2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian yang di bahas dalam penelitian ini, adalah bagaimana bentuk kata verba dan kata nomina yang telah mengalami proses morfologis pada teks deskripsi siswa kelas VII-C di SMP Negeri 7 Tanjung Selor unuk lebih memahami dan mendeskripsikan bagaimana bentuk kata verba dan kata nomina yang mengalami proses morfologis seperti afiksasi, reduplikasi dan pemajemukkan Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data baca dan catat. Peneitian ini kualitatif deskriptif ini berisi kata-kata dan kalimat untuk mendeskripsikan sesuatu secara jelas. Data dalam peneltian ini adalah kata, frasa dan kalimat sedangkan sumber data dalam penelitian adalah hasil kerja siswa melalui teks deskripsi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas kata verba lebih dominan daripada kelas kata nomina. Kelas kata nomina adalah kelas kata yang menggambarkan suatu benda seperti mahkluk hidup maupun benda mati. Nomina turunan yang terdapat di teks deskripsi adalah nomina turunan mengikat afiksasi, seperti pepohonan, kepribadian, dan sebagainya. Terdapat juga nomina yang mengalami reduplikasi yaitu seperti bunga-bunga dan nomina yang mengalami pemajemukkan yaitu berat badan. Tidak hanya kata nomina saja, namun pada teks deskripsi terdapat kata verba. Kata verba adalah kata yang menggambarkan segala tindakan ataau perbuatan yang dikerjakan oleh seseorang. Kata verba turunan yang digunakan adalah verba turunan yang mengikat afiksasi seperti melewati, membuat, melihat dan sebagainya. Kata verba afiksasi adalah kata verba yang mengikat afiksasi adalah kata verba yang terdapat morfem terikat prefiks dan sufiks baik di awal kata dasar maupun di akhir kata dasar tersebut.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dari model Borg and Gall antara lain (1) penelitian dan pengumpulan informasi awal, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk awal, (4) uji coba awal, (5) revisi produk, (6) uji coba lapangan, (7) revisi uji coba lapangan, (8) uji lapangan, (9) revisi produk akhir, (10) desiminasi dan implementasi kemudian dimodifikasi oleh Setyosari (2013: 223) yang dibatasi pada tujuh tahap yaitu (1) penelitian dan pengumpulan informasi awal, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk awal, (4) uji coba awal, (5) revisi produk, (6) uji coba lapangan, (7) revisi produk akhir. Instrumen penelitian dan pengembangan ini menggunakan lembar pedoman wawancara guru, angket validasi bahasa, dan angket validasi media memiliki 10 aspek penilaian, angket respon guru memiliki 10 aspek penilaian dan angket respon siswa berjumlah 8 aspek. Hasil penelitian dari validasi penyajian media buku cerita bergambar pembelajaran cerita fantasi melalui angket oleh ahli bahasa mencapai presentase 100% dengan kualifikasi layak dan ahli media mencapai presentase 90% dengan kualifikasi sangat layak. Hasil angket respon guru terhadap media buku cerita bergambar pembelajaran cerita fantasi presentasenya sebesar 90% dikualifikasikan sangat praktis dan respon siswa sebesar 99% dengan kualifikasi sangat efektif. Uji coba produk dilaksanakan di kelas VII-1 SMP Negeri 9 Tarakan. Hasil penelitian dan pengembangan media buku cerita bergambar pembelajaran cerita fantasi layak digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia khusunya pembelajaran cerita fantasi.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Jenis penelitian adalah penelitian dan pengembangan atau yang sering dikenal Research and Development (R and D) yang dilakukan di SMP Negeri 4 Tarakan pada kelas VII. Tujuan Penelitian ini adalah untuk megembangan LKS matematika berbasis etnomatematika pada materi bangun datar segiempat yang layak dan praktis sebagai sumber belajar untuk siswa kelas VII SMP Negeri 4 Tarakan. Model pengembangan yang digunakan adalah model Borg and Gall. Adapun proses pengembangan media melalui tahapan-tahapan antara lain potensi dan masalah, mengumpulkan informasi, desin produk, validasi desain (validasi ahli Bahasa, ahli media, dan ahli materi), revisi desain, uji coba produk (kelompok kecil dan lapangan), dan revisi produk. Hasil analisis deskriptif matematis menunjukkan bahwa