Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

None

969 karya publik ditemukan.

2023: 132022: 12021: 4392020: 5142019: 2

Makna Ukiran Dayak Lundayeh Di Desa Wisata Pulau sapi kabupaten Malinau Kalimantan Utara kajian Semiotik.

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

ANALISIS MAKNA UKIRAN DAYAK LUNDAYEH DI DESA WISATA PULAU SAPI KABUPATEN MALINAU KALIMANTAN UTARA (KAJIAN SEMIOTIK) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ukiran dan simbol Dayak Lundayeh, aspek penelitian melalui kajian semiotik. Penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Laporan penyajian data, disajikan secara terurai dalam bentuk kata-kata dan gambar. Sumber data penelitian ini adalah menganalisis, makna ukiran Dayak Lundayeh di desa wisata pulau sapi. Data dalam penelitian ini berupa validasi kepada informan dalam wawancara kepada tokoh adat. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, rekam, dan teknik catat. Penyajian hasil analisis data dengan analisis deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini dipilih sebanyak 2 informan untuk memperoleh data dari 20 jenis ukiran Dayak Lundayeh. Kemudian data dianalisis mengunankan lima tahapan. Dari 20 data ukiran yang di analisis diperoleh hasil 20 simbol budaya arit Dayak Lundayeh, diantaranya: Arit Fagu linawa, Arit busak linawa, Arit ilang linawa, arit menudun, Arit uwat linawa fadan liu burung, Arit efut, Arit ulung buaye, arit ulu safi, Arit rong basung, Arit tawak, Arit rubi, Arit ad’a balang, Arit diri ruma, Arit ulung eco lundaye, Arit utap, Arit buaye, Arit sigar mugang, Arit felefet, Arit ngaris ticu, Arit ruran ulung, dalam bentuk semiotik.

PENGARUH MEDIA AUDIO VISUAL SEBAGAI TINDAKAN PREVENTIF TERHADAP PERILAKU BERPACARAN (TOUCHING) SISWA SMP NEGERI 10 TARAKAN TAHUN PELAJARAN 2019/2020

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Sarinah. 2020. “Pengaruh Media Audio Visual Sebagai Tindakan Preventif Terhadap Perilaku Berpacaran (Touching) Siswa Kelas VIII SMP Negeri 10 Tarakan Tahun Pelajaran 2019/2020”. Program Studi Bimbingan dan Konseling. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd. Perilaku berpacaran adalah hubungan antara dua orang berlawan jenis dan mereka memiliki ketertarikan emosi, dimana hubungan ini didasarkan karena adanya perasaan tertentu dalam hati masing- masing individu, perasaan tersebut dikenal dengan perasaan cinta. Perilaku berpacaran siswa di SMP Negeri 10 Tarakan yang sering terlihat diantaranya berpegangan tangan dan saling berpelukan sehingga peneliti tertarik meneliti perilaku berpacaran (touching) dengan menggunakan media audio visual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh media audio visual sebagai tindakan preventif terhadap perilaku berpacaran (touching) siswa kelas VIII di SMP Negeri 10 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimental design dengan bentuk one group pretest-posstest design. Populasi dalam penellitian ini yaitu seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Tarakan tahun pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 106 siswa, dengan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 30 siswa.. Peneliti menggunakan skala perilaku berpacaran (touching) siswa dengan skala likert dan menggunakan random sampling untuk pengambilan sampel. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif dan inferensial dengan Uji Paired Sample T-Test menggunakan SPSS.24.0 For Windows. Berdasarkan hasil penelitian sebelum dan sesudah pemberian perlakuan diperoleh hasil perhitungan uji hipotesis diperoleh nilai asymp sig = 0.00 ˂ α = 0,05 maka Ho ditolak yang berarti secara signifikan terdapat pengaruh media audiovisual sebagai tindakan preventif terhadap perilaku berpacaran (touching) siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Tarakan Tahun Pelajaran 2019/2020. Implikasi penelitian, diharapkan hasil penelitian ini bisa dijadikan bahan evaluasi dalam menyampaikan informasi agar mudah dimengerti dan dipahami oleh siswa-siswi, baik itu dalam menyampaikan informasi-informasi mengenai perilaku berpacaran (touching).

