Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

FITRIA

160 karya publik ditemukan.

2026: 252025: 442024: 142023: 262022: 282021: 202020: 22019: 1

ANALISIS KEANEKARAGAMAN SEMUT (Hymenoptera: Formicidae) DI HUTAN PENELITIAN UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI

2026 · Book ·

Hutan Penelitian Universitas Borneo Tarakan merupakan kawasan hutan tropis yang memiliki potensi keanekaragaman hayati yang tinggi, salah satunya adalah semut (Hymenoptera: Formicidae) yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keanekaragaman semut di Hutan Penelitian Universitas Borneo Tarakan serta mengkaji potensi pemanfaatannya sebagai sumber belajar biologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling yang dikombinasikan dengan metode kuadran. Pengambilan sampel dilakukan melalui metode hand collecting dan pitfall trap pada 20 plot berukuran 15 m × 15 m. Identifikasi spesies semut dilakukan berdasarkan karakteristik morfologi menggunakan kunci determinasi serangga. Data dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’) dan indeks dominansi Simpson (C), serta didukung oleh pengukuran parameter lingkungan yang meliputi suhu, kelembapan udara, pH tanah, dan intensitas cahaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan sebanyak 8.985 individu semut yang tergolong ke dalam 17 spesies dan 5 subfamili, yaitu Myrmicinae, Dolichoderinae, Formicinae, Ponerinae, dan Dorylinae. Subfamili Dolichoderinae memiliki jumlah individu tertinggi, dengan spesies Dolichoderus thoracicus sebagai spesies paling dominan, sedangkan spesies dengan jumlah individu terendah adalah Aenictus gracilis. Nilai indeks keanekaragaman menunjukkan kategori keanekaragaman sedang, dengan tingkat dominansi rendah hingga sedang. Temuan ini berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber belajar biologi pada materi keanekaragaman hayati dan ekosistem di tingkat SMA, khususnya dalam implementasi Kurikulum Merdeka.

REPRESENTASI CITRA PEREMPUAN DALAM FILM "BOLEHKAH SEKALI SAJA KUMENANGIS" KARYA REKA WIJAYA (KAJIAN FEMINISME)

2026 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan citra pada perempuan dalam film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis karya Reka Wijaya yang menceritakan tentang pergulatan batin perempuan dan isu relasi dalam keluarga. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan data penelitian berupa penggalan teks dari dialog yang terdapat dalam film. Sumber data penelitian ini adalah Bolehkah Sekali Saja Kumenangis disutradarai oleh Reka Wijaya dan diproduksi oleh Umay Shahab di bawah naungan rumah produksi Sinemaku Pictures, resmi dirilis pada tanggal 17 Oktober 2024, durasi tayang selama 1 jam 41 menit. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan citra perempuan dan di rangkai menggunakan feminis. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: Citra perempuan direpresentasikaan dalam film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis. Menunjukkan gambaran tentang kepribadian tokoh perempuan. Citra perempuan dibagi menjadi tiga aspek, yaitu citra perempuan dalam aspek fisik, psikis, dan sosial. Citra fisik perempuan berupa kondisi fisik dari tokoh utama perempuan, yaitu Tari sebagai sosok sederhana dan tidak terlalu memperhatikan penampilan luarnya. Citra psikis berupa kondisi psikologis tokoh Tari, ibu Tari, Loly dan Ica yang memperjuangkan hak-hak sebagai perempuan akibat tekanan hidup dan ketidakadilan yang mereka alami. Citra sosial perempuan berupa peran tokoh Tari dan ibu Tari dalam keluarga sebagai anak dan istri yang patuh serta tokoh Tari dan Ica sebagai perempuan ceria dan baik dalam lingkungan sosial.

KARAKTERISTIK FISIK HIDROGEL BERBASIS NANO FIBER SELULOSA DARI LIMBAH KULIT BUAH NIPAH (Nypa fruticans)

2026 · Book ·

Nipah (Nypa fruticans) merupakan tanaman dari suku Palmae dari ekosistem hutan mangrove. Kulit buah nipah diketahui mengandung selulosa sehingga berpotensi digunakan sebagai material dalam sintesis hidrogel. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik fisik hidrogel berbasis nano fiber selulosa dari limbah kulit buah nipah. Penelitian ini terdiri dari tiga tahap yaitu sintesis nano fiber selulosa dari kulit buah nipah, sintesis hidrogel berbasis nano fiber selulosa dan pengujian hidrogel meliputi swelling ratio dan pengamatan permukaan pori-pori hidrogel menggunakan Scanning Electron Microscopy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hidrogel berbasis nano fiber selulosa dari kulit buah nipah yang diikat silang menggunakan asam sitrat 10% menghasilkan swelling ratio sebesar 609,5±129,9%. Hasil SEM dengan perbesaran 1.500x menunjukkan morfologi berpori dengan jaringan serat yang tidak merata, namun tetap mendukung sifat pembengkakan yang baik. Secara keseluruhan kulit buah nipah menunjukkan potensi yang baik sebagai material dalam sintesis hidrogel berbasis nano fiber selulosa.

KARAKTERISTIK FISIK HIDROGEL BERBASIS NANO FIBER SELULOSA DARI LIMBAH KULIT BUAH NIPAH (Nypa fruticans)

2025 · Thesis ·

Nipah (Nypa fruticans) merupakan tanaman dari suku Palmae dari ekosistem hutan mangrove. Kulit buah nipah diketahui mengandung selulosa sehingga berpotensi digunakan sebagai material dalam sintesis hidrogel. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik fisik hidrogel berbasis nano fiber selulosa dari limbah kulit buah nipah. Penelitian ini terdiri dari tiga tahap yaitu sintesis nano fiber selulosa dari kulit buah nipah, sintesis hidrogel berbasis nano fiber selulosa dan pengujian hidrogel meliputi swelling ratio dan pengamatan permukaan pori-pori hidrogel menggunakan Scanning Electron Microscopy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hidrogel berbasis nano fiber selulosa dari kulit buah nipah yang diikat silang menggunakan asam sitrat 10% menghasilkan swelling ratio sebesar 609,5±129,9%. Hasil SEM dengan perbesaran 1.500x menunjukkan morfologi berpori dengan jaringan serat yang tidak merata, namun tetap mendukung sifat pembengkakan yang baik. Secara keseluruhan kulit buah nipah menunjukkan potensi yang baik sebagai material dalam sintesis hidrogel berbasis nano fiber selulosa.

ANALISIS KEANEKARAGAMAN SEMUT (Hymenoptera: Formicidae) DI HUTAN PENELITIAN UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI

2025 · Thesis ·

Hutan Penelitian Universitas Borneo Tarakan merupakan kawasan hutan tropis yang memiliki potensi keanekaragaman hayati yang tinggi, salah satunya adalah semut (Hymenoptera: Formicidae) yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keanekaragaman semut di Hutan Penelitian Universitas Borneo Tarakan serta mengkaji potensi pemanfaatannya sebagai sumber belajar biologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling yang dikombinasikan dengan metode kuadran. Pengambilan sampel dilakukan melalui metode hand collecting dan pitfall trap pada 20 plot berukuran 15 m × 15 m. Identifikasi spesies semut dilakukan berdasarkan karakteristik morfologi menggunakan kunci determinasi serangga. Data dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’) dan indeks dominansi Simpson (C), serta didukung oleh pengukuran parameter lingkungan yang meliputi suhu, kelembapan udara, pH tanah, dan intensitas cahaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan sebanyak 8.985 individu semut yang tergolong ke dalam 17 spesies dan 5 subfamili, yaitu Myrmicinae, Dolichoderinae, Formicinae, Ponerinae, dan Dorylinae. Subfamili Dolichoderinae memiliki jumlah individu tertinggi, dengan spesies Dolichoderus thoracicus sebagai spesies paling dominan, sedangkan spesies dengan jumlah individu terendah adalah Aenictus gracilis. Nilai indeks keanekaragaman menunjukkan kategori keanekaragaman sedang, dengan tingkat dominansi rendah hingga sedang. Temuan ini berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber belajar biologi pada materi keanekaragaman hayati dan ekosistem di tingkat SMA, khususnya dalam implementasi Kurikulum Merdeka.

Persepsi Remaja Tentang Dampak Pernikahan Dini Di SMPN 10 Kota Tarakan

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pernikahan dini masih menjadi masalah kesehatan dan sosial yang memiliki dampak luas bagi remaja, seperti risiko kesehatan reproduksi, putus sekolah, masalah psikologis, serta terbatasnya kondisi sosial ekonomi. Maka penting untuk memahami bagaimana persepsi remaja agar bisa menjadi landasan dalam upaya pencegahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi remaja tentang Dampak pernikahan dini di SMPN 10 Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei cross-sectional. Proses penelitian mencakup penyusunan alat kuesioner yang berfokus pada komponen persepsi (kognitif, afektif, konatif), uji validitas dan reliabilitas, pengumpulan data, serta analisis univariat. Responden dalam penelitian ini terdiri dari 78 siswa yang diambil dengan teknik purposive sampling dari total populasi sebesar 341 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden yaitu sebesar 55,1% memiliki pemahaman yang cukup terkait dampak pernikahan dini dalam aspek kesehatan, psikologi, pendidikan dan ekonomi. Pada aspek afektif terdapat 82,1% remaja yang menunjukkan sikap penolakan terhadap pernikahan dini, dan di aspek konatif terdapat kecenderungan yaitu sebesar 71,8% responden untuk menunda pernikahan hingga mereka dewasa. Temuan tersebut menegaskan bahwa masih perlu adanya peningkatan pendidikan yang terstruktur untuk meningkatkan pengetahuan, memperkuat sikap dan tekad remaja dalam mencegah pernikahan dini.

REPRESENTASI CITRA PEREMPUAN DALAM FILM "BOLEHKAH SEKALI SAJA KUMENANGIS" KARYA REKA WIJAYA (KAJIAN FEMINISME)

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan citra pada perempuan dalam film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis karya Reka Wijaya yang menceritakan tentang pergulatan batin perempuan dan isu relasi dalam keluarga. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan data penelitian berupa penggalan teks dari dialog yang terdapat dalam film. Sumber data penelitian ini adalah Bolehkah Sekali Saja Kumenangis disutradarai oleh Reka Wijaya dan diproduksi oleh Umay Shahab di bawah naungan rumah produksi Sinemaku Pictures, resmi dirilis pada tanggal 17 Oktober 2024, durasi tayang selama 1 jam 41 menit. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan citra perempuan dan di rangkai menggunakan feminis. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: Citra perempuan direpresentasikaan dalam film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis. Menunjukkan gambaran tentang kepribadian tokoh perempuan. Citra perempuan dibagi menjadi tiga aspek, yaitu citra perempuan dalam aspek fisik, psikis, dan sosial. Citra fisik perempuan berupa kondisi fisik dari tokoh utama perempuan, yaitu Tari sebagai sosok sederhana dan tidak terlalu memperhatikan penampilan luarnya. Citra psikis berupa kondisi psikologis tokoh Tari, ibu Tari, Loly dan Ica yang memperjuangkan hak-hak sebagai perempuan akibat tekanan hidup dan ketidakadilan yang mereka alami. Citra sosial perempuan berupa peran tokoh Tari dan ibu Tari dalam keluarga sebagai anak dan istri yang patuh serta tokoh Tari dan Ica sebagai perempuan ceria dan baik dalam lingkungan sosial.

Hubungan Peran Orang Tua Terhadap Perilaku Pencegahan Infeksi Menular Seksual (IMS) Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 1 Tarakan

2025 · Book ·

Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan isu kesehatan reproduksi serius pada remaja, khususnya di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, yang menunjukkan peningkatan kasus signifikan terutama di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo. Kurangnya peran orang tua dalam memberikan bimbingan dan pengawasan terkait edukasi seksualitas menjadi faktor risiko utama yang membuat remaja rentan terhadap perilaku berisiko. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara peran orang tua sebagai pembimbing, motivator, pengawas, dan teman dengan perilaku pencegahan IMS pada remaja putri, berdasarkan teori tentang pentingnya pengasuhan dalam membentuk sikap dan tindakan kesehatan reproduksi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional analitik observasional, melibatkan 89 responden remaja putri kelas X dan XI SMA Negeri 1 Tarakan, yang dipilih melalui teknik proporsional stratified random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner peran orang tua dan perilaku pencegahan infeksi menular seksual yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara peran orang tua dengan perilaku pencegahan infeksi menular seksual, dengan nilai p = 0,007 (p 0,05). Sehingga, disimpulkan bahwa peran orang tua berhubungan signifikan dengan perilaku pencegahan IMS pada remaja putri di SMA Negeri 1 Tarakan. Peneliti merekomendasikan adanya kolaborasi antara pihak sekolah dan puskesmas untuk mengoptimalkan pendidikan kesehatan reproduksi bagi remaja.

Hubungan Peran Orang Tua Terhadap Perilaku Pencegahan Infeksi Menular Seksual (IMS) Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 1 Tarakan

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan isu kesehatan reproduksi serius pada remaja, khususnya di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, yang menunjukkan peningkatan kasus signifikan terutama di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo. Kurangnya peran orang tua dalam memberikan bimbingan dan pengawasan terkait edukasi seksualitas menjadi faktor risiko utama yang membuat remaja rentan terhadap perilaku berisiko. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara peran orang tua sebagai pembimbing, motivator, pengawas, dan teman dengan perilaku pencegahan IMS pada remaja putri, berdasarkan teori tentang pentingnya pengasuhan dalam membentuk sikap dan tindakan kesehatan reproduksi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional analitik observasional, melibatkan 89 responden remaja putri kelas X dan XI SMA Negeri 1 Tarakan, yang dipilih melalui teknik proporsional stratified random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner peran orang tua dan perilaku pencegahan infeksi menular seksual yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara peran orang tua dengan perilaku pencegahan infeksi menular seksual, dengan nilai p = 0,007 (p 0,05). Sehingga, disimpulkan bahwa peran orang tua berhubungan signifikan dengan perilaku pencegahan IMS pada remaja putri di SMA Negeri 1 Tarakan. Peneliti merekomendasikan adanya kolaborasi antara pihak sekolah dan puskesmas untuk mengoptimalkan pendidikan kesehatan reproduksi bagi remaja.

Tanggung Jawab Hukum Pemerintah Kota Tarakan Terhadap Pemenuhan Hak Atas Pendidikan Bagi Anak Usia Sekolah

2025 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tanggung Pemerintah Kota Tarakan terhadap Pemenuhain Hak Atas Pendidikan Bagi Anak Usia Sekolah. Serta untuk mengetahui dan menganalisis Hambatan dan Tantangan Pemerintah Kota Tarakan terhadap Pemenuhan Hak Atas Pendidikan Bagi Anak Usia Sekolah. Penelitian ini menunjukkan bahwa tanggung jawab hukum Pemerintah Kota Tarakan dalam memenuhi hak pendidikan anak usia sekolah, didorong oleh amanat konstitusi dan masih adanya anak tidak sekolah di Kota Tarakan. Penelitian Empiris ini menganalisis tanggung jawab pemerintah dan hambatannya melalui wawancara dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, serta studi dokumen hukum. Pengumpulan data dilakukan dengan penelusuran perundang-undangan, buku, jurnal, media internet dan wawancara. Hasilnya menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Tarakan telah melakukan berbagai upaya nyata, seperti penyediaan fasilitas sekolah, pendidikan gratis, beasiswa, sekolah rakyat, dan pendidikan inklusif, menunjukkan komitmen terhadap tanggung jawab hukumnya. Namun, implementasinya menghadapi hambatan dan Tantangan kompleks, termasuk hambatan hukum, hambatan keuangan daerah, hambatan sarana-prasarana, hambatan sosial ekonomi, serta mindset masyarakat.

PENGARUH BIMBINGAN KLASIKAL TERHADAP KENAKALAN REMAJA DI SMP NEGERI 1 TANJUNG SELOR

2025 · Book ·

Kenakalan remaja sering di sebabkan oleh terjadinya perubahan-perubahan dalam aspek fisik, psikis dan sosial sehingga remaja cenderung mengabaikan peraturan atau norma yang ada. Kenakalan remaja merupakan tindakan penyimpang yang mengakibatkan terjadinya pelanggaran aturan tata tertib disekolah maupun masyarakat. Salah satu upaya menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan memberikan layanan bimbingan klasikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan klasikal terhadap kenakalan remaja di SMP Negeri 1 Tanjung Selor, jenis penelitian pada penelitian ini yaitu kuantitatif dengan metode penelitian pre-experimental design dengan jenis one group pretest-posttest. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa angket, menggunakan indikator kenakalan remaja dari (Iqbal,2014) adapun penyebab kenakalan remaja yaitu: 1) faktor keluarga; 2) pengaruh teman sebaya; 3) lingkungan sekolah; dan 4) media sosial dan media massa. Populasi penelitian ini adalah 257 siswa dikelas VIII di SMP Negeri 1 Tanjung Selor, dengan menggunakan teknik Purposive sampling, yang menjadi sampel dalam penelitian ini berjumlah 8 siswa. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan software SPSS 25. Hasil penelitian pada saat pemberian pretest berada pada kategori tinggi dapat dilihat dari hasil analisis data tingkat kenakalan remaja dengan nilai rata-rata 101,1 dan setelah pemberian posttest berada pada kategori rendah dapat dilihat dari hasil analisis data Tingkat kenakalan remaja dengan nilai rata-rata 94,3. Berdasarkan hasil penelitian prestest dan posttest bahwa adanya pengaruh bimbingan klasikal terhadap kenakalan remaja di SMP Negeri 1 Tanjung Selor dilihat dari uji hipotesis melalui paired sample t-test dengan menggunakan bantuan software SPSS 25 dan diperoleh nilai Sig. (2-tailed) adalah sebesar 0,000 > 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima.

SIFAT PERTUMBUHAN IKAN MARGA Lutjanus HASIL TANGKAPAN RAWAI YANG DIDARATKAN DI TEMPAT PENDARATAN IKAN SELUMIT PANTAI KOTA TARAKAN

2025 · Book ·

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pola pertumbuhan ikan marga Lutjanus khususnya kakap jenaha (Lutjanus johnii) dan kakap merah (Lutjanus argntimaculatus), yang tertangkap menggunakan alat tangkap rawai (longline) dan didaratkan di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Selumit Pantai, Kota Tarakan. Metode penelitian bersifat deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling selama tiga bulan (12 kali pengambilan sampel) . Parameter yang diamati meliputi panjang total, panjang standar, panjang cagak, berat tubuh ikan, serta kualitas air (suhu, pH, salinitas, dan kecerahan). Hasil analisis hubungan panjang-berat menunjukkan bahwa kedua spesies memiliki pola pertumbuhan allometrik negatif (b 3), yang berarti pertmbuhan panjang lebih dominan dibanding peningkatan berat tubuh. Nilai faktor kondisi (Kn) berkisar 0,83 – 1,29 pada kakap jenaha dan 0,70 – 1,39 pada kakap merah; nilai Kn diatas 1 menandakan kondisi tubuh baik. Seluruh parameter kalitas air berada dalam kisaran yang sesuai bagi kehidupan ikan, namun variasi pertumbuhan diduga dipengaruhi faktor lain seperti ketersediaan pakan dan kepadatan populasi. Temuan ini menjadi sumber informasi awal untuk mendukung upaya pengelolaan perikanan kakap secara berkelanjutan di wilayah pesisir Tarakan.

A STUDY ON STUDENTS' PROBLEMS IN LEARNING VOCABULARY AT EIGHTH GRADE OF SMP NEGERI 10 TARAKAN

2025 · Book ·

This study aims to investigate the problems faced by students in learning English vocabulary and the factors causing these problems among eighth-grade students of SMP Negeri 10 Tarakan. This research utilizes qualitative research with a descriptive qualitative model. The study was conducted at SMP Negeri 10 Tarakan. The subjects of this study were 28 students from class VIII-1. Data were collected through documents, observations, and interviews. Data were analyzed using the theory of Miles & Huberman (1994). The results indicate that the eighth-grade students of SMP Negeri 10 Tarakan encounter difficulties in learning English vocabulary, including pronunciation, spelling, and understanding the meanings of vocabulary. Furthermore, the data indicate that the variables producing these issues are both internal and external. Internal influences include student motivation, self-confidence, and attitudes. Meanwhile, external determinants include the instructional methods and materials utilized by teachers, as well as the classroom setting.

Tanggung Jawab Hukum Pemerintah Kota Tarakan Terhadap Pemenuhan Hak Atas Pendidikan Bagi Anak Usia Sekolah

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tanggung Pemerintah Kota Tarakan terhadap Pemenuhain Hak Atas Pendidikan Bagi Anak Usia Sekolah. Serta untuk mengetahui dan menganalisis Hambatan dan Tantangan Pemerintah Kota Tarakan terhadap Pemenuhan Hak Atas Pendidikan Bagi Anak Usia Sekolah. Penelitian ini menunjukkan bahwa tanggung jawab hukum Pemerintah Kota Tarakan dalam memenuhi hak pendidikan anak usia sekolah, didorong oleh amanat konstitusi dan masih adanya anak tidak sekolah di Kota Tarakan. Penelitian Empiris ini menganalisis tanggung jawab pemerintah dan hambatannya melalui wawancara dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, serta studi dokumen hukum. Pengumpulan data dilakukan dengan penelusuran perundang-undangan, buku, jurnal, media internet dan wawancara. Hasilnya menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Tarakan telah melakukan berbagai upaya nyata, seperti penyediaan fasilitas sekolah, pendidikan gratis, beasiswa, sekolah rakyat, dan pendidikan inklusif, menunjukkan komitmen terhadap tanggung jawab hukumnya. Namun, implementasinya menghadapi hambatan dan Tantangan kompleks, termasuk hambatan hukum, hambatan keuangan daerah, hambatan sarana-prasarana, hambatan sosial ekonomi, serta mindset masyarakat.

SIFAT PERTUMBUHAN IKAN MARGA Lutjanus HASIL TANGKAPAN RAWAI YANG DIDARATKAN DI TEMPAT PENDARATAN IKAN SELUMIT PANTAI KOTA TARAKAN

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pola pertumbuhan ikan marga Lutjanus khususnya kakap jenaha (Lutjanus johnii) dan kakap merah (Lutjanus argntimaculatus), yang tertangkap menggunakan alat tangkap rawai (longline) dan didaratkan di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Selumit Pantai, Kota Tarakan. Metode penelitian bersifat deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling selama tiga bulan (12 kali pengambilan sampel) . Parameter yang diamati meliputi panjang total, panjang standar, panjang cagak, berat tubuh ikan, serta kualitas air (suhu, pH, salinitas, dan kecerahan). Hasil analisis hubungan panjang-berat menunjukkan bahwa kedua spesies memiliki pola pertumbuhan allometrik negatif (b 3), yang berarti pertmbuhan panjang lebih dominan dibanding peningkatan berat tubuh. Nilai faktor kondisi (Kn) berkisar 0,83 – 1,29 pada kakap jenaha dan 0,70 – 1,39 pada kakap merah; nilai Kn diatas 1 menandakan kondisi tubuh baik. Seluruh parameter kalitas air berada dalam kisaran yang sesuai bagi kehidupan ikan, namun variasi pertumbuhan diduga dipengaruhi faktor lain seperti ketersediaan pakan dan kepadatan populasi. Temuan ini menjadi sumber informasi awal untuk mendukung upaya pengelolaan perikanan kakap secara berkelanjutan di wilayah pesisir Tarakan.

PENGARUH BIMBINGAN KLASIKAL TERHADAP KENAKALAN REMAJA DI SMP NEGERI 1 TANJUNG SELOR

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kenakalan remaja sering di sebabkan oleh terjadinya perubahan-perubahan dalam aspek fisik, psikis dan sosial sehingga remaja cenderung mengabaikan peraturan atau norma yang ada. Kenakalan remaja merupakan tindakan penyimpang yang mengakibatkan terjadinya pelanggaran aturan tata tertib disekolah maupun masyarakat. Salah satu upaya menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan memberikan layanan bimbingan klasikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan klasikal terhadap kenakalan remaja di SMP Negeri 1 Tanjung Selor, jenis penelitian pada penelitian ini yaitu kuantitatif dengan metode penelitian pre-experimental design dengan jenis one group pretest-posttest. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa angket, menggunakan indikator kenakalan remaja dari (Iqbal,2014) adapun penyebab kenakalan remaja yaitu: 1) faktor keluarga; 2) pengaruh teman sebaya; 3) lingkungan sekolah; dan 4) media sosial dan media massa. Populasi penelitian ini adalah 257 siswa dikelas VIII di SMP Negeri 1 Tanjung Selor, dengan menggunakan teknik Purposive sampling, yang menjadi sampel dalam penelitian ini berjumlah 8 siswa. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan software SPSS 25. Hasil penelitian pada saat pemberian pretest berada pada kategori tinggi dapat dilihat dari hasil analisis data tingkat kenakalan remaja dengan nilai rata-rata 101,1 dan setelah pemberian posttest berada pada kategori rendah dapat dilihat dari hasil analisis data Tingkat kenakalan remaja dengan nilai rata-rata 94,3. Berdasarkan hasil penelitian prestest dan posttest bahwa adanya pengaruh bimbingan klasikal terhadap kenakalan remaja di SMP Negeri 1 Tanjung Selor dilihat dari uji hipotesis melalui paired sample t-test dengan menggunakan bantuan software SPSS 25 dan diperoleh nilai Sig. (2-tailed) adalah sebesar 0,000 > 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima.

PENGARUH PENGGUNAAN VIDEO SEBAGAI MEDIA PENYULUHAN TERHADAP PENGETAHUAN MENGENAI KESEHATAN REPRODUKSI DI SMAN 3 KOTA TARAKAN

2025 · Book ·

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap berbagai masalah kesehatan reproduksi akibat rendahnya pengetahuan dan tingginya rasa ingin tahu. Salah satu metode efektif untuk meningkatkan pengetahuan remaja adalah melalui media edukatif yang menarik seperti video. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan video sebagai media penyuluhan terhadap pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi di SMAN 3 Kota Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunankan desain pra-eksperimen dengan pendekatan kuantitatif one group pre-test dan post-test. Sampel penelitian terdiri dari 78 siswa kelas XI yang dipilih dengan teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan kesehatan reproduksi. Data dianalisis menggunakan uji statistik wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan signifikan pada pengetahuan responden setelah diberikan penyuluhan melalui media video dengan p = 0.000. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan video sebagai media penyuluhan berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi. Disarankan agar institusi pendidikan dan tenaga kesehatan mempertimbangkan penggunaan media video dalam program edukasi kesehatan remaja