LKS matematika berbasis etnomatematika pada bangun datar segiempat yang dikembangkan berdasarkan aspek ahli materi memperoleh skor sebesar 75% dengan kategori layak, aspek ahli media memperolek skor sebesar 84% dengan kategori sangat layak, serta aspek ahli Bahasa memproleh skor sebesar 93,75% dengan kategori sangat layak. Sedangkan dari hasil penelitian di lapangan produk LKS berbasis etnomatematika pada uji coba skala kecil berada dalam kategori sangat praktis dengan skor sebesar 85,83%, uji coba lapangan pada 2 guru berada pada kategori sangat praktis, dengan presentase kepraktisan mencapai 90%, uji coba lapangan pada siswa berada pada kategori sangat praktis dengan presentase mencapai 86,66%. Sehingga LKS berbasis etnomatematika dapat dikatakan layak dan praktis untuk digunakan sebagai media pembelajaran untuk siswa kelas VII SMP Negeri 4 Tarakan.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Potensi areal budidaya tanaman perkebunan dalam mendukung ketersediaan nematoda entomopatogen (NEP) dapat dimanfaatkan dalam pengembangan pengendalian hayati. Eksplorasi dan karakterisasi merupakan langkah awal bagi upaya pemanfaatan potensi tersebut. Penelitian ini melakukan pengambilan sampel tanah dan isolasi nematoda entomopatogen dengan metoda white trap. Potensi nematoda entomopatogen dari berbagai areal (sampel tanah) dibedakan berdasarkan ciri-ciri/karakter nematoda entomopatogen pada tingkatan kelompok genus, jumlah infective juvenile (IJ), dan infeksi pada serangga uji. Analisis data menggunakan analisis deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua genus NEP, yakni genus Steinernema spp (Famili: Steinernematidae), dan genus Heterorhabditis spp (Famili Heterorhabditidae) di area budidaya tanaman perkebunan Kalimantan Utara.Terdapat perbedaan potensi antar areal budidaya tanaman perkebunan. Tanah pada areal perkebunan di Malinau NEP lebih tinggi dari lokasi Sebatik dan Sebuku. Sedangkan, jumlah infective juvenile dan tingkat infeksi NEP lebih tinggi dari isolat yang berasal dari lokasi Sebatik.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK RAHMAWATI NPM: 1640501043. Skripsi ini berjudul “Pertanggung Jawaban Hukum Nahkoda dan Pemilik Kapal Terhadap Terjadinya Kecelakaan Kapal” di bawah arahan dan bimbingan Bapak Mansyur, S.H., M.H dan Bapak Arif Rohman S.HI., LL.M. Transportasi laut dapat dikatakan sebagai salah satu kebutuhan pokok manusia, karena sebagai penunjang kehidupan dan untuk kemajuan perekonomian suatu daerah maupun suatu negara sesuai peraturan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, dimana mengatur mengenai tanggung jawab pihak-pihak kapal untuk bertanggung jawab apabila terjadi kecelakaan kapal yang mengakibatkan korban jiwa dan kerugian, dan untuk memberikan rasa aman bagi konsumen yang menggunakan jasa angkutan laut. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis untuk menjawab permasalahan di atas adalah yuridis normatif yang mengkaji dan menganalisa tentang pengaturan hukuman tanggung jawab pihak kapal nahkoda dan pemilik kapal kepada korban kecelakaan kapal melalui sumber perundang-undangan, buku, internet, jurnal, surat kabar dan literasi-literasi lainnya, sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kasus, pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian ini memberitahukan bahwa nahkoda sebagai pemimpin tertinggi dalam kapal bertanggung jawab atas terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan adanya korban jiwa karena kelalaian yang diperbuat oleh nahkoda dimana mendapat hukuman penjara yang ditetapkan oleh hakim namun harus sesuai dengan ketentuan undang-undang pelayaran, dalam hal mengenai tanggung jawab ganti rugi pemilik kapal bertanggung jawab atas barang yang berada dikapal miliknya, apabila selama berlayar kapal tersebut mengalami kecelakaan dan barang yang berada dalam kapal miliknya mengalami kerusakan, hilang dan lain-lain selama berlayar maka pemilik barang dapat menuntut ganti rugi atas barang yang dimilikinya bentuk tanggung jawab pemilik kapal. ABSTRACT RAHMAWATI NPM: 1640501043. with the title "Legal Liability of Captain and Ship Owner Against Ship Accidents" under the direction