Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

None

969 karya publik ditemukan.

2023: 132022: 12021: 4392020: 5142019: 2

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA TANAMAN HIAS DI CV TUNAS MUDA JAYA KOTA TARAKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Agung Wijaksono. 1640202081. 2020. “Strategi Pengembangan Usaha Tanaman Hias di CV Tunas Muda Jaya Kota Tarakan”. Dibimbing oleh Hendris. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Meningkatnya permintaan tanaman hias di pengaruhi oleh pembangunan gedung-gedung perkantoran, hotel, dan perumahan, serta adanya proyek yang dilakukan pemerintah yang memerlukan kegiatan lanskap. Peluang usaha tanaman hias sangat menjanjikan sehingga banyak munculnya produsen baru yang akan menjadi pesaing. Komoditi tanaman hias juga tidak lepas dari selera pasar sehingga harus jeli terhadap jenis tanaman yang diminati konsumen. Tujuan penelitian ini adalah : (1) Untuk mengetahui karakteristik usaha tanaman hias di CV Tunas Muda Jaya; (2) Mengidentifikasi faktor eksternal dan faktor Internal yang mempengaruhi usaha tanaman hias di CV Tunas Muda Jaya; (3) Untuk merumuskan strategi pengembangan usaha tanaman hias di CV Tunas Muda Jaya. Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling dengan key informan pihak Internal CV Tunas Muda Jaya yaitu wakil direktur, divisi produksi dan operasi, dan divisi pemasaran, serta pihak eksternal perusahaan yaitu: 3 pakar dan 2 konsumen. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan kuesioner. Metode analisis menggunakan deskriptif Kualitatif, Matriks EFAS dan IFAS, Diagram SWOT, dan Matriks SWOT. CV Tunas Muda Jaya merupakan usaha tanaman hias yang mengunakan konsep agribisnis baik dari hulu hingga hilir. Hasil wawancara terhadap pihak internal CV Tunas Muda Jaya, pihak pakar, dan konsumen yang menjadi faktor internal peluang utama CV Tunas Muda Jaya yaitu : memiliki lahan yang luas, anekaragam jenis dan ukuran, penerapan teknologi, sarana dan prasarana produksi yang memadai, harga produk tanaman hias lebih murah, melakukan sistem agribisnis, sedangkan yang menjadi kelemahan : tenaga kerja kurang terampil, alokasi keuangan perusahaan, pemanfaatan lahan belum optimal, hama dan penyakit penanganan hama dan penyakit kurang, kurangnya kegiatan promosi, kurangnya riset pasar. faktor eksternal yang menjadi peluang utama CV Tunas Muda Jaya adalah Regulasi Pemerintah, Pusat perdagangan di provinsi Kaltara, Permintaan tanaman hias, sedangkan yang menjadi ancaman adalah Produk pengganti, Pesaing usaha tanaman hias. Hasil analisis SWOT yang menunjukkan posisi perusahaan berada di kuadran 1 yang berarti keadaan perusahaan mendukung strategi agresif, strategi yang dapat digunakan CV Tunas Muda Jaya yaitu strategi SO dengan memperluas jaringan pasar keluar wilayah disertai peningkatan produksi dengan memanfaatkan luas lahan dan keanekaragraman jenis tanaman hias melalui penerapan teknologi dan sarana prasarana yang memadai dengan konsep usaha agribisnis untuk memenuhi permintaan pasar. Saran (1) Pihak manajemen CV Tunas Muda Jaya dapat memperbaiki tata kelolah anggaran agar usaha dapat berkembang baik. (2) Pihak pemerintah agar dapat berkerjasama mendukung kegiatan usaha tanaman hias dalam mengembangkan usaha tanaman hias, (3) peneliti lainnya, penelitian yang disarankan adalah mengenai manajemen keuangan perusahaan.