PEMEROLEHAN BAHASA PERTAMA ANAK USIA 5 TAHUN ASPEK MORFOLOGI (KAJIAN PSIKOLINGUISTIK)

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pemerolehan bahasa pertama pada anak 5 tahun aspek morfologi melalui kajian psikolinguistik.penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Laporan penyajian data, disajikan secara terurai dalam bentuk kata- kata maupun kalimat. Sumber data penelitian ini adalah anak usia 5 tahun di daerah Selumit Pantai. Data dalam penelitian ini berupa penggalan kalimat dari hasil percakapan terhadap anak usia 5 tahun. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, rekam, dan teknik catat. Penyajian hasil analisis data dengan analisis deskriptif. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan kata- kata yang masuk aspek morfologi pada anak yang berkaitan dengan kajian psikolinguistik. Psikolinguistik merupakan salah satu ilmu yang berkaitan dengan ilmu bahasa. Secara umum, analisis menggunakan 5 anak untuk memperoleh data. Dari hasil analisis data terdapat 38 aspek morfologi dari sumber data yang ada. Dari 5 anak yang di analisis dapat disimpulkan pada data pertama berdasarkan hasil dari analisis, anak sudah mampu membentuk beberapa morfem dalam morfologi. Data keempat, anak usia 5 tahun sudah mampu membentuk beberapa morfem dalam morfologi. Pada data ini anak sudah mampu memperlihatkan afiks prefix dalam pengucapannya selain morfem bebas, morfem terikat, dan afiks sufiks. Kemudian data kelima, anak sudah mampu mengucapkan beberapa morfem bebas dengan baik, hanya saja dalam data ini anak belum berbicara dengan membentuk morfem lainnya. Pada data keenam, anak sudah mampu membentuk beberapa morfem dalam morfologi. Seperti morfem bebas, morfem terikat, morfem dasar, dan afiks prefiks. Setiap anak mampu memperoleh morfologi. Namun, bentuk morfologinya ada yang sudah terlihat lebih banyak memperoleh morfologinya dan ada yang masih terlihat sedikit dalam memperoleh morfologinya. Kata Kunci : Pemerolehan Bahasa, Anak, Morfologi, Psikolinguistik

PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN LITERASI SAINS BERBASIS SAINTIFIK TERHADAP KETERAMPILAN LITERASI SAINS SISWA KELAS III SD NEGERI 006 TARAKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK NIAR FEBRIANI. 2020. Pengaruh Penerapan Pembelajaran Literasi Sains Berbasis Saintifik Terhadap Keterampilan Literasi Sains Siswa pada tema 5 subtema 1 Kelas III SD Negeri 006 Tarakan. Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan. (dibimbing oleh Kadek Dewi Wahyuni Andari, M.Pd dan Kartini, S.Pd., M.Sc) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penerapan Pembelajaran Literasi Sains Berbasis Saintifik Terhadap Keterampilan Literasi Sains Siswa pada tema 5 subtema 1 Kelas III SD Negeri 006 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah peneitian eksperimen semu yang dilaksanakan pada 2019/2020. Dengan populasi siswa kelas III SDN 006 Tarakan dan sampel yang terdiri dari satu kelas yaitu kelas III A yang diberikan perlakuan. Teknik dalam pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Data hasil penelitian diolah dengan bantuan dengan bantuan Software SPSS V.21 for windows. Hasil penelitian ini menunjukakan dari hasil korelasi diperoleh bahwa Pengaruh Penerapan Pembelajaran Literasi Sains Berbasis Saintifik mempunyai hubungan yang kuat terhadap keterampilan literasi sains siswa dengan hasil korelasi 0,644, koefisien determinasi sebesar 41,5 % dan pengujian hipotesis diperoleh t hitung sebesar 4,129 pada taraf signifikan α = 0,05 dengan df=26 di peroleh t table 2,063 berarti t hitung > t table.

MAKNA UKIRAN PADA MAKAM SUKU DAYAK KENYAH DI KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN (KAJIAN SEMIOTIK)