and guidance of Mr. Mansyur, S.H., M.H and Mr. Arif Rohman S.HI., LL.M. Sea transportation can be said to be one of the basic human needs, because as a life support and for the economic progress of a region or a country according to the regulations of Law Number 17 of 2008 concerning Shipping, which regulates the responsibility of the parties to be responsible in the event of an occurrence. ship accidents resulting in casualties and losses, and to provide a sense of security for consumers using sea transportation services. The research method used by the author to answer the above problems is juridical normative which studies and analyzes the regulation of the liability of the ship captain and ship owner to victims of ship accidents through statutory sources, books, internet, journals, newspapers and literacy. other literacy, while the approach used is a case approach, a statutory approach and a conceptual approach.The research method used by the author to answer the above problems is juridical normative which studies and analyzes the regulation of the liability of the ship captain and ship owner to victims of ship accidents through statutory sources, books, internet, journals, newspapers and literacy. other literacy, while the approach used is a case approach, a statutory approach and a conceptual approach. The results of this study inform that the captain as the highest leader in the ship is responsible for accidents that result in casualties due to negligence committed by the skipper who gets a prison sentence set by the judge but must be in accordance with the provisions of the shipping law, in terms of liability. compensation for the owner of the ship is responsible for the goods in his own ship, if during sailing the ship has an accident and the goods on his ship are damaged, lost etc. during sailing, the owner of the goods can claim compensation for the goods in his possession. replied the ship owner.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan penilaian autentik dalam pembelajaran tematik dan untuk mendeskripsikan faktor penghambat dan faktor pendukung penerapan penilaian di SDN 001 Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SDN 001 Tarakan tahun ajaran 2019/2020. Penelitian ini berfokus pada penerapan penilaian autentik dalam pembelajaran tematik dan faktor penghambat dan pendukung penerapan penilaian autentik dalam pembelajaran tematik. Adapun sumber data dari penelitian ini yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder dengan informan guru kelas rendah, guru kelas tinggi, kepala sekolah, dan pengawas sekolah. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan studi dokumen. Teknik analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di SDN 001 Tarakan tidak menerapkan penilaian autentik dalam pembelajaran tematik secara maksimal. Guru hanya menerapkan beberapa teknik dalam penilaian seperti pada kompetensi sikap, guru hanya menerapkan teknik observasi tanpa menggunakan instrumen penilaian. Untuk penilaian kompetensi pengetahuan, guru hanya menerapkan teknik tes tertulis dan penugasan. Serta penilaian kompetensi keterampilan, guru hanya menerapkan teknik penilaian kinerja atau unjuk kerja tanpa menggunakan instrumen penilaian. Selanjutnya, guru mengalami hambatan berupa format penilaian yang rumit, waktu penyusunan dan pelaksanaan penilaian autentik yang terbatas, dan pembelajaran yang dilakukan secara online atau daring. Guru juga mendapat dukungan berupa pelatihan, buku panduan penilaian autentik, dan pendampingan.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media kalender cerita berbasis pendidikan karakter terhadap kemampuan membaca permulaan di kelas II-B SDN 013 Tarakan. Jenis penelitian ini ialah penelitian kuantitatif. Metode dipergunakan karena penelitian ini menguji hipotesis bagaimana pengaruh penggunaan media kalender cerita berbasis pendidikan karakter terhadap kemampuan membaca permulaan di kelas II-B SDN 013 Tarakan. Penelitian dilaksanakan dengan mendatangi rumah siswa yang berada dikawasan kampung 6 dan kampung 4. Penlitian ini di lakukan pada bulan Mei hingga bulan Juli 2020. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel, yaitu variabel bebas (Independen) penggunaan media kalender cerita berbasis pendidikan karakter dan variabel terikat (dependen) kemampuan membaca permulaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh antara penggunaan media kalender cerita berbasis pendidikan karakter terhadap kemampuan membaca permulaan di kelas II-B SDN 013 Tarakan. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis regresi linier sederhana melalui uji-t diperoleh nilai thitung sebesar 2,230 dan ttabel pada taraf signifikan α = 0,05/ dan dk = n-2= 13 sebesar 2,160. Karena nilai thitung sebesar 2,230>ttabel sebesar 2,160 dan signifikansi sebesar 0,044 0,05. Sehingga thitung>ttabel dengan ketentuan H0 ditolak dan Ha diterima.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
MODEL STRUKTURAL PERAN PRASARANA BUDIDAYA PERTANIAN TANAMAN PANGAN UNGGULAN ABSTRAK Safira Nur Alifah. (17.40202.029). 2020. Model Struktural Peran Prasarana Budidaya Pertanian Komoditas Tanaman Pangan Unggulan. Dibimbing oleh Adi Sutrisno. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini dilatar belakangi untuk mengetahui pentingnya mengetahui komoditas basis dan komoditas unggulan di Provinsi Kalimantan Utara dan Prasarana budidaya pertanian apa saja yang menjadi prioritas untuk mendukung peningkatan kegiatan usahatani dan produksi tanaman pangan di Provinsi Kalimantan Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) analisis Location Quotient (LQ) untuk mengetahui komoditas basis dan non basis tanaman pangan di Provinsi Kalimantan Utara, (2) Metode Perbandingan Eksponensial (MPE) untuk mengetahui komoditas unggulan tanaman pangan di Provinsi Kalimantan Utara, dam (3) analisis Interpretative Structural Modelling (ISM) untuk mengetahui prasarana budidaya pertanian yang sebaiknya menjadi prioritas untuk mendukung peningkatan kegiatan usahatani dan produksi tanaman pangan di Provinsi Kalimantan Utara. Hasil penelitian yang didapatkan pada penelitian ini adalah, (1) komoditas tanaman pangan yang basis adalah padi, kedelai, ubi kayu dan ubi jalar. (2) komoditas tanaman pangan unggulan di Provinsi Kalimantan Utara yang pertama adalah padi, ubi kayu dan kedelai. (3) prasarana budidaya pertanian yang sebaiknya menjadi prioritas untuk mendukung peningkatan kegiatan usahatani dan produksi tanaman pangan adalah prasarana pemegang kunci antara lain, jaringan irigasi dan/atau drainase, jalan penghubung, gudang, dan bangsal penanganan pascapanen. Implikasi kebijakan dari hasil penelitian ini adalah menjadikan komoditas unggulan sebagai komoditas prioritas yang dikembangkan di Wilayah Provinsi Kalimantan Utara. Selain itu, prasarana budidaya pertanian yang harus diprioritas dalam rangka untuk meningkatkan produksi tanaman pangan.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pada Undang-Undang No 32 Tahun 2004 dijelaskan bahwa pembangunaan daerah sangat memegang peran penting dalam pembangunan nasional. Satu diantara beberapa tujuan dari pembangunan daerah yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, Sektor pertanian memiliki peran yang sangat penting dalam proses pembangunan nasional. Salah satu sektor yang dapat dikembangkan untuk mendukung pembangunan nasional khususnya di Provinsi Kalimantan Utara yaitu sub sektor tanaman pangan. melihat potensi lahan yang besar yang ada di Provinsi Kaltara dan memiliki nilai ekonomis dan nilai tambah yang lebih tinggi dibandingkan dengan komoditas lainnya menjadikan tanaman pangan sangat familiar dan banyak dibudidayakan masyarakat petani di Kaltara. Penelitian ini dilatar belakangi atas keinginanan menjawab dua pertanyaan terkait komoditas unggulan dan prioritas insentif pertanian, Pertama komoditas tamanan pangan apa yang menjadi komoditas unggulan dan kedua menentukan urutan prioritas insentif pertanian. Penelitian ini dilaksanakan di Provinsi Kaltara pemilihan lokasi ini dilakukan secara sengaja (purposive) menggunakan data primer dan data sekunder penelitian ini menggunakan pendekatan metode analisis Location Quotient, Metode Perbandingan Ekponensial, dan Interpretative Structural Modelling. Hasil dari penelitian ini Pertama komoditas basis tanaman pangan di Provinsi