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN LUTIKA (LATIHAN UJIAN NASIONAL MATEMATIKA) BERBASIS ANDROID DI SMA NEGERI 3 TARAKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan yang dilakukan di SMA Negeri 3 Tarakan pada kelas XII. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan Aplikasi LUTIKA (Latihan Ujian Nasional Matematika) berbasis Android yang layak sebagai media latihan ujian nasional matematika siswa kelas XII SMA Negeri 3 Tarakan. Model pengembangan yang digunakan ialah model penemuan Thiagarajan yaitu four-D. Pada model four-D terdiri dari 4 tahapan yaitu Define (pendefinisian), Design (perencanaan), Development (Pengembangan), dan Disseminate (penyebaran). Evaluasi produk Aplikasi LUTIKA dilakukan sebanyak 4 tahapan yaitu (1) evaluasi oleh ahli materi pembelajaran dan ahli media, (2) uji coba lapangan awal dengan subjek 8 orang siswa, (3) uji coba lapangan utama dengan subjek 44 orang siswa, dan (4) respon penilaian guru. Hasil analisis menunjukan bahwa aplikasi LUTIKA yang dikembangkan berdasarkan persentase kelayakan pada aspek kemudahan produk untuk dioperasikan memperoleh 81,3% dengan kategori sangat layak, pada aspek kemudahan produk untuk dipelajari memperoleh 81,8% dengan kategori sangat layak, dan aspek keindahan tampilan memperoleh 76,4% dengan kategori sangat layak. sedangkan dari hasil penelitian di lapangan, aplikasi LUTIKA telah memenuhi syarat mudah dioperasikan, mudah dipelajari isinya dan memiliki tampilan yang cukup menarik. Sehingga aplikasi LUTIKA dapat dikatakan layak untuk digunakan sebagai perangkat belajar tambahan untuk siswa kelas XII SMA Negeri 3 Tarakan.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POP UP MATEMATIKA BERBASIS BUDAYA LOKAL MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 9 TARAKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D). Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan pop up matematika berbasis budaya lokal sebagai media pembelajaran yang layak untuk siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Tarakan. Model pengembangan yang digunakan adalah modifikasi model Borg and Gall. Prosedur pengembangan yang digunakan ialah 7 dari 10 langkah yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk dan uji coba pemakaian. Tahap pengujian produk melalui 2 tahapan yaitu penilaian para ahli dan respon pengguna. Pada penilaian para ahli divalidasi oleh ahli materi, ahli media dan ahli bahasa. Pada uji coba kelompok kecil dilakukan pada guru matematika dan 8 siswa. Pada uji coba lapangan dilakukan pada 32 siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa produk pop up matematika berbasis budaya lokal yang dikembangkan berdasarkan validasi oleh ahli materi memperoleh kategori sangat layak dengan persentase 90%, ahli media memperoleh kategori sangat layak dengan persentase 87,5% dan ahli bahasa memperoleh kategori sangat layak dengan persentase 81,25%. Sedangkan dari hasil penelitian di lapangan oleh respon pengguna siswa diperoleh persentase 91,96% dengan kategori sangat layak. Karena telah memenuhi syarat layak yang terdiri dari aspek kelayakan materi, kelayakan media, kelayakan bahasa, dan kelayakan respon pengguna, maka pop up matematika berbasis budaya lokal dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang layak untuk siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Tarakan.

