang terselubung terhadap peredaran makanan kadaluwarsa di masyarakat khususnya di Kabupaten Malinau sedangan Kewenangan Pengawasan Peredaran Makanan Kadaluarsa pengawasan terhadap makanan kadaluwarsa di lakukan oleh tiga element, yaitu dari produsen, pemerintah dan masyarakat. Produsen memiliki kewajiban paling utama untuk memastikan bahwa makanan itu aman dan di kemas secara higienis agar produk akhir yang di hasilkan menjadi pangan yang baik untuk di konsumsi, dan tidak lupa mencantumkan label kadaluwarsa dalam produk tersebut. Dari peran pemerintah sendiri, dimana seperti yang kita ketahui dalam bidang pengawasan terhadap makanan kadaluwarsa di lakukan oleh tiga instansi yaitu BBPOM, DINKES, dan DISPERINDAG
RINDIANI
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari bimbingan kelompok dengan teknik modelling untuk meningkatkan kedisplinan siswa di SMP Negeri 8 Tarakan. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, dengan menggunakan pendekatan experiment dan desain penelitian one group pretest-posttest. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, dengan populasi sebanyak 30 siswa dan sampel berjumlah 8 orang siswa kelas VIII 6. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen berupa skala likert tentang kedisiplinan siswa. Berdasarkan dari hasil penelitian ini diperoleh nilai sebesar 0.000 ˂ 0.05, maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti terdapat pengaruh penggunaan bimbingan kelompok dengan teknik modelling untuk meningkatkan kedisiplinan siswa di SMP Negeri 8 Tarakan.
ELIA PALIMON
2024 · Book · Open Access
ABSTRAK Politik Hukum Pemerintah Daerah Terhadap Hak Pendidikan Anak Di Kawasan Perbatasan Dalam Perspektif Hak Asasi Manusia Elia Palimon Pemenuhan hak Pendidikan Masyarakat di Kawasan perbatasan merupakan tanggungjawab negara. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimna hak pendidikan di kawasan perbatasan dalam kerangka Konstitusi Republik Indonesia dan bagaimana politik hukum pemerintah daerah dalam pemenuhan hak Pendidikan anak di Kawasan perbatasan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum normatif, dengan menggunakan pendekatan konseptual dan pendekatan perundang-undangan. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan: bahwa; Hak pendidikan di kawasan perbatasan dalam kerangka konstitusi Republik Indonesia merupakan kewajiban negara untuk memenuhi tanpa diskriminasi atau memerangi semua ketidakadilan yang ada dalam mengakses dan menikmati pendidikan. Kewajiban negara ini dapat diwujudkan melalui pembuatan peraturan-peraturan ataupun cara lain untuk memajukan persamaan kesempatan dan perlakuan dalam pendidikan sebagaimana ditetapkan dalam Konvensi Melawan Diskriminasi dalam Pendidikan yang disepakati oleh Konferensi Umum UNESCO pada tanggal 14 Desember 1960. Dengan kebijakan pemerintahan saat ini yang ingin memulai pembangunan dari wilayah perbatasan dan wilayah terluar semestinya kondisi pemenuhan hak atas pendidikan bagi masyarakat di wilayah perbatasan menjadi salah satu prioritas. Sedangkan Hak pendidikan di kawasan perbatasan dalam kerangka konstitusi Republik Indonesia merupakan kewajiban negara untuk memenuhi tanpa diskriminasi atau memerangi semua ketidakadilan yang ada dalam mengakses dan menikmati pendidikan. Kata Kunci, Politik Hukum, Pemerintah Daerah, Hak Pendidikan, Perbatasan, HAM.