Kaltara urutan 1 Ubi Kayu, 2 Padi, 3 Kedelai dan komoditas unggulan tanaman pangan di Provinsi Kaltara urutan 1 Padi, 2 Ubi Kayu, 3 Kedelai. Kedua, urutan prioritas insentif pertanian terbagi menjadi dua level, Level 1 terdiri atas: (1) Keringanan Pajak Bumi dan Bangunan; (2) Pengembangan Infranstruktur Pertanian; (3) Pembiayaan Penelitian dan Pengembangan Benih dan Varietas Unggul; (4) Kemudahan Dalam Mengakses Informasi dan Teknologi; (5) Penyediaan Sarana dan Prasarana Budidaya Pertanian; (6) Jaminan Penerbitan Sertifikat Bidang Tanah Pertanian Pangan Melalui Pendaftaran Tanah Secara Sporadik dan Sistematik; (7) Penyediaan Bantuan Modal atau Kredit Usaha dan Bimbingan atau Pendampingan Usaha Budidaya Pertanian. Level 2 Penghargaan bagi Petani Berprestasi Tinggi. Kata Kunci: Komoditas Unggulan,Insentif Pertanian,LQ,MPE,ISM
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Budidaya rumput laut jenis Eucheuma cottoni banyak dilakukan oleh petani di Kota Tarakan dengan didukung karakteristik wilayah yang sesuai yaitu sebagai kota pulau. Trend produksi dan pemasaran rumput laut diperkirakan terus meningkat seiring dengan meningkatkannya permintaan pasar. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui trend pemasaran rumput laut di Kota Tarakan selama 5 tahun terakhir (2) Mengetahui peramalan pemasaran rumput laut pada tahun 2020 hingga tahun 2024 di Kota Tarakan (3) Mengetahui strategi pemasaran rumput laut di Kota Tarakan. Lokasi penelitian di Kelurahan Pantai Amal Kota Tarakan. Metode yang digunakan adalah purposive sampling, penentuan responden menggunakan key informan sebanyak 20 orang. Metode analisis yang digunakan yaitu kuadrat terkecil (Least Square Method) dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan (1) Pemasaran rumput laut di Kota Tarakan selama 5 tahun terakhir menunjukkan garis trend yang meningkat secara signifikan. (2) Pemasaran rumput laut Kota Tarakan dalam 5 tahun kedepan diramalkan mengalami peningkatan setiap tahunya. Berdasarkan hasil analisis didapatkan garis persamaan trend yaitu Y = 1,508,345.67 + 138,690.26X. (3) Berdasarkan hasil analisis SWOT berada pada kuadran II strategi ST (Strength - Threats) atau strategi diversifikasi, yaitu meningkatkan kualitas SDM dibidang rumput laut Kota Tarakan agar dapat memproduksi rumput laut yang berkualitas dan melakukan diversifikasi produk olahan rumput laut yang berdaya saing dan menghasilkan nilai tambah. Berdasarkan strategi tersebut dibuatlah strategi bauran pemasaran untuk meningkatkan pemasaran rumput laut Kota Tarakan yaitu meningkatkan kualitas rumput laut sesuai standar pasar dan diversifikasi produk olahan rumput laut, meningkatkan peran pemerintah daerah dalam menata distribusi pemasaran, fokus pada pasar yang sudah ada dan memperluas jaringan pasar serta memaksimalkan keberadaan pabrik rumput laut di Kota Tarakan, meningkatkan promosi melalui berbagai media dengan melibatkan stakeholder terkait.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Sektor pertanian budidaya di Tarakan Timur didominasi tanaman sayuran yang rentan terhadap serangan Organisme Pengganggu Tanaman sehingga berakibat pada penurunan produksi. Salah satu OPT yang berkaitan langsung dengan budidaya sayuran adalah gulma dengan segala jenis, dampak, dan biologinyaa. Oleh sebab itu perlu tindakan identiikasi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi gulma dengan mengetahui spesies gulma dan spesies gulma yang dominan dimana pelaksanaan penelitian ini pada lahan budidaya tanaman sayuran di Kecamatan Tarakan Timur yang berlangsung dari bulan Oktober 2020 hingga November 2020. Pengambilan sampel gulma menggunakan metode kuadrat secara acak, sebanyak 50 sampel dengan ukuran petakan 1 m x 1 m. Hasil penelitian menemukan 39 jenis/spesies gulma, 24 spesies termasuk gulma golongan berdaun lebar, 12 spesies rumputan dan 3 jenis diantaranya golongan tekian. Spesies gulma dominan ialah gulma Cyperus compressus dengan nilai SDR tertinggi sebesar 23,11.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