DESKRIPSI KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR GURU DALAM MEMBERI PENGUATAN DI KELAS V SDN 011 TARAKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keterampilan dasar mengajar guru dalam memberi penguatan di kelas V SDN 011 Tarakan dan untuk mengetahui manfaat keterampilan memberi penguatan terhadap motivasi belajar siswa. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di SDN 011 Tarakan pada tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini berfokus pada keterampilan dasar mengajar guru dalam memberikan penguatan dan manfaat keterampilan memberi penguatan tehadap motivasi siswa. Adapun sumber data pada penelitian ini berupa data primer dan data sekunder dengan informan yaitu kepala sekolah, guru, pengawas sekolah dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Serta menggunakan teknik analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di SDN 011 Tarakan telah menerapkan keterampilan dasar dalam memberikan penguatan, seperti penguatan verbal, penguatan sentuhan, penguatan tanda, penguatan gestural, penguatan mendekati, dan penguatan kegiatan sehingga bermanfaat pada motivasi belajar yang baik pada siswa kelas V.

IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA SILA KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB DALAM KEHIDUPAN KAMPUS MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai Pancasila sila kemanusiaan yang adil dan beradab dalam kehidupan kampus mahasiswa jurusan pendidikan guru sekolah dasar universitas borneo tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, yang dilaksanakan di Universitas Borneo Tarakan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Serta, menggunakan teknik analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa PGSD FKIP UBT angkatan 2017 telah mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila sila kemanusiaan yang adil dan beradab yang terlihat dari sikap menghargai adanya harkat dan martabat manusia dengan segala hak asasinya, dan bersikap adil terhadap sesama. Namun, masih ada mahasiswa yang tidak mengimplementasikan dengan melakukan tindakan bullying dan memilih-milih teman. Serta, masih ada mahasiswa PGSD FKIP UBT angkatan 2017 yang melakukan penyimpangan dalam pengimplementasian nilainilai Pancasila sila kemanusiaan yang adil dan beradab yakni membolos, merokok pada area bebas rokok, kurang menjaga kebersihan lingkungan, dan kurang sopan dan santun kepada orang yang lebih tua.

ANALISIS MAKNA SIMBOL TARIAN RAMPOK BARONG TURONGGO SETO DI KOTA TARAKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA (KAJIAN SEMIOTIK)

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tujuan penelitian ini untuk lebih memahami makna simbol yang terdapat pada Analisis Makna Simbol Tarian Rampok Barong Turonggo Seto di Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara dengan menggunakan kajian semiotik. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian berupa data yang berisi tentang analisis makna simbol tarian rampok barong turonggo seto yang diperoleh melalui observasi, wawancara, rekam dan catat. Teknik penyajian data dalam penelitian ini berbentuk tabel yang terdapat makna simbol. Teknik analisis data dalam penelitian ini dengan melakukan analisis terhadap makna yang terdapat dalam sebuah simbol, karena makna dan simbol ialah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Hasil penelitian ini ialah berupa Makna Simbol yang terdapat dalam Tarian Rampok Barong Turonggo Seto di Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. Hal yang ditemukan dalam penyajian data pada tabel pembahasan terdapat 6 data yang termasuk kedalam alat musik, 14 data yang termasuk kedalam benda, dan 12 data yang termasuk kedalam sajen, jumlah keseluruhan data yang diperoleh dalam penelitian ini sebanyak 32 data. Sign merupakan sesuatu yang berbentuk fisik yang dapat ditangkap oleh panca indera manusia dan merupakan sesuatu yang merujuk hal lain diluar tanda itu sendiri. Object merupakan acuan dari tanda (sign) berupa konteks sosial yang menjadi referensi dari tanda (sign) atau sesuatu yang dirujuk tanda. Interpretant (Interpretasi/penggunaan) merupakan konsep pemikiran dari orang yang menggunakan tanda dan menurunkannya kesuatu makna tertentu atau makna yang ada dalam pikiran seseorang tentang objek yang dirujuk kesebuah tanda. Semua data-data tersebut akan diketahui maknanya jika dikaji menggunakan teori segitiga makna.

PENGEMBANGAN BOOKLET TDS (TWO DIMENSIONAL SHAPE) BERBASIS REALISTIC MATHEMATIC EDUCATION SISWA KELAS VII MTS ALKHAIRAAT TARAKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan yang dilakukan di MTs Alkhairaat Tarakan pada kelas VII Tahun Ajaran 2019/2020. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan booklet berbasis realistic mathematic education sebagai media pembelajaran yang layak dan praktis untuk siswa kelas VII MTs Alkhairaat Tarakan. Model pengembangan yang digunakan adalah modifikasi model Borg and Gall. Model Borg and Gall terdiri dari sepuluh tahapan yang terdiri dari: potensi dan masalah, pengumpuan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk, dan produksi. Tahap pengujian produk melalui 2 tahapan yaitu penilaian para ahli dan respon pengguna. Pada penilaian para ahli divalidasi oleh ahli materi, ahli tampilan dan ahli bahasa. Pada uji coba kelompok kecil dilakukan pada guru matematika dan 10 siswa. Pada uji coba lapangan dilakukan pada 24 siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa produk booklet berbasis realistic mathematic education yang dikembangkan berdasarkan validasi oleh ahli isi atau materi memperoleh kategori sangat layak dengan persentase 87,5%, ahli media memperoleh kategori sangat layak dengan persentase 88,6% dan ahli bahasa memperoleh kategori layak dengan persentase 75%. Sedangkan dari hasil penelitian di lapangan oleh respon pengguna siswa diperoleh perentase 95% dengan kategori sangat praktis. Karena telah memenuhi syarat layak dan praktis yang terdiri dari aspek kelayakan isi atau materi, kelayakan media, kelayakan bahasa, dan kepraktisan respon pengguna, maka booklet berbasis realistic mathematic education dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang layak dan praktis untuk siswa kelas VII MTs Alkhairaat Tarakan.

