PENGARUH KONSENTRASI NaOH TERHADAP KARAKTERISTIK α-SELULOSA DARI DELIGNIFIKASI PELEPAH NIPAH (Nypa fruticans)
Tanaman Nipah (Nypa fruticans) adalah mangrove dari keluarga palem, dan pelepahnya dapat dimanfaatkan sebagai sumber selulosa. α-selulosa merupakan adalah fraksi selulosa bermassa molekul tinggi yang tidak larut dalam NaOH 17,5% dan dianggap sebagai selulosa berkualitas tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh konsentrasi NaOH terhadap karakteristik α-selulosa dari delignifikasi pelepah nipah (Nypa fruticans) melalui pengujian rendemen dan kadar α-selulosa. Metode penelitian ini ada tiga tahapan yakni tahapan pertama preparasi sampel, tahap kedua delignifikasi sampel, tahap ketiga adalah analisis α-selulosa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh konsentrasi NaOH terhadap nilai rendemen α-selulosa hasil dari delignifikasi pelepah nipah (Nypa fruticans) (Sig. > 0,05). Perlakuan terbaik adalah konsentrasi NaOH 10% dengan nilai rendemen sebesar 18,27% ± 0,01% dan kadar α-selulosa sebesar 81,58% ± 3,07%.