POC limbah kulit pisang kepok meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill). Tanaman tomat merupakan salah satuh komoditas yang banyak diminati oleh masyarakat, sehingga perlu upaya peningkatan produksi. Salah satu upaya peningkatan pertumbuhan dan produksi dengan cara pemberian pupuk organik cair limbah kulit pisang kepok dan mengatur jarak tanam. Penelitian ini bertujuan meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman tomat. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2020 samapi Mei, bertempat di pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur. Rencangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok dengan 2 faktor. Terdapat 12 kombinasi perlakuan dan diulang 3 kali, sehingga diperoleh 36 satuan percobaan. Faktor pertama POC kulit pisang kepok yang terdiri dari 4 perlakuan yaitu (P0) kontrok, (P1) 250 ml, (P2) 350 ml, (P3) 450 ml. sedangkan faktor kedua yaitu jarak tanam yang terdiri dari 3 perlakuan (J1) 40x40 cm, (J2) 40x50 cm, (J3) 40x60 cm. Data yang diperoleh dari hasil pengukuran parameter pengamatan dilakukan uji anova, data yang berbeda nyata dilanjutkan uji DMRT. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian POC kulit pisang kepok dan jarak tanam dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman tomat dan interaksi antara kedua faktor memperoleh hasil yang tertinggi pertumbuhan, produksi tanaman tomat. Perlakuan P1J1 memiliki nilai tertinggi pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun. Perlakuan P3J1 memiliki nilai tertinggi berat batang, berat daun, berat akar sedangkan perlakuan P3J3 menghasilkan nilai tertinggi jumlah buah, berat buah terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill).
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
PENGARUH PUPUK DAUN GREEN-TONIK DAN ZPT ATONIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill.) Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman tomat. Oleh sebab itu perlu suatu alternatif ke arah peningkatan dengan cara penggunaan ZPT Atonik dan pupuk daun Green Tonik. Hal ini dilakukan dengan tujuan mengetahui pengaruh ZPT Atonik dan pupuk daun Green Tonik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat. Dilaksanakan dilahan petani kelurahan Pantai Amal Kecamatan Tarakan Timur. Penelitian ini merupakan penelitian dengan 2 faktor yaitu faktor petama ZPT Atonik notasi (K) memiliki 3 taraf dan faktor ke dua pupuk daun Green Tonik notasi (G) memiliki 4 taraf serta 3 kali ulangan maka didapatkan 12 kombinasi perlakuan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah RAK dengan pola faktorial, data yang diperoleh dianalisis sidik ragam dan diuji lanjut apabila berbeda nyata mengunakan Duncan’s Multiple range Test (DMRT) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian ZPT Atonik tidak memberikan pengaruh nyata pada pertumbuhan dan berpengaruh nyata pada parameter jumlah buah serta perlakuan pupuk daun Green Tonik tidak berpengaruh nyata pada parameter pertumbuhan dan berpengaruh nyata pada parameter berat buah pada perlakuan G1 dengan nilai terbaik 349.07 serta ZPT Atonik dan pupuk daun Green Tonik menujukan adanya interaksi nyata pada parameter berat buah perlakuan K3G2 (4 ml ZPT Atonik/1 liter air + 2 ml Green Tonik/1 liter air) dengan nilai terbaik 379.24. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perlakuan ZPT Atonik K3 (4 ml ZPT Atonik/ 1 liter air) mampu membantu proses pertumbuhan tanaman tomat serta perlakuan pupuk daun Green Tonik G1 (1 ml Green Tonik/1 liter air) mampu membantu kebutuhan unsur hara produksi tanaman tomat. Hal ini diduga interaksi perlakuan terbaik dihasilkan pada perlakuan K3G2 (4 ml ZPT Atonik/1 liter air + 2 ml Green Tonik/1 liter air). Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang pengkombinasian antara ZPT Atonik dan pupuk daun Green Tonik dengan menambahkan konsentrasi ZPT Atonik.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Abstrak Penelitian ini bemaksud melihat besarnya nilai tambah yang di hasilkan dari usaha kerupuk ikan tipis di Umkm Al-izza dan melihat seberapa besar keuntungan yang diperoleh Umkm Al-izza. Tujuan dari penelitian adalah Pertama, Menganalisis nilai tambah yang dihasilkan dari usaha pengelolah kerupuk ikan tipis di Umkm Al-izza.Kedua, Menganalisis besarnya keuntungan yang diperoleh Umkm Al-izza. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penentuan sampel purposive sempling yang merupakan teknik pengambilan sampel sumber data berdasarkan pertimbngan tertentu. Hasil Analisis data menunjukan bahwa. Pertama, Nilai tambah bahan baku ikan tipis (pepija) yang diolah menjadi kerupuk ikan tipis sebesar Rp. 40,496 per kg. dengan tingkat rasio nilai tambah sebesar 10% rasio nilai tambah ini tergolong rendah karena memiliki persentase ≤ 50%. Hal ini berarti, nilai tambah yang dihasilkan dari proses pengolahan ikan pepija menjadi kerupuk ikan tipis pada skala industri rumah tangga di daerah penelitian tergolong rendah. Keuntungan yang dihasilkan dari proses pengolahan ikan pepija menjadi kerupuk ikan tipis pada skala industri rumah tangga di daerah kelurahan kampung empat kecamatan tarakan timur adalah sebesar Rp. 34.946.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menjawab tiga pertanyaan terkait biaya lingkungan yang harus dianggarkan oleh pemilik peternakan (peternak) ayam ras di Kota Tarakan. Pertama, berapa besar nilai biaya lingkungan (sosial dan fisik) dengan cara kompensasi menggunakan metode willingness to pay (WTP) dan willingness to accept (WTA). Kedua, berapa besar persentase biaya lingkungan (sosial dan fisik) terhadap struktur biaya total usaha peternakan ayam ras. Ketiga, faktor-faktor yang mempengaruhi nilai kompensasi sosial (biaya lingkungan sosial) menurut willingness to accept dari penduduk. Analisis data dalam penelitian ini terdiri dari analisis biaya lingkungan fisik dan sosial dengan pendekatan contingent valuation method (CVM) menggunakan konsep willingness to pay dan willingness to accept, analisis persentase biaya lingkungan pada struktur biaya total dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya total usaha peternakan ayam ras pedaging dalam satu periode di Kota Tarakan sebesar Rp. 181.027.573,94. Biaya lingkungan dikategorikan menjadi dua yaitu biaya lingkungan fisik menurut WTP peternak Rp. 3.103.300 (1,65% dari biaya total) dan biaya lingkungan sosial (kompensasi sosial) Rp. 4.200.000 (2,23% dari biaya total). Nilai kompensasi sosial yang diinginkan penduduk sekitar (WTA) Rp. 4.078.001,10 (2,17% dari biaya total). Faktor-faktor yang mempengaruhi nilai WTA penduduk sekitar peternakan yaitu usia, pendidikan, pengetahuan, dan jumlah anggota keluarga.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
PENGARUH JENIS MULSA DAN WAKTU PENGAPLIKASIAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max L.) DENGAN TEKNOLOGI TERASERING Revian Melki Ganda, Amarullah Email: [email protected] Seiring dengan kebutuhan yang semakin meningkat diperlukan teknik budidaya yang tepat untuk memperoleh kualitas hasil kedelai yang baik. Salah satunya ialah penggunaan bahan penutup tanah atau mulsa telah lama dikenal pada bidang pertanian. Tujuan penelitian ini ialah mempelajari pengaruh kombinasi pemberian berbagai jenis mulsa dan waktu pengaplikasian terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Rancangan percobaan yang digunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 12 macam perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali sehingga didapatkan 36 petak percobaan. Penelitian ini dilaksanakan dilahan pertanian juata laut kota Tarakan pada bulan April-Agustus 2020. Pemberian berbagai jenis mulsa terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai menunjukkan pengaruh nyata dan dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman terdapat pada parameter tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah daun, dan berat biji kedelai pertanaman maka didapatkan hasil terbaik pada perlakuan J3 dan J2. Pada perlakuan waktu aplikasi berpengaruh nyata dan dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil terhadap tanaman kedelai pada parameter jumlah polong, jumlah biji, dan bobot 100 biji maka didapatkan hasil terbaik pada perlakuan W1 dan W3. Serta pada kombinasi antara jenis mulsa dan waktu aplikasi menunjukkan pengaruh nyata dan dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil terhadap tanaman kedelai terdapat pada mulsa plastik dengan aplikasi setelah tanam (J3W1).
