Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

NUR AMALIAH

2 karya publik ditemukan.

2023: 2

PENDETEKSIAN DIFFERENTIAL ITEM FUNCTIONING (DIF) GENDER MENGGUNAKAN RASCH MODEL PADA SOAL PENILAIAN TENGAH SEMESTER GENAP MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS VII SMP NEGERI 13 TARAKAN

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengestimasi tingkat kesukaran butir, 2) menentukan tingkat kesesuaian butir, dan 3) mendeteksi butir yang mengandung Differential Item Functioning (DIF) Gender pada soal Penilaian Tengah Semester (PTS). Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif dengan metode ex-post facto. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 13 Tarakan, dengan populasi penelitian adalah 137 respon peserta didik kelas VII terhadap paket soal PTS Matematika tahun ajaran 2022/2023. Paket soal terdiri dari 10 butir soal pilihan ganda terkait materi perbandingan dan aritmetika sosial. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling total dimana jumlah sampel sama dengan jumlah populasi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Rasch Model. Rasch Model merupakan metode analisis data yang digunakan untuk mendapatkan butir soal yang fit. Analisis data dengan Rasch Model meliputi tingkat kesukaran butir (item measure), tingkat kesesuaian butir (item fit), dan differential item functioning (DIF). Rasch Model dipilih karena memiliki keunggulan, yaitu mampu memprediksi data hilang, memberikan ukuran yang linear dengan interval yang sama, melakukan proses estimasi yang tepat, dan telah memenuhi syarat pengukuran yang objektif dibanding metode lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) dari 10 butir soal PTS memiliki tingkat kesukaran yang bervariasi, yaitu kategori sangat sulit 2 butir soal, kategori sulit 4 butir soal, kategori mudah 2 butir soal, dan kategori sangat mudah 2 butir soal, 2) berdasarkan tingkat kesesuaian butir, terdapat 1 butir soal yang mengalami misfit, 3) berdasarkan nilai probabilitas, terdeteksi 1 butir soal yang mengandung DIF dengan nilai probabilitas kurang dari 0,05. Hal ini berarti terdapat 1 butir yang mengandung DIF gender, yaitu butir soal nomor 9 dengan nilai probabilitas 0,0258. Butir soal nomor 9 cenderung memberikan keuntungan bagi laki-laki karena memiliki tingkat kesukaran pada kategori mudah pada kelompok subjek laki-laki, sedangkan pada kelompok subjek perempuan soal tersebut memiliki tingkat kesukaran pada kategori sulit.

PENDETEKSIAN DIFFERENTIAL ITEM FUNCTIONING (DIF) GENDER MENGGUNAKAN RASCH MODEL PADA SOAL PENILAIAN TENGAH SEMESTER GENAP MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS VII SMP NEGERI 13 TARAKAN

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengestimasi tingkat kesukaran butir, 2) menentukan tingkat kesesuaian butir, dan 3) mendeteksi butir yang mengandung Differential Item Functioning (DIF) Gender pada soal Penilaian Tengah Semester (PTS). Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif dengan metode ex-post facto. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 13 Tarakan, dengan populasi penelitian adalah 137 respon peserta didik kelas VII terhadap paket soal PTS Matematika tahun ajaran 2022/2023. Paket soal terdiri dari 10 butir soal pilihan ganda terkait materi perbandingan dan aritmetika sosial. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling total dimana jumlah sampel sama dengan jumlah populasi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Rasch Model. Rasch Model merupakan metode analisis data yang digunakan untuk mendapatkan butir soal yang fit. Analisis data dengan Rasch Model meliputi tingkat kesukaran butir (item measure), tingkat kesesuaian butir (item fit), dan differential item functioning (DIF). Rasch Model dipilih karena memiliki keunggulan, yaitu mampu memprediksi data hilang, memberikan ukuran yang linear dengan interval yang sama, melakukan proses estimasi yang tepat, dan telah memenuhi syarat pengukuran yang objektif dibanding metode lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) dari 10 butir soal PTS memiliki tingkat kesukaran yang bervariasi, yaitu kategori sangat sulit 2 butir soal, kategori sulit 4 butir soal, kategori mudah 2 butir soal, dan kategori sangat mudah 2 butir soal, 2) berdasarkan tingkat kesesuaian butir, terdapat 1 butir soal yang mengalami misfit, 3) berdasarkan nilai probabilitas, terdeteksi 1 butir soal yang mengandung DIF dengan nilai probabilitas kurang dari 0,05. Hal ini berarti terdapat 1 butir yang mengandung DIF gender, yaitu butir soal nomor 9 dengan nilai probabilitas 0,0258. Butir soal nomor 9 cenderung memberikan keuntungan bagi laki-laki karena memiliki tingkat kesukaran pada kategori mudah pada kelompok subjek laki-laki, sedangkan pada kelompok subjek perempuan soal tersebut memiliki tingkat kesukaran pada kategori sulit.