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan makna ukiran pada makam suku dayak kenyah Di Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Metode pada penelitan ini adalah menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini berupa makna ukiran pada makam suku dayak kenyah. Sumber data pada penelitian ini adalah masyarakat suku dayak kenyah yang mengetahui makna ukiran pada makam. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, teknik catat, teknik rekam. Artinya peneliti terjun langsung ke lapangan. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu data collection (mengumpulkan data), data reduction (reduksi data), dan data display (penyajian data). Jumlah data yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu sebanyak 22 data. Berdasarkan data tersebut terdapat dua klasifikasi data yaitu, klasifikasi data ukiran pada makam bangsawan yang berjumlah 8 data. ukiran pada makam bangsawan tidak bisa digunaka oleh sembarang orang kecuali orang bangsawan yang berketurunan raja. Klasifikasi data ukiran pada makam rakyat biasa yang berjumlah 14 data. Ukiran yang ada pada makam rakyat biasa itu hanya ukiran yang diukir sesuai dengan karakter orang-orang tersebut. Data tersebut kemudian dikaji menggunakan teori segitiga makna Peirce. Sing merupakan sesutu yang berbentuk fisik yang dapat ditangkap oleh panca indera manusia dan merupakan sesuatu yang merujuk hal lain diluar tanda itu sendiri. Object merupakan acuan dari tanda (sign) berupa konteks sosial yang menjadi referensi dari tanda (sign) atau sesutu yang dirujuk tanda. Interpretan (Interpretasi/penggunaan) merupakan konsep pemikiran dari orang yang menggunakan tanda dan menurunkannya pada makna tertentu atau makna yang ada dalam benak seseorang tentang objek yang dirujuk sebuah tanda.

GAYA BAHASA RETORIS PADA KUMPULAN NASKAH PIDATO JOKO WIDODO (KAJIAN STILISTIKA)

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK DZULKIFLI. Gaya Bahasa Retoris pada Kumpulan Naskah Pidato Joko Widodo Kajian Stilistika. Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing Utama Rita Kumalasari, M.Pd. Pembimbing Anggota Eva Apriani, M.Pd Kata kunci: Gaya Bahasa Retoris, Stilistika, Naskah, Pidato. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Gaya Bahasa Retoris dalam Naskah Pidato Joko Widodo melalui Kajian Stilistika. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Laporan penyajian data, disajikan dengan menggunakan huruf, bukan dalam bentuk angka, dan metode penelitian ini disajikan secara terurai dalam bentuk kata-kata, kalimat, atau apapun dalam bentuk paragraf. Data penelitian ini adalah semua bentuk kata, kalimat, maupun paragraf dalam naskah pidato Joko Widodo, yang sesuai dengan masalah yang diangkat peneliti, yakni tentang gaya bahasa retoris. Sumber data penelitian adalah 6 naskah pidato Joko Widodo yang disimpan oleh Sekretariat Kabinet Republik Indonesia pada periode 2017-2019 yang diakses melalui internet. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan gaya bahasa retoris dan dikaji menggunakan kajian stilistika. Hasil penelitian pada naskah pidato Joko Widodo menunjukkan bahwa Joko Widodo sering menggunakan gaya bahasa retoris. Gaya bahasa retoris yang digunakan Joko Widodo antara lain asonansi 2 data, asindeton 8 data, polisindeton 12 data, paradoks 1 data, erotesis atau pertanyaan retoris 1 data, eufimismus 1 data, hiperbola 2 data, elipsis 2 data, prolepsis atau antisipasi 2 data, dan pleonasme 1 data. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, gaya bahasa retoris yang menonjol dan mendominasi adalah polisidenton, dari 30 data yang ada gaya bahasa retoris jenis polisidenton paling mendominasi dengan data sebanyak 12 data yang terdapat dalam kumpulan pidato Joko Widodo yang tersimpan dalam Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.

PENGEMBANGAN MEDIA AUGMENTED REALITY (AR) BERBASIS ANDROID PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR UNTUK SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 5 TARAKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R & D) yang bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan, kevalidan, kepraktisan dan keefektifan media Augmented Reality pada materi bangun ruang sisi datar untuk siswa SMP Negeri 5 Tarakan. Tahap penelitian dan pengembangan mengacu pada model pengembangan Borg and Gall yang terdiri dari 7 tahap, yaitu: (1) Pengumpulan Data; (2) Perencanaan; (3) Pengembangan Produk; (4) Uji Coba Lapangan Awal; (5) Revisi Produk Utama; (6) Uji Lapangan Utama; (7) Revisi Produk Oprasional. Penelitian ini menggunakan 4 instrumen, yaitu (1) lembar validasi ahli materi, (2) lembar validasi ahli media, (3) lembar validasi ahli Desain Pembelajaran dan (2) lembar siswa untuk menilai kelayakan media Augmented Reality. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh rata-rata skor dari hasil validasi materi sebesar 3,12 (Kategori sangat Baik). Persentase rata-rata skor dari hasil validasi media sebesar 3,57 (Kategori sangat Baik). Persentase rata-rata skor dari hasil validasi media sebesar 3,75 (Kategori sangat Baik). sehingga hasil dari 3 validator pada media Augmented Reality berkategori Sanagt Layak. Untuk rata-rata skor respon siswa terhadap uji coba lapangan Utama sebesar 3,64 (Kategori Sangat Baik) dan rata-rata skor respon siswa terhadap uji coba lapangan Operasional sebesar 3,60 (Kategori Sangat baik) sehingga media Augmented Reality sangat layak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media Augmented Reality pada materi bangun ruang sisi bagi siswa SMP Negeri 5 Tarakan mengacu pada model pengembangan Borg and Gall telah memenuhi syarat Layak.

