Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

GENIUS

4 karya publik ditemukan.

2023: 32022: 1

PENGARUH MOTIVASI, STRES KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA GURU HONORER SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN TANA TIDUNG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh motivasi, stress kerja dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja guru honorer sekolah dasar di Kabupaten Tana Tidung. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei dengan instrumen pernyataan dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengukuran dalam kuesioner menggunakan skala Likert 1 sampai 5. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel jenuh yang dimana semua anggota populasi dijadikan sampel. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 73 guru honorer sekolah dasar. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dan uji t didukung dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS Versi 22.0. Hasil dari pengujian hipotesis menunjukkan bahwa variabel Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, variabel Stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dan variabel Lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja.

PENGARUH MOTIVASI, STRES KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA GURU HONORER SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN TANA TIDUNG

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh motivasi, stress kerja dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja guru honorer sekolah dasar di Kabupaten Tana Tidung. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei dengan instrumen pernyataan dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengukuran dalam kuesioner menggunakan skala Likert 1 sampai 5. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel jenuh yang dimana semua anggota populasi dijadikan sampel. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 73 guru honorer sekolah dasar. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dan uji t didukung dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS Versi 22.0. Hasil dari pengujian hipotesis menunjukkan bahwa variabel Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, variabel Stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dan variabel Lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja.

KESULITAN GURU DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SMPN 2 PUJUNGAN

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini dimulai dari permasalahan implementasi Kurikulum 2013 di SMPN 2 Pujungan, dimana sekolah tersebut baru menerapkan Kurikulum 2013 pada tahun ajaran 2018/2022. Selain baru menerapkan Kurikulum 2013, berada di daerah pelosok dan terpencil tentu membuat sekolah ini menghadapi berbagai kesulitan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan guru dalam implementasi Kurikulum 2013 di SMPN 2 Pujungan. Jenis penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SMPN 2 Pujungan. Fokus penelitian ini adalah kesulitan guru dalam implementasi Kurikulum 2013 di SMPN 2 Pujungan. Adapun sumber data penelitian ini berupa data primer dan data skunder dangn informan yaitu Kepala Sekolah, Guru Kelas VII dan Guru Kelas VIII. Teknik pengumpulan data adalah Wawancara, Observasi, dan Dokumentasi. Penelitian ini mengunakan teknik analisis data kualitatif melalui reduktif data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kesulitan guru dalam implementasi Kurikulum 2013 seperti kesulitan dalam mendapatkan pelatihan dan pedoman pelaksanaan, kesulitan akan sarana dan prasarana, kesulitan membuat media, kesulitan dalam proses pembelajaran, kesulitan dalam menguasai IT muncul dan dialami oleh guru SMPN 2 Pujungan. Kesulitan guru mendapatkan pelatihan dan pedoman Kurikulum 2013 disebabkan akses transportasi, biaya, dan akses komunikasi yang sulit. Selain itu pelaksanaan tersebut dinilai terlalu singkat sehingga sehingga guru merasa belum menerima banyak ilmunya, sarana dan prasarana di SMPN 2 Pujungan belum memadai dalam implementasi Kurikulum 2013. Kesulitan guru membuat media pembelajaran di sebabkan oleh dua faktor yaitu kurangnya kreatifitas guru dalam fasilitas sekolah belum memadai untuk menunjang guru membuat media pembelajaran yang berbasis teknologi. Kesulitan yang dialami guru dalam proses pembelajaran disebabkan kurangnya pelatihan yang diperoleh. Dengan demikian guru tidak menerima pengetahuan dan pengalaman yang cukup dalam membuat RPP, kesulitan guru terhadap penguasaan IT secara individu adalah faktor usia, pemahaman dan penguasaannya belum maksimal dan terbatas. Hal ini disebabkan lokasi tempat sekolah yang merupakan daerah pelosok dan terpencil.

KESULITAN GURU DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SMPN 2 PUJUNGAN

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dimulai dari permasalahan implementasi Kurikulum 2013 di SMPN 2 Pujungan, dimana sekolah tersebut baru menerapkan Kurikulum 2013 pada tahun ajaran 2018/2022. Selain baru menerapkan Kurikulum 2013, berada di daerah pelosok dan terpencil tentu membuat sekolah ini menghadapi berbagai kesulitan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan guru dalam implementasi Kurikulum 2013 di SMPN 2 Pujungan. Jenis penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SMPN 2 Pujungan. Fokus penelitian ini adalah kesulitan guru dalam implementasi Kurikulum 2013 di SMPN 2 Pujungan. Adapun sumber data penelitian ini berupa data primer dan data skunder dangn informan yaitu Kepala Sekolah, Guru Kelas VII dan Guru Kelas VIII. Teknik pengumpulan data adalah Wawancara, Observasi, dan Dokumentasi. Penelitian ini mengunakan teknik analisis data kualitatif melalui reduktif data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kesulitan guru dalam implementasi Kurikulum 2013 seperti kesulitan dalam mendapatkan pelatihan dan pedoman pelaksanaan, kesulitan akan sarana dan prasarana, kesulitan membuat media, kesulitan dalam proses pembelajaran, kesulitan dalam menguasai IT muncul dan dialami oleh guru SMPN 2 Pujungan. Kesulitan guru mendapatkan pelatihan dan pedoman Kurikulum 2013 disebabkan akses transportasi, biaya, dan akses komunikasi yang sulit. Selain itu pelaksanaan tersebut dinilai terlalu singkat sehingga sehingga guru merasa belum menerima banyak ilmunya, sarana dan prasarana di SMPN 2 Pujungan belum memadai dalam implementasi Kurikulum 2013. Kesulitan guru membuat media pembelajaran di sebabkan oleh dua faktor yaitu kurangnya kreatifitas guru dalam fasilitas sekolah belum memadai untuk menunjang guru membuat media pembelajaran yang berbasis teknologi. Kesulitan yang dialami guru dalam proses pembelajaran disebabkan kurangnya pelatihan yang diperoleh. Dengan demikian guru tidak menerima pengetahuan dan pengalaman yang cukup dalam membuat RPP, kesulitan guru terhadap penguasaan IT secara individu adalah faktor usia, pemahaman dan penguasaannya belum maksimal dan terbatas. Hal ini disebabkan lokasi tempat sekolah yang merupakan daerah pelosok dan terpencil.