2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: pengaruh teknik self-management terhadap kedisiplinan siswa kelas IX MTs Negeri Malinau Tahun Ajaran 2022/2023. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pre-eksprimental desaign dengan bentuk one group pretest-posttest desaign yang akan mengkaji tentang pengaruh teknik self-management terhadap kedisiplinan siswa di MTs Negeri Malinau. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX MTs Negeri Malinau yang berjumlah 2 kelas. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 31 siswa yang diambil menggunakan teknik probabiliting sampling dengan teknik simple random sampling, adapun cara yang digunakan untuk pengambilan sampel yaitu dengan mengundi gulungan kertas sehinga didapati satu kelas yang akan dijadikan sampel dalam penelitian. Pengumpulan data yang digunakan adalah skala likert. Teknik analisis data menggunakan Uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh secara signifikan teknik self-management terhadap kedisiplinan siswa. Adapun presentase kategori pada kedisiplinan siswa yaitu, pada kategori tinggi sebesar 10%, kategori sedang sebesar 90% dan Kategori rendah 0%. Dalam analisis data menggunakan uji Wilcoxon didapati nilai signifikansi 0.00, hasil tersebut menunjukan bahwa 0.00≤0,05 maka hipotesis diterima, sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh teknik self-management terhadap kedisiplinan siswa di MTs Negeri Malinau.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: pengaruh teknik self-management terhadap kedisiplinan siswa kelas IX MTs Negeri Malinau Tahun Ajaran 2022/2023. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pre-eksprimental desaign dengan bentuk one group pretest-posttest desaign yang akan mengkaji tentang pengaruh teknik self-management terhadap kedisiplinan siswa di MTs Negeri Malinau. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX MTs Negeri Malinau yang berjumlah 2 kelas. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 31 siswa yang diambil menggunakan teknik probabiliting sampling dengan teknik simple random sampling, adapun cara yang digunakan untuk pengambilan sampel yaitu dengan mengundi gulungan kertas sehinga didapati satu kelas yang akan dijadikan sampel dalam penelitian. Pengumpulan data yang digunakan adalah skala likert. Teknik analisis data menggunakan Uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh secara signifikan teknik self-management terhadap kedisiplinan siswa. Adapun presentase kategori pada kedisiplinan siswa yaitu, pada kategori tinggi sebesar 10%, kategori sedang sebesar 90% dan Kategori rendah 0%. Dalam analisis data menggunakan uji Wilcoxon didapati nilai signifikansi 0.00, hasil tersebut menunjukan bahwa 0.00≤0,05 maka hipotesis diterima, sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh teknik self-management terhadap kedisiplinan siswa di MTs Negeri Malinau.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. B DENGAN DIABETES MELITUS TIPE II POST DEBRIDEMENT ULKUS PEDIS DIRUANG DAHLIA A RUMAH SAKIT UMUM TARAKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA ABSTRAK Diabetes melitus(DM) adalah penyakit yang ditandai dengan terjadinya hiperglikemia dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang dihubungkan dengan kekurangan secara relatif dari kerja insulin. Gejala dalam penyakit DM yang biasa muncul adalah polidipsi, poliuri, polifagi, penurunan berat badan dan kesemutan.Indonesia merupakan Negara yang memiliki prevalensi tertinggi dalam kasus terjadinya penyakitDiabetes Melitus yaitu sebesar 8,3% dengan 387 juta kasus setiap tahunnya, laporan International Diabetes Federation (IDF), Indonesia termasuk dalam 10 negara terbesar penderita Diabetes Melitus dan berada diurutan ke-7 dengan jumlah penderita sebanyak 8,5 juta orang.Berdasarkan hasil Riskesdas (2018), prevalensi Diabetes Melitusdi Indonesia pada tahun 2018 sebesar 2,0%, sedangkan prevalensi pada Kalimantan Utara (kaltara) sebesar 5,2%. penyakit DM dapat berdampak buruk menjadi ulkus kaki diabetik yang merupakan komplikasi metabolic dari diabetes melitus dengan hasil prevalensi di Indonesia mencapai 4-10%.Metode penulisan menggunakan metode studi kasus yang menggambarkan keadaan yang sedang terjadi, dan semua kegiatan hanya memusatkan perhatian pada satu kasus secara intensif, dimulai dari pengumpulan data, analisa data, merumuskan masalah, intervensi, implementasi, dan mengevaluasi hasil yang telah dilakukan.Hasil dari penelitian tersebut adalah penulis melakukan asuhan keperawatan pada pasien kelolaan selama tiga hari dengan Diabetes Melitus Tipe II Post Debridement Ulkus Pedisyang mencakup mulai dari pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi dan evaluasi. Diagnosis pada pasien kelolaan ditemukan tiga yaitu: ketidakstabilan kadar glukosa darah, Nyeri akut, dan Gangguan pola tidur. Kesimpulan, penulis melakukan asuhan keperawatan pada pasien dengan diabetes melitus tipe IIpost debridement ulkus pedissesuai dengan tugas perawat sebagai care giver yang memberikan asuhan keperawatan secara kompherensif.