Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MELLISA CHELSEA AZZAHRA SANTOSO PUTRI

2 karya publik ditemukan.

2026: 12025: 1

HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS MAMBURUNGAN KOTA TARAKAN

2026 · Book ·

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi yang terus meningkat, dan pola makan diketahui menjadi faktor risiko utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan kejadian diabetes melitus di Puskesmas Mamburungan Kota Tarakan. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskripsi korelasional dengan design retrospektif (case control). Jumlah responden sebanyak 190 orang yang terdiri dari kelompok kasus (penderita diabetes melitus) dan kelompok kontrol (non-diabetes), dipilih dengan teknik total sampling lalu menggunakan perbandingan 1:1 untuk masing masing kelompok. Data dikumpulkan melalui kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) serta hasil pemeriksaan kadar gula darah sewaktu. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pola makan buruk, yaitu 98 orang (51,5%), sedangkan yang memiliki pola makan baik sebanyak 92 orang (48,4%). Analisis bivariat memperlihatkan adanya hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian diabetes melitus, dengan nilai p = 0,000 ( α 0,05) lebih kecil dari α = 0,05, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima. Artinya, terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dan kejadian diabetes melitus di Puskesmas Mamburungan Kota Tarakan.

HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS MAMBURUNGAN KOTA TARAKAN

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi yang terus meningkat, dan pola makan diketahui menjadi faktor risiko utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan kejadian diabetes melitus di Puskesmas Mamburungan Kota Tarakan. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskripsi korelasional dengan design retrospektif (case control). Jumlah responden sebanyak 190 orang yang terdiri dari kelompok kasus (penderita diabetes melitus) dan kelompok kontrol (non-diabetes), dipilih dengan teknik total sampling lalu menggunakan perbandingan 1:1 untuk masing masing kelompok. Data dikumpulkan melalui kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) serta hasil pemeriksaan kadar gula darah sewaktu. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pola makan buruk, yaitu 98 orang (51,5%), sedangkan yang memiliki pola makan baik sebanyak 92 orang (48,4%). Analisis bivariat memperlihatkan adanya hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian diabetes melitus, dengan nilai p = 0,000 ( α 0,05) lebih kecil dari α = 0,05, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima. Artinya, terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dan kejadian diabetes melitus di Puskesmas Mamburungan Kota Tarakan.