HUBUNGAN PROGRAM GERAKAN LITERASI SEKOLAH (GLS) DENGAN LITERASI BACA-TULIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 TARAKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dan keeratan antara Program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) terhadap Literasi Baca-Tulis Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Tarakan dan pelaksanaan Program GLS di SMP Negeri 1 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Tarakan tahun pembelajaran 2019/2020 yang berjumlah 345 peserta didik. Sampel diambil berdasarkan teknik Simple Random Sampling. Sampel pada penelitian ini adalah perwakilan peserta didik dari kelas VIII-1 sampai VIII-11. Keseluruhan sampel berjumlah 86 peserta didik. Instrumen penelitian berupa angket. Sebelum angket didistribusikan, peneliti telah melakukan uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis korelasi Kendall’s Tau-B dengan menggunakan SPSS versi 25.00 for windows. Berdasarkan hasil analisis data, 69 dari 86 peserta didik menunjukkan sikap mendukung pada Program GLS dan Literasi Baca-Tulis di sekolah dan berdasarkan hasil uji korelasi Kendall’s Tau-B pada taraf signifikan 5% (N = 86) diperoleh p-value kurang dari 0.05 (0.000 0.05) artinya ada hubungan antara Program GLS dengan Literasi Baca-Tulis. Kemudian, hasil Zhitung lebih besar dari Ztabel (4.972 > 1.65). Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan dan keeratan yang kuat antara Program GLS dan Literasi Baca-Tulis peserta didik di sekolah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa “Terdapat hubungan yang signifikan dan keeratan yang kuat antara Program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dengan Literasi Baca-Tulis Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Tarakan”.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA KELAS IV-B DI SDN 043 TARAKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Muhammad Surtaji Arjun Kahar, 2019. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV-B Di SDN 043 Tarakan. PGSD, FKIP, UBT. (Dibimbing oleh Kadek Dewi Wahyuni Andari dan Dedi Kusnadi). Tujuan penelitian ini yaitu menerapkan model pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV-B SDN 043 tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan subjek penelitian, 26 siswa. Penelitian dilaksanakan 2 siklus, setiap siklus yang terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data yang diperoleh dalam penelitian yaitu lembar observasi kegiatan siswa, lembar observasi kegiatan guru, penilaian kognitif, afektif, dan psikomotorik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada hasil belajar IPA siswa kelas IV-B SDN 043 Tarakan melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share, dilihat dari siklus I ketuntasan hasil belajar siswa (kognitif) 61%, menjadi 85% pada siklus II. Siklus I hasil belajar siswa (afektif) 58% katagori baik, menjadi 86% pada siklus II katagori sangat baik. Siklus I ketuntasan hasil belajar siswa (psikomotorik) 58% katgori baik, meningkat secara signifikan menjadi 92% katagori sangat baik. Penelitian dikatakan berhasil dan sesuai dengan indikator keberhasilan. Kata Kunci: Model TPS, hasil belajar IPA

ANALISIS KELAYAKAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA JUAL BELI BURUNG KONTES DI KOTA TARAKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tujuan penelitian ini (i) untuk mengetahui dan menjelaskan kelayakan Usaha dan strategi pengembangan usaha Jual Beli Burung Kontes di Kota Tarakan; (ii) Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode survei dan wawancara serta kuisioner sebagai alat untuk mengumpulkan data yang diperlukan. Alat analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis kelayakan yaitu R/C Ratio, Benefit Cost (B/C), playback period of capital (PPC), Break Event Point (BEP). dan mengunkan analisis SWOT untuk strategi pengembangan usaha. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa (i) usaha jual beli burung kontes di Kota Tarakan secara kelayakan usaha ini layak untuk dijalankan; (ii) Sedangkan strategi SO (Strenght-Opportunities) yang digunakan dalam pengembangan usaha jual beli burung kontes di kota Tarakan meliputi: meningkatkan pemasaran burung, mengefisienkan tenaga kerja, dan meningkatkan kapasitas usaha. Kata-kata kunci: kelayakan usaha, strategi pengembangan.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN SOPIR TAKSI BANDAR UDARA INTERNASIONAL JUWATA TARAKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN SOPIR TAKSI BANDAR UDARA INTERNASIONAL JUWATA TARAKAN Fhaizal Jafar Sidik Salim, S.E., M.Si Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jam kerja, jarak tempuh kendaraan, dan jumlah penumpang terhadap pendapatan sopir taksi bandara yang ada di Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai dari persamaan model untuk koefisien β1 adalah sebesar 0,226583 yang mana menunjukkan bahwa setiap penambahan jam kerja (X1) sebesar satu jam kerja maka akan meningkatkan pendapatan sopir taksi Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan sebesar Rp 226.583 per bulan dengan asumsi variabel lain (jarak tempuh kendaraan dan jumlah penumpang) tetap atau konstan, koefisien β2 adalah sebesar 0,613723 menunjukkan bahwa setiap penambahan jarak tempuh kendaraan (X2) sebesar satu kilometer maka akan meningkatkan pendapatan sopir taksi Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan sebesar Rp 613.723 per bulan dengan asumsi variabel lain (jam kerja dan jumlah penumpang) tetap atau konstan, dan koefisien β3 adalah sebesar 0,074903 menunjukkan bahwa setiap penambahan jumlah penumpang (X3) sebesar satu orang penumpang maka akan meningkatkan pendapatan sopir taksi Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan sebesar Rp 74.903 per bulan dengan asumsi variabel lain (jam kerja dan jarak tempuh kendaraan) tetap atau konstan. Adapun nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,908130 atau 90,81% dimana nilai R2 menunjukkan bahwa variabel jam kerja, jarak tempuh kendaraan, dan jumlah penumpang menjelaskan variabel pendapatan sedangkan sisanya 9.19% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak ada dalam model regresi.

VALUASI EKONOMI LAHAN KRITIS DI KECAMATAN MALINAU BARAT KABUPATEN MALINAU

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Provinsi Kalimantan Utara merupakan sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di bagian utara Pulau Kalimantan. Untuk kategori provinsi baru, Kalimantan Utara mempunyai lahan kritis sebesar 245.215ha dan 3.776.487ha lahan yang berpotensi kritis. Tanpa adanya usaha perbaikan, maka akan semakin menurunkan kualitas lahan dan pada akhirnya akan menjadi lahan kritis di kawasan Provinsi Kalimantan Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar Willingness To Pay (WTP) petani dalam upaya perbaikan lahan kritis pertanian dan menganalisis besarnya pengaruh pendapatan, pendidikan, jumlah tanggungan keluarga secara parsial dan simultan terhadap kesediaan petani membayar dalam upaya perbaikan lahan kritis pertanian. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Pengujian hipotesis statistik dalam penelitian meliputi pengujian hipotesis secara parsial (uji t), pengujian hipotesis secara serempak atau bersamaan (uji F), pengujian ketetapan perkiraan (R2), dan perhitungan dengan menghitung Willingness To Pay (WTP) maksimum responden. Hasil perhitungan Willingness To Pay (WTP) maksimum rata-rata sebesar Rp 23.187 dan nilai total Willingness To Pay (WTP) masyarakat sebesar Rp 2.110.000. Setelah melakukan pengujian regresi linier berganda maka didapat secara parsial menunjukkan bahwa pendapatan dan pendidikan berpengaruh signifikan terhadap WTP petani dalam upaya perbaikan lahan kritis pertanian kering di Kecamatan Malinau Barat. Jumlah anggota keluarga tidak berpengaruh terhadap WTP petani dalam upaya perbaikan lahan kritis pertanian kering di Kecamatan Malinau Barat. Hal ini disebabkan walaupun seseorang memiliki jumlah anggota keluarga sedikit ataupun banyak akan tetapi tidak mempengaruhi responden untuk memberikan besarnya nilai WTP, dikarenakan dalam upaya perbaikan lahan kritis pertanian merupakan kewajiban semua petani agar hasil panen petani meningkat. Dan dari hasil uji F statistik atau secara simultan menunjukan bahwa pendapatan, pendidikan, dan lama tinggal berpengaruh signifikan terhadap WTP petani dalam upaya perbaikan lahan kritis pertanian kering di Kecamatan Malinau Barat Kabupaten Malinau.

PENGARUH JUMLAH UANG BEREDAR, INFLASI DAN KURS TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2016-2018

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PENGARUH JUMLAH UANG BEREDAR, INFLASI DAN KURS TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2015-2018 Novia Febriani Asyan Dr. Pither Palungan, SE.,M.Si Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jumlah uang beredar (JUB), inflasi dan kurs terhadap indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia. Periode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tiga tahun, mulai dari tahun 2016-2018. Penelitian ini merupakan penelitian Time Series dengan objek indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia. Data yang digunakan adalah data sekunder. Metode alat analisis yang digunakan adalah regresi berganda. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan diketahui bahwa pada uji hipotesis (uji t) menunjukkan bahwa JUB berpengaruh signifikan terhadap IHSG, dengan nilai t hitung X1 (16,005) > t tabel (2,037) dan nilai Sig. X1 (0,000) α (0,05). Inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap IHSG, dengan nilai t hitung X2 (-1,030) t tabel (2,037) dan nilai Sig. X2 (0,311) > α (0,05). Kurs berpengaruh signifikan terhadap IHSG, dengan nilai t hitung X3 (-6,473) > t tabel (2,037) dan nilai Sig. X3 (0,000) α (0,05). Secara simultan terdapat pengaruh antara JUB, inflasi dan kurs terhadap IHSG, dengan nilai F hitung (107,838) > F tabel (2,90) dan nilai Sig F hitung (0,000 0,05). Dan diperoleh nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,910 atau 91 persen. Nilai tersebut menunjukkan bahwa 91 persen IHSG dipengaruhi oleh JUB, inflasi dan kurs. Sedangkan, sisanya sebesar 9 persen disebabkan oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan ke dalam model.

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI TAMBAK UDANG WINDU SISTEM TRADISIONAL DI KALIMANTAN UTARA

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI TAMBAK UDANG WINDU SISTEM TRADISIONAL DI KALIMANTAN UTARA Muhammad Rivaldi Jafar Sidik Salim, S.E., M.Si Budidaya udang windu sistem tradisional di Kalimantan Utara ini sangat dibutuhkan untuk mendorong ekspor dari sektor bagian perikanan dan dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian sehingga dapat mempenggaruhi pembangunan di Daerah Kalimantan Utara. Hasil dari budidaya udang windu dalam sistem tradisional ini juga dapat menyediakan permintaan udang windu yang sangat tinggi yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat lokal sehingga produksi budidaya udang windu dalam sistem tradisional ini harus ditingkatkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jumlah bibit, luas lahan, jumlah tenaga kerja, pemupukan lahan, pemberian pestisida, dan pemeliharaan terhadap produksi budidaya udang windu sistem tradisional yang ada di Kabupaten Bulungan dan Kabupaten Tana Tidung. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Data diolah menggunakan Eviews9 dan responden sebanyak 52 responden sebagai sampel dengan menggunakan metode random sampling dari 110 populasi. Hasil dari penelitian ini bahwa secara parsial (uji t), bahwa jumlah bibit, luas lahan, pemberian pestisida, dan pemeliharaan berpengaruh nyata terhadap produksi, sedangkan jumlah tenaga kerja, dan pemupukan lahan tidak berpengaruh secara nyata. Secara serempak (uji f), bahwa jumlah bibit, luas lahan, jumlah tenaga kerja, pemupukan lahan, pemberian pestisida, dan pemeliharaan berpengaruh nyata terhadap produksi budidaya udang windu sistem tradisional ini. Persamaan regresi LnY = -7,629541 + 0,681558 (X1) + 0,729861 (X2) + 0,212685 (X3) + 0,055199 (X4) + 0,264375 (X5) + 0,390764 (X6) + e, dan R2 sebesar 0,755886 hal ini menunjukan bahwa sebesar 75% variabel terikat (produksi) dapat dijelaskan oleh variabel bebas (jumlah bibit, luas lahan, jumlah tenaga kerja, pemupukan lahan, pemberian pestisida, dan pemeliharaan). Sedangkan sisanya 25% dipengaruhi oleh variabel bebas lainnya yang belum dimasukan ke dalam model.

PERAN SEKTOR TRANSPORTASI DI KOTA TARAKAN MENUJU SMART CITY

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PERAN SEKTOR TRANSPORTASI DI KOTA TARAKAN MENUJU SMART CITY KHUSNA DR. PITHER PALUNGAN, S.E,. M.Si. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan sektor transportasi di Kota Tarakan menuju smart city. Dengan menggunakan konsep ITS (Intelligent Transportation System) yang berbasis sistem informasi dan alat (aplikasi di android dan IOS). Penelitian ini merupakan penelitan deksriptif kualitatif data yang digunakan adalah data sekunder dan konsep ITS melalui wawancara di Dinas Perhubungan Kota dilakukan dengan teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa peranan sektor transportasi di Kota Tarakan dapat di simpulkan berperan cukup baik berdasarkan hasil dari 6 indikator smart transportation (ITS) adalah sebagai berikut : (1) Advance Navigation System sebuah aplikasi GPS telah ada dan di gunakan oleh masyarakat Kota Tarakan. (2) Advanced Traffic Management System telah di implementasikan melalui TMC (traffic management center) dalam bentuk CCTV yang terpusat di Polres. (3) Incident management system adanya aplikasi One Klik di Kota Tarakan (4) Electronic Toll Collection adanya e-parking sebagai pembayaran non-tunai (5) Advance For Save Driving adanya sensor pada beberapa kendaraan roda empat di Kota Tarakan (6) Advance Bus belum di terapkan di Kota Tarakan.

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PEDAGANG KULINER TEPIAN KAYAN KABUPATEN BULUNGAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PEDAGANG KULINER TEPIAN KAYAN KABUPATEN BULUNGAN Fajar Maulana Akbar Ahmad Rizani, S.E., M.Ec. Dev Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh dari modal usaha, lama usaha, dan jumlah tenaga kerja terhadap pendapatan pedagang kuliner tepian kayan Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai dari persamaan model untuk Koefisien β1 adalah sebesar 0,472805 menunjukkan bahwa setiap penambahan modal usaha (X1) sebesar satu satuan maka akan meningkatkan pendapatan pedagang kuliner tepian kayan sebesar 0.472805 per bulan dengan asumsi variabel lain (lama usaha dan jumlah tenaga kerja) tetap atau konstan, koefisien β2 sebesar 0,262076 menunjukkan bahwa setiap penambahan lama usaha (X2) sebesar satu satuan maka akan meningkatkan pendapatan pedagang kuliner tepian kayan sebesar 0,262076 per bulan dengan asumsi variabel lain (modal usaha dan jumlah tenaga kerja) tetap atau konstan, dan koefisien β3 sebesar 0,203460 menunjukkan bahwa setiap penambahan jumlah tenaga kerja (X3) sebesar satu orang maka pendapatan pedagang kuliner tepian kayan akan mengalami penurunan sebesar 0,203460 per bulan dengan asumsi variabel lain (modal usaha dan lama usaha) tetap atau konstan. Adapun nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,720209 atau 72,02% hal ini menunjukkan bahwa variabel modal usaha, lama usaha, dan jumlah tenaga kerja menjelaskan variabel pendapatan sebesar 72,02% sedangkan sisanya 27,98% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak ada dalam model regresi.  

ANALISIS AKTIVITAS EKONOMI DAN PENDAPATAN MASYARAKAT PESISIR

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

The purpose of this research was to determine the kinds of Economic Activity and Income of Coastal Community at Amal Beach of Tarakan, and how to contribute the income from the Economic Activity of coastal community at Amal Beach of Tarakan. This research was classified as a qualitative and quantitative research, where the research instruments were observation, interview and questionnaire. The population in this research was Coastal Community at Amal Beach of Tarakan. The sampling technique of this research was purposive sampling. Sample of this research were 95 respondents. The result of this research was kinds of Economic Activity was doing by coastal community at Amal Beach of Tarakan, there are 74 people of seaweed cultivation (78%), 16 people of trading business (17%). And 5 people agriculture (5%); (i) The average income from the major Economic Activity of Coastal Community at Amal Beach of Tarakan was Rp. 6.068.421 and the net income from the all Economic Activity of Coastal Community at Amal Beach of Tarakan was Rp. 6.894.736. It was higher than (UMK) of Kota Tarakan in 2020, where is Rp. 3.756.824; (ii) The total of revenue contribution from the Economic Activity of Coastal Community at Amal Beach of Tarakan was 88 %, it means the total of revenue contribution from the Economic Activity of Coastal Community at Amal Beach of Tarakan was high, it was 66,7% - 100 %. The concluded of this research was the Economic Activity and the Income of Coastal Community at Amal Beach of Tarakan worth to developing.

PELAKSANAAN KONSELING INDIVIDUAL TERHADAP PERILAKU BULLYING SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SEKATAK

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Desi Juraidah. 2020. Penelitian mengenai Pelaksanaan Konseling Individual Terhadap Perilaku Bullying Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Sekatak. Skripsi program studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Dosen pembimbing utama : Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd. Bullying merupakan suatu perilaku agresif yang bersifat negatif yang mengakibatkan seseorang dalam keadaan tidak nyaman merupakan perilaku yang dapat merugikan dan membahayakan orang lain yang mengalami bullying, penanganan yang harus dilakukan yaitu menggunakan konseling individual yang merupakan salah satu layanan konseling secara tatap muka oleh konselor dan konseli. Dalam lingkup sekolah konseling individual adalah salah satu layanan dalam bimbingan dan konseling yang digunakan oleh guru BK dalam pegentasan masalah yang dihadapi oleh siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan konseling individual terhadap perilaku bullying siswa di SMP Negeri 1 Sekatak. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah satu siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sekatak. Adapun proses pengambilan subjek penelitian menggunakan snowball sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan konseling yang dilaksanakan oleh guru BK di SMP Negeri 1 Sekatak terhadap perilaku bullying, belum sesuai dengan SOP yang berlaku, berdasarkan hasil penelitian faktor penyebab subjek melakukan bullying adalah faktor teman sebaya, lingkungan dan kurangnya perhatian dari keluarga. subjek mudah terpengaruh dan juga pernah menjadi bahan bulian pada saat subjek masih di sekolah dasar sehingga itu salah satu pemicu subjek untuk melakukan tindakan bully. Tindakan bully yang subjek lakukan adalah tindakan bully dalam kategori bullying verbal yaitu hanya melalui kata-kata. Kata Kunci : Konseling individual, perilaku bullying

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY, INTELLECTUALLY, REPETITION (AIR) TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI SMK NEGERI 2 TARAKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) dan konvensional terhadap kemampuan komunikasi matematika, pengaruh motivasi belajar tinggi, sedang, dan rendah terhadap kemampuan komunikasi matematika, dan pengaruh interaksi antara model pembelajaran (AIR dan konvensional) dengan motivasi belajar terhadap kemampuan komunikasi matematika pada siswa kelas XI SMK Negeri 2 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2019/2020. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian treatment by level factorial 2×3. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMK Negeri 2 Tarakan. Pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling. Sampel penelitian ini adalah XI TAV 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MESIN 2 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes kemampuan komunikasi matematika dan angket motivasi belajar. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan inferensial dengan bantuan software SPSS version 24.0 for Windows. Analisis deskriptif meliputi rata-rata hitung dan simpangan baku. Analisis inferensial menggunakan analisis variansi dua jalur. Berdasarkan hasil analisis dengan taraf signifikan 5% dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran (AIR dan konvensional) berpengaruh terhadap kemampuan komunikasi matematika dengan nilai p-value 0,000, motivasi belajar tinggi, sedang, dan rendah berpengaruh terhadap kemampuan komunikasi matematika dengan nilai p-value 0,032, dan tidak ada pengaruh interaksi antara model pembelajaran dengan motivasi belajar terhadap kemampuan komunikasi matematika dengan nilai p-value 0,615.