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Analisis penggunaan lahan berguna untuk mengidentifikasi mekanisme perubahan-perubahan yang terjadi pada suatu lahan melalui pendekatan spasial dalam Sistem Informasi Geografis. Pendekatan spasial dilakukan dengan menggunakan program Arcgis untuk menganalisis data geografis kedalam satuan peta. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui rancangan Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam inventarisasi penggunaan dan potensi bahaya erosi lahan pertanian di Kota Tarakan, dan (2) menginformasikan penggunaan dan potensi bahaya erosi lahan pertanian di Kota Tarakan.. Penelitian ini mengambil data spasial dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Tarakan, data Digital Elevation Model (DEM) untuk menganalisis kemiringan lereng serta ketinggian Kota Tarakan dan survey lapangan menggunakan GPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas penggunaan lahan pertanian di Kota Tarakan secara umum 75,33%, didominasi penggunaan lahan hutan 38,91%, lahan terbuka non pemukiman 25,72%, pertanian secara khusus 9,35% dan lahan perkebunan 1,35%. Dalam sistem penggunaan lahan tidak pernah terlepas dari jenis tutupan lahan, tutupan lahan di Kota Tarakan terdapat 10 jenis tutupan meliputi hutan kota, hutan lahan kering, hutan rawa/gambut, kebun campuran, tegalan/ladang, lahan terbuka, semak belukar, kebun raya anggrek, padang rumput dan sawah. Kota Tarakan memiliki potensi bahaya erosi dapat dilihat dari faktor kemiringan lereng dari tahun 2012-2020 terjadi pengikisan luas kemiringan lereng di setiap kelasnya yaitu datar, landai, curam, agak curam dan sangat curam serta terjadinya pengurangan ketinggian dari 124 mdpl tahun 2012 menjadi 107 mdpl ditahun 2020. Dengan adanya tutupan lahan dan potensi bahaya erosi tersebut maka pendekatan pengelolaan lahan di Kota Tarakan harus lebih mengedepankan aspek intensifikasi dan konservasi lahan, agar ekosistem dapat terpelihara secara berkelanjutan.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kepuasan Kerja dan Komitmen organisasi Terhadap Kinerja Karyawan PT. Paguntaka Cahaya Nusantara (PLNT) Kota Tarakan. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik nonprobability sampling dengan sampling purposive. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey dengan instrumen pernyataan dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner (angket). Adapun sampel dalam penelitian ini adalah karyawan mitra PT. Paguntaka cahaya nusantara (PLNT) Kota Tarakan yang berjumlah 51 responden. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 26.0. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kepuasan kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja sedangkan komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Gulma merupakan salah satu tumbuhan pengganggu yang dapat menyebabkan kerugian dalam kegiatan budidaya tanaman, untuk mengetahui jenis spesies gulma itu sendiri maka perlu dilakukan identifikasi gulma. Identifikasi dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis spesies gulma yang tumbuh dan jenis spesies gulma yang dominan tumbuh pada lahan budidaya tanaman hortikultura di Kecamatan Tarakan Tengah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober hingga November tahun 2020, di lahan budidaya tanaman hortikultura di Kecamatan Tarakan Tengah. Metode pengambilan sampel yaitu dengan metode acak menggunakan metode petak kuadrat dengan ukuran 1 x 1 m sebanyak 50 sampel. Sebelum melakukan identifikasi gulma, hal yang perlu dilakukan yaitu melakukan survey pendahuluan ke setiap kelurahan dan ketua kelompok tani untuk mendukung hasil identifikasi gulma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 golongan gulma yaitu berdaun lebar sebanyak 22 jenis spesies, rerumputan sebanyak 7 jenis spesies dan teki-tekian sebanyak 3 jenis spesies. Dimana gulma yang dominan atau memiliki nilai Summed Dominance Ratio (SDR) tertinggi yaitu Eleusin indica dari golongan rerumputan yaitu sebesar 17,25%.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai (Studi Pada Puskesmas Kecamatan Tana Lia Kabupaten Tana Tidung). Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik nonprobability sampling dengan sampling jenuh. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey dengan instrumen pernyataan dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner (angket). Adapun sampel dalam penelitian ini adalah pegawai tetap puskesmas Kecamatan Tana Lia Kabupaten Tana Tidung yang berjumlah 54 responden. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 26.0. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel lingkungan kerja fisik tidak berpengaruh terhadap kinerja sedangkan variabel disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja.