Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

HASMIDAH

6 karya publik ditemukan.

2026: 22024: 12023: 22022: 1

IMPLEMENTASI CASE METHOD UNTUK MENINGKATKAN RESPON BULLYING-BYSTANDER SISWA SDN 029 TARAKAN

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Bullying merupakan perilaku agresif yang dilakukan secara sengaja dan berulang untuk menyakiti individu lain, baik secara fisik, verbal, maupun psikologis. Dalam peristiwa bullying, keberadaan bystander memiliki peran penting karena respon yang diberikan dapat memperkuat, mengabaikan, atau menghentikan tindakan perundungan. Namun, pada kenyataannya masih banyak siswa yang menunjukkan respon pasif atau bahkan mendukung pelaku bullying. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 27 siswa kelas VB SDN 029 Tarakan. Teknik pengumpulan data menggunakan skala respon bystander dan lembar observasi. Tindakan diberikan melalui layanan bimbingan klasikal dengan implementasi case method yang didukung teknik roleplaying, di mana siswa menganalisis kasus bullying, mendiskusikan solusi, serta mempraktikkan respon yang tepat terhadap situasi yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan respon bystander siswa yang ditandai dengan menurunnya kecenderungan perilaku probully dan pasif serta meningkatnya perilaku defender. Selain itu, hasil observasi menunjukkan peningkatan partisipasi dan keterlibatan siswa selama proses layanan berlangsung. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa implementasi case method dalam layanan bimbingan klasikal dapat meningkatkan respon bystander terhadap perilaku bullying pada siswa kelas VB SDN 029 Tarakan

IMPLEMENTASI CASE METHOD UNTUK MENINGKATKAN RESPON BULLYING-BYSTANDER SISWA SDN 029 TARAKAN

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bullying merupakan perilaku agresif yang dilakukan secara sengaja dan berulang untuk menyakiti individu lain, baik secara fisik, verbal, maupun psikologis. Dalam peristiwa bullying, keberadaan bystander memiliki peran penting karena respon yang diberikan dapat memperkuat, mengabaikan, atau menghentikan tindakan perundungan. Namun, pada kenyataannya masih banyak siswa yang menunjukkan respon pasif atau bahkan mendukung pelaku bullying. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 27 siswa kelas VB SDN 029 Tarakan. Teknik pengumpulan data menggunakan skala respon bystander dan lembar observasi. Tindakan diberikan melalui layanan bimbingan klasikal dengan implementasi case method yang didukung teknik roleplaying, di mana siswa menganalisis kasus bullying, mendiskusikan solusi, serta mempraktikkan respon yang tepat terhadap situasi yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan respon bystander siswa yang ditandai dengan menurunnya kecenderungan perilaku probully dan pasif serta meningkatnya perilaku defender. Selain itu, hasil observasi menunjukkan peningkatan partisipasi dan keterlibatan siswa selama proses layanan berlangsung. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa implementasi case method dalam layanan bimbingan klasikal dapat meningkatkan respon bystander terhadap perilaku bullying pada siswa kelas VB SDN 029 Tarakan

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BIG BOOK MATERI WUJUD BENDA PADA SISWA KELAS III SDN 030 TARAKAN

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Permasalahan yang ditemukan di SDN 030 Tarakan yaitu proses pembelajaran dikelas terlihat pembelajaran lebih bepusat kepada guru pada saat penyampaian materi, sedangkan masih banyak siswa kurang aktif, merasa bosan, kurang fokus dan lambat dalam memahami materi karena guru jarang sekali menggunakan media pembelajaran hal inilah yang melatar belakangi dikembangkannya media pembelajaran Big Book. tujuan penelitian untuk mengetahui kelayakan media dan untuk mengetahui respon siswa terhadap media Big Book Materi Wujud Benda. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Research And Development. Model dan pengembangan ini mengadopsi teori ADDIE. Adapun langka-langka pengembangan media pembelajaran Big Book yang telah dilaksanakan yaitu tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan. Untuk mengetahui kelayakan media dilakukan uji validasi oleh para ahli. Adapun hasil uji validasi media menunjukan bahwa Big Book Materi Wujud Benda memperoleh skor 45 dari skor maksimal 50% dengan persentase sebesar 90% (sangat layak), sedangkan uji validasi materi memperoleh skor 40 dari skor maksimal 50% dengan persentase 80% (layak), dan uji validasi bahasa memperoleh skor 40 dari skor maksimal 50% dengan persentase 80% (layak). Dengan hasil tersebut telah memenuhi syarat dan layak untuk digunakan. Adapun hasil dari angket respon siswa terhadap media Big Book Materi Wujud Benda pada saat uji coba terbatas dengan jumlah 5 orang siswa memperoleh skor 250 dengan persentase 100% (sangat tertarik). Dan hasil uji coba lapangan dengan jumlah 20 orang siswa memperoleh skor 932 dengan persentase 93,2% (sangat tertarik). Berdasarkan hasil validasi ahli media, materi, bahasa dan respon siswa dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Big Book Materi Wujud benda layak dan sangat menarik digunakan dalam pembelajaran. Dengan adanya media Big Book Materi Wujud Benda ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa terkait Materi Wujud Benda.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BIG BOOK MATERI WUJUD BENDA PADA SISWA KELAS III SDN 030 TARAKAN

2023 · Thesis ·

Permasalahan yang ditemukan di SDN 030 Tarakan yaitu proses pembelajaran dikelas terlihat pembelajaran lebih bepusat kepada guru pada saat penyampaian materi, sedangkan masih banyak siswa kurang aktif, merasa bosan, kurang fokus dan lambat dalam memahami materi karena guru jarang sekali menggunakan media pembelajaran hal inilah yang melatar belakangi dikembangkannya media pembelajaran Big Book. tujuan penelitian untuk mengetahui kelayakan media dan untuk mengetahui respon siswa terhadap media Big Book Materi Wujud Benda. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Research And Development. Model dan pengembangan ini mengadopsi teori ADDIE. Adapun langka-langka pengembangan media pembelajaran Big Book yang telah dilaksanakan yaitu tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan. Untuk mengetahui kelayakan media dilakukan uji validasi oleh para ahli. Adapun hasil uji validasi media menunjukan bahwa Big Book Materi Wujud Benda memperoleh skor 45 dari skor maksimal 50% dengan persentase sebesar 90% (sangat layak), sedangkan uji validasi materi memperoleh skor 40 dari skor maksimal 50% dengan persentase 80% (layak), dan uji validasi bahasa memperoleh skor 40 dari skor maksimal 50% dengan persentase 80% (layak). Dengan hasil tersebut telah memenuhi syarat dan layak untuk digunakan. Adapun hasil dari angket respon siswa terhadap media Big Book Materi Wujud Benda pada saat uji coba terbatas dengan jumlah 5 orang siswa memperoleh skor 250 dengan persentase 100% (sangat tertarik). Dan hasil uji coba lapangan dengan jumlah 20 orang siswa memperoleh skor 932 dengan persentase 93,2% (sangat tertarik). Berdasarkan hasil validasi ahli media, materi, bahasa dan respon siswa dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Big Book Materi Wujud benda layak dan sangat menarik digunakan dalam pembelajaran. Dengan adanya media Big Book Materi Wujud Benda ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa terkait Materi Wujud Benda.

Efektifitas Teknik Relaksasi Benson Terhadap Peningkatan Kualitas Tidur Pasien Nyeri Akut

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Abstrak Nyeri adalah suatu pengalaman sensorik serta emosional disertai rasa ketidaknyamanan akibat rusaknya jaringan tubuh aktual dan potensial. Rasa sakit atau nyeri merupakan keluhan utama yang paling sering, membuat individu mencari bantuan ke fasilitas kesehatan. Nyeri telah diidentifikasi sebagai penyebab kualitas tidur yang buruk oleh karena itu dibutuhkan intervensi farmakologi dan non farmakologi untuk mengatasi masalah tersebut. Relaksasi Benson dapat digunakan sebagai intervensi non farmakologi untuk mengurangi nyeri dan menaikkan kualitas tidur. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi efektifitas intervensi relaksasi Benson terhadap peningkatan kualitas tidur pada pasien nyeri akut. Jenis penelitian ini menggambarkan metode quasi-exsperimen dengan desain One-group pretest-posttest design. Pengambilan sampel mengunakan Purposive Sampling (Judgmental Sampling) dengan jumlah sampel 47 pasien yang dirawat di ruang Anggrek A RSUD dr. H Jusuf SK. Hasil uji statistic menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test didapatkan nilai p=0,001, ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kualitas tidur pasien dengan nyeri akut sebelum dan setelah dilakukan intervensi relaksasi benson. Kesimpulan penelitian adalah relaksasi benson yang diberikan 20 menit selama 3 hari efektif untuk meningkatkan kualitas tidur pada pasien nyeri akut.

Efektifitas Teknik Relaksasi Benson Terhadap Peningkatan Kualitas Tidur Pasien Nyeri Akut

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Nyeri adalah suatu pengalaman sensorik serta emosional disertai rasa ketidaknyamanan akibat rusaknya jaringan tubuh aktual dan potensial. Rasa sakit atau nyeri merupakan keluhan utama yang paling sering, membuat individu mencari bantuan ke fasilitas kesehatan. Nyeri telah diidentifikasi sebagai penyebab kualitas tidur yang buruk oleh karena itu dibutuhkan intervensi farmakologi dan non farmakologi untuk mengatasi masalah tersebut. Relaksasi Benson dapat digunakan sebagai intervensi non farmakologi untuk mengurangi nyeri dan menaikkan kualitas tidur. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi efektifitas intervensi relaksasi Benson terhadap peningkatan kualitas tidur pada pasien nyeri akut. Jenis penelitian ini menggambarkan metode quasi-exsperimen dengan desain One-group pretest-posttest design. Pengambilan sampel mengunakan Purposive Sampling (Judgmental Sampling) dengan jumlah sampel 47 pasien yang dirawat di ruang Anggrek A RSUD dr. H Jusuf SK. Hasil uji statistic menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test didapatkan nilai p=0,001, ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kualitas tidur pasien dengan nyeri akut sebelum dan setelah dilakukan intervensi relaksasi benson. Kesimpulan penelitian adalah relaksasi benson yang diberikan 20 menit selama 3 hari efektif untuk meningkatkan kualitas tidur pada pasien nyeri akut.