FRANGKI MANGARE
2024 · Book · Open Access
Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui kewenangan TNI AL selaku penyidik tindak pidana di laut sesuai dengan peran TNI AL dalam penegakan hukum di wilayah perairan laut Kalimanatan Utara, untuk mengetahui kendala dalam penegakan hukum di laut yang dilakukan oleh TNI AL dalam upaya mengamankan perairan wilayah laut di Kalimantan Utara, dan untuk mengetahui upaya pemerintah dalam pengaturan untuk memperlancar pelaksanaan tugas penegakan hukum oleh TNI AL di perairan Indonesia. Berdasarkan latar belakang, maka dua permasalahan yang diangkat dalam penelitan ini yaitu, Kewenangan TNI AL XIII Tarakan dalam melakukan penyidikan tindak pidana laut sesuai dengan peran tugasnya menjaga keamanan wilayah laut di Kalimantan Utara dan hambatan-hambatan yang dihadapi TNI AL XIII Tarakan dalam melakukan penyidikan tindak pidana laut sesuai dengan peran tugasnya menjaga keamanan wilayah laut di Kalimantan Utara. Penelitan ini menggunkan tipe penelitian hukum normatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan studi Kasus (case approach). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kewenangan TNI Angkatan Laut selaku penyidik tindak pidana di laut dalam mengamankan perairan Indonesia, merupakan kewenangan atributif yaitu wewenang yang melekat pada suatu jabatan. Dalam tinjauan hukum tata negara, atribusi ini ditunjukkan dalam wewenang yang dimiliki oleh organ pemerintah dalam menjalankan pemerintahannya berdasarkan kewenangan yang dibentuk oleh pembuat Undang-Undang. Atribusi ini menunjuk pada kewenangan asli atas dasar konstitusi atau peraturan perundang-undangan. TNI AL selaku penyidik sesuai amanat Undang–Undang Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia pada Pasal 9 memiliki kendala ketidak jelasan pengaturan sebagai aparat penegak hukum dan keamanan di perairan Indonesia, karena dalam pelaksanaannya TNI AL tidak diberikan kewenangan melakukan penyidikan terhadap seluruh pelanggaran hukum yang terjadi di laut. Tumpang tindihnya aparat penegak hukum dilaut yang semuanya itu merupakan dampak dari tumpang tindihnya peraturan dilaut yang memberi kewenangan kepada para penegak hukum dilaut yang sifatnya Atributif.
FRISKA
2024 · Book · Open Access
UPAYA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA DI SMP NEGERI 7 TARAKAN ABSTRAK Friska,1840606063. ”Upaya Guru Bimbingan dan Konseling Dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa di SMP Negeri 7 Tarakan”. Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Dibimbing oleh Ni Made Diah Padmi,S.Pd., M.Pd selaku pembimbing utama dan Nisa Ariantini, M.Pd sebagai pembimbing anggota. Dalam pergaulan dengan teman sebaya ada beberapa peserta didik yang takut berinteraksi dengan lawan jenis ada juga yang minder dengan keadaan fisik dan ada juga yang kurang percaya diri saat harus berinteraksi dengan teman yang belum dikenal. Beberapa permasalahan belum bisa mengaktualisasikan potensi dirinya dengan optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana upaya guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa di SMPN 7 Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini sejumlah satu orang guru bimbingan dan konseling dan tiga siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa upaya yang diberikan guru bimbingan dan konseling untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa dengan memberikan layanan bimbingan klasikal dengan tahapan yaitu persiapan. Guru bimbingan dan konseling mendapatkan jadwal masuk kelas, mempersiapkan materi, menyiapkan RPL, kemudian tahap pelaksanaan yaitu tahap pendahuluan, tahap inti, tahap akhir dan tahap evaluasi dan tindak lanjut. Metode guru bimbingan dan konseling dalam pelaksanaan layanan bimbingan klasikal dengan menggunakan teknik diskusi, dengan melalui tahapan pada bimbingan klasikal sebagai upaya penangan masalah yang dialami siswa yang menggangu keefektifan dan keaktifan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran.
AVIKA NUR RAHMI
2024 · Book · Open Access
Membaca pemahaman diartikan sebagai membaca dalam memahami isi bacaan yang mewakili dari ide, gagasan, pikiran dan pendapat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan membaca pemahaman dengan 4 indikator oleh siswa kelas V-A SDN 001 Selumit dalam menyelesaikan soal cerita. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa tes soal, wawancara, dan dokumentasi. Subjek terdiri dari empat siswa yang dipilih secara acak berdasarkan 4 kriteria penilaian. Hasil penelitian menunjukkan deskripsi dari kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V-A SDN 001 Selumit pada indikator literal pada subjek S1, S2, dan S3 terbilang baik karena subjek menyelesaikan soal mengenai arti kata dan ide pokok dengan benar sedangkan subjek S4 belum bisa menyelesaikan soal dengan benar. Kemampuan membaca pemahaman dengan indikator inferensial pada subjek S1 dan S2 terbilang cukup karena subjek menyelesaikan soal mengenai kesimpulan cerita dan menentukan sikap yang dapat memecah belah kerukunan dengan baik walaupun pada soal membuat kesimpulan jawaban yang diberikan subjek S2 masih kurang sesuai sedangkan subjek S3 dan S4 belum bisa menyelesaikan soal dengan benar. Kemampuan membaca pemahaman evaluasi pada subjek S1 dan S2 terbilang cukup karena subjek menyelesaikan soal berpendapat mengenai pentingnya kerukunan dan alasan mengapa kita harus rukun walaupun kurang lengkap tetapi masih dianggab benar sedangkan subjek S3 dan S3 belum bisa menyelesaikan soal dengan benar. Kemampuan membaca pemahaman dengan indikator apresiasi pada subjek S1, S2, dan S3 terbilang baik karena subjek menyelesaikan soal mengenai 3 sikap yang dapat dicontoh dari cerita dan 3 manfaat sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari walaupun terdapat jawaban yang kurang lengkap namun masih dapat dikatakan benar sedangkan subjek S4 belum bisa menyelesaikan soal dengan benar.
MOH. NAFIS
2024 · Book · Open Access
Optimalisasi fungsi anggaran yang dilakukan oleh DPRD dalam penyusunan APBD memiliki peran yang penting dalam membiayai dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan pembangunan daerah, sehingga dalam prosesnya peran pemerintah dan tugas DPRD perlu dikuatkan. Realitanya fungsi dan peran DPRD dalam penguatan anggaran masih menimbulkan kontradiksi. Jenis penelitian adalah normatif dengan analisis yuridis kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah implementasi optimalisasi anggaran yang sesuai dengan tugas dan fungsi sesuai dengan tuntutan kebutuhan rakyat dan selarasa dengan dokumen perencanaan serta hambatan dalam pelaksanannya terjadi karena faktor internal dan eksternal.
FAHMA JUNUS
2024 · Book · Open Access
Tujuan Penelitian: Untuk menganalisis dasar kewenangan KSOP Kelas III Pelabuhan Tarakan dalam memberikan sanksi kepada kapal angkutan laut yang tidak memiliki surat persetujuan berlayar menurut tinjauan undang-undang nomor 17 tahun 2008. Untuk menganalisis prinsip-prinsip hukum yang mendasari kewenangan KSOP Kelas III Tarakan dalam memberikan sanksi kepada kapal angkutan laut yang tidak memiliki surat persetujuan berlayar menurut tinjauan undang-undang nomor 17 tahun 2008. Tipe penelitian hukum yang digunakan adalah tipe penelitian hukum normatif. Dasar argumentasinya untuk menetapkan penulisan ini sebagai tipe penelitian hukum normatif, yakni penulis hendak menganalisis dasar normatif kewenangan KSOP Pelabuhan Kelas III Tarakan dalam pemberian sanksi bagi kapal yang tidak dilengkapi Surat Persetujuan berlayar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dasar kewenangan KSOP Kelas III Pelabuhan Tarakan dalam memberikan sanksi kepada kapal angkutan laut yang tidak memiliki Surat Persetujuan Berlayar (SPB) bahwa Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tarakan, terutama dalam konteks memberikan sanksi kepada kapal yang tidak dilengkapi dengan SPB, dengan merujuk kepada Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 71 Tahun 2021 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 36 Tahun 2012 Tentang Organisasi Dan Tata Kerja Kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan, maka kertentuan ini sesungguhnya merupakan dasar teknis operasional bagi (KSOP) Kelas III Tarakan untuk menjatuhkan sanksi tersebut dalam konteks wilayah teknis pekerjaannya. Sedanghkan menurut tinjauan menurut tinjauan undang-undang nomor 17 tahun 2008, yaitu diatur dalam Pasal 209 huruf e Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, sehingga apabila sebuah kapal tidak dilengkapi dengan SPB, menurut pasal 2017 Ayat (1) undang-undang tersebut, dalam hal ini pihak KSOP Klas III Tarakan dalam melakukan upaya penegakan hukum terhadap kapal yang tidak dilengkapi SPB. Selanjutnya, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 telah menetapkan beberapa prinsip hukum yang mendasari KSOP Klas III Tarakan untuk memberikan sanksi kepada kapal yang tidak dilengkapi SPB. Ketentuan ini dapat dicermati dalam pasal 2, yaitu asas manfaat, asas adil dan merata tanpa diskriminasi, asas kepentingan umum, dan asas tegaknya hukum.
ASMIA
2024 · Book · Open Access
This research aims to determine the effect of using animation videos on the science learning outcomes of class VII students at SMP Negeri 4 North Malinau. The type of research used is quantitative research with the Quasi-Experimental Design with the research design used in the form of a Nonequivalen Control Group Design. The Sampling used Saturated Sampling techniques. This research used two groups of class VII-A with a total of 18 students as the experimental class and class VII-B with 16 students as the control class. The data collection techniques used test instruments while the data analysis technique used the t-test. The results of the research show that there is an effect of using animation videos on stundents’ cognitive learning outcomes. This can be seen from the results value of the tcount of 5.438 and ttable =1.693 so that Ha is accepted, Ho is rejected. This means that there is an influence of using animation videos on the science learning outcomes of class VII students at SMP Negeri 4 North Malinau.
AGUSTRIMELIANI
2024 · Book · Open Access
aaa