DESKRIPSI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA MATERI BANGUN DATAR BERDASARKAN GENDER PADA SISWA KELAS V SDN 001 TARAKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Suci Dwiyani, 2020. Deskripsi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Materi Bangun Datar Berdasarkan Gender pada Siswa Kelas V SDN 001 Tarakan. Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan. (Dibimbing oleh A. Wilda Indra Nanna dan Dedi Kusnadi). Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di SDN 001 Tarakan pada Semester Genap tahun ajaran 2019/ 2020. Penelitian ini berfokus pada tingkat kemampuan pemecahan masalah matematika siswa berdasarkan gender pada siswa kelas V. Sumber data dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder dengan informan yaitu siswa kelas V. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes pemecahan masalah matematika, observasi, wawancara dan dokumentasi. Menggunakan teknik analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tampak perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara laki-laki dan perempuan dengan kemampuan matematis tinggi, sedang dan rendah. Perbedaan dalam pemecahan masalah terlihat dari proses yang dilakukan oleh masing-masing informan laki-laki dan perempuan baik kemampuan tinggi, sedang dan rendah dalam memahami masalah, membuat rencana, melakukan rencana dan melihat kembali. Tahapan memahami masalah dapat dilakukan oleh informan laki-laki kemampuan tinggi dan informan perempuan kemampuan sedang. Tahapan membuat rencana dapat dilakukan oleh informan laki-laki dan perempuan kemampuan tinggi dan informan perempuan kemampuan sedang. Tahapan melakukan rencana dapat dilakukan oleh semua informan kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Tahapan melihat kembali dapat dilakukan oleh informan laki-laki dan perempuan kemampuan tinggi, informan perempuan kemampuan sedang dan informan perempuan kemampuan rendah. Adapun terdapat 1 informan yang termasuk dalam kategori pemecah masalah baik yaitu informan laki-laki dengan kemampuan tinggi, 2 informan perempuan yang terdiri dari satu informan kemampuan tinggi dan satu informan kemampuan sedang tergolong pemecah masalah rutin dan 3 informan tergolong pemecah masalah kurang berpengalaman yang terdiri dari satu informan laki-laki kemampuan sedang dan dua informan laki-laki dan perempuan kemampuan rendah.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS-ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) BERBANTUAN MEDIA MIND MAPPING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IV SD CITRA BANGSA TARAKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

JUMEITI TIKU NINGSIH. 2020. Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams-Achievement Divisions (STAD) Berbantuan Media Mind Mapping Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV SD Citra Bangsa Tarakan. Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan (dibimbing oleh Kadek Dewi Wahyuni Andari, M.Pd dan Agustinus Toding Bua, S.Pd., M.Sc ) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams-Achievement Divisions (STAD) berbantuan media Mind Mapping terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SD Citra Bangsa Tarakan. Penelitian ini ialah penelitian kuantitatif jenis eksperimen semu. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari-Februari 2020. Dengan populasi siswa kelas IV SD Citra Bangsa Tarakan dan sampel yang terdiri dari satu kelas yaitu kelas IV A yang diberikan perlakuan. Teknik dalam pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Data hasil penelitian diolah dengan bantuan Software SPSS V.21 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pada penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams-Achievement Divisions (STAD) berbantuan media Mind Mapping terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menunjukkan bahwa dari hasil korelasi diperoleh bahwa pengaruh model pembelajaran sangat kuat dengan hasil koefisien korelasi sebesar 0,888 dan koefisien determinasi sebesar 0,789 atau 78,9% dan pengajuan hipotesis diperoleh thitung sebesar 8,638 pada taraf signifikan α = 0,05 dengan df= 20 diperoleh ttabel sebesar 2,085 berarti thitung > ttabel.

Pengaruh Pemberian Reward terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas V SDN 033 Tarakan

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

SARITA CYNTIA ALJENA. 2020. Pengaruh Pemberian Reward Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas V SDN 033 Tarakan (dibimbing oleh Kadek Dewi Wahyuni Andari dan Kartini) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian reward terhadap motivasi belajar siswa kelas V SDN 033 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 27 Januari s.d 24 Februari 2020 di SDN 033 Tarakan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 033 Tarakan. Sampel penelitian ini berjumlah 108 siswa yang diambil dengan Teknik sampling jenuh pengambilan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Teknik Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket, wawancara tidak terstruktur, dokumentasi dan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana dengan bantuan program Software SPSS 21.0 for windows. Hasil analisis data penelitian menunjukkan terdapat pengaruh signifikan antara pemberian reward terhadap motivasi belajar siswa kelas V SDN 033 Tarakan dengan persamaan regresi Y = 27,429 + 0,704X. dimana signifikansi hubungan ditunjukkan oleh fhitung 48,362 > ftabel 3,93. Sedangkan melalui uji t diperoleh nilai thitung 6,954 > ttabel 1,982. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara pemberian reward terhadap motivasi belajar siswa kelas V SDN 033 Tarakan. Dari hasil uji hipotesis diperoleh rhitung 0,560 > rtabel 0,187, menunjukkan bahwa besarnya pengaruh pemberian reward terhadap motivasi belajar siswa adalah sebesar 31,3 % sedangkan sisanya 68,7 % dipengaruhi oleh variabel lain.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PERMAINAN TRUTH AND DARE PADA TEMA 5 SUBTEMA 1 KOMPONEN EKOSISTEM KELAS V SDS MUHAMMADIYAH 3 AL-HILAL TARAKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Nasrudin. 2020. Pengembangan Media Pembelajaran Permainan Truth and Dare pada Tema 5 Subtema1 Komponen Ekosistem Kelas V SDS Muhammadiyah 3 Al-Hilal Tarakan. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan. (Dibimbing oleh Kartini dan Dedi Kusnadi). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran permainan truth and dare dan mengetahui kelayakan dan tingkat ketertarikan siswa terhadap media pembelajaran yang dikembangkan pada pembelajaran tematik tema 5 subtema 1 komponen ekosistem kelas V SDS Muhammadiyah 3 Al-Hilal Tarakan. Model pengembangan yang digunakan mengacu pada tahapan pengembangan yang dikemukakan oleh Sugiono. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu, wawancara, lembar validasi dan angket ketertarikan siswa. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli materi sebesar 84%, ahli media 85,7% dan praktisi 100%. Hasil angket ketertarikan siswa pada uji coba produk awal sebesar 98,6% dan uji coba pemakaian sebesar 99,6%. Hasil validasi ahli materi, ahli media dan praktisi menunjukkan bahwa media pembelajaran permainan truth and dare sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil angket ketertarikan pada uji coba produk awal dan uji coba pemakaian menunjukkan bahwa tingkat ketertarikan siswa terhadap media pembelajaran permainan truth and dare berada pada kategori sangat tertarik.

111111

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

111111

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA PADA KELAS VIII E MTS NEGERI TARAKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

ADISTIKA INDAH FAUZA, 2019. “Penerapan Model Pembelajaran Flipped Classroom Untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Matematika Siswa pada Kelas VIII E MTs Negeri Tarakan”. (Dibimbing oleh Eka Widyawati). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika siswa melalui model pembelajaran flipped classroom pada kelas VIII-E MTs Negeri Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 05 Oktober 2019 – 24 Oktober 2019 di MTs Negeri Tarakan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII E MTs Negeri Tarakan, yaitu 22 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi keaktifan belajar siswa, dan instrument tes hasil belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu analisis data aktivitas guru, keaktifan belajar siswa,dan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, yang terdiri dari 3 pertemuan pada setiap siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keaktifan belajr siswa pada siklus I sebesar 67% siswa berada pada minimal kategori baik dan siklus II mengalami peningkatan menjadi 81% siswa berada pada minimal kategori baik. Sedangkan hasil belajar matematika siswa pada siklus I sebesar 72% siswa berada pada minimal kategori tinggi dan siklus II mengalami peningkatan menjadi 76% siswa berada pada minimal kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran flipped classroom dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika siswa pada kelas VIII E MTs Negeri Tarakan. Kata kunci: Keaktifan Belajar, Hasil Belajar Matematika, Model Pembelajaran Flipped Classroom.

PENERAPAN GAYA BELAJAR DALAM PENCAPAIAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SDN 011 TARAKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki penerapan gaya belajar dan mengetahui manfaat dari menerapkan gaya belajar dalam prestasi belajar siswa di SDN 011 Tarakan. Penelitian kualitatif ini dilakukan di SDN 011 Tarakan pada tahun sekolah 2018/2019 dan 2019/2020. Penelitian ini difokuskan pada aplikasi gaya belajar dan prestasi belajar siswa. Data diambil dari sumber primer dan sekunder dan informan data termasuk kepala sekolah, pengawas, guru kelas, guru mata pelajaran, siswa dan orang tua siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Analisis kualitatif dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa di SDN 011 Tarakan menerapkan setiap gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik dengan menunjukkan karakteristik tertentu dalam prestasi belajar. Penerapan gaya belajar ini memberikan manfaat tertentu dalam keterampilan belajar, kepercayaan diri, disiplin siswa, prestasi akademik dan prestasi non-akademik pada siswa di SDN 011 Tarakan.

PERILAKU PROSOSIAL KOMUNITAS GAME ONLINE PUBG DURI E-SPORT

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Meika Alfiora. 2020. “Perilaku Prososial Komunitas Game Online PUBG Duri E-Sport”. Program Studi Bimbingan dan Konseling. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing Hendra Pribadi, S.Pd.,M.Psi Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimanakah perilaku prososial pada komunitas game online PUBG Duri E-Sport. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan penelitian jenis pendekatan fenomenologi. Pengambilan data dalam penelitian ini berupa observasi, dokumentasi dan wawancara yang di lakukan dari awal sampai akhir penelitian. Hasil penelitian Perilaku Prososial Komunitas Game Online PUBG Duri E-Sport terdapat tiga indikator yaitu: 1) Menolong, memberikan pengarahan kepada anggotanya yang masih kurang pengetahuan dalam bermain game online , 2) Kerjasama, selalu membantu jika dalam masa sulit ketika kurang dalam skill bermain game, 3) Bederma, anggota komunitas sering berbagi barang mereka seperti makanan,wifi, hotspot hingga barang kebutuhan game kepada anggota lainnya dalam komunitas.

Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Melalui Metode Suku (Syllabic Method) Kata Pada Siswa Kelas I-B Di SDN 009 Tarakan.

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Riska Putri Sari, 2020. Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Melalui Metode Suku Kata Pada Siswa Kelas I-B Di SDN 009 Tarakan. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan. (Dibimbing oleh Suyadi.,S.S., M.Ed and Roby Zulkarnain Noer.,M.Pd). Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan dengan menerapkan metode suku kata pada siswa kelas I-B di SDN 009 Tarakan. Jenis Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus dengan desain atau tahapan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian siswa sebanyak 28 yang terdiri dari 16 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Pengumpulan data menggunakan tes lisan membaca permulaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode suku kata (syllabic method) dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas I-B di SDN 009 Tarakan. Pada siklus I hasil tes kemampuan membaca permulaan sebesar 65%. Sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan, hasil tes kemampuan membaca permulaan sebesar 73%. Aspek membaca permulaan telah mencapai indikator keberhasilan, sehingga penelitian ini dapat dikatakan berhasil dengan kategori baik.

ANALISIS SISTEM AGRIBISNIS SAYURAN HIDROPONIK KOTA TARAKAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Syakira. 1640202108. 2020. “Analisis Sistem Agribisnis Sayuran Hidroponik Di Kota Tarakan. Dibimbing oleh Anang Sulistyo. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Sayuran hidroponik merupakan sayuran yang ditanam tanpa menggunakan media tanah. Keberhasilan usahatani sayuran hidroponik perlu didukung oleh ketersediaan saprodi, pemasaran, dan lembaga penunjang yang terintegrasi dalam suatu sistem agribisnis. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui sistem agribisnis sayuran hidroponik di UMKM Azzahra Hidroponik Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan teknik sampel purposive sampling. Data sistem agribisnis dianalisis secara deskriptif kualitatif dan data pendapatan usahatani dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem agribisnis pada usahatani UMKM Azzahra Hidroponik Kota Tarakan terdapat beberapa subsistem seperti subsistem agribisnis hulu yaitu pengadaan sarana dan prasarana produksi seperti screenhouse, benih, vitamin, dan alat peralatan. subsistem usatani Pada proses budidaya dilakukan pada lahan screenhouse seluas 10 meter x 15 meter. Dengan siklus produksi usahatani sayuran hidroponik dilakukan selama 30-45 hari dan memperoleh pendapatan salada keriting ditambah sayuran pakcoy dengan total sebesar Rp 1,373,000,- dalam sekali produksi. Subsistem hilir meliputi pengolahan hasil panen seperti proses penyortiran dan packing kemasan. Strategi pemasaran dilakukan pendapatan dan marketing mix, yaitu produk, harga, promosi, dan tempat. Terdapat dua saluran pemasaran pada UMKM Azzahra Hidroponik yaitu saluran langsung dan saluran semi langsung. Belum adanya lembaga penunjang secara resmi yang dapat dimanfaatkan oleh petani. ABSTRAK Syakira. 1640202108. 2020. “Analisis Sistem Agribisnis Sayuran Hidroponik Di Kota Tarakan. Dibimbing oleh Anang Sulistyo. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Sayuran hidroponik merupakan sayuran yang ditanam tanpa menggunakan media tanah. Keberhasilan usahatani sayuran hidroponik perlu didukung oleh ketersediaan saprodi, pemasaran, dan lembaga penunjang yang terintegrasi dalam suatu sistem agribisnis. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui sistem agribisnis sayuran hidroponik di UMKM Azzahra Hidroponik Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan teknik sampel purposive sampling. Data sistem agribisnis dianalisis secara deskriptif kualitatif dan data pendapatan usahatani dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem agribisnis pada usahatani UMKM Azzahra Hidroponik Kota Tarakan terdapat beberapa subsistem seperti subsistem agribisnis hulu yaitu pengadaan sarana dan prasarana produksi seperti screenhouse, benih, vitamin, dan alat peralatan. subsistem usatani Pada proses budidaya dilakukan pada lahan screenhouse seluas 10 meter x 15 meter. Dengan siklus produksi usahatani sayuran hidroponik dilakukan selama 30-45 hari dan memperoleh pendapatan salada keriting ditambah sayuran pakcoy dengan total sebesar Rp 1,373,000,- dalam sekali produksi. Subsistem hilir meliputi pengolahan hasil panen seperti proses penyortiran dan packing kemasan. Strategi pemasaran dilakukan pendapatan dan marketing mix, yaitu produk, harga, promosi, dan tempat. Terdapat dua saluran pemasaran pada UMKM Azzahra Hidroponik yaitu saluran langsung dan saluran semi langsung. Belum adanya lembaga penunjang secara resmi yang dapat dimanfaatkan oleh petani.

Aplikasi Pestisida Berbahan Aktif Kitosan Sebagai Pengendalian Kutu Daun (Aphis craccivora) Pada Tanaman Kacang Panjang (Vigna sesquipedalis)

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pengujian pestisida berbahan aktif kitosan sebagai alternatif pestisida masih relevan untuk dilakukan, khususnya terhadap hama kutu daun yang menjadi hama penting pada tanaman sayur-sayuran. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh beberapa jenis pestisida berbahan aktif kitosan; (2) konsentrasi pestisida; dan (3) interaksi antara jenis pestisida dan konsentrasi terhadap hama kutu daun pada tanaman kacang panjang. Penelitian faktorial menggunakan rancangan acak kelompok. Faktor pertama jenis pestisida berbahan aktif kitosan, yang terdiri dari kontrol (J0), kitosan murni (J1), soft guard (J2), super biovit (J3). Sedangkan, faktor kedua yaitu konsentrasi pestisida yang terdiri dari 0.1% (K1), 0.3% (K2), dan 1% (K3). Terdapat 12 kombinasi perlakuan dan 4 ulangan, sehingga terdapat 48 unit percobaan. Data dianalisis menggunakan Analysis of variance (Anova), dan perbandingan antar rata-rata menggunakan Duncan Multiple range Test (DMRT). Hasil penelitan menunjukkan; (1) pengaruh perlakuan bersifat tunggal atau tidak terdapat interaksi antara jenis pestisida berbahan aktif kitosan dengan konsentrasi pada seluruh parameter pengamatan; (2) pengaruh jenis pestisida berbahan aktif kitosan berbeda nyata hanya pada rata-rata populasi kutu daun 1 dan 3 hari setelah aplikasi pertama. Sedangkan, pestisida berbahan aktif kitosan jenis soft guard memiliki kecenderungan mengendalikan populasi kutu daun lebih tinggi dibandingkan dengan jenis pestisida lainnya; dan (3) pengaruh konsentrasi pestisida tidak berbeda nyata terhadap seluruh parameter pengamatan. Namun, konsentrasi 1% memiliki kecenderungan menghambat populasi kutu daun lebih tinggi dibandingkan dengan konsentrasi lainnya. Tingginya populasi awal kutu daun, perilaku koloni kutu daun, metode aplikasi, dan sifat bahan aktif kitosan, diduga menjadi faktor yang mengurangi kemampuan pestisida mengendalikan hama kutu daun pada tanaman kacang panjang.

RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TERHADAP BERBAGAI PERLAKUAN PEMANGKASAN PADA PUCUK TANAMAN LABU KUNING (Cucurbita Moschata Duchenes.)

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

LABU KUNING TERMASUK DALAM TANAMAN SEMUSIM YANG SEKALI BERBUAH LANGSUNG MATI, TANAMAN LABU DI INDONESIA BISA TUMBUH DAN BERKEMBANG DENGAN BAIK, PEMBUDIDAYAAN LABU SECARA KHUSUS OLEH PETANI MEMANG JARANG DILAKUKAN. SEHINGGA PENERAPAN TEKNIK BUDIDAYA YANG TEPAT MAMPU MENINGKATKAN PRODUKSI TANAMAN LABU KUNING. SALAH SATU TEKNIK BUDIDAYA YANG DILAKUKAN ADALAH MELALUI PEMANGKASAN YANG DILAKUKAN DENGAN TUJUAN MENGURANGI PERTUMBUHAN VEGETATIF SEHINGGA HASIL FOTOSINTAT DIFOKUSKAN UNTUK MEMPERCEPAT PERTUMBUHAN GENERATIF TANAMAN. PENELITIAN INI BERTUJUAN UNTUK MENGETAHUI RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TERHADAP BERBAGAI PERLAKUAN PEMANGKASAN PUCUK TANAMAN LABU KUNING. METODE PENELITIAN MENGGUNAKAN RANCANGAN ACAK KELOMPOK (RAK) DENGAN 1 (SATU) FAKTOR YAITU PEMANGKASAN PUCUK DENGAN 5 ULANGAN. VARIABEL PENELITIAN DIANALISIS MENGGUNAKAN SIDIK RAGAM. PERLAKUAN YANG DIGUNAKAN ADALAH P1= PEMANGKASAN RUAS KE-4, P2= PEMANGKASAN RUAS KE-6, P3= PEMANGKASAN RUAS KE-8 DAN PEMANGKASAN RUAS KE-10. HASIL PENELITIAN MENUNJUKKAN BAHWA PERLAKUAN PEMANGKASAN PUCUK (P1, P2, P3 DAN P4) TIDAK BERPENGARUH NYATA TERHADAP PARAMETER PENGAMATAN PERTUMBUHAN PANJANG CABANG, DIAMETER BATANG CABANG, JUMLAH CABANG, JUMLAH DAUN DAN PARAMETER PERTUMBUHAN HASIL YAITU WAKTU BERBUNGA, DIAMETER BUAH DAN BERAT BUAH TANAMAN LABU KUNING. AKAN TETAPI PERLAKUAN P1 MAMPU MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DIAMETER BATANG PADA UMUR (35, 42, 49, 56, 63, 7 DAN 77 HARI SETELAH TANAM) DAN PERLAKUAN P2 MAMPU MENINGKATKAN PERTUMBUHAN PANJANG CABANG PADA UMUR (35, 42 DAN 49 HARI SETELAH TANAM), PERTUMBUHAN JUMLAH DAUN PADA UMUR (35, 42 DAN 63 HARI SETELAH TANAM) DAN MAMPU MENINGKATKAN BERAT BUAH LABU KUNING, SEDANGKAN PERLAKUAN P3 MAMPU MENINGKATKAN PERTUMBUHAN JUMLAH CABANG PADA UMUR (49, 56 DAN 63 HARI SETELAH TANAM), JUMLAH DAUN PADA UMUR (63, 70 DAN 77 HARI SETELAH TANAM) DAN MENINGKATKAN DIAMETER BUAH SERTA WAKTU BERBUNGA TANAMAN.