Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

YEREMIA RONALD PRATAMA S

2 karya publik ditemukan.

2022: 2

STUDENTS' SPEAKING PROBLEM IN LEARNING ENGLISH AT THE EIGHTH STUDENTS OF SMPN 9 TARAKAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Dalam penelitian ini, peneliti mendeskripsikan masalah kemampuan berbicara siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris pada siswa kelas delapan SMPN 9 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian mixed methods. Dalam penelitian ini, peneliti memilih seluruh kelas VIII sebagai sampel yang terdiri dari 285 siswa. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan observasi, wawancara dan angket sebagai instrumen penelitian. Peneliti menggunakan tiga fase utama dalam menganalisis data penelitian yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi penarikan kesimpulan. Dari analisis data, peneliti menemukan masalah siswa dan penyebab permasalahan dalam pembelajaran bahasa Inggris kelas VIII SMPN 9 Tarakan, yaitu masalah keterampilan berbicara bahasa Inggris yang dihadapi siswa dalam aspek linguistik adalah kurangnya kosakata (61%), tata bahasa yang buruk (69%) dan pengucapan yang buruk (64%). Karena masalah tersebut, siswa enggan untuk berbicara bahasa Inggris di kelas. Selanjutnya dari aspek nonlinguistik, permasalahan yang dihadapi siswa adalah takut membuat kesalahan (65%), kurang percaya diri (67%) dan takut akan evaluasi dari guru dan teman (63%). Berdasarkan beberapa masalah di atas, peneliti menyimpulkan bahwa, penyebab terbesar siswa sulit berbicara dalam bahasa Inggris adalah takut dan kurang percaya diri untuk berbicara bahasa Inggris di kelas.

STUDENTS' SPEAKING PROBLEM IN LEARNING ENGLISH AT THE EIGHTH STUDENTS OF SMPN 9 TARAKAN

2022 · Thesis ·

Dalam penelitian ini, peneliti mendeskripsikan masalah kemampuan berbicara siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris pada siswa kelas delapan SMPN 9 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian mixed methods. Dalam penelitian ini, peneliti memilih seluruh kelas VIII sebagai sampel yang terdiri dari 285 siswa. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan observasi, wawancara dan angket sebagai instrumen penelitian. Peneliti menggunakan tiga fase utama dalam menganalisis data penelitian yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi penarikan kesimpulan. Dari analisis data, peneliti menemukan masalah siswa dan penyebab permasalahan dalam pembelajaran bahasa Inggris kelas VIII SMPN 9 Tarakan, yaitu masalah keterampilan berbicara bahasa Inggris yang dihadapi siswa dalam aspek linguistik adalah kurangnya kosakata (61%), tata bahasa yang buruk (69%) dan pengucapan yang buruk (64%). Karena masalah tersebut, siswa enggan untuk berbicara bahasa Inggris di kelas. Selanjutnya dari aspek nonlinguistik, permasalahan yang dihadapi siswa adalah takut membuat kesalahan (65%), kurang percaya diri (67%) dan takut akan evaluasi dari guru dan teman (63%). Berdasarkan beberapa masalah di atas, peneliti menyimpulkan bahwa, penyebab terbesar siswa sulit berbicara dalam bahasa Inggris adalah takut dan kurang percaya diri untuk berbicara bahasa